BAB IV PENUTUP
4.2 Saran
2.8.7 Minggu Ketujuh
Hari : Senin
Tanggal : 13 Desember 2021
NO URAIAN KEGIATAN PEMBERI
TUGAS PARAF 1.
2.
3.
Launching kapal TB Bahar 8 menggunakan cimolai (dock angkat).
Pemasangan penutup sea chest pada kapal TB Bahar 8.
Menjawab pertanyaan Bapak Ahmad Alwi mengenai kegunaan high sea chest dan low sea chest yang pernah di pertanyakan.
Bapak Nur Wahyu W.
Catatan pemberi tugas :
Maksimal cimolai dapat mengangkat kapal seberat 850 ton.
NO GAMBAR KERJA KETERANGAN
1.
Alat angkat kapal (cimolai).
2. Pemasangan penutup
sea chest.
54 Hari : Selasa
Tanggal : 14 Desember 2021
NO URAIAN KEGIATAN PEMBERI
TUGAS PARAF 1.
2.
Pengelasan penutup main hole pada kapal TB Bamara 3 menggunakan las SMAW.
Pemotongan plat untuk membuat braket, agar memperkuat kontruksi kapal TB Bamara 3 menggunakan blander gas cutting.
Bapak M.Syururudin
Catatan pemberi tugas :
NO GAMBAR KERJA KETERANGAN
1.
Pengelasan pada TB Bamara 3.
2. Pemotongan plat
untuk braket.
55
Hari : Rabu
Tanggal : 15 Desember 2021
NO URAIAN KEGIATAN PEMBERI
TUGAS PARAF 1.
2.
Pemasangan pipa pendingin main engine pada kapal TB Bamara 3.
Pembersihan dan meratakan flange dari karat dan spatter akibat pengelasan.
Bapak Yoga Setia Nugraha
Catatan pemberi tugas :
Sebelum flange dipasang, wajib dibersihkan terlebih dahulu agar sambungan terjaga kerapatannya.
NO GAMBAR KERJA KETERANGAN
1. Perataan permukaan
flange.
Hari : Kamis
Tanggal : 16 Desember 2021
NO URAIAN KEGIATAN PEMBERI
TUGAS PARAF 1.
2.
Fullblast plat baru untuk menghilangkan mil shill (lapisan yang melindungi plat baru).
Swep spot blast kapal SPOB OST SATU.
Bapak Andhika Wicaksan Catatan pemberi tugas :
Pelat baru wajib di fullblast untuk menghilangkan mil shill, agar cat lapisan primer dapat merekat pada pelat.
56
NO GAMBAR KERJA KETERANGAN
1.
Proces sandblasting.
2. Proces swep spot
blast.
Hari : Jumat
Tanggal : 17 Desember 2021
NO URAIAN KEGIATAN PEMBERI
TUGAS PARAF 1.
2.
Proses pengelasan replating plat bottom sebelah kanan pada kapal Tongkang Sentosa Jaya.
Pembuatan draf nomor pada kapal Tongkangan Sentosa Jaya menggunakan pelat 12 milimeter.
Bapak Andhika Wicaksana Catatan pemberi tugas :
57
NO GAMBAR KERJA KETERANGAN
1. Proses pengelasan
pada bottom.
2. Pembuatan draf
number.
Hari : Sabtu
Tanggal : 18 Desember 2021
NO URAIAN KEGIATAN PEMBERI
TUGAS PARAF 1.
2.
Pengecatan primer (lapisan pertama) pada kapal SPOB OST SATU. Menggunakan cat, thiner, dan hardener merk propan.
Pembuatan laporan harian di ruang meeting perusahaan PT Harapan Teknik Shipyard.
Bapak Andhika Wicaksana Catatan pemberi tugas :
Primer berwarna grey muda
Sealer berwarna grey tua (lebih gelap).
58
NO GAMBAR KERJA KETERANGAN
1.
Proses painting lapisan pertama (primer) SPOB OST
SATU.
2.
Merk propan untuk pengecatan SPOB
OST SATU.
59 2.8.8. Minggu Kedelapan
Hari : Senin
Tanggal : 20 Desember 2021
NO URAIAN KEGIATAN PEMBERI
TUGAS PARAF 1.
2.
