• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II. KAJIAN PUSTAKA

B. Pembahasan

1. Karakteristik Responden Petani

Komoditas Luas Panen (ha) Produksi (ton) Produktivitas

Kopi robusta 466,00 88,00 4,03

Kopi arabika 55,00 32,00 5,82

Cengkeh 148,00 33,00 2,2

Kakao 280,00 148,00 5,2

Jambu mete 48,00 31,00 6,46

Sumber : BPS Bantaeng (Eremerasa dalam angka) tahun 2020 d. Peternakan

Populasi ternak unggas pada tahun 2020 mengalami peningkatan, kecuali ayam kampung dan itik manila, jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Penurunan jumlah unggas itik manila cukup tinggi yaitu 79,35 persen. Populasi ternak paling banyak adalah sapi potong yaitu sebanyak 2.903 ekor. Sedangkan populasi unggas paling banyak adalah ayam kampung yaitu sebanyak 111,279 ekor.

dijadikan sebagai tolak ukur dalam melihat aktivitas seseorang dalam bekerja dimana dengan kondisi umur yang masih produktif maka kemungkinan besar seseorang dapat bekerja dengan baik dan maksimal.

Pada umumnya seorang petani akan mempengaruhi kemampuan fisik bekerja dan cara berpikirnya, petani yang rata-rata umurnya masih muda dan sehat pasti mempunyai kemapuan fisik yang cenderung lebih besar dari pada petani yang sudah berumur tua, Karena Petani muda yang lebih cepat menerima hal-hal baru dalam mengelolah usahataninya. Petani yang umurnya masih muda biasanya masih kurang memiliki pengalaman dibandingkan dengan petani yang sudah berumur, untuk mengimbangi kekurangan tersebut dia lebih dinamis sehingga cepat mendapatkan pengalaman-pengalaman baru yang berharga bagi perkembangan hidupnya pada masa yang akan datang.

Petani yang umumnya sudah relatif tua, mempunyai kapasitas pengolahan usahatani yang lebih matang dan memiliki banyak pengalaman. Umur petani petani dalam responden penelitian ini sangat bervariasi sehingga untuk mengetahui tingkat umur dari masing-masing responden diklasifikasi berdasarkan tingkat umur petani responden. Untuk lebih jelas dapat dilihat pada Tabel 4.7.

No. Umur responden

(tahun) Jumlah (jiwa) Presentase (%)

1. 25 – 30 6 15,0

2. 31 – 40 7 17,5

3. 41 – 50 15 37,5

4. 51 – 60 5 12,5

5 61 – 70 6 15,0

Jumlah 40 100

Sumber Data primer setelah diolah 2020

Tabel 4.7 menunjukkan bahwa klasifikasi umur responden petani cengkeh di Kecamatan Eremerasa terbanyak pada usia 41-50 tahun sebanyak 15 orang dengan presentase 37,5 %. Sedangkan kisaran usia 51-60 tahun paling sedikit dengan presentase 12, 5%. Hal itu juga dapat kita lihat pada gambar grafik dibawah ini :

Gambar 4.1 Identitas Responden Usahatani Cengkeh Kecamatan Eremerasa Kabupaten Bantaeng Berdasarkan tingkat umur Petani

b). Tingkat Pendidikan

Tingkat pendidikan merupakan salah satu faktor atau segi penilaian terhadap kemajuan suatu bangsa pada umunya dan daerah atau desa secara khusus. Makin tinggi tingkat pendidikan petani, maka tingkat kemajuan suatu daerah tersebut relatif tinggi. Untuk lebih jelasnya mengenai tingkat pendidikan petani responden anggota lumbung pangan di Kecamatan Eremerasa Kabupaten Bantaeng dilihat pada Tabel 4.8.

0 10 20 30 40 50 60 70 80

25 – 30 31 – 40 41 – 50 51 – 60 61 – 70 Jumlah

1. 2. 3. 4. 5

Jumlah (jiwa) Presentase (%)

No. Tingkat pendidikan Jumlah Presentase (%)

1. TT SD/SD 18 45

2. SLTP 9 22,5

3. SLTA 10 25

4. Diploma/sarjana 3 7,5

Jumlah 40 100

Sumber Data primer setelah diolah 2020

Tabel 4.8 menunjukkan bahwa tingkat pendidikan petani responden petani cengkeh paling banyak yaitu yang tamat dan tidak tamat SD sebanyak 18 orang dengan presentase 45% karena disebabkan oleh faktor ekonomi yang tidak memungkinkan untuk menlanjutkan yang lebih tinggi.

