BAB 2 KAJIAN PUSTAKA
2.2. Kerangka Konseptual
menghasilkan kinerja yang buruk sehingga tujuan dari perusahaan tidak dapat tercapai.
Hasil penelitian (Prayogi et al., 2019),menyimpulkan bahwa kompetensi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan pada Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Medan. Hasil penelitian (Hermawan, 2019), (Syahputra & Tanjung, 2020), (Pasaribu, 2019), dan (Rosmaini & Tanjung, 2019), juga menyimpulkan bahwa kompetensi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan.
Gambar 2.1 Pengaruh Kompetensi Terhadap Kinerja Karyawan
2.2.2. Pengaruh Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Karyawan
Disiplin merupakan pilar utama dalam mencapai tujuan organisasi, baik institusi maupun perusahaan. Suatu kewajiban bagi organisasi atau perusahaan untuk menerapkan kebijakan disiplin terhadap seluruh karyawannya. Disiplin merupakan tolok ukur keberhasilan bagi seorang karyawan maupun bagi perusahaan, karena dengan adanya kedisiplinan maka setiap kegiatan yang ada di perusahaan dapat berjalan dengan efektif dan efisien. Karyawan yang memiliki tingkat kedisiplinan kerja yang baik akan mencerminkan rasa tanggung jawabnya terhadap tugas yang diberikan kepadanya. Tingkat kedisiplinan yang baik akan meningkatkan kinerja karyawan sehingga berdampak positif terhadap pencapaian tujuan suatu organisasi atau perusahaan. Menurut (Burhannudin et al., 2019), disiplin kerja adalah suatu kewajiban yang harus dilakukan oleh setiap karyawan dengan tetap memperhatikan peraturan-peraturan internal perusahaan, baik yang
Kompetensi Kinerja
Karyawan
tertulis maupun tidak tertulis. Dengan begitu, setiap karyawan dapat bekerja dengan rasa penuh tanggung jawab demi mencapai tujuan perusahaan.
Hasil penelitian (Prasetyo & Marlina, 2019), menyimpulkan bahwa disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan PT. Nihon Plast Indonesia. Hal ini menunjukkan bahwa, jika disiplin kerja karyawan ditingkatkan maka akan berpengaruh terhadap peningkatan kinerja karyawan pada perusahaan.
Hasil penelitian (Yusnandar & Nefri, 2020), (Lesmana & Farisi, 2022), (Lestari &
Damayanti, 2022), (Muslih & Zamara, 2022) dan (J. S. Hasibuan & Silvya, 2019), juga menunjukkan bahwa disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan.
Gambar 2.2 Pengaruh Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Karyawan
2.2.3. Pengaruh Kompetensi Terhadap Motivasi Kerja
Kompetensi merupakan karakteristik dasar yang dimiliki oleh setiap individu, dimana karakteristik tersebut dapat dilihat dari pengetahuan (knowledge), keterampilan (skill), dan sikap (attitude) yang dimiliki dari masing-masing individu. Selain itu, kompetensi juga dapat diartikan sebagai suatu kemampuan pelaksanaan tugas sesuai dengan ilmu pengetahuan dan keterampilan serta teknologi dan pengalaman yang berhubungan dengan bidang tugasnya. Dengan adanya kompetensi yang baik terhadap seorang karyawan, maka karyawan tersebut dapat lebih termotivasi dalam meningkatkan prestasi kerjanya sehingga dapat mencapai kinerja yang baik juga. Motivasi kerja merupakan bentuk kemauan dan kesediaan dalam bekerja untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawab dengan
Disiplin Kerja Kinerja
Karyawan
sebaik-baiknya. Pengelolaan sumber daya manusia yang efektif dengan meningkatkan keterampilan dan kompetensi karyawan serta adanya pemberian motivasi terhadap karyawan tersebut dapat meningkatkan kinerjanya dalam bekerja. Dengan begitu, kompetensi dan motivasi kerja merupakan elemen yang sama-sama dapat mempengaruhi kinerja seseorang.
Hasil penelitian (Pariesti & Christa, 2022), menyimpulkan bahwa kompetensi berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi kerja pada karyawan di Kantor Inspektorat Kabupaten Katingan. Hasil penelitian (Idayati et al., 2020), (Atmojo et al., 2022), dan (L. I. Sari & Trifiyanto, 2019), juga menyimpulkan bahwa kompetensi berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi kerja.
Gambar 2.3 Pengaruh Kompetensi Terhadap Motivasi Kerja
2.2.4. Pengaruh Disiplin Kerja Terhadap Motivasi Kerja
Disiplin kerja dan motivasi kerja merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi kinerja karyawan. Disiplin kerja adalah sikap yang secara sadar ada pada diri setiap karyawan untuk mematuhi setiap peraturan yang ada di perusahaan.
Disiplin harus diperhatikan dalam suatu organisasi atau perusahaan, karena tanpa adanya dukungan terhadap karyawan yang bersikap disiplin maka sulit bagi perusahaan untuk mencapai tujuannya. Semakin tinggi tingkat disiplin kerja seorang karyawan, maka motivasi kerja karyawan juga akan meningkat, Oleh karena itu, disiplin kerja merupakan kunci untuk memotivasi karyawan dalam mencapai tujuan perusahaan.
