• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

B. Pembahasan

3. Hipotesis Ketiga

kinerja sosial dan kinerja lingkungan secara simultan memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan perusahaan

Dari hasil penelitian yang dilakukan, telah terbukti bahwa hipotesis ketiga diterima dikarenakan besarnya Ftab pada tingkat kepercayaan 95% diperoleh nilai Ftab= 4.737. Karena nilai Fhit > Ftab dengan signifikansi F (0,000) <α = 0,05 maka Ha diterima dan H0 ditolak. Ini berarti kinerja sosial dan kinerja lingkungan secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan. Dengan perusahaan meningkatkan kinerja tanggung jawab sosial melalui pengungkapan CSR atau Subtainability Report,akan memberikan pengaruh positif terhadap profit perusahaan yang dapat meningkatkan kinerja keuangan perusahaan secara berkelanjutan. Dengan meningkatnya kinerja keuangan perusahaan, investor akan tertarik untuk menanamkan saham karena investor menilai bahwa perusahaan mempunyai prospek ke depan yang baik.

Penelitian ini juga didukung oleh teori Mackey et al. (2015) yang menunjukkan bahwa dalam lingkungan dengan tuntutan tanggung jawab sosial yang tinggi, manajemen akan menciptakan nilai perusahaan yang tinggi dalam berinvestasi dengan kegiatan CSR. Hal ini berarti dengan meningkatkan kinerja tanggung jawab sosial, nilai perusahaan akan semakin tinggi.

Jadi semakin baik perusahaan melakukan pengungkapan tanggung jawab sosial perusahaan, maka investor akan mengetahui bahwa perusahaan tersebut peduli terhadap lingkungan, dan untuk jangka waktu

53

ke depan kondisi perusahaan akan menjadi lebih baik berkaitan dengan isu-isu lingkungan dan bersedia menambah investasinya sehingga membuat nilai pasar perusahaan menjadi lebih baik.

Peran perusahaan di tengah komunitas suatu bangsa adalah tidak hanya sebagai “institusi ekonomi” yang mengejar tujuan ekonomi, tetapi juga sebagai “institusi sosial”.Sebagai institusi sosial, perusahaan dituntut melakukan pembaruan-pembaruan sosial dan mendonasikan sumberdaya ekonomiknya untuk membantu mengatasi isu-isu sosial dan lingkungan. Selain itu, setiap peningkatan skala operasi perusahaan juga secara otomatis akan meningkatkan skala dampak negatifnya pada lingkungan dan masyarakat, sementara profits-nya hanya dinikmati para pemegang saham. Hal ini menyebabkan ketidakadilan sehingga pebisnis dan korporasi harus bertindak adil dengan menyisihkan keuntungan untuk membantu mengatasi isu-isu sosial dan lingkungan. Meskipun dalam jangka pendek akan meningkatkan cost dan menurunkan laba, namun dalam jangka panjang akan mendatangkan economic benefits bagi perusahaan. Hasil penelitian ini didukung oleh(Lako A, 2011:105) yang menyatakan pangsa pasar yang meluas karena loyalitas konsumen, kelangsungan bisnis yang aman dan kondusif karena meningkatnya kepercayaan para stakeholder, serta profitabilitas yang juga akan meningkat.

Hasil penelitian ini juga mendukung hasil penelitian Ahmad Rosyid (2016) yang menyatakan bahwa secara bersama-sama kinerja lingkungan dan kinerja social berpengaruh terhadap kinerja keuangan.

Hal ini disebabkan karena adanya kepercayaan dari masyarakat dan

54

54

pemegang saham terhadap kinerja perusahaan yang berdampak kepada peningkatan pendapatan dan laba perusahaan.

55 BAB 5

KESIMPULAN DAN SARAN

A. Kesimpulan

Berdasarkan uraian-uraian yang telah penulis paparkan terhadap data penelitian yang telah terkumpul, kemudian diolah mengenai pengaruh Kinerja Sosial, Kinerja Lingkungan, terhadapKinerja Keuangan PT. Indonesia Power , selama periode tahun 2007 – 2016, maka penulis dapat menarik kesimpulan sebagai jawaban atas pertanyaanyang terdapat dalam Rumusan Masalah, yaitu sebagai berikut:

1. Dari hasil penelitian yang dilakukan, telah terbukti bahwa hipotesis pertama diterima dikarenakan besarnya thit sebesar 5,076 sedangkan besarnya ttab pada tingkat kepercayaan 95% diperoleh nilai ttab 2,364.

