PEMBELAJARAN
A. Konsep ADDIE
Model Penelitian dan Pengembangan 43
Bab 2
MODEL PENELITIAN DAN
44 Media Pembelajaran Efektif
Berdasarkan pengertian tersebut, dapat dipahami bahwa pengembangan media pembelajaran antara lain bertujuan untuk:
1) meningkatkan kualitas media pembelajaran, 2) menyesuaikan media pembelajaran dengan kebutuhan, 3) mengkombinasikan beberapa elemen untuk menghasilkan media yang efektif dan efesien, 4) meningkatkan konten media pembelajaran, dan 5) membuat media pembelajaran yang belum pernah ada sebe- lumnya (Muhammad Yaumi 2018:83).
Salah satu konsep penelitian dan pengembangan yang populer dan praktis digunakan sebagai panduan penelitian dan pengembangan media pembelajaran adalah konsep ADDIE yang dikemukakan oleh Robert Maribe Branch dalam buku Instructional Design: The ADDIE Approach. Sesuai dengan akronimnya, tahapan penelitian dan pengembangan media pembelajaran menurut konsep ADDIE terdiri dari tahap Analyze, Design, Develop, Implement, dan Evaluate (Branch 2009). Bangunan konsep ADDIE telah digambarkan oleh Branch sebagai berikut.
Gambar 4.1: Konsep ADDIE menurut Branch (Branch 2009:2) Secara ringkas, penerapan konsep ADDIE dalam penelitian dan pengembangan adalah sebagai berikut.
Analyze
Implement Design
Develop Evaluate
Model Penelitian dan Pengembangan 45 Tabel 1.1: Prosedur Pengembangan Media Pembelajaran dengan ADDIE
Tahap Kegiatan Konsep Prosedur Hasil
Tahapan 1. Analisis
(Analyze) Mengidentifikasi penyebab kesenjangan/
masalah dan potensi solusi yang tepat untuk menyelesaikan masalah tersebut.
• Memeriksa masalah dan kebutuhan pengguna media
• Menganalisis kebutuhan calon pengguna
• Menganalisis dukungan institusi dan sumber daya yang tersedia.
• Mengidentifikasi jenis-jenis media yang potensial untuk mendukung proses
pembelajaran.
• Menulis ide dasar pengembangan media
pembelajaran.
Kesimpulan mengenai jenis-jenis media pembelajara n yang paling tepat digunakan untuk memfasilitas i proses belajar siswa.
2. Desain (Design)
Menulis ide pengembangan media ke dalam sebuah rumusan produk yang jelas. Seperti:
deksripsi umum, flowchart, atau storyboard.
Membuat rumusan produk dengan jelas, seperti spesifikasi produk, deskripsi khusus produk, flowchart (diagram alur), skrip, atau storyboard produk
Rumusan produk.
Seperti deskripsi umum produk, flow chart, atau storyboard.
3. Pengem- bangan (Develop)
Membuat produk, lembar penilaiannya, dan meminta tim pakar untuk
• Membangun produk sesuai dengan rancangan yang dibuat
Produk awal yang telah lengkap, lembar penilaian produk,
Cara mengutip buku ini:
46 Media Pembelajaran Efektif memvalidasi
produk awal. • Mengembangkan panduan pengguaan media untuk siswa/ guru.
• Menulis instrument penilaian media.
• Meminta tim pakar untuk menilai produk
• Melakukan revisi sesuai saran tim pakar
hasil validasi produk oleh tim pakar, dan produk yang telah divalidasi oleh tim pakar.
4. Implementasi
(Implement) Mempersiapkan tempat penggunaan produk, orang yang terlibat, dan prosedur penggunaan produk. Setelah itu, produk diujicoba dan dinilai.
• Mempersiapkan guru.
• Mempersiapkan siswa.
• Menguji coba produk
• Menggunakan instrumen penilaian produk
• Menilai
kompetensi siswa
• Melakukan revisi sesuai keperluan
Prosedur penerapan produk dan nilai hasil uji coba produk
5. Evaluasi (Evaluate)
Menilai kualitas proses dan mengukur kompetensi siswa sebelum dan setelah implementasi.
• Menganalisis hasil respons siswa.
• Menganalisis hasil uji
kompetensi siswa
• Menyempurnakan produk akhir jika diperlukan
Hasil analisis terhadap kualitas produk.
Sumber: (Suryani et al. 2018:127)
Selanjutnya, penulis akan menjelaskan penerapan setiap tahapan ADDIE dalam penjelasan berikut.
