MODUL 2 MODEL DATA ERD
3. Relasi (Relation)
1.6 Tugas .1 Soal
1.6.2 Jawaban
2. Buatlah model data ERD dan relasional dari soal tugas pada modul 2!
1.
2. Model data ERD
Model Data Relasional
1.7Simpulan
Model data relasional terdiri dari entitas kuat dan entitas lemah, relasi satu ke satu, ralasi one to many (satu ke banyak), relasi one to many dengan atribut pada relasi relasi many to many (banyak ke banyak), relasi unary dan relasi nary, generalisai dan spesialisasi, dan atribut komposit, atribut turunan, dan atribut multivaue. Setiap entitas kuat (strong entity) menjadi satu tabel dan setiap simple atribut menjadi kolom Nama entitas menjadi nama tabel. Nama atribut menjadi nama kolom. Atribut kunci menjadi Primary Key. Sedangkan setiap entitas lemah menjadi tabel setiap simple atribut menjadi kolom. Atribut kunci pada entitas kuat yang berelasi dengan entitas lemah menjadi kolom foreign key.
1.8Lampiran
LAPORAN PRAKTIKUM BASIS DATA
Penyusun :
TGL PRAKTIKUM : 22 SEPTEMBER 2021
NAMA : SHEVIA ILFA MELIA
NIM : 200631100005
DOSEN PENGAMPU : MEDIKA RISNA SARI, S.ST., M.T ASISTEN : Jamilatul Aisyiah
LABORATORIUM SISTEM INFORMASI PENDIDIKAN FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS TRUNOJOYO MADURA 2021
MODUL IV
DATA DEFINITION LANGUAGE (DDL) 1.1 Tujuan
Dalam praktikum ini, diharapkan :
1. Praktikan mampu memahami instalasi MySQL 2. Praktikan dapat memahami dasar-dasar MySQL
3. Praktikan mampu memahami dan menggunakan perintah DDL- MySQL 1.2Landasan/Dasar Teori
Pengertian MYSQL
MySQL adalah suatu perangkat lunak database relasi (Relational Database Management System atau RDBMS), seperti halnya ORACLE, Postgresql, MS SQL, dan sebagainya. MySQL dibangun, didistribusikan dan didukung oleh MYSQL AB. MYSQL AB merupakan perusahaan komersial yang dibiayai oleh pengembang MYSQL. MySQL AB menyebut produknya sebagai database open source terpopuler di dunia yang bisa digunakan untuk platform Web, dan baik untuk kategori open source maupun umum.
Tipe Data
Data yang terdapat dalam sebuah tabel berupa field-field yang berisi nilai dari data tersebut. Nilai data dalam field memiliki tipe sendiri-sendiri.
MYSQL mengenal beberapa tipe data field yaitu : 1) Tipe data numerik
Tipe data numerik dibedakan dalam dua macam kelompok, yaitu integer dan floating point. Integer digunakan untuk data bilangan bulat sedangkan floating point digunakan untuk bilangan desimal.
2) Tipe data string
String adalah rangkaian karakter. Tipe-tipe data yang termasuk dalam tipe data string dapat dilihat pada tabel berikut:
3) Tipe data char( ) dan varchar( )
Tipe data char( ) dan varchar( ) pada prinsipnya sama, perbedaannya hanya terletak pada jumlah memori yang dibutuhkan untuk penyimpanannya. Memori yang dibutuhkan untuk tipe data char() bersifat statis, besarnya bergantung pada berapa jumlah karakter yang ditetapkan pada saat field tersebut dideklarasikan.
4) Tipe data tanggal
Untuk tanggal dan jam, tersedia tipe-tipe data field berupa DATETIME, DATE, TIMESTAMP, TIME dan YEAR. Masing- masing tipe mempunyai kisaran nilai tertentu. MYSQL akan memberikan peringatan kesalahan (error) apabila tanggal atau waktu yang dimasukkan salah.