Turun langsung ke lapangan untuk melihat dan mengamati pengecatan pada kapal SPOB, untuk pengecatan itu menggunakan cat sealer pada kapal SPOB MT. OST.SATU (TG.PINANG).
Pemahaman tentang cat sealer dan jenis-jenis cat apa yang digunakan untuk melakukan pengecatan secara sealer.
Bapak Andika Wicaksana
Catatan pemberi tugas :
NO GAMBAR KERJA KETERANGAN
1.
Proses pengecetan pada kapal SPOB menggunakan tipe
cat utama atau primer.
60 Hari : Selasa
Tanggal : 21 Desember 2021
NO URAIAN KEGIATAN PEMBERI
TUGAS PARAF 1. Mengikuti kelapangan dengan arahan
pengawas untuk mengamati dan memahami untuk menghilangkan perkaratan atau korosi pada jangkar kapal.
Bapak Nur Wahyu W.
Catatan pemberi tugas :
NO GAMBAR KERJA KETERANGAN
1.
Menghilangkan karat pada jangkar kapal.
Hari : Rabu
Tanggal : 22 Desember 2021
NO URAIAN KEGIATAN PEMBERI
TUGAS PARAF 1. Melakukan survey kelapangan pada kapal
tongkang untuk mengamati dan memahami tentang proses penyekrapan pada kapal untuk menghilangkan binatang laut yang menempel pada kapal tongkang mandiri jaya.
Bapak Andika Wicaksana Catatan pemberi tugas :
61
NO GAMBAR KERJA KETERANGAN
1.
Gambar proses penyekrapan pada
kapal tongkang mandiri jaya.
Hari : Kamis
Tanggal : 23 Desember 2021
NO URAIAN KEGIATAN PEMBERI
TUGAS PARAF 1. Turun kelapangan untuk melihat secara
langsung pemasangan anti korosi atau zinc anode pada kapal cargo STB 25.
Bapak M.Syururudin Catatan pemberi tugas :
NO GAMBAR KERJA KETERANGAN
1.
Gambar jenis zinc anode pada kapal STB 25 adalah jenis
anode aluminium.
62 Hari : Jumat
Tanggal :24 Desember 2021
NO URAIAN KEGIATAN PEMBERI
TUGAS PARAF 1. Melakukan survey dan turun langsung ke
lapangan pada kapal STB 25 untuk melihat secara langsung proses replating atau pemasangan plat baru pada bagian bottom plate.
Bapak M.Syuruddin
Catatan pemberi tugas :
NO GAMBAR KERJA KETERANGAN
1.
Proses pemasangan plat pada kapal STB
25.
63
64 pembengkakan karena proses yang terbuang sia-sia dan waktunya juga lebih efektif karena mampu diperhitungkan.” (Kurniawan 2018).
“Proses sandblasting akan membuat permukaan yang dicat menjadi lebih bersih sehingga proses selanjunya menjadi lebih baik dan mudah, Pada akhirnya proses ini agar lambung kapal menjadi kokoh sehingga menunjang keselamatan pelayaran.” (Hendrawan 2019a, 2018, 2019b).
3.2 Macam-Macam Sandbasting
Sandblasting dibedakan menjadi dua macam, yaitu berdasarkan lokasinya dan berdasarkan dimensinya :
1. Dry Sandblasting
Dry sandblasting biasa diaplikasikan ke benda-benda berbahan metal/besi yangtidak beresiko terbakar, seperti tiang-tiang pancang, bodi dan rangka mobil, bodi kapal laut, dan lain-lain. Berikut ini beberapa kegiatan dry sandblasting :
a. Full Blast
Full blast merupakan pembersihan seluruh bagian lambung kapal di blasting sampai seluruh cat pada pelat terkelupas. Sehingga terlihat base metal ataupun pelatnya saja.
b. Sweep Spot Blast
Sweep spot merupakan pembersihan kapal hanya pada bagian yang berkarat tapi lapisan anti corrosion AC pada cat sebelumnya harus terkelupas agar cat primer bisa menempel pada pelat.
c. Spot Blast
Spot blast merupakan pembersihan pada lambung kapal hanya untuk menghilangkan karatnya saja, di spot ataupun di daerah-daerah yang terdapat karatnya saja.
d. Sweep Blast
Sweep blast merupakan pembersihan cat pada lambung kapal yang menyisakan primer red lapis pertama, sebelum dilakukan pengecatan ulang.
