• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB 3 TATA CARA OPERASI

3.1 Pengoperasian Sistem Perawatan Tempat Tidur

3.1.3 Layar Utama

Layar utama mode demonstrasi seperti Gambar 3.2 terdapat peringatan “NOT for patients!!!”.

Gambar 3.2 Layar demonstrasi

1) Area tampilan kurva

Area tampilan kurva mencakup tiga panel. Panel tampilan kurva menampilkan kurva EKG dan kurva SpO2. Panel tombol mencakup sepuluh tombol (satu tombol yang di sorot), yang memungkinkan operator untuk memilih (dengan mengklik) salah satu opsi yang dijelaskan di bawah ini. Panel kanan mencakup beberapa informasi yang akan dijelaskan berikut ini.

Kurva EKG (baris pertama) menampilkan sinyal EKG pasien.

Selama perawatan (Gambar 3.3) awal garis bacaan menampilkan titik inflasi. Akhir baris menampilkan titik deflasi.

Sinyal SpO2 (baris ketiga) menampilkan sinyal SpO2 pasien.

Gambar 3.3 Selama Perawatan

2) Area control

"Stop" berarti sistem dalam Status-Berhenti dan kurva berwarna hijau serta katup kompresor dan solenoida berhenti.

Hal yang akan terjadi jika mengklik dua kali tombol ini dalam 3 situasi yang berbeda: 1. Jika sistem awalnya dalam status- berhenti, maka tidak ada yang terjadi; 2. Jika sistem dalam Status-Siaga, akan menyebabkan sistem kembali ke Status- Berhenti; 3. Jika sistem dalam Status-Perawatan, maka akan menghentikan pengobatan dan kembali ke Status-Berhenti.

"Standby" berarti mengklik dua kali tombol ini akan mengubah sistem menjadi Status-Siaga dengan katup solenoida mulai bekerja, tetapi kompresor TIDAK bekerja. Jika sistem awalnya dalam Status-Siaga, klik dua kali ini tidak akan terjadi apa-apa. Jika sistem dalam Status-Perawatan, teks pada tombol ini akan berubah menjadi "Pause". Mengklik dua kali tombol ini sekarang akan menghentikan kerja kompresor, tetapi sistem masih dalam Status-Perawatan, dan kemudian teks pada tombol akan berubah menjadi "Comeback". Klik dua kali tombol yang sama, kompresor akan kembali bekerja, dan teks akan berubah menjadi "Pause" lagi.

Saat sistem dalam Status-Siaga, klik dua kali tombol berikut dan sistem akan berubah menjadi Status-Perawatan.

Baik kompresor dan katup solenoida mulai bekerja dan ini

berarti sistem memulai perawatan ECP. Dalam hal ini, tombol ini berfungsi untuk menunjukkan jam waktu perawatan, seperti:

Ketika mengklik dua kali tombol Stop atau perawatan selesai, sistem kembali ke Status-Berhenti dengan kompresor dan katup solenoida berhenti bekerja. Kemudian teks tombol ini kembali ke "Start".

1:1 atau 1:2 adalah singkatan dari counter pulsation rate langsung selama pengobatan ECP. (Kecepatan default sistem 1:1) “1:1” berarti satu counter pulsation lengkap akan dipicu oleh satu siklus jantung (gelombang R yang teridentifikasi). “1:2”

berarti satu counter pulsation lengkap akan dipicu oleh dua siklus jantung (gelombang R yang teridentifikasi).

Tombol ini mengontrol mode inflasi. (Sistem default: 3 Steps)

Betis, paha dan bokong mengempis secara teratur dan berurutan. Klik dua kali tombol “3 Steps”, mode berubah

menjadi “2 Steps”, artinya hanya betis dan paha yang bekerja, bokong berhenti bekerja.

Setelah start-up sistem, area tampilan tidak freeze dan sistem terus menggambar kurva EKG, kurva Inflasi-Deflasi dan kurva SpO2 dengan terus mengubah semua parameter. Setelah mengklik dua kali tombol ini, sistem berhenti menggambar kurva dan parameter. Klik dua kali tombol ini lagi, layar akan kembali ke status unfreeze.

