INPUT PROSES OUTPUT
4.1 Hasil Rancangan Alat Pengering
Gambar 4.1 menampilkan alat pengering ikan teri hemat energi yang telah dibuat. Sedangkan untuk mengetahui gambar detail bisa dilihat pada lampiran 1.
Salah satu hal yang perlu diperhatikan dalam pembuatan mesin adalah pemilihan material dan konstruksi.
Gambar 4. 1. Alat pengering ikan teri hemat energi
Penetapan alternatif pemilihan material dan alternatif pemilihan konstruksi bertujuan untuk menentukan material dan konstruksi yang optimal untuk digunakan. Penetapan dilakukan dengan metode kuisioner yang mengklarifikasikan tingkat kepuasan responden berdasarkan 4 tingkatan, yaitu
Sangat baik : 4 poin
Baik : 3 poin
Cukup baik : 2 poin Kurang baik : 1 poin
Semakin besar poin yang diberikan maka semakin besar juga tingkat kepuasan yang diberikan kepada masing-masing uraian poin penilaian seperti fungsi, proses pembuatan, proses perawatan, biaya, dan penampilan. Untuk hasil awal kuisioner dapat dilihat pada lampiran 6.
1. Dinding pengering
Dinding berfungsi untuk menahan uap pengeringan yang terkumpul. Ada beberapa material yang bisa jadi pilihan dalam pembuatan dinding pengering
32
diantaranya ialah polikarbonat dan plat stainless seperti yang ditunjukkan pada tabel 4.1 alternatif material dinding pengering.
Tabel 4. 1. Alternatif material dinding pengering Polikarbonat Plat stainless
Keuntungan :
✓ Kuat menahan panas
✓ Harga relatif lebih murah
✓ Bobot lebih ringan
✓ Proses pengerjaan lebih mudah
Keuntungan :
✓ Kuat menahan panas
✓ Proses perpindahan panas lebih cepat
Kerugian :
• Mudah terbakar
Kerugian :
• Harga relatif lebih mahal
• Bobot lebih berat
• Proses pengerjaan lebih banyak 2. Rangka
Rangka berfungsi untuk menopang komponen-komponen lain yang melekat padanya seperti dinding, rak, dan beban lainnya. Yang menjadi alternatif material dalam pembuatan rangka bisa dilihat pada tabel 4.2
Tabel 4. 2. Alternatif material rangka
Baja Siku ST 37 Baja Hollow ST 37 Keuntungan :
✓ Kuat menahan beban berat
✓ Proses pengelasan bisa dilakukan dengan mudah
✓ Lebih mudah dibuat untuk dudukan rak
✓ Lebih mudah dibentuk
Keuntungan :
✓ Kuat menahan beban berat
✓ Kontruksi ringan dan mudah untuk dipindahkan
✓ Harga relatif lebih murah
Kerugian :
• Konstruksi berat
• Harga relatif lebih mahal
Kerugian :
• Proses pengelasan lebih sulit
• Sulit dilakukan pengelasan
• Proses pengerjaan lebih banyak 3. Rak nampan
Rak nampan berfungsi sebagai media penampung bahan uji pengeringan. Ada beberapa material yang bisa jadi pilihan dalam pembuatan rak nampan diantaranya ialah jaring parabola dan waring seperti yang ditunjukkan pada tabel 4.3 alternatif material rak.