Sedangkan petani responden dengan tingkat pendidikan Diploma/Sarjana sebanyak 3 orang dengan presentase 7,5 %. Hal itu juga dapat kita lihat pada gambar grafik dibawah ini :

Gambar 4.2 Tingkat Pendidikan Petani Cengkeh Di Kecamatan Eremerasa Kabupaten Bantaeng

c). Pengalaman Berusahatani

Pengalaman berusahatani dapat menunjukkan keberhasilan petani dalam mengelola usahataninya. Sebab dapat menjadi pedoman pada masa yang datang. Petani yang masih muda belum berpengalaman sehingga untuk mengimbangi kekurangannya dia perlu dinamis.

Sebaliknya petani yang sudah berusia tua banyak berpengalaman dalam berusahatani sehingga sangat berhati-hati dalam bertindak. Adapun pengalaman berusahatani petani cengkeh di Kecamatan Eremerasa Kabupaten Bantaeng dapat dilihat pada Tabel 4.9.

0 10 20 30 40 50 60 70 80

TT SD/SD SLTP SLTA Diploma/sarjana Jumlah

1. 2. 3. 4.

Jumlah Presentase (%)

Sumber Data primer setelah diolah 2020

Tabel 4.9 menunjukkan bahwa pengalaman berusahatani petani cengkeh di Kecamatan Eremerasa terbanyak yaitu terbanyak pada kisaran 10-15 tahun dengan presentase 65%. Sedangkan petani dengan pengalaman berusahatani 21-25 tahun paling sedikit yaitu 5 orang dengan presentase 22,5%. Hal itu juga dapat kita lihat pada gambar grafik dibawah ini :

No. Pengalamanberusaha tani

(tahun) Jumlah Presentase (%)

1. 10 – 15

26 65

2. 16 – 20

9 22,5

3. 21 – 25

5 22,5

Jumlah 40 100

Gambar 4.3 Pengalaman Berusahatani Cengkeh di Kecamatan Eremerasa Kabupaten Bantaeng

d) Luas lahan

Luas lahan merupakan salah satu faktor yang penting dalam meningkatkan produksi, semakin luas lahan yang ditanami semakin tinggi produksi yang akan dihasilkan. Sebaliknya semakin sempit lahan yang ditanami, maka semakin rendah pula produksinya.

Ekonomi Islam mengakui tanah dan luas lahan sebagai faktor ekonomi untuk dimanfaatkan secara maksimal demi mencapai kesejahteraan ekonomi masyarakat dengan memperhatikan prinsip- prinsip ekonomi Islam. Firman Allah dalam QS. Al-A'raf (7) ayat 58 :

طلا ُدَلَبْلا َو َكِلٰذَك ۗاًدِكَن لَِا ُج ُرْخَي َلَ َثُبَخ ْيِذ لا َو ٖۚ هِّب َر ِنْذِاِب ٗهُتاَبَن ُج ُرْخَي ُبِّي

َن ْو ُرُكْش ي ٍم ْوَقِل ِتٰيٰ ْلَا ُف ِّرَصُن

0 10 20 30 40 50 60 70 80

1 2 3 4 5 6 7 8

No.

Pengalamanberusaha tani (tahun)

Jumlah

Presentase (%)

merana. Demikianlah Kami mengulangi tanda-tanda kebesaran (Kami) bagi orang-orang yang bersyukur”(Al-A’raf:58)

Dari ayat diatas bisa disimpulkan bahwaperumpamaan dengan tanah baik dan subur serta tanah yang buruk dan tidak subur untuk menjelaskan sifat dan tabiat manusia. Orang yang mempunyai sifat yang baik akan dapat menerima kebenaran, sementara orang yang memiliki sifat yang buruk dan tabiatnya tidak dapat menerima kebenaran. Dan apabila hujan turun pada tanah yang baik, maka tanaman-tanamannya akan tumbuh subur dengan izin Allah, dan adapun jika hujan turun pada tanah yang begitu buruk, maka ia tidak akan dapat menumbuhkan tanaman yang baik melainkan hanya akan menumbuhkan tanaman- tanamannya yang tumbuh merana. Demikianlah kami menjelaskan berulang-ulang tanda-tanda kebesaran kami bagi orang-orang yang bersyukur. Setelah pada ayat yang lalu diterangkan tentang nikmat Allah berupa hujan yang bisa menumbuhkan tanah tandus dan tanam-tanaman sebagai bukti keesaan Allah untuk menghidupkan orang-orang yang telah mati pada hari kiamat, pada ayat ini dan ayat-ayat selanjutnya Allah menyebutkan kisah beberapa nabi terdahulu dan umatnya sebagai pelajaran bagi umat nabi Muhammad. Penyebutan kisah-kisah nabi ini dimulai dari kisah nabi nuh, rasul pertama yang mengajarkan ajaran tauhid. Sungguh, kami benar-benar telah mengutus nabi nuh kepada kaumnya untuk mengajak mereka mengesakan Allah dan memurnikan

atau sembahan yang layak disembah bagimu selain dia. Sesungguhnya jika kamu durhaka dan tetap menyembah berhala-berhalamu, aku takut kamu akan ditimpa azab yang pedih akibat kekufuranmu pada hari yang dahsyat, yakni hari kiamat.

