• Tidak ada hasil yang ditemukan

Hasil Rancangan Alat Pengering

Dalam dokumen SKRIPSI ARAP KURNIAWAN (bepus) (Halaman 44-50)

INPUT PROSES OUTPUT

4.1 Hasil Rancangan Alat Pengering

Gambar 4.1 menampilkan alat pengering ikan teri hemat energi yang telah dibuat. Sedangkan untuk mengetahui gambar detail bisa dilihat pada lampiran 1.

Salah satu hal yang perlu diperhatikan dalam pembuatan mesin adalah pemilihan material dan konstruksi.

Gambar 4. 1. Alat pengering ikan teri hemat energi

Penetapan alternatif pemilihan material dan alternatif pemilihan konstruksi bertujuan untuk menentukan material dan konstruksi yang optimal untuk digunakan. Penetapan dilakukan dengan metode kuisioner yang mengklarifikasikan tingkat kepuasan responden berdasarkan 4 tingkatan, yaitu

Sangat baik : 4 poin

Baik : 3 poin

Cukup baik : 2 poin Kurang baik : 1 poin

Semakin besar poin yang diberikan maka semakin besar juga tingkat kepuasan yang diberikan kepada masing-masing uraian poin penilaian seperti fungsi, proses pembuatan, proses perawatan, biaya, dan penampilan. Untuk hasil awal kuisioner dapat dilihat pada lampiran 6.

1. Dinding pengering

Dinding berfungsi untuk menahan uap pengeringan yang terkumpul. Ada beberapa material yang bisa jadi pilihan dalam pembuatan dinding pengering

32

diantaranya ialah polikarbonat dan plat stainless seperti yang ditunjukkan pada tabel 4.1 alternatif material dinding pengering.

Tabel 4. 1. Alternatif material dinding pengering Polikarbonat Plat stainless

Keuntungan :

 Kuat menahan panas

 Harga relatif lebih murah

 Bobot lebih ringan

 Proses pengerjaan lebih mudah

Keuntungan :

 Kuat menahan panas

 Proses perpindahan panas lebih cepat

Kerugian :

 Mudah terbakar

Kerugian :

 Harga relatif lebih mahal

 Bobot lebih berat

 Proses pengerjaan lebih banyak 2. Rangka

Rangka berfungsi untuk menopang komponen-komponen lain yang melekat padanya seperti dinding, rak, dan beban lainnya. Yang menjadi alternatif material dalam pembuatan rangka bisa dilihat pada tabel 4.2

Tabel 4. 2. Alternatif material rangka

Baja Siku ST 37 Baja Hollow ST 37 Keuntungan :

 Kuat menahan beban berat

 Proses pengelasan bisa dilakukan dengan mudah

 Lebih mudah dibuat untuk dudukan rak

 Lebih mudah dibentuk

Keuntungan :

 Kuat menahan beban berat

 Kontruksi ringan dan mudah untuk dipindahkan

 Harga relatif lebih murah

Kerugian :

 Konstruksi berat

 Harga relatif lebih mahal

Kerugian :

 Proses pengelasan lebih sulit

 Sulit dilakukan pengelasan

 Proses pengerjaan lebih banyak 3. Rak nampan

Rak nampan berfungsi sebagai media penampung bahan uji pengeringan. Ada beberapa material yang bisa jadi pilihan dalam pembuatan rak nampan diantaranya ialah jaring parabola dan waring seperti yang ditunjukkan pada tabel 4.3 alternatif material rak.

