BAB V KESIMPULAN DAN SARAN
5.1 Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan mengenai Pengaruh Current Ratio (CR), Debt To Equity Ratio (DER), dan Earning Per Share (EPS) terhadap Harga Saham pada PT. Media Nusantara Citra Tbk Periode 2013-2018, maka penulis dapat menarik kesimpulan sebagai berikut :
1. Perkembangan Current Ratio (CR), Debt To Equity Ratio (DER), Earning Per Share (EPS), dan Harga Saham pada PT. Media Nusantara Citra Tbk Periode 2013-2018.
a. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan, perkembangan Current Ratio pada PT. Media Nusantara Citra Tbk Periode 2013-2018 mengalami fluktuasi hal tersebut disebabkan oleh beberapa faktor baik eksternal maupun internal. Dimana rata-rata perkembangan Current Ratio sebesar 7,22%, sedangkan nilai minimum Current Ratio yaitu - 73,55% yang terjadi pada triwulan III tahun 2016, nilai minimum Current Ratio tersebut terjadi karena total aset lancar yang dimiliki oleh perusahaan mengalami penurunan, yang diikuti dengan meningkatnya total utang jangka pendek perusahaan, peningkatan utang tersebut terjadi karena utang bank jangka panjang yang dimiliki perusahaan mengalami peningkatan sehingga beban bunga yang harus di tanggung oleh perusahaan pun mengalami peningkatan. Sedangkan nilai maksimum Current Ratio yaitu 206,21% yang terjadi pada triwulan III
128 tahun 2017, disebabkan oleh terjadinya peningkatan jumlah aset lancar perusahaan, selain itu nilai maksimum Current Ratio juga disebabkan oleh penurunan utang jangka pendek yang harus ditanggung oleh perusahaan secara signifikan.
b. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan, perkembangan Debt To Equity Ratio pada PT. Media Nusantara Citra Tbk memiliki nilai rata- rata sebesar 8,69%, dan nilai minimunya yaitu -28,72% yang terjadi pada triwulan III tahun 2013, hal tersebut disebabkan oleh adanya penurunan yang cukup signifikan terhadap total utang yang dimiliki oleh perusahaan. Sedangkan nilai maksimum Debt To Equity Ratio yaitu 223,92% yang terjadi pada triwulan III tahun 2014, hal tersebut disebabkan oleh terjadinya peningkatan yang sangat signifikan terhadap total utang yang dimiliki oleh perusahaan, peningkatan total utang tersebut disebabkan oleh kinerja perusahaan yang mengalami penurunan cukup signifikan dari kuartal sebelumnya yang mengakibatkan utang perusahaan mengalami kenaikan yang sangat signifikan pula, terutama utang bank jangka panjang perusahaan yang mengalami peningkatan, yang disebabkan oleh meningkatnya pinjaman sindikasi, dimana pinjaman tersebut digunakan untuk membiayai pembangunan empat studio baru dan untuk pembelian fasilitas produksi baru.
c. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan, perkembangan Earning Per Share pada PT. Media Nusantara Citra Tbk Periode 2013-2018 memiliki nilai rata-rata sebesar 3,76%, dan nilai minimum Earning Per Share
129 yaitu -38,10% yang terjadi pada triwulan I tahun 2015, hal tersebut disebabkan oleh adanya penurunan laba bersih perusahaan, penurunan laba bersih tersebut dipicu oleh melemahnya perekonomian Indonesia yang terjadi selama tahun 2015 dan juga semakin ketatnya persaingan diantara emiten media, yang berdampak pada turunya kinerja perusahaan sehingga pendapatan yang diperoleh perusahaan juga mengalami penurunan. Sedangkan nilai maksimum Earning Per Share yaitu 30,00% yang terjadi pada triwulan II tahun 2015. Nilai maksimum Earning Per Share tersebut disebabkan oleh peningkatan laba bersih yang diperoleh oleh perusahaan, hal tersebut terjadi karena peningkatan yang cukup signifikan terhadap pendapatan usaha, laba kotor dan laba sebelum pajak perusahaan.
d. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan, perkembangan harga saham PT. Media Nusantara Citra Tbk Periode 2013-2018 memiliki nilai rata- rata sebesar -0,55%, dan nilai minimum harga saham PT. Media Nusantara Citra Tbk yaitu -6,03% pada triwulan II tahun 2018, hal tersebut disebabkan oleh masih terjadinya depresiasi rupiah yang berdampak pada penurunan laba bersih PT. Media Nusantara Citra Tbk, selain itu turunnya laba bersih perusahaan juga disebabkan oleh meningkatnya beban program dan konten, beban penyusutan dan amortisasi, beban umum dan administrasi, beban keuangan serta kerugian kurs mata uang asing yang harus ditanggung oleh perusahaan.
Sedangkan nilai maksimumnya yaitu 5,50% yang terjadi pada triwulan I tahun 2013.
130 2. Pengaruh Current Ratio (CR), Debt To Equity Ratio (DER), dan Earning Per Share (EPS) terhadap Harga Saham pada PT. Media Nusantara Citra Tbk Periode 2013-2018 secara parsial.
a. Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan terhadap variabel Current Ratio (CR), diperoleh thitung lebih kecil dari ttabel yaitu 1,157 <
2,085, dan nilai signifikansi yaitu 0,261 > 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa variabel Current Ratio (CR) dalam penelitian ini tidak berpengaruh dan tidak signifikan terhadap Harga Saham secara parsial.
b. Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan terhadap variabel Debt To Equity Ratio (DER), diperoleh thitung lebih besar dari ttabel yaitu -2,869
> -2,085, dan nilai signifikansi yaitu 0,009 < 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa variabel Debt To Equity Ratio (DER) berpengaruh signifikan terhadap Harga Saham secara parsial.
c. Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan terhadap variabel Earning Per Share (EPS), diperoleh thitung lebih kecil dari ttabel yaitu - 0,490 < -2,085, dan nilai signifikansi yaitu 0,629 > 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa variabel Earning Per Share (EPS) tidak berpengaruh dan tidak signifikan terhadap Harga Saham secara parsial.
3. Pengaruh Current Ratio (CR), Debt To Equity Ratio (DER), dan Earning Per Share (EPS) terhadap Harga Saham pada PT. Media Nusantara Citra Tbk Periode 2013-2018 secara simultan.
Berdasarka hasil analisis secara simultan diperoleh Fhitung lebih besar dari Ftabel yaitu 3,489 > 3,10, dan nilai signifikansi yaitu 0,035 < 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa variabel Current Ratio (CR), Debt To
131 Equity Ratio (DER), dan Earning Per Share (EPS) berpengaruh signifikan terhadap Harga Saham secara simultan. Besarnya R Square dari hasil analisis pada penelitian ini yaitu 0,344 atau 34,4%, yang berarti bahwa besarnya persentase yang diberikan variabel Current Ratio (CR), Debt To Equity Ratio (DER), dan Earning Per Share (EPS), terhadap Harga Saham yaitu 34,4%, sedangkan sisanya 65,6% diduga dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.