• Tidak ada hasil yang ditemukan

CAR dan NPL

2.1. Kerangka Pemikiran

Berdasarkan kajian teori dan hasil penelitian terdahulu mengenai analisis efisiensi dan risiko bank serta kaitannya dengan variabel lainnya, kerangka pemikiran dalam rencana penelitian desertasi ini dapat dilihat pada gambar 2.3.

Tahap 1

Tahap 2

Gambar 2.3. Kerangka Pemikiran Penelitian

Berdasarkan hasil kerangka pemikiran di atas, maka variabel penelitian ini terdiri dari variabel penentuan efisiensi perbankan, variabel spesifik bank dan variabel makro ekonomi.

Estimasi biaya bank,

diperoleh error term (V+u) Fungsi Translog

biaya bank (Fiorentino et.all,2005, Berger &

Humprey, 1997) TCn=dependen variabale, CREB, INVB, POL, POF dan POC sebagai independen vaiabel Total biaya bank

(TCn)

Output bank:

- ∑ ƒredit diberikan (CREB) - ∑ nvestasi

(INVB)

SFA (Berger &

Humprey, 1997) Input Bank:

-Price of labor (POL) -Price of fund (POF) -Price of capital(POC)

Risiko Kredit Bank:

-NPL (Fiordelisi Test

Granger Causality Efficiency

skor SFA (SSFA)

Ha diterima

Ha tidak diterima

Simultan Tidak

Simultan

Risiko Kredit Bank: -NPL (Fiordelisi

et.all, 2010) Efficiency

skor SFA (SSFA)

GCRED (Mardanu

graha, 2005) GGDP

(Chen,2001, Beck & Hesse, 2006; Ianotta, 2006, Bonin,

2003, Beck, 2006) SIZE

Capital Adequacy : CAR (Fiordelisi, 2010;

Alfarizi, 2009;Mester, 1996; Carbo.et.all, 1999; Girardone et.all,2003)

Owner Structure:

- % kepemilikan asing (Rajput&Monika,2011;

Berger, hasan&Zhou, 2008;Mardanugraha, 2005; Bonin et all, 2003) - % Kepemilikan pemerintah

- % kepemilikan publik Moderasi

Variabel Dummy:

Aset dan Ekuitas

2.1.1. Variabel Penentu Efisiensi perbankan

Terdiri dari variabel total biaya per bank (TCPB) sebagai variabel dependen, estimasi biaya minimum (MINCOST), Ouput Bank, dan Input bank. Output bank yang digunakan adalah kredit yang diberikan (CREB) dan Investasi Bank (INVB). Input bank yang digunakan adalah price of labor (POL), price of fund (POF) dan price of capital (POC).

Total biaya bank (TCn) per bank adalah total biaya yang terjadi selama satu periode setahun yang terdiri dari beban bunga, beban operasional selain bunga dan beban non operasional lainnya. Total biaya diperoleh dalam laporan laba rugi tahunan bank.

TCn = beban bunga + beban operasional selain bunga + beban non operasional lainnya.

Total biaya minimum bank adalah ekspektasi total biaya minimum bank dengan menggunakan persamaan estimasi fungsi biaya translog dalam bentuk model estimasi persamaan regresi fungsi biaya translog sehingga diperoleh estimasi biaya masing-masing bank sebagai biaya minimum.

Kredit yang diberikan adalah kredit yang diberikan oleh bank dalam bentuk rupiah dan valas. Jumlah kredit yang diberikan adalah jumlah kredit yang diberikan bruto dikurangi dengan PPAP atau cadangan penurunan nilai kredit.

Investasi bank adalah investasi dalam bentuk surat-surat berharga yang dimiliki, obligasi pemerintah (obligasi rekap), dan surat berharga yang dibeli dengan janji dijual kembali dikurangi dengan cadangan PPAP atau cadangan penurunan nilai aset keuangan bank.

Price of labor adalah total biaya gaji selama periode dibagi dengan total aset bank. Total biaya gaji adalah beban gaji dan tunjangan lainnya yang diberikan kepada karyawan dan direksi bank selama satu tahun.

Price of fund adalah total biaya bunga yang terjadi selama periode laporan keuangan

dibagi dengan total dana pihak III (DPK), surat berharga diterbitkan, pinjaman interbank, dan pinjaman yang diterima.

Price of capital adalah total biaya non bunga (diluar beban gaji) dan total beban PPAP

dibagi dengan total aktiva tetap. Jumlah aktiva tetap terdiri dari aktiva pajak tangguhan, aktiva property and equipment (setelah akumulasi penyusutan), aktiva sewa guna (setelah akumuluasi penyusutan), agunan yang diambil alih dan aktiva lain-lain.