65 e. Light Swep
Light swep pengasaran cet primer lapis pertama dikarenakan cat sudah expired / pengapuran.
2. Wet Sandblasting
Wet sandblasting diaplikasikan ke benda-benda berbahan metal yang beresiko terbakar atau terletak di daerah yang beresiko terjadi kebakaran, seperti tangki bahan bakar, kilang minyak (offshore), ataupun pom bensin, dimana pasir silica yang digunakan dicampur dengan bahan kimia khusus anti karat yang berguna untuk meminimalisir percikan api saat proses sandblasting terjadi.
3.3 Metode Pembersihan Alternatif
Selain sandblasting ada beberapa metode yang telah ditemukan untuk membersihkan badan kapal, yaitu :
1. Mekanis, dengan menggunakan sekrap yang biasa disebut dengan penyekrapan, cara ini menggunakan sekrap baja. Kekurangan dari metode ini adalah hasil yang kurang cepat dan kurang bersih dan kelebihannya adalah cara ini adalah cara yang paling murah biayanya.
Gambar 3.1 Penyekrapan kapal
2. Hidro jet cleaning atau hidro laser, adalah metode dengan mengunakan air bertekanan tinggi melalui nozel dan selang. Tekanan yang digunakan berkisar antara 6000 – 10.000 Psi.
Sandblasting merupakan rangkaian dari berbagai alat dan bahan yang digunakan untuk membersihkan permukaan benda dalam hal ini adalah plat bagian badan kapal yang tercelup air. Adapaun alat dan bahan dalam proses sandblasting adalah :
1. Alat Pelindung Diri (APD)
Alat pelindung diri adalah kelengkapan yang wajib digunakan saat melakukan sandblasting karena pasir dan debu yang beterbangan akibat proses sandblasting akan memberiakan penyakit serius pada penglihatan
67 dan pernapasan apabila tidak menggunakan alat pelindung diri. Tidak hanya pada pekerja itu sendiri kelalaian dalam penggunaan APD juga berdampak pada orang lain yang ada disekitar. Adapun alat pelindung diri yang wajib dipakai adalah :
a. Sepatu safety b. Helm safety c. Kaca mata d. Masker khusus
e. Pakaian panjang dan tebal 2. Kompresor
Kompresor merupakan alat yang digunakan untuk memberikan tekanan udara pada proses sandblasting. Tekanan udara yang dihasilkan kompresor ± 7 bar = 101.526416 Psi = 700.000 pascal. Kompresor untuk keperluan sandblasting ada 2 macam yaitu kompresor listrik dan kompresor diesel. Peda perusahaan PT Harapan Teknik Shipyard menggunakan kompresor sentral ataupun kompresor listrik.
Gambar 3.3 Kompressor sentral
3. Pipa Induk Kompresor Sentral
Pipa induk kompresor sentral adalah pipa utama yang mengalirkan angin bertekanan dari mesin kompresor menuju line 1, 2, 3, dan 4 dengan ukuran pipa induk ini yaitu 6 inchi.
68
Gambar 3.4 Selang induk
4. Bak Pasir/Pot
Bak pasir ataupun pot ini, adalah alat yang digunakan untuk menampung pasir yang akan digunakan untuk sandblasting. Bak pasir yang terdapat di perusahaan PT Harapan Teknik Shipyard ini dapat menampung 100 kg pasir di dalamnya.
Gambar 3.5 Bak pasir/pot
5. Selang
Selang, digunakan untuk jalan masuk pasir dan udara bertekanan dan juga sebagai tempat bertemunya pair dan udara menjadi pasir bertekanan sebelum sampai ke nozel. Diameter selang ini adalah 1, 4 inchi.
Gambar 3.6 Selang sandblast
69 6. Nozel
Nozel, adalah perangkat terakhir untuk menyemprotkan pasir bertekanan untuk pengerjaan sandblasting. Diameternya adalah 6 milimeter, dengan bahan dasar alumunium dan cor. Dalam proses sandblasting jarak nozel ke plat ± 40- 50 cm.