Tabel 4. 3. Alternatif material rak nampan

Jaring parabola Waring

Keuntungan :

 Kuat menahan panas

 Proses pengerjaan mudah

 Mudah dibersihkan

 Lebih mudah dibentuk

Keuntungan :

 Mudah didapatkan

 Lebih ringan

 Harga relatif lebih murah Kerugian :

 Harga relatif lebih mahal

Kerugian :

 Tidak tahan panas

 Mudah rusak

 Kurang kuat menahan bahan uji 4. Pipa saluran

Pipa saluran berfungsi untuk meyalurkan uap dari blower ke ruang pengeringan. Yang menjadi alternatif material dalam pembuatan rangka bisa dilihat pada tabel 4.4

Tabel 4. 4. Alternatif material pipa saluran

Pipa baja Pipa paralon

Keuntungan :

 Kuat menahan panas

 Panas bertahan lebih lama

 Mudah dibersihkan

 Lebih mudah dibentuk

Keuntungan :

 Mudah didapatkan

 Lebih ringan

 Harga relatif lebih murah Kerugian :

 Harga relatif lebih mahal

 Proses pengerjaan lebih banyak

Kerugian :

 Kurang tahan panas

 Mudah rusak

 Mudah bocor 1. Dinding pengering

Yang menjadi uraian poin penilaian dalam pemilihan material 1

(polikarbonat) dan 2 (plat stainless) adalah : a. Fungsi

Keunggulan material dinilai dari kemampuan material dalam menahan panas.

b. Proses pembuatan

Keunggulan material dinilai dari kemudahan proses pembuatan material menjadi dinding alat pengering.

34

c. Proses perawatan

Keunggulan material dinilai dari kemudahan perawatannya, semakin mudah semakin baik.

d. Biaya

Keunggulan material dinilai berdasarkan harga yang dimiliki oleh material itu sendiri, semakin murah semakin baik.

e. Estetika

Keunggulan material dinilai berdasarkan keindahannya untuk membuat dinding alat pengering.

Tabel 4. 5. Hasil kuisioner dinding pengering Faktor

Nilai (F) (%)

Total Poin

(F x P)

No Uraian

1 2

R1 R2 R3 R1 R2 R3

1 Fungsi 30 1,2 0,9 1,2 1,2 1,2 1,2

2 Proses pembuatan 25 1 1 1 0,5 0,5 0,5

3 Proses perawatan 15 0,6 0,6 0,6 0,3 0,45 0,45

4 Biaya 20 0,8 0,8 0,8 0,4 0,4 0,4

5 Estetika 10 0,3 0,4 0.4 0,4 0,4 0,4

Total 3,9 3,7 4 2,8 2,95 2,95

Rata-rata 3,86 2,9

Berdasarkan tabel 4.5 dapat disimpulkan dari total poin penilaian rata-rata ( 1) 3,86 yang lebih besar dari ( 2) 2,9 jadi material yang digunakan untuk pembuatan dinding alat pengering adalah polikarbonat.

2. Rangka

Adapun uraian poin yang menjadi faktor penilai dalam pemilihan material 1

(baja siku) dan 2 (baja hollow) adalah : a. Fungsi

Keunggulan material dinilai dari kemampuan material dalam menopang bagian-bagian dinding.

b. Proses pembuatan

Keunggulan material dinilai dari kemudahan proses pembuatan seperti pemotongan dan pengelasan material.

c. Proses perawatan

Keunggulan material dinilai dari kemudahan perawatannya seperti proses pembersihan dan pengecatan.

d. Biaya

Keunggulan material dinilai berdasarkan harga yang dimiliki oleh material itu sendiri, semakin murah semakin baik.

e. Estetika

Keunggulan material dinilai berdasarkan keindahannya ketika menjadi rangka alat.

Tabel 4. 6. Hasil kuisioner rangka Faktor

Nilai (F) (%)

Total Poin

(F x P)

No Uraian

1 2

R1 R2 R3 R1 R2 R3

1 Fungsi 30 0,9 1,2 1,2 0,6 1,2 1,2

2 Proses pembuatan 25 1 1 1 0,5 0,75 0,5

3 Proses perawatan 15 0,6 0,6 0,6 0,45 0,3 0,3

4 Biaya 20 0,6 0,8 0,8 0,8 0,4 0,6

5 Estetika 10 0,3 0,4 0,3 0,3 0,4 0,3

Total 3,4 4 3,9 2,65 3,05 2,9

Rata-rata 3,76 2,86

Berdasarkan tabel 4.6 dari total poin rata-rata penilaian bahwa ( 1= 3,76) lebih besar dari total poin ( 2= 2,86) jadi material yang digunakan untuk pembuatan rangka alat pengering adalah baja siku 30 x 30 ( 1)