Variabel efisiensi bank yang digunakan adalah skor efisiensi bank SFA (SSFA).

2.1.2. Variabel Risiko Kredit Perbankan

Variabel Risiko Kredit Perbankan yang digunakan adalah non performing loan (NPL). Non performing loan menggambarkan tingkat prosentase kredit bermasalah di perbankan dibandingkan dengan total kredit yang diberikan perbankan tersebut (SEBI No.13/24/DPNP; Fiordelesi, Ibanez, dan Molyneux, 2010). Jumlah kredit bermasalah adalah jumlah kredit yang masuk dalam kelompok kolektibilitas Kurang Lancar, Diragukan dan Macet. Semakin tinggi rasio ini maka semakin tinggi tingkat risiko kredit perbankan tersebut.

2.1.3. Variabel Kontrol Penelitian

Dalam penelitian ini digunakan variabel kontrol yang dapat menjelaskan efisiensi bank dan risiko bank. variabel kontrol yang digunakan adalah variabel spesifik bank dan variabel makro ekonomi.

Variabel spesifik bank yang digunakan adalah capital adequacy ratio (CAR), struktur kepemilkan bank (% kepemilikan asing, % kepemilikan pemerintah dan % kepemilikan publik) dan size bank. CAR ini mengambarkan sejauh mana permodalan bank cukup memenuhi aset yang berisiko sesuai ketentuan Bank Indonesia. Tingkat kecukupan

permodalan sesuai ketentuan Bank Indonesia adalah 8% dari aset yang berisiko atau disebut juga dengan aset rata-rata tertimbang menurut risiko atau disingkat dengan ATMR.

Variabel struktur kepemilikan asing (OWNFR) menggunakan variabel rasio jumlah saham kepemilikan asing di bank dibagi dengan total saham beredar (OWNFR) . Semakin tinggi rasio ini maka semakin tinggi porsi kepemilikan asing di bank tersebut.

Variabel struktur kepemilikan pemerintah (OWNG) di bank komersial menggunakan rasio jumlah saham pemerintah di bank tersebut dibagi dengan jumlah saham bank yang beredar.

Variabel struktur kepemilikan publik (OWNP) menggunakan rasio jumlah saham publik di bank dibagi dengan jumlah saham bank yang beredar.

Variabel size bank yang digunakan dalam penelitian ini adalah total aset bank. Nilai asset bank yang digunakan adalah transformasi logaritma natural total asset atau log asset (LOGASET). Transformasi ini banyak dilakukan dalam penelitian yang menggunakan aset untuk mereduksi nilai aset lebih kecil sehingga variasi aset dapat dibandingkan dengan variasi nilai variabel yang lain yang menggunakan nilai relatif.

Variabel makro yang digunakan adalah pertumbuhan kredit perbankan nasional (GCRED), dan pertumbuhan Gross Domestic Bruto (GGDP) .

Pertumbuhan kredit perbankan nasional (GCRED) adalah pertumbuhan kredit perbankan nasional yang dihitung dari total kredit perbankan nasional akhir tahun dikurangi awal tahun kemudian dibagi dengan total kredit awal tahun.

Pertumbuhan Gross Domestic Bruto (GGDP) adalah pertumbuhan GDP nasional yang dihitung dari GDP akhir tahun dikurangi dengan GDP awal tahun kemudian hasilnya dibagi dengan jumlah GDP awal tahun.

2.1.4. Variabel Moderating

Variabel moderating yang digunakan adalah interaksi ukuran bank terhadap efisiensi dan risiko bank. Variabel interaksi SIZE dan efisiensi bank untuk melihat sejauh mana pengaruh efisiensi terhadap risiko dimoderasi oleh ukuran bank. Variabelnya moderasi SIZE terhadap pengaruh efisiensi bank terhadap risiko bank adalah interaksi variabel SIZE dan efisiensi bank (SIZE*SSFA).

2.1.5. Variabel Dummy

Variabel dummy yang digunakan adalah variabel dummy berdasarkan kelompok aset (SE BI No.8/10/INTERN, tanggal 14 Pebruari 2006) yaitu variabel dummy kelompok bank besar atau bukan (DLB) dan variabel dummy kelompok bank menengah atau bukan (DMB).

bank selain bank besar dan menengah adalah bank kecil.

Veriabel dummy lain yang digunakan adalah variabel dummy berdasarkan kelompok ekuitas/aktivitas usaha bank atau buku (PBI No.14/26/PBI/2012, tanggal 27 Desember 2012) yaitu variabel dummy kelompok buku 1 atau bukan (DBUKU1) dan variabel dummy kelompok bank buku2 atau bukan (DBUKU2). Kelompok buku lain yaitu buku 3 dan 4.