Gambar 3.7 Nozel
7. Pengayak Pasir
Pengayak pasir adalah alat yang digunakan untuk memisahkan antara pasir dan bebatuan kecil ataupun sampah sebelum pasir dimasukkan ke dalam pot. Alat ini dibuat dengan kerangka berbentuk kotak seperti bingkai terbuat dari kayu di pinggirnya dan kawat jaring sebagai pemisah antara pasir dan bebatuan.
Gambar 3.8 Pengayak pasir
8. Pasir
Pasir adalah material utama yang dibutuhkan untuk proses sandblasting selain udara bertekanan. Pasir yang gunakan pada sandblating haruslah pasir yang kering, ini lah sebabnya pekerjaan sandblasting sangat
70 dipengaruhi oleh waktu dan cuaca. Pasir yang digunakan ada 3 macam yaitu:
a. Pasir kuarsa: penggunaan pasir kuarsa untuk proses sandblasting masih banyak ditemui. Pasir kuarsa yang digunakan untuk sandblasting adalah yang berukuran besar yaitu 0,5-2 mm. Pasir kuarsa banyak dipilih karena harganya yang relatif murah.
Gambar 3.9 Pasir kuarsa
b. Pasir besi : pasir besi biasanya berukuran lebih kecil yaitu 0,5-0,8 mm.
Kelebihannya adalah pasir besi dapat digunakan lebih dari sekali karena memiliki tekstur yang kuat dan hasil blasting bagus. Kekurangannya harganya relatif mahal.
Gambar 3.10 Pasir besi
71 c. Pasir volcano: merupakan inovasi material sandblasting dengan
memanfaatkan pasir vulkanik.
Gambar 3.11 Pasir vulkanik
72 1. Membersihkan plat yang akan di sandblasting dengan cara manual, yaitu dengan menghilangkan karang dan tritip menggunakan alat skrap, lalu semprotkan air tawar bersih bertekanan untuk membilas hasil penyekrapan.
2. Mempersiapkan alat dan bahan seperti kompresor, bak pasir, selang, nozel dan permukaan benda kerja sendiri.
3. Pasir yang telah disiapkan dimasukkan ke dalam bak pasir, ingat pasir harus dalam keadaan kering. Kapasitas pasir yang dimasukkan seharusnya adalah 80% dari volume bak pasir, hal ini bertujuan untuk mengurangi resiko pasir yang terbuang akibat tumpah. Untuk pengisian kembali dapat dilakukan setelah volume berkurang hingga 40%. Setip satu pot dimasukkan dua karung pasir dengan berat setiap karung 40 kg.
4. Setelah pasir dimasukkan ke dalam bak pasir maka katup bak pasir dibuka.
Katup inilah yang menjadi jalur keluar bak pasir sebelum dan selama di beri tekanan udara. Pasir yang digunakan untuk membersihkan 1 m2 plat adalah 25- 35 kg pasir.
5. Membuka katup angin yang dialirkan ke mesin sandblast. Mesin yang digunakan di perusahaan PT Harapan Teknik Shipyard adalah mesin kompresor listrik yang sumber energinya berasal dari generator listrik.
Tekanan yang di gunakan untuk proses sandblasting adalah 7 bar.
6. Pasir bertekanan akan keluar melalui nozel. Tekanan pasir pada ujung nosel akan berkurang tergantung panjang selang yang digunakan. Semakin pendek selang maka semakin besar pula tekanannya.
7. Penggunaan nozel tidaklah sembarangan. Nozel tidak boleh diletakkan terlalu dekat denganterlalu jauh dengan plat yang akan dibersihkan. Jarak antara nozel dan plat kerja mempunyai aturan baku yaitu 40-50 cm.
8. Plat yang terkena sandblasting akan mengikis sebesar 70 milimikron atau setara dengan 0,07 mm. Jenis swep spot blast yaitu melakukan pengikisan yang akan menimbulkan tekstur kasar yang sangat berpengaruh pada hasil pengecatan setelah sanblasting. Tahapan ini akan mengikis lapisan Anti Folling (AF) dan lapisan siller, sehingga hanya tersisa lapisan primer.
73 9. Setelah semua plat selesai di sanblasting maka sebelum dilakukan pengecatan permukaan plat harus disemprotkan udara bertekanan guna menghilangkan debu-debu yang kemungkinan masih menempel pada permukaan plat.