Tabel 4. 3. Alternatif material rak nampan
Jaring parabola Waring
Keuntungan :
✓ Kuat menahan panas
✓ Proses pengerjaan mudah
✓ Mudah dibersihkan
✓ Lebih mudah dibentuk
Keuntungan :
✓ Mudah didapatkan
✓ Lebih ringan
✓ Harga relatif lebih murah Kerugian :
• Harga relatif lebih mahal
Kerugian :
• Tidak tahan panas
• Mudah rusak
• Kurang kuat menahan bahan uji 4. Pipa saluran
Pipa saluran berfungsi untuk meyalurkan uap dari blower ke ruang pengeringan. Yang menjadi alternatif material dalam pembuatan rangka bisa dilihat pada tabel 4.4
Tabel 4. 4. Alternatif material pipa saluran
Pipa baja Pipa paralon
Keuntungan :
✓ Kuat menahan panas
✓ Panas bertahan lebih lama
✓ Mudah dibersihkan
✓ Lebih mudah dibentuk
Keuntungan :
✓ Mudah didapatkan
✓ Lebih ringan
✓ Harga relatif lebih murah Kerugian :
• Harga relatif lebih mahal
• Proses pengerjaan lebih banyak
Kerugian :
• Kurang tahan panas
• Mudah rusak
• Mudah bocor 1. Dinding pengering
Yang menjadi uraian poin penilaian dalam pemilihan material 𝑃1
(polikarbonat) dan 𝑃2 (plat stainless) adalah : a. Fungsi
Keunggulan material dinilai dari kemampuan material dalam menahan panas.
b. Proses pembuatan
Keunggulan material dinilai dari kemudahan proses pembuatan material menjadi dinding alat pengering.
34
c. Proses perawatan
Keunggulan material dinilai dari kemudahan perawatannya, semakin mudah semakin baik.
d. Biaya
Keunggulan material dinilai berdasarkan harga yang dimiliki oleh material itu sendiri, semakin murah semakin baik.
e. Estetika
Keunggulan material dinilai berdasarkan keindahannya untuk membuat dinding alat pengering.
Tabel 4. 5. Hasil kuisioner dinding pengering Faktor
Nilai (F) (%)
Total Poin
(F x P)
No Uraian
𝑃1 𝑃2
R1 R2 R3 R1 R2 R3
1 Fungsi 30 1,2 0,9 1,2 1,2 1,2 1,2
2 Proses pembuatan 25 1 1 1 0,5 0,5 0,5
3 Proses perawatan 15 0,6 0,6 0,6 0,3 0,45 0,45
4 Biaya 20 0,8 0,8 0,8 0,4 0,4 0,4
5 Estetika 10 0,3 0,4 0.4 0,4 0,4 0,4
Total 3,9 3,7 4 2,8 2,95 2,95
Rata-rata 3,86 2,9
Berdasarkan tabel 4.5 dapat disimpulkan dari total poin penilaian rata-rata (𝑃1) 3,86 yang lebih besar dari (𝑃2) 2,9 jadi material yang digunakan untuk pembuatan dinding alat pengering adalah polikarbonat.
2. Rangka
Adapun uraian poin yang menjadi faktor penilai dalam pemilihan material 𝑃1
(baja siku) dan 𝑃2 (baja hollow) adalah : a. Fungsi
Keunggulan material dinilai dari kemampuan material dalam menopang bagian-bagian dinding.
b. Proses pembuatan
Keunggulan material dinilai dari kemudahan proses pembuatan seperti pemotongan dan pengelasan material.
c. Proses perawatan
Keunggulan material dinilai dari kemudahan perawatannya seperti proses pembersihan dan pengecatan.
d. Biaya
Keunggulan material dinilai berdasarkan harga yang dimiliki oleh material itu sendiri, semakin murah semakin baik.
e. Estetika
Keunggulan material dinilai berdasarkan keindahannya ketika menjadi rangka alat.
