• Tidak ada hasil yang ditemukan

Macro-Economic Forces

Dalam dokumen Operasi bisnis Research Mint Studio (Halaman 30-33)

1.3 Analisa Lingkungan Bisnis

1.3.4. Macro-Economic Forces

Perekonomian global saat ini