Operator MYSQL
MYSQL mendukung penggunaan operator-operator dan fungsi-fungsi diantaranya:
a) Operator Aritmetika
Suatu ekspresi yang melibatkan tipe data bilangan (NUMERIK) dan tanggal (DATE) menggunakan ekspresi aritmatika. Dapat dilihat pada tabel 4 berikut ini:
b) Operator Pembandingan
Suatu ekspresi yang dapat digunakan pada klausa WHERE dan mempunyai sintax sebagai berikut: WHERE expr operator value. Tabel 5 menunjukan operator pembanding pada MYSQL berikut ini:
c) Operator Logika
Operator ini digunakan untuk membandingkan dua nilai variabel yang bertipe boolean. Tabel 6 berikut menunjukan operator logika pada MySql :
d) Operator Karakter
Operator untuk membentuk pencarian string yang sesuai dengan nilai yang mencantumkan pada kondisi. Kondisi pencarian dapat berisi karakter , ada 3 symbol khusus berikut ini dapat dilihat pada tabel 7 berikut ini :
e) Operator Lain-lain
Operator yang digunakan untuk menguji nilai-nilai yang ada dalam list (tanda kurung) dan dapat juga untuk menampilkan baris berdasarkan suatu jangkauan (range) nilai. Ada 2 symbol tersebut dapat dilihat pada tabel 8 berikut ini :
f) Fungsi Agregat
Fungsi agregat (kadangkala disebut fungsi grup atau fungsi ringkasan) adalah fungsi yang disediakan oleh SQL untuk menghasilkan sebuah nilai berdasarkan sejumlah data. Fungsi sendiri adalah sesuatu kumpulan instruksi yang menghasilkan sebuah nilai jika dipanggil. Fungsi ini juga digunakan pada data numeric untuk menghitung nilai baik rata-rata dan jumlah dari sekumpulan data maupun pencarian jumlah baris dalam tabel.
Untuk lebih jelasnya dapat dilihat dalam tabel 9 berikut :
DDL (Data Definition Language)
DDL merupakan kelompok perintah yang berfungsi untuk mendefinisikan atribut- atribut database, table, atribut (kolom), batasan-batasan terhadap suatu atribut serta hubungan antar table atau bagian dari sql yang digunakan untuk mendefinisikan data dan objek database.
Struktur basis data yang menggambarkan skema basis data secara keseluruhan dan di desain dengan bahasa khusus yang disebut DDL (Data Definition Language). Dengan bahasa inilah kita dapat membuat tabel baru, membuat indeks, mengubah tabel, menentukan struktur penyimpanan tabel baru, membuat tabel, dan sebagainya. Yang termasuk dalam kelompok DDL ini adalah:
CREATE
Instalasi sistem manajemen database (DBMS) pada komputer memungkinkan Anda untuk membuat dan mengelola banyak database independen. Misal:
create database namadatabase;
USE
Perintah USE memungkinkan Anda untuk menentukan database yang ingin bekerja dengan Anda dalam DBMS.
use namadatabase;
ALTER
Setelah anda telah membuat tabel dalam database, Anda mungkin ingin CREATE untuk menciptakan table ataupun indeks
ALTER untuk mengubah struktur table DROP untuk menghapus table ataupun indeks
memodifikasi struktur table itu. Perintah ALTER yang memungkinkan anda untuk membuat perubahan pada struktur tabel tanpa menghapus dan menciptakan tabel baru dengan nama yang berbeda.
DROP
Perintah terakhir dari Data Definition Language, DROP yang memungkinkan kita untuk menghapus seluruh objek database dari DBMS.
Gunakan perintah ini dengan hati-hati! Ingat bahwa perintah DROP menghapus data keseluruhan struktur dari database Anda.
drop database namadatabase;
CONSTRAINT
Constraint adalah batasan atau aturan yang ada pada table. MySQL menyediakan beberapa tipe constraint berikut :
a. NOT NULL
Suatu kolom yang didefinisikan dengan constraint Not Null tidak boleh berisi nilai Null. Kolom yang befungsi sebagai kunci primer (primary key) otomatis tidak boleh Null.
b. UNIQUE
Mendefinisikan suatu kolom menjadi bersifat unik, artinya antara satu data dengan data lainnya namanya tidak boleh sama, misal alamat email.
c. PRIMARY KEY
Constraint Primary Key membentuk key yang unik untuk suatu table.
d. FOREIGN KEY
Foreign Key Constraint didefinisikan pada suatu kolom yang ada pada suatu table, dimana kolom tersebut juga dimiliki oleh table yang lain sebagai suatu Primary Key, biasa dipakai untuk menghubungkan antara 2 tabel.
1.3Alat dan Bahan