4.3. Hasil Penelitian dan Pembahasan
4.4.2. Kebijakan
Kebijakan adalah rangkaian keputusan yang membimbing dan membatasi tindakan yang dilakukan pengelola. Adapun Kebijakan yang di miliki oleh pemilik Ciwangun Indah Camp untuk pengembangan Sarana Prasarana adalah : 1. Program dan kegiatan perawatan/perbaikan fasilita Ciwangun Indah Camp.
2. Program dan kegiatan pengembangan sarana prasarana
31
3. Perogram dan kegiatan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
4. Program dan kegiatan peningkatan peran masyarakat dalam keterlibatan kepariwisataan
Pa Dedi selaku pengelola destinasi Ciwangun Indah Camp Kepala Bidang Pengembangan adalah orang yang terlibat langsung dalam pengembangan sarana prasarana Ciwangun Indah Camp menambahkan :
“Menyesuaikan dengan moto Ciwangun Indah Cmp yaitu bertahap, bertingkat dan berkelanjutan menjadi skala prioritas,memang sudah jelas bahwa pengembangan pariwisata menjadi salah satu bentuk mewujudkan visi misi Ciwangun Indah Camp”(wawancara pada tanggal 28/07/18).
Marketing Ciwung Indah Camp menambahkan :
“Beberapa kebijakan yang di lakukan untuk pengembangan destinasi Ciwangun Indah Camp antara lain kita melakukan promosi. Jadi promosi yang dilakukan seprti memeperomosikan lewat sosial media selain itu kita meningkatkan kualitas SDM wisata dengan melakukan pelatihan-pelatihan baik pemandu wisata”
(wawancara pada tanggal 28/07/18).
Berdasarkan hasil wawancara di atas Kebijakan-kebijakan yang telah dijalankan oleh pemilik Destinasi Ciwangun Indah Camp dan secara keseluruhan telah berjalan sesuai rencana. Perawatan fasilitas sarana prasrana secara berkala sudah di jalankan namun tidak dalam keseluruhan karena manyesuaikan keuangan yang ada dan peningkatan kualitas sumber daya manusia seperti pemandu untuk memberikan pengetahuan terhadap wisatawan yang berkunjung merupakan hal dasar yang harus diterapkan.
Pengembangan sarana prasarana Ciwangun Indah Camp belum di lakukan secara keseluruhan tidak terfokus pada satu titik sehingga pengembangan yang dilakukan belum membuahkan hasil yang maksimal.
32 4.4.3. Program
Program adalah berupa urutan dan tindakan yang dilakukan untuk mencapai tujuan yang ditetapkan. Adapun program-program yang semestinya dilakukan oleh pihak pengelola destinasi Ciwangun Indah Camp untuk meningkatkan kunjungan wisatwan adalah :
1. Program pemasaran Pariwisata, dengan kegiatan pokok yaitu :
a. Peningkatan pemanfaatan teknologi dalam pemasaan pariwisata.
b. Analisa pasar untuk promosi dan pemasaran obyek pariwisata.
c. Koordinasi dengan sektor pendukung pariwisata.
d. Pengembangan jaringan kerjasama promosi pariwisata.
e. Pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program pengembangan pemasaran pariwisata.
Kepala bidang Pemasaran/Marketing dan Promosi yang juga mempunyai peran yang besar di dalam meningkatkan sebuah obyek wisata yang membuat objek wisata tersebut dapat diketahui oleh para wisatawan salah satunya dengan cara melakukan promosi mengatakan:
“Pembenahan dulu baru dilakukan promosi, jangan sampai apa yang kita pasarkan dan datangnya pengunjung namun tidak sesuai dengan yang ada disana. Maka dari itu sebenarnya, untuk lebih baiknya kita lakukan pembenahan dulu baru kita pasarkan”
(wawancara pada tanggal 28/07/18).
Bedasarkan hasil wawancara dengan kepala bidang pemasaran diatas bisa kita simpulkan bahwa sebelum melakukan promosi sebaiknya hal utama yang harus dilakukan adalah pembenahan terlebih dahulu, agar nantinya sesuai dengan harapan pengunjung atau wisatawan yang datang ke Ciwangun Indah Camp ini.
33
Pembenahan yang dimaksud adalah perbaikan yang dilakukan menyangkut dalam pengembangan Sarana Prasarana yang berada di Ciwnagun Indah Camp, agar menarik wisatawan untuk berkunjung. Sebelum melakukan pembenahan/ perbaikan, tentunya pihak pengelola melakukan analisis pasar terlebih dahulu. Analisis dilakukan agar mengetahui hal apa yang kurang serta dapat dikembangkan guna meningkatkan ketertarikan calon wisatawan yang akan berkunjung ke Ciwangun Indah Camp.
Setelah perbaikan selesai dilaksanakan, maka hal yang juga penting dilakukan dalam meningkatkan kunjungan adalah dengan gencar melakukannya promosi berupa penyebaran informasi melalui segala media informasi seperti sosial media agar menarik minat wisatawan dan promosi akan lebih efektif karena pembenahan telah dilakukan.
