• Tidak ada hasil yang ditemukan

Kajian Penelitian yang relevan

BAB I PENDAHULUAN

F. Kajian Penelitian yang relevan

1. Penelitian yang dilakukan oleh Ardian Priyo Setiaji yang berjudul “Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Sikap Ibu tentang Gizi dengan Status Gizi pada Anak Usia Prasekolah”. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, dengan rancangan penelitian menggunakan pensdekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah semua ibu yang memiliki anak usia prasekolah diwilayah kerja puskesmas sonorejo sukoharjo, dengan jumlah 151 orang. Sampel penelitian sebanyak 52 responden dengan teknik pengambilan sampel proposional random sampling.

Sinstrumen penelitian menggunakan kuesioner pengetahuan tentang gizi.23

Relevansi antara penelitian di atas dengan penelitian yang akan dikaji adalah sama-sama membahas tentang status gizi. Adapun perbedaannya terdapat dalam objek penelitian dan tempat penelitian yang akan diteliti. Objek penelitian diatas adalah Hubungan tingkat pengetahuan dan sikap ibu tentang gizi dengan sttaus gizi pada anak usia prasekolah di puskesmas sinorejo dan sukoharjo, sedangkan objek yang akan peneliti lakukan saat ini adalah hubungan aktivitas pemilihan jenis makanan oleh orang tua terhadap status gizi anak usia 4-6 tahun di PAUD Genius Primary Lubuk linggau.

2. Penelitian yang dilakukan oleh Lilla Maria Al Syafarinoo dan Rahmawati Maulidia yang berjudul “Hubungan Perilaku Orang Tua dalam Pemilihan Makanan Bergizi

23Ardian Priyo Setiaji, “Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Sikap Ibu Tentang Gizi dengan Status Gizi pada Anak Usia Pra sekolah di Kabupaten Sukoharo” (Universitas Muhammadiyah Surakarta, 2012), h. 5.

dengan Status Gizi pada Anak Usia Prasekolah”. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian sebanyak 70 orang, penentuan menggunakan purposive sampling sehingga sampel penelitian sebanyak 60 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Metode analisa data yang digunakan yaitu uji spearmen rank menggunakan SPSS. Penelitian membuktikan sebagian besar 39 (65,0%) orang tua memiliki perilaku cukup dalam pemilihan makanan bergizi pada anak usia prasekolah dan hampir seluruhnya 52 (86,7%) anak usia prasekolah memiliki gizi baik.24

Relevansi antara penelitian diatas dengan penelitian yang akan dikaji adalah sama-sama pemilihan makanan dan status gizi. adapun perbedaannya terletak pada objek

24Al Syafarinoo, Lilla Maria, dan Rahmawati Maulidia,

“Hubungan Perilaku Orang Tua Dalam Pemilihan Makanan Bergizi Dengan Status Gizi anak Pada Anak Usia Pra Sekolah,” Professional Health Journal 1, no. 2 (2020): 84–93, https://doi.org/10.54832/phj.v1i2.101, h. 87.

penelitian dan tempat penelitianyang akan diteliti. Objek penelitian diatas adalah hubungan perilaku orang tua dalam pemilihan makanan bergizi dengan status gizi pada anak usia prasekolah. Sedangkan objek yang akan peneliti lakukan saat ini adalah hubungan aktivitas pemilihan jenis makanan oleh orang tua terhadap status gizi anak usia 4-6 tahun di PAUD genius primary Kota Lubuk linggau.

3. Penelitian yang dilakukan oleh Faradiba E yang berjudul

“Hubungan Antara Pola makan dengan Status Gizi Pada Anak Usia Pra Sekolah di Wilayah Puskesmas Samata Kabupaten Gowa”. 25 Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif korelasi. Rancangan penelitian ini menggunakan metode pendekatan cross sectional yaitu jenis penelitian yang menentukan pada waktu pengukuran atau observasi data independen dan dependen hanya satu kali pada satu saat.

25Faradiba E, “Hubungan Antara Pola Makan dengan Status Gizi Pada Anak Usia Prasekolah diwilayah Puskesmas Samata Kabupaten Gowa” (UIN Alauddin Makassar, 2012).

Relevansi antara penelitian diatas dengan penelitian yang akan dikaji adalah sama-sama membahas tentang status gizi . adapun perbedaannya terletak pada objek, tempat penelitian dan menggunakan deskriptif korelasi.

Objek penelitian diatas adalah hubungan antara pola makan dengan status gizi pada anak usia pra sekolah diwilayah puskesmas samata kabupaten Gowa. Sedangkan objek yang akan peneliti lakukan adalah aktivitas pemilihan jenis makanan oleh orang tua terhadap status gizi anak usia 4-6 tahun di Kota Lubuk linggau.

4. Penelitian yang dilakukan oleh Zulia Putri Perdani yang berjudul “ Hubungan Praktik Pemberian Makanan dengan Status Gizi Anak Usia 3-5 Tahun di Pos Gizi Desa Tegal Kunir Lor Mauk” 26 Penelitian ini menggunakan deskriptif korelasi dengan menggunakan pendekatan cross sectional.