Karena nilai tht > ttab dengan signifikansi t (0.001) < α = 0,05 maka H1

diterima dan H0 ditolak. Ini berarti kinerja sosial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan.

2. Dari hasil penelitian yang dilakukan telah terbukti bahwa hipotesis kedua diterima dikarenakan besarnya thit sebesar 2.474 sedangkan besarnya ttab pada tingkat kepercayaan 95% diperoleh nilai ttab= 2.364. Karena nilai thit> ttab dengan signifikansi t (0,043) < α = 0,05 maka H2 diterima dan Ho ditolak. Ini berarti kinerja lingkungan berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan.

3. Dari hasil penelitian yang dilakukan, telah terbukti bahwa hipotesis ketiga diterima dikarenakan besarnya Ftab pada tingkat kepercayaan 95% diperoleh nilai Ftab= 4.737. Karena nilai Fhit > Ftab dengan signifikansi F (0,000) <α =

56

56

0,05 maka Ha diterima dan H0 ditolak. Ini berarti kinerja sosial dan kinerja lingkungan secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan

B. Saran

Setelah melakukan penelitian, pembahasan, dan merumuskan kesimpulan dari hasil penelitian, maka penulis memberikan beberapa saran yang berkaitan dengan penelitian yang telah dilakukan untuk dijadikan masukan dan pertimbangan yang berguna bagi pihak-pihak yang berkepentingan, antara lain :

1. Sebaiknya peneliti berikut dapat menambah variable lain yang tidak diteliti seperti kinerja ekonomi, struktur modal, atau menambah sampel untuk diperbandingan dengan perusahaan lain misalnya perusahaan, pertambangan dan manufaktur.

2. Sebaiknya Bagi PT. Indonesia Power, mempertahankan nilai Kinerja Sosial, dan Kinerja Lingkungan yang dapat meningkatkan Kinerja Keuangan, dengan memperhatikan penggunaan faktor – faktor social dan lingkungan dalam menentukan kebijakan pendanaan karena akan menentukan kinerja perusahaan dimasa akan datang.

57

LAMPIRAN

DATA Kinerja Sosial dan Kinerja Lingkungan, dan Kinerja Keuangan PT. Indonesia Power