3. Rak nampan

Yang menjadi uraian poin penilaian dalam pemilihan material 1 (jaring parabola) dan 2 (waring) adalah :

a. Fungsi

Keunggulan material dinilai dari kemampuan material dalam menahan panas.

b. Proses pembuatan

Keunggulan material dinilai dari kemudahan proses pembuatan material menjadi rak pengering.

c. Proses perawatan

Keunggulan material dinilai dari kemudahan perawatannya, semakin mudah semakin baik.

36

d. Biaya

Keunggulan material dinilai berdasarkan harga yang dimiliki oleh material itu sendiri, semakin murah semakin baik.

e. Estetika

Keunggulan material dinilai berdasarkan keindahannya untuk membuat rak nampan pengering.

Tabel 4. 7. Hasil kuisioner rak nampan Faktor

Nilai (F) (%)

Total Poin

(F x P)

No Uraian

1 2

R1 R2 R3 R1 R2 R3

1 Fungsi 30 1,2 1,2 1,2 0,9 0,6 0,6

2 Proses pembuatan 25 1 0,75 1 1 0,75 1

3 Proses perawatan 15 0,45 0,45 0,45 0,45 0,45 0,45

4 Biaya 20 0,6 0,6 0,6 0,8 0,8 0,8

5 Estetika 10 0,4 0,4 0,4 0,2 0,2 0,2

Total 3,65 3,4 3,65 3,35 2,8 3,05

Rata-rata 3,56 3,06

Berdasarkan tabel 4.7 dari hasil penilaian kuisioner bahwa material yang digunakan untuk pembuatan rak nampan adalah jaring parabola dengan total poin rata-rata ( 1= 3,56)

4. Pipa saluran

Yang menjadi uraian poin penilaian dalam pemilihan material 1 (pipa baja) dan 2 (pipa paralon) adalah :

a. Fungsi

Keunggulan material dinilai dari kemampuan material dalam menahan panas.

b. Proses pembuatan

Keunggulan material dinilai dari kemudahan proses pembuatan material menjadi pipa saluran.

c. Proses perawatan

Keunggulan material dinilai dari kemudahan perawatannya, semakin mudah semakin baik.

b. Biaya

Keunggulan material dinilai berdasarkan harga yang dimiliki oleh material itu sendiri, semakin murah semakin baik.

c. Estetika

Keunggulan material dinilai berdasarkan keindahannya untuk membuat pipa saluran.

Tabel 4. 8. Hasil kuisioner pipa saluran Faktor

Nilai (F) (%)

Total Poin

(F x P)

No Uraian

1 2

R1 R2 R3 R1 R2 R3

1 Fungsi 30 1,2 1,2 1,2 0,6 0,3 0,3

2 Proses pembuatan 25 0,75 0,75 1 0,75 0,75 1 3 Proses perawatan 15 0,45 0,45 0,6 0,6 0,6 0,6

4 Biaya 20 0,6 0,6 0,6 0,8 0,8 0,6

5 Estetika 10 0,4 0,3 0,4 0,3 0,3 0,4

Total 3,4 3,3 3,8 3,05 2,75 2,9

Rata-rata 3,5 2,9

Berdasarkan tabel 4.8 dapat disimpulkan bahwa material yang digunakan untuk pembuatan pipa saluran adalah pipa baja dengan total poin rata-rata ( 1= 3,5) sedangkan dari total poin rata-rata ( 2= 2,9).

Dalam dokumen SKRIPSI ARAP KURNIAWAN (bepus) (Halaman 44-50)

Dokumen terkait