Tabel 4. 6. Hasil kuisioner rangka Faktor
Nilai (F) (%)
Total Poin
(F x P)
No Uraian
𝑃1 𝑃2
R1 R2 R3 R1 R2 R3
1 Fungsi 30 0,9 1,2 1,2 0,6 1,2 1,2
2 Proses pembuatan 25 1 1 1 0,5 0,75 0,5
3 Proses perawatan 15 0,6 0,6 0,6 0,45 0,3 0,3
4 Biaya 20 0,6 0,8 0,8 0,8 0,4 0,6
5 Estetika 10 0,3 0,4 0,3 0,3 0,4 0,3
Total 3,4 4 3,9 2,65 3,05 2,9
Rata-rata 3,76 2,86
Berdasarkan tabel 4.6 dari total poin rata-rata penilaian bahwa (𝑃1= 3,76) lebih besar dari total poin (𝑃2= 2,86) jadi material yang digunakan untuk pembuatan rangka alat pengering adalah baja siku 30 x 30 (𝑃1)
3. Rak nampan
Yang menjadi uraian poin penilaian dalam pemilihan material 𝑃1 (jaring parabola) dan 𝑃2 (waring) adalah :
a. Fungsi
Keunggulan material dinilai dari kemampuan material dalam menahan panas.
b. Proses pembuatan
Keunggulan material dinilai dari kemudahan proses pembuatan material menjadi rak pengering.
c. Proses perawatan
Keunggulan material dinilai dari kemudahan perawatannya, semakin mudah semakin baik.
36
d. Biaya
Keunggulan material dinilai berdasarkan harga yang dimiliki oleh material itu sendiri, semakin murah semakin baik.
e. Estetika
Keunggulan material dinilai berdasarkan keindahannya untuk membuat rak nampan pengering.
Tabel 4. 7. Hasil kuisioner rak nampan Faktor
Nilai (F) (%)
Total Poin
(F x P)
No Uraian
𝑃1 𝑃2
R1 R2 R3 R1 R2 R3
1 Fungsi 30 1,2 1,2 1,2 0,9 0,6 0,6
2 Proses pembuatan 25 1 0,75 1 1 0,75 1
3 Proses perawatan 15 0,45 0,45 0,45 0,45 0,45 0,45
4 Biaya 20 0,6 0,6 0,6 0,8 0,8 0,8
5 Estetika 10 0,4 0,4 0,4 0,2 0,2 0,2
Total 3,65 3,4 3,65 3,35 2,8 3,05
Rata-rata 3,56 3,06
Berdasarkan tabel 4.7 dari hasil penilaian kuisioner bahwa material yang digunakan untuk pembuatan rak nampan adalah jaring parabola dengan total poin rata-rata (𝑃1= 3,56)
4. Pipa saluran
Yang menjadi uraian poin penilaian dalam pemilihan material 𝑃1 (pipa baja) dan 𝑃2 (pipa paralon) adalah :
a. Fungsi
Keunggulan material dinilai dari kemampuan material dalam menahan panas.
b. Proses pembuatan
Keunggulan material dinilai dari kemudahan proses pembuatan material menjadi pipa saluran.
c. Proses perawatan
Keunggulan material dinilai dari kemudahan perawatannya, semakin mudah semakin baik.
b. Biaya
Keunggulan material dinilai berdasarkan harga yang dimiliki oleh material itu sendiri, semakin murah semakin baik.
c. Estetika
Keunggulan material dinilai berdasarkan keindahannya untuk membuat pipa saluran.
Tabel 4. 8. Hasil kuisioner pipa saluran Faktor
Nilai (F) (%)
Total Poin
(F x P)
No Uraian
𝑃1 𝑃2
R1 R2 R3 R1 R2 R3
1 Fungsi 30 1,2 1,2 1,2 0,6 0,3 0,3
2 Proses pembuatan 25 0,75 0,75 1 0,75 0,75 1 3 Proses perawatan 15 0,45 0,45 0,6 0,6 0,6 0,6
4 Biaya 20 0,6 0,6 0,6 0,8 0,8 0,6
5 Estetika 10 0,4 0,3 0,4 0,3 0,3 0,4
Total 3,4 3,3 3,8 3,05 2,75 2,9
Rata-rata 3,5 2,9
Berdasarkan tabel 4.8 dapat disimpulkan bahwa material yang digunakan untuk pembuatan pipa saluran adalah pipa baja dengan total poin rata-rata (𝑃1= 3,5) sedangkan dari total poin rata-rata (𝑃2= 2,9).