Periode 2007 - 2016

58

58

DATA KINERJA LINGKUNGAN PT. INDONESIA POWER PERIODE TAHUN 2007 - 2016

Standar GRI Pengungkapan PT. Indonesia Power

2007 2008 2009 2010 2011 2012 2013 2014 2015 2016 TOTAL

Kinerja Lingkungan

Material EN1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 10

EN2 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 1

Energi

EN3 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 10

EN4 0 0 0 0 0 1 1 0 0 0 2

EN5 0 0 0 0 1 1 1 1 1 1 6

EN6 0 0 0 0 1 1 1 1 1 1 6

EN7 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 9

Air

EN8 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 10

EN9 0 0 0 0 0 1 1 0 0 0 2

EN10 1 0 1 0 1 1 1 1 1 1 8

Keanekaragaman Hayati

EN11 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 10

EN12 1 0 1 0 1 1 1 1 1 1 8

EN13 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 9

EN14 0 0 0 0 0 1 1 1 0 0 3

EN15 0 0 0 0 0 1 0 1 0 0 2

Limbah

EN16 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 10

EN17 0 0 0 0 1 1 1 1 0 0 4

EN18 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 9

EN19 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 9

EN20 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 9

59

EN21 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 10

EN22 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 9

EN23 0 0 0 0 0 1 1 1 0 0 3

EN24 0 0 0 0 0 1 1 1 0 0 3

EN25 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 10

Produk dan Jasa

EN26 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 10

EN27 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 9

EN28 0 0 0 0 0 1 1 1 0 0 3

60

60

DATA KINERJA LINGKUNGAN PT. INDONESIA POWER PERIODE TAHUN 2007 - 2016

Standar GRI Pengungkapan PT. Indonesia Power

2007 2008 2009 2010 2011 2012 2013 2014 2015 2016 TOTAL

Kepatuhan

EN29 0 0 0 0 0 1 1 1 0 1 4

EN30 0 0 0 0 0 0 1 1 1 0 3

EN31 0 0 0 0 0 0 1 1 0 1 3

EN32 0 0 0 0 0 1 1 1 0 0 3

Pengangkutan

EN33 0 0 0 0 0 1 1 1 0 0 3

EN34 0 0 0 0 0 1 1 1 1 1 5

EN35 0 0 0 0 0 0 1 1 0 1 3

EN36 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 10

Menyeluruh

EN37 0 0 0 0 0 1 1 1 0 0 3

EN38 0 0 0 0 0 1 1 1 1 1 5

EN39 0 0 0 0 0 1 1 1 1 1 5

EN40 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 10

Total Kinerja Lingkungan 19 16 19 13 20 37 38 37 25 27 251

61

DATA KINERJA SOSIAL PT. INDONESIA POWER PERIODE TAHUN 2007 - 2016

Standar GRI Pengungkapan PT. Indonesia Power

2007 2008 2009 2010 2011 2012 2013 2014 2015 2016 total

Praktek tenaga kerja

Pekerjaan

LA1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 10

LA2 0 0 0 0 0 1 1 1 1 1 5

LA3 0 0 0 0 0 0 0 1 1 1 3

Tenaga Kerja LA4 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 10

LA5 0 0 0 0 0 0 0 1 1 1 3

Kesehatan & keselamatan jabatan

LA6 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 10

LA7 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1

LA8 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1

LA9 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1

Pelatihan &pendidikan

LA10 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 10

LA11 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1

LA12 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1

Keberagaman &

kesempatan setara

LA13 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 10

LA14 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

Hak Asasi Manusia

Investasi & pengadaan

HR1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 9

HR2 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

HR3 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

Nondiskriminasi HR4 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 9

Kebebasan berserikat HR5 0 0 1 0 0 1 1 1 1 1 6

62

62

Pekerjaan anak HR6 0 0 0 0 1 1 1 1 1 1 6

kinerja paksa & wajib HR7 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 9

Tindakan pengamanan HR8 0 0 0 1 0 1 1 1 1 1 6

Hak penduduk asli HR9 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 9

Masyarakat/Sosial

Komunitas SO1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 9

Korupsi

SO2 0 0 0 0 0 1 1 0 0 0 2

SO3 0 0 0 0 0 1 1 1 0 1 4

SO4 0 0 0 0 0 0 1 1 0 1 3

63

DATA KINERJA SOSIAL PT. INDONESIA POWER PERIODE TAHUN 2007 - 2016

Standar GRI Pengungkapan PT. Indonesia Power

2007 2008 2009 2010 2011 2012 2013 2014 2015 2016 total

Kebijakan publik SO5 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 10

SO6 0 0 0 0 0 0 1 1 1 1 4

kelakuan tdk bersaing SO7 0 0 0 0 0 1 1 1 1 1 5

Kepatuhan SO8 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 10

Tanggung jawab produk

kesehatan&keamanan pelanggan

PR1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 10

PR2 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 10

pemasangan lebel bagi produk

PR3 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 10

PR4 0 0 0 0 0 1 1 1 0 1 4

PR5 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

komunikasi pemasaran PR6 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 10

PR7 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 9

Privacy pelangan PR8 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 9

Kepatuhan PR9 0 0 0 0 0 1 1 1 1 1 5

Total Kinerja Sosial 18 11 19 19 19 27 29 30 27 35 234

64

64

DATA KINERJA KEUANGAN PT. INDONESIA POWER PERIODE TAHUN 2007 - 2016

Pengukuran PT. Indonesia Power

Tahun 2007 2008 2009 2010 2011 2012 2013 2014 2015 2016 Total

Rasio Liquiditas 236.05 104.30 242.55 182.30 214.75 581.56 644.45 777.97 458.95 462.28 3,905.16 Rasio Solvabilitas 24.14 25.88 27.62 29.36 31.10 32.84 34.58 36.32 38.06 39.80 319.70 Rasio Aktivitas 34.29 37.58 40.87 44.16 47.45 50.74 54.03 57.32 60.61 63.90 490.95 Rasio Profitbilitas 1.52 2.74 3.96 5.18 6.40 7.62 8.84 10.06 11.28 12.50 70.10 Total 296.00 170.50 315.00 261.00 299.70 672.76 741.90 881.67 568.90 578.48 4,785.91

65

LAMPIRAN

Pengolahan Data Spss versi 23 pada input data Kinerja Sosial dan Kinerja Lingkungan dan Kinerja Keuangan PT. Indonesia Power

66

66

HASIL UJI STATISTIK DESKRIPTIF

Descriptives

Descriptive Statistics

N Range

Minimu m

Maximu

m Sum Mean

Std.

Deviation Variance Statisti

c

Statisti

c Statistic Statistic

Statisti

c Statistic Std.