Tombol ini akan diaktifkan ketika sistem bekerja dengan database dan sistem dalam Status-Perawatan. Ini akan memulai penyimpanan setelah klik dua kali tombol “Save

(penyimpanan berlangsung selama 10 detik) dengan tombol dinonaktifkan selama penyimpanan. Setelah selesai menyimpan, tombol akan kembali aktif dan Anda dapat mengulangi penyimpanan lagi. Anda dapat menyimpan data berkali-kali dalam setiap perawatan, tetapi hanya disarankan untuk menyimpan data yang sesuai keperluan.

Klik dua kali tombol “Patient” untuk mengakses Sistem Manajemen Informasi Pasien (Lihat Bagian 3.3). Tombol ini akan dinonaktifkan saat sistem tidak mengatur basis data atau saat sistem sedang berjalan.

Ketika sistem dihentikan, klik dua kali tombol “Exit” untuk keluar dari layar utama ini dan masuk ke tampilan awal. Jika sistem dalam status Standby atau Treatment, dialog seperti Gambar 3.4 akan ditampilkan ketika klik dua kali tombol “Exit”.

Ini akan mengingatkan operator untuk menghentikan sistem terlebih dahulu dan kemudian klik dua kali untuk keluar.

Gambar 3.4 Dialog saat mengklik tombol Exit dalam keadaan Non-stop

3) Tampilan parameter dan area yang disesuaikan Bagian pengendalian inflasi dan deflasi

Perhatian:

R-I dan R-D diatur secara otomatis dan jarak aman ditetapkan. Sehingga tidak akan melebihi batas aman.

Gambar 3.5 Tampilan bagian pengendali inflasi dan deflasi

Gunakan tombol pengatur waktu untuk mengatur awal garis merah (awal inflasi) langsung pada bentuk gelombang EKG dengan mengklik tombol atau . Setiap klik pada tombol / memajukan/ menunda awal inflasi sebesar 10 ms.

Gunakan tombol pengatur waktu untuk mengatur awal garis merah (mulai deflasi) langsung pada bentuk gelombang EKG dengan mengklik tombol atau . Setiap klik pada tombol / memajukan/ menunda awal deflasi sebesar 10 ms.

Tampilan parameter EKG dan area kontrol yang disesuaikan

Gambar 3.6 Tampilan parameter EKG dan area kontrol yang disesuaikan

Amati bentuk gelombang EKG di bagian atas layar. Jika sinyal EKG berkualitas baik diperoleh (lihat Gambar 3.3), Anda akan melihat detak jantung pasien yang ditampilkan di layar, yang dihasilkan oleh sistem dalam sinkronisasi dengan EKG pasien.

Gunakan kotak untuk menyesuaikan amplitudo bentuk gelombang EKG dengan mengklik tombol atau sambil mengamati hasilnya di layar. Gelombang R kompleks QRS harus setinggi 1/2 hingga 1 inci.

Tampilan bentuk gelombang SpO2 dan area kontrol yang disesuaikan

Gambar 3.7 Tampilan bentuk gelombang SpO2 dan area kontrol yang disesuaikan

Gunakan kotak SpO2 untuk mengatur amplitudo bentuk gelombang SpO2 dengan mengklik tombol atau sambil mengamati hasilnya di layar. Amplitudo harus sekitar 1/2 hingga 1 inci tingginya.

Tampilan tekanan dan area kontrol yang disesuaikan

Gunakan kotak ini untuk menyesuaikan tekanan inflasi secara bertahap ke yang direkomendasikan dengan klik tombol atau . Setiap klik pada tombol meningkatkan/

mengurangi tekanan 0,001 MPa. Tekanan yang lebih besar biasanya menghasilkan augmentasi yang lebih besar. Karena sistem kontrol tekanan silinder adalah sistem inersia tinggi, klik tombol untuk menambah atau mengurangi tekanan silinder, itu akan memerlukan periode waktu untuk mencapai nilai tekanan yang disetel. Selama operasi sistem yang stabil, deviasi antara tekanan silinder saat ini dan nilai tekanan yang disetel tidak akan lebih dari 0,003 MPa.

Gambar 3.8 Tampilan tekanan dan area kontrol yang disesuaikan

Tampilan waktu saat ini dan jam kerja area kompresor udara

Gambar 3.9 Tampilan waktu saat ini dan jam kerja kompresor udara

Pada area ini, baris pertama menampilkan tanggal saat ini, baris kedua adalah waktu. Baris terakhir di area ini menunjukkan jam kerja akumulatif kompresor udara.

3.2 Langkah-Langkah Operasi Terapi

Dokumen terkait