Hal ini dilakukan untuk mengetahui hubungan antar

26Zulia Putri Perdani, Roswita Hasan, dan Nurhasanah Nurhasanah, “Hubungan Praktik Pemberian Makan Dengan Status Gizi Anak Usia 3-5 Tahun Di Pos Gizi Desa Tegal Kunir Lor Mauk,” Jurnal JKFT 1, no. 2 (2017): 9, https://doi.org/10.31000/jkft.v2i2.59, h. 24.

variabel dimana dimana variabel independen dan dependen diidentifikasi pada satu satuan waktu.

Relevansi anatara penelitian diatas dengan penelitian yang akan diteliti penulis adalah sama-sama membahas tentang status gizi. Adapun perbedaannya adalah objek penelitian, tempat penelitian dan usia anak yang akan diteliti. Objek penelitian diatas adalah hubungan praktik pemberian makanan dengan dengan status gizi anak usia 3- 5 tahun di pos gizi desa Tegal Kunir Lor Mauk. Sedangkan objek yang akan peneliti lakukan saat ini adalah hubungan aktivitas pemilihan jenis makanan oleh orang tua terhadap status gizi anak usia 4-6 tahun di Kota Lubuk linggau.

5. Penelitian yang dilakukan oleh Harumita Putri Prasasti dan Veni Indrawati yang berjudul “ Pengaruh Kebiasaan Makan Keluarga Terhadap Status Gizi Anak di SDN Babak Sari Kecamatan Dukun Kabupaten Gresik” peneltian ini merupakan stusi kasus tentang kebiasaan makan suatu keluarga dan pengaruhnya terhadap status gizi anak, jenis

penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif.

Metode penelitian ini dilakukan dengan survei analitik untuk mengetahui keadaan dan situasi pada suatu tempat.27

Relevansi anatara penelitian diatas dengan penelitian yang akan dikaji adalah sama-sama membahas tentang status gizi. Adapun perbedaannya asalah terletak pada objek dan tempat penelitian yang akan diteliti. Objek penelitian diatas adalah Pengaruh Kebiasaan Makan Keluarga Terhadap Status Gizi Anak di SDN Babak Sari Kecamatan Dukun Kabupaten Gresik. Sedangkan objek yang akan peneliti lakukan saat ini adalah hubungan aktivitas pemilihan jenis makanan oleh orang tua terhadap status gizi anak usia 4-6 tahun di Kota Lubuk linggau.

6. Penelitian yang dilakukan Hasrul dkk yang berjudul

“Pengaruh Pola Asuh Terhadap Status Gizi Anak”. Metode penelitian ini adalah metode deskriptif analitik dengan

27Harumita Putri Prasasti, “Pengaruh Kebiasaan Makan Keluarga Terhadap Status Gizi Anak Di Sdn Babak Sari - Kecamatan Dukun - Kabupaten Gresik (Studi Kasus),” Jurnal Tata Boga 8, no. 1 (2018):

119–25.

pendekatan analisis regresi berganda. Populasi dalam penelitian adalah seluruh siswa SDN yang berdomisili diwilayah kerja puskesmas pangkajene. Teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling dengan jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 30 sampel.

Analisis yang digunakan adalah analisis univariat dan analisis bivariat.28

Relevansi antara penelitian diatas dengan penelitian yang akan dikaji adalah sama-sama membahas tentang status gizi. Adapun perbedaannya asalah terletak pada objek dan tempat penelitian yang akan diteliti. Objek penelitian diatas adalah Pengaruh Pola Asuh Terhadap Status Gizi Anak. Sedangkan objek yang akan peneliti lakukan saat ini adalah hubungan aktivitas pemilihan jenis makanan oleh orang tua terhadap status gizi anak usia 4-6 tahun di Kota Lubuk linggau.

28Hasrul, Hamzah, dan Aslinda Hafid, “Pengaruh Pola Asuh Terhadap Status Gizi Anak,” Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada 12, no. 2 (2020): 792–97, https://doi.org/10.35816/jiskh.v12i2.403, h.

794.

7. Penelitian yang dilakukan oleh Ni Luh Agustini Purnama dkk. Yang berjudul “Perilaku Orang Tua dalam Pemberian Makan dan Status Gizi Anak Usia 2-5 Tahun”. Desain penelitian adalah observasi dengan rancangan penelitian cross sectional.29

Relevansi antara penelitian diatas dengan penelitian yang akan dikaji adalah sama-sama membahas tentang status gizi. Adapun perbedaannya asalah terletak pada objek, tempat penelitian dan usia anak yang akan diteliti.

Objek penelitian diatas adalah Perilaku Orang Tua dalam Pemberian Makan dan Status Gizi Anak Usia 2-5 Tahun.

Sedangkan objek yang akan peneliti lakukan saat ini adalah hubungan aktivitas pemilihan jenis makanan oleh orang tua terhadap status gizi anak usia 4-6 tahun di Kota Lubuk linggau.

29Ni Luh Agustini Purnama, Lely Lusmilasari, dan Madarina Julia, “19281-38619-1-Sm,” Perilaku Orang Tua Dalam Pemberian Makan dan Status Gizi Anak Usia 2-5 Tahun 11, no. 03 (2015): 97–

104.

Dokumen terkait