Error Statistic Statistic Kinerja

Sosial 10 25.00 13.00 38.00 251.00 25.1000 2.94939 9.32678 86.989 Kinerja

Lingkunga n

10 24.00 11.00 35.00 234.00 23.4000 2.30072 7.27553 52.933

Kinerja

Keuangan 10 711.17 170.50 881.67 4785.9 1

478.591 0

76.1583 7

240.8339 3

58000.98 0 Valid N

(listwise) 10

HASIL UJI HIPOTESIS

Regression

Descriptive Statistics

Mean Std. Deviation N

Kinerja Keuangan 478.5910 240.83393 10

Kinerja Sosial 25.1000 9.32678 10

Kinerja Lingkungan 23.4000 7.27553 10

67

Correlations Kinerja

Keuangan Kinerja Sosial

Kinerja Lingkungan

Pearson Correlation Kinerja Keuangan 1.000 .947 .862

Kinerja Sosial .947 1.000 .759

Kinerja Lingkungan .862 .759 1.000

Sig. (1-tailed) Kinerja Keuangan . .000 .001

Kinerja Sosial .000 . .005

Kinerja Lingkungan .001 .005 .

N Kinerja Keuangan 10 10 10

Kinerja Sosial 10 10 10

Kinerja Lingkungan 10 10 10

Variables Entered/Removeda

Model Variables Entered Variables Removed Method

1 Kinerja

Lingkungan, Kinerja Sosialb

. Enter

a. Dependent Variable: Kinerja Keuangan b. All requested variables entered.

Model Summaryb

Mode

l R

R Square

Adjusted R Square

Std.

Error of the Estimate

Change Statistics

Durbin- Watson R Square

Change F

Change df1 df2

Sig. F Change

1 .972a .945 .929 64.05307 .945 60.116 2 7 .000 1.759

a. Predictors: (Constant), Kinerja Lingkungan, Kinerja Sosial b. Dependent Variable: Kinerja Keuangan

ANOVAa

Model Sum of Squares df Mean Square F Sig.

1 Regression 493289.256 2 246644.628 60.116 .000b

Residual 28719.568 7 4102.795

68

68

Total 522008.824 9

a. Dependent Variable: Kinerja Keuangan

b. Predictors: (Constant), Kinerja Lingkungan, Kinerja Sosial

Coefficientsa

Model

Unstandardized Coefficients

Standardized Coefficients

T Sig.

95.0%

Confidence

Interval for B Correlations

Collinearity Statistics

B

Std.

Error Beta

Lower Bound

Upper Bound

Zero-

order Partial Part Tolerance VIF

1 (Constant) -

230.414 72.062 -

3.197 .015 - 400.815

- 60.014 Kinerja

Sosial 17.850 3.517 .691 5.076 .001 9.535 26.166 .947 .887 .450 .424 2.360 Kinerja

Lingkungan 11.152 4.508 .337 2.474 .043 .492 21.812 .862 .683 .219 .424 2.360 a. Dependent Variable: Kinerja Keuangan

Coefficient Correlationsa

Model Kinerja Lingkungan Kinerja Sosial

1 Correlations Kinerja Lingkungan 1.000 -.759

Kinerja Sosial -.759 1.000

Covariances Kinerja Lingkungan 20.323 -12.035

Kinerja Sosial -12.035 12.367

a. Dependent Variable: Kinerja Keuangan

Collinearity Diagnosticsa

Model Dimension Eigenvalue Condition Index

Variance Proportions

(Constant) Kinerja Sosial

Kinerja Lingkungan

1 1 2.919 1.000 .01 .01 .00

2 .060 7.002 .83 .26 .03

3 .022 11.631 .16 .74 .97

a. Dependent Variable: Kinerja Keuangan

Residuals Statisticsa

69

Minimum Maximum Mean Std. Deviation N

Predicted Value 177.8660 771.3135 478.5910 234.11518 10

Residual -63.39111 117.05481 .00000 56.48950 10

Std. Predicted Value -1.285 1.250 .000 1.000 10

Std. Residual -.990 1.827 .000 .882 10

a. Dependent Variable: Kinerja Keuangan

HASIL UJI NORMALITAS NPar Tests

One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test Unstandardized Predicted Value

Unstandardized Residual

N 10 10

Normal Parametersa,b Mean 478.5910000 .0000000

Std. Deviation 234.11517962 56.48949570

Most Extreme Differences Absolute .225 .240

Positive .225 .240

Negative -.160 -.131

Test Statistic .225 .240

Asymp. Sig. (2-tailed) .163c .108c

a. Test distribution is Normal.

b. Calculated from data.

c. Lilliefors Significance Correction.

Charts

Dokumen terkait