10. Jika semua tahapan sandblasting sudah selesai makan boleh dilakukan pengecatan.
Gambar 3.13 Proses sandblasting pada kapal OST SATU
3.7 Hasil Pengamatan
Sandblasting merupakan suatu proses awal reparasi kapal di galangan.
sandblasting adalah suatu metode pembersihan kapal yang dilakukan dalam rangka perawatan kapal. sandblasting dibedakan menjadi beberapa jenis, salah satunya swep spot blast.
Berikut ini merupakan data utama kapal yang telah dilakukan proses sandblasting (swep spot blast) :
Tabel 3.1 Data utama kapal
NO KETERANGAN UKURAN
1 Nama kapal OST SATU
2 Type kapal SPOB
3 LOA 37,22 meter
4 H 8,20 meter
5 T 2 meter
74 Dari proses sandblasting yang dilakukan, maka dapat disimpulkan penulis bahwa swep spot blast merupakan kegiatan pembersihan kapal hanya pada bagian yang berkarat tapi lapisan anti corrosion (AC) pada cat sebelumnya harus terkelupas agar cat primer bisa menempel pada pelat.
Berikut ini total pasir yang digunakan pada saat proses sandblasting (swep spot blast), yaitu :
Tabel 3.1 pasir yang digunakan.
NO JADWAL KEGIATAN
JENIS PASIR
BOBOT PERKARUNG
JUMLAH
1 15-12-2021 silica 40 kg 20 karung
2 16-12-2021 silica 40 kg 55 karung
3 17-12-2021 silica 40 kg 70 karung
TOTAL 120 kg 145 karung
75
BAB IV PENUTUP
4.1. Kesimpulan
Kesimpulan yang dapat di ambil selama kerja praktek (KP) di PT.
Harapan Teknik Shipyard adalah sebagai berikut:
1. Laporan kerja praktek (KP) ini dapat menambah ilmu dan pengetahuan mengenai sandblasting (sweep spot blast). Agar dalam repair kapal berikutnya produk yang dihasilkan jauh lebih baik dari yang sebelumnya.
2. Keuntungan yang didapat dari proses sandblasting (sweep spot blast) adalah hasil repair yang didapat lebih maksimal dan berkualitas, dibandingkan hanya melakukan proses pengecatan tanpa dilakukan sandblasting.
3. Sweep spot blast secara teknik lebih mudah dilaksanakan, tidak memakan waktu yang lama, dan pastingnya harga terjangkau.
4.2. Saran
Berikut ini merupakan saran yang dapat di ambil berdasarkan penulisan laporan kerja praktek (KP) adalah sebagai berikut :
1. Dengan penulisan laporan kerja praktek (KP) ini penulis berharap nantinya laporan ini bisa dikembangkan dan dijadikan penelitian mahasiswa. Jika memungkinkan, dapat dijadikan topik tugas akhir.
2. Laporan kerja praktek (KP) ini dapat dijadikan referensi untuk mahasiswa atau peneliti agar dapat mengembangkan penelitian mengenai sandblasting (sweep spot blast).
77
LAMPIRAN
Lampiran 1. Permohonan Kerja Praktek (KP)
78 Lampiran 2. Lembar Pengesahan Kerja Praktek (KP)
79 Lampiran 3. Jawaban Surat Permohonan
80 Lampiran 4. Surat Keterangan Telah Mengikuti Kegiatan Magang
81 Lampiran 5. Form Penilaian
82 Lampiran 6. Sertifikat
83 Lampiran 7. Momerandum
84 Lampiran 8. Form Kalibrasi Rantai Jangkar
85 Lampiran 9. Shell Expansion TK. PEC 809
86 Lampiran 10. Dock Angkat (Cimolai) PT Harapan Teknik Shipyard
87 Lampiran 11. Penambahan Panjang Kapal LBN 24
88 Lampiran 12. Absensi Minggu Pertama
89 Lampiran 13. Absensi Minggu Kedua
90 Lampiran 14. Absensi Minggu Ketiga
91 Lampiran 15. Absensis Minggu Keempat
92 Lampiran 16. Absensi Minggu Kelima
93 Lampiran 17. Absensi Minggu Keenam
94 Lampiran 18. Absensi Minggu Ketujuh