Bagaimanapun keindahan dan menariknya suatu destinaai wisata di suatu tempat, namun tanpa adanya promosi yang gencar memeperomosikan dari pengelola destinasi wisata tersebut, kemungkinan besar tidak akan akan dijamah oleh wisatawan. Dengan adanya program-program yang menyangkut promosi, tentunya Ciwangun Indah Camp dapat lebih dikenal dan menarik minat wisatawan untuk datang ke Ciwangun Indah Camp.
2. Program Pengembangan destinasi Ciwangun Indah Camp, dengan kegiatan pokok yaitu :
a. Program Pengembangan Sarana Parasarana Ciwangun Indah Camp dengan bertahap, bertingkat dan bekelanjutan.
b. Peningkatan pembangunan sarana dan prasarana pariwisata.
c. Pelaksanaan koordinasi pembangunan dengan pemerintah setempat
34
d. Pengembangan jenis dan paket wisata unggulan.
e. Pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program pengembangan pemasaran pariwisata.
f. Pengembangan, sosialisasi dan penerapan serta pengawasan standarisasi.
Program pengembangan destinasi Ciwangun Indah Camp ini berfokus pada pengembangan dari segi fisik, pengembangan ini sangat perlu dilakukan oleh pengelola karena gambaran nyata dimana kita dapat menilai tempat dengan jelas bentuknya dari segi fisik/kondisi secara nyata.
“Di tahun ini pihak pengelola belum melaksakan perbaikan sarana dan prasarananya, hanya saja mencoba terobosan baru dengan membuat tempat selfi yang berada di area Ciwangun Indah Camp dengan harapan akan banyak pengunjung yang tertarik di samping itu melakukan perbaikan sarana parsarana sedikit demi sedikit”
(wawancara pada tanggal 28/07/18).
Keindahan alam dan keunikan suatu destinasi wisata apabila di dukung dengan saran prasrana yang baik dan lengkap akan menjadikan nilai tambah bagi wisatwan yang berkunjung sembari menikmati keindahan yang di milki Ciwangun Indah Camp itu tersebut. Sarana Prasarana juga merupakan tolak ukur kepuasan pengunjung terhadap suatu destinasi wisata, sarana prasarana yang dapat memuaskan seperti akses jalan, toilet atau wahana taman bermain dan sarana yang menunjang keindahan alam, jika tidak dilakukan perbikan sesuai dengan kenyamanan pengunjung.
Walaupun suatu destinasi wisata memiliki keindahan alam yang menakjubkan namun tidak didukung oleh pembangunan sarana dan prasarana maka sama saja wisatawan tidak dapat mengeksplorasi lebih jauh lagi destinasi
35
wisata tersebut. Jadi dalam hal ini perbaikan sarana dan parsarana seperti, akses jalan, toilet, saung bambu, dan sarana parasarana lainnya merupakan langkah yang tepat guna menunjang kepuasan wisatwan yang datang ke Ciwangun Indah Camp, sehingga harus terealisasikan secepatnya.
3. Program Pengembangan Kemitraan, dengan kegiatan pokok yaitu :.
a. Pengembangan dan penguatan informasi dan data base.
b. Pengembangan SDM dan pariwisata bekerjasama dengan lembaga lainnya.
c. Pelaksanaan koordinasi pembangunan kemitraan pariwisata.
d. Pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program peningkatan kemitraan.
e. Pengembangan SDM dan professional bidang pariwisata.
f. Peningkatan peran serta masyarakat dalam pengembangan kemitraan.
g. Monitoring, evaluasi dan pelaporan.
Seperti apa yang dikemukakan sebelumnya, bahwa pihak pengelola tidak bisa maksimal apabila berjalan sendiri guna mengembangkan potensi daerahnya termasuk pengembangan, maka dari itu untuk menjalankan program terkait pengembangan sarana parasarana destinasi, Pihak pengelola harus berupaya mencari invetor atau bekerjasama dengan pemerintah daerah dalam memaksimalkan pengembangan ini tersebut dan juga melibatkan masyrakat setempat.
Dalam membangun kemitraan dengan infektor dan lainnya, maka diperlukannya pula penguatan terhadap informasi dan database sebagai data awal potensi serta kekayaan alam yang ada di Ciwangun Indah Camp dan hal ynag di tawarkan di Ciwangun Indah Camp itu sendiri, guna sebagai kajian bagi investor dan mitranya terhadap pengembangan destinasi Ciwangun Indah Camp tersebut.
36
Setelah itu pemilik setempat/ pengelola perlu juga menggencarkan forum-forum berdialog atau komunikasi antar pelaku industri agar dapat memudahkan untuk menemukan strategi guna mengidentifikasi potensi yang masih bisa di kembangkan untuk meningkatkan kualitas destinasi Ciwangu Indah Camp, terkadang gagasan cemerlang dan ide-ide biasanya muncul ketika berdialog di dalam forum komunikasi tersebut.
Selanjutnya dalam menjaga hubungan kemitraan, diperlukan juga peningkatan koordinasi sesama stakeholder baik pihak pengelola, Investor, pihak pemerintah, pihak lainnya yang terlibat dalam kemitraan ini. Pemantauan dan evaluasi dari setiap tahap yang dilalui patut dijalankan secara sistematis dan konsisten untuk mencapai tujuan yang maksimal dari kemitraan pengembangan destinasi Ciwangun Indah Camp.