Kompetensi Motivasi Kerja
Hasil penelitian (L. Wahyuni & Karneli, 2021), menyimpulkan bahwa disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi kerja pada karyawan di Hotel Batiqa dan Hotel Pesonna Pekanbaru. Hasil penelitian (Wijaya & Laily, 2021), (Andriyani et al., 2020), dan (Simatupang, 2021), juga menyimpulkan bahwa disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi kerja.
Gambar 2.4 Pengaruh Disiplin Kerja Terhadap Motivasi Kerja
2.2.5. Pengaruh Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Karyawan
Kinerja karyawan merupakan hasil penilaian kerja seseorang dalam suatu organisasi atau perusahaan yang sesuai dengan tugas dan tanggung jawab yang diberikan kepadanya dengan maksud mencapai tujuan yang telah ditetapkan oleh perusahaan tersebut. Suatu kinerja akan dapat ditingkatkan jika pimpinan memberikan dukungan (support), semangat, dan inspirasi kepada para karyawannya sehingga tugas yang mereka lakukan dapat berjalan lancar dan memberikan hasil yang memuaskan. Motivasi disebut juga sebagai kekuatan untuk melangkah ke suatu tujuan tertentu, dimana hal tersebut muncul secara sadar atau tidak sadar. Karyawan yang memiliki motivasi sudah pasti akan lebih meningkatkan kinerjanya dalam bekerja.
Hasil penelitian (Wahyudi & Tupti, 2019), menyimpulkan bahwa motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Tamiang. Hasil penelitian (H.
Hendra, 2020), (Afandi & Bahri, 2020), (Susilo et al., 2023), (Sembiring et al., 2021), Disiplin
Kerja
Motivasi Kerja
(Farisi et al., 2020) dan (Manalu, 2020), juga menunjukkan bahwa motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan.
Gambar 2.5 Pengaruh Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Karyawan
2.2.6. Pengaruh Kompetensi Terhadap Kinerja Karyawan Melalui Motivasi Kerja
Berdasarkan hasil referensi yang telah dijelaskan diatas dapat disimpulkan bahwa kinerja karyawan akan berpengaruh dengan adanya faktor kompetensi dan motivasi kerja. Artinya, apabila seorang karyawan memiliki kemampuan dan keahlian dalam dirinya maka hal tersebut dapat membantu karyawan menghasilkan kinerja dengan lebih maksimal. Namun tidak dapat dipungkiri juga bahwasannya, jika karyawan mendapatkan motivasi atau dukungan dari pimpinan maupun rekan kerja, maka dapat menambah semangat bagi karyawan yang sebelumnya sudah memiliki keahlian maupun bagi karyawan yang memiliki tingkat keahlian yang rendah.
Hasil penelitian (Pandhita et al., 2022), menyimpulkan bahwa kompetensi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan melalui motivasi kerja pada PT. Pegadaian Cabang Pembantu Asembagus. Hasil penelitian (Pariesti
& Christa, 2022), (Aprilia et al., 2019), dan (Kusumastuti et al., 2022), juga menunjukkan bahwa kompetensi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan melalui motivasi kerja.
Motivasi Kerja
Kinerja Karyawan
Gambar 2.6 Pengaruh Kompetensi Terhadap Kinerja Karyawan Melalui Motivasi Kerja
2.2.7. Pengaruh Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Melalui Motivasi Kerja
Berdasarkan hasil referensi yang telah dijelaskan diatas dapat disimpulkan bahwa kinerja karyawan akan berpengaruh dengan adanya faktor disiplin kerja dan motivasi kerja. Disiplin kerja dapat mempengaruhi motivasi kerja sedemikian rupa sehingga timbul rasa tanggung jawab terhadap pekerjaan yang telah diberikan kepada seorang karyawan. Motivasi kerja memiliki pengaruh yang besar terhadap upaya peningkatan kinerja karyawan. Karyawan yang mendapatkan dukungan dalam bekerja, maka hasil kerja karyawan tersebut akan meningkat. Karyawan juga lebih bersemangat dalam bekerja sehingga tujuan perusahaan akan lebih cepat tercapai.
Hasil penelitian (Sudarmanto et al., 2022), disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan melalui motivasi kerja sebagai variabel intervening pada Perusahaan Umum Daerah Air Minum Kabupaten Banyuwangi.
Hasil penelitian (Widyawati, 2021), (Islami & Mayliza, 2019), dan (Wijaya & Laily, 2021), juga menunjukkan bahwa disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan melalui motivasi kerja.
Kompetensi Kinerja
Karyawan Motivasi Kerja
Gambar 2.7 Pengaruh Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Melalui Motivasi Kerja
Berdasarkan teori dan penelitian terdahulu yang telah dipaparkan, maka disusunlah kerangka konseptual sebagai berikut :
Gambar 2.8 Paradigma Penelitian