Untuk mengetahui luas lahan yang diusahakan petani cengkeh di Kecamatan Eremerasa dapat dilihat pada Tabel dibawah ini :

Tabel 4.10 Luas Lahan Petani Cengkeh DiKecamatan Eremerasa Kabupaten Bantaeng

No. Luas lahan (ha) Jumlah Presantase (%)

1. 0,30 -0,50 26 65

2. 0,51 - 1,10 5 12,5

3. 1,20 - 2,00 9 22,5

Jumlah 40 100

Sumber Data primer setelah diolah 2020

Tabel 4.10 menunjukkan bahwa luas lahan petani responden cengkeh di Kecamatan Eremerasa terbanyak yaitu 0,30 – 0,50 ha dengan jumlah 26 petani dengan presentase 65%. Sedangkan petani yang memiliki luas lahan terendah yaitu 0,51 – 1,10 ha dengan jumlah petani 5 orang dengan presentase 12,5%. Hal itu juga dapat kita lihat pada gambar grafik dibawah ini

Gambar 4.4 Luas Lahan Petani Cengkeh DiKecamatan Eremerasa Kabupaten Bantaeng

e). Jumlah Tanggungan Keluarga

Penggambaran tentang jumlah anggota keluarga petani bertujuan untuk melihat seberapa besar tanggungan keluarga tersebut, keluarga petani terdiri dari petani itu sendiri sebagai kepala keluarga, istri, anak, dan tanggungan lainnya, yang berstatus tinggal bersama dalam 1 keluarga, petani yang ada di Kecamatan Eremerasa sebagian besar menggunakan tenaga kerja yang berasal dari anggota diri sendiri, secara tidak langsung merupakan tanggungjawab kepala keluarga untuk memenuhi kebutuhan dan keluarganya.

0 10 20 30 40 50 60 70 80

0,30 - 0,50 0,51 – 1,10 1,20 – 2,00 Jumlah

1. 2. 3.

Jumlah Presantase (%)

Tabel 4.11 menunjukan bahwa persentase jumlah tanggungan keluarga yang terbesar adalah 1-3 orang yaitu ada 29orang dengan presentase 72,5%, sedangkan terkecil adalah 4-5 orang dengan presentase 27,5%. banyaknya jumlah anggota keluarga akan berpengaruh peningkatan produksi usahatani. Oleh karena itu seorang petani dengan beban tanggungan keluarga yang cukup besar, akan selalu memaksimalkan kegiatan usahataninya untuk mendapatkan produksi yang tinggi yang berdampak pada tingkat pendapatan dan kesejahteraan keluarga. Hal itu juga dapat kita lihat pada gambar grafik dibawah ini :

No. Jumlah tanggungan Jumlah Presantase (%)

1. 1 – 3 29 72,5

2. 4 – 5 11 27,5

Jumlah 40 100

Sumber Data Primer Setelah diolah 2020

Gambar 4.5 Jumlah Tanggungan Keluarga Petani Cengkeh Di Kecamatan Eremerasa Kabupaten Bantaeng

f.) .Jumlah Tanaman Cengkeh

Tanaman cengkeh yang sudah berproduksi merupakan salah satu faktor produksi yang sangat penting dalam usahatani cengkeh. Semakin banyak cengkeh yang berproduksi maka semakin besar pula pendapatan yang dimiliki oleh petani. Berikut Tabel jumlah tanaman cengkeh di Kecamatan Eremerasa Kabupaten Bantaeng.

Tabel 4.12 Jumlah Tanaman Cengkeh DiKecamatan Eremerasa Kabupaten Bantaeng

No. Jumlah Tanaman Cengkeh (pohon)

Jumlah

Petani Presentase%

1. 20 – 100 28 70,0

2. 101 – 200 9 22,5

3. 201 – 500 3 7,5

Jumlah 40 100

Sumber Data primer setelah diolah 2020

0 10 20 30 40 50 60 70 80 90

1 – 3 4 – 5 Jumlah

1. 2.

Jumlah Presantase (%)

presantase 70,0%, sedangkan kisaran 210–500 pohon hampir 3 responden dengan presentase 7,5 %. Hal itu juga dapat kita lihat pada gambar grafik dibawah ini :

Gambar 4.6 Jumlah Tanaman Cengkeh diKecamatan Eremerasa Kabupaten Bantaeg

Dokumen terkait