Model Penelitian dan Pengembangan 47 B. Tahap Analisis Kebutuhan (Analyze)
Tahap analisis adalah tahapan pertama yang mendasari tahapan-tahapan lain dalam konsep ADDIE. Pada tahap ini, pengajar harus mengumpulkan informasi yang terkait dengan penyebab masalah belajar siswa dan jenis media pembelajaran yang paling tepat untuk mendukung proses belajar siswa. Setidak- nya ada tiga aspek yang harus diketahui oleh pengembang media pembelajaran, yaitu sebagai berikut.
1. Karakteristik individu/ kelompok pengguna
Karakteristik individu/kelompok pengguna perlu diper- hatikan agar media yang akan dikembangkan nantinya sesuai dengan kebutuhan dan harapan penggunanya. Beberapa hal yang harus dianalisa terkait dengan karakteristik individu/kelompok pengguna adalah: perkembangan kognitif dan bahasanya, ciri-ciri media yang disukainya, gaya belajarnya, daya aksesnya, dan tingkat kemampuan pengguna dalam menggunakan media yang akan dikembangkan.
2. Daya dukung institusi terhadap penggunaan media pembelajaran
Daya dukung institusi adalah berkaitan dengan kebijakan negara dan sekolah terkait dengan penggunaan media tersebut. Beberapa sekolah bisa saja memiliki kebijakan untuk tidak membolehkan siswanya menggunakan jenis media tertentu dengan beberapa alasan yang rasional. Disamping itu, daya dukung institusi juga berkaitan dengan kemauan institusi dalam mendanai proses produksi media pembelajaran.
Cara mengutip buku ini:
48 Media Pembelajaran Efektif
3. Jenis media yang potensial untuk mendukung kegiatan pembelajaran
Media pembelajaran memiliki jenis dan keunggulan yang berbeda. Oleh karena itu, pengajar perlu menganalisis dan memilih jenis media pembelajaran yang paling tepat digunakan untuk mendukung kegiatan pembelajaran.
Beberapa hal yang perlu dianalisis oleh pengajar terkait dengan pemilihan media yang paling potensial adalah: (1) kemampuan media untuk mendukung pencapaian tujuan pembelajaran, (2) kemampuan media untuk menyajikan materi pelajaran, (3) kesesuaian media dengan metode pembelajaran yang akan diterapkan, dan (4) kualitas fitur- fitur yang dimiliki oleh media pembelajaran tersebut.
Berdasarkan tiga aspek ini, pengembang media dapat merumuskan suatu naskah yang dapat digunakan sebagai panduan dalam menganalisis kebutuhan pengembangan media pembelajaran. Contoh pertanyaan yang perlu dijawab pada tahap analisis adalah sebagai berikut.
1) Bagaimana tahap perkembangan kognitif pengguna media dilihat dari teori piaget?
2) Bagaimana tahap perkembangan pengetahuan siswa dilihat dari jenjang studinya?
3) Bagaimana gaya belajar siswa?
4) Apa topik materi pelajaran yang pengajarannya membutuhkan bantuan media pembelajaran?
5) Bagaimana ketersediaan media pembelajaran yang dibutuhkan oleh pengguna?
6) Bagaimana kualitas media pembelajaran yang tersedia?
7) Apakah calon pengguna memiliki sarana yang diperlukan untuk menggunakan media pembelajaran yang dibutuhkan tersebut?
Model Penelitian dan Pengembangan 49 8) Apakah fitur media pembelajaran yang dipilih dapat mendukung proses pembelajaran yang berpusat pada siswa?
9) Apakah media pembelajaran yang dipilih akan dapat dikuasai oleh pengguna dengan cepat?
10) Apa manfaat relatif dari penggunaan media pembelajaran tersebut?
11) Apakah pemerintah dan institusi pendidikan mengizin- kan penggunaan media pembelajaran tersebut di sekolah atau di rumah?
12) Apakah pengguna media dapat menjaga keamanan dirinya saat menggunakan media pembelajaran tersebut?
13) Apakah pengembangan dan penggunaan media pembe- lajaran tersebut telah mendapat dukungan dari calon pengguna media?
14) Bagaimana karakteristik media yang sesuai dengan minat calon pengguna?
15) Apakah pengembang media memiliki modal (dana, kom- petensi, dan waktu) yang memadai untuk mengembang- kan media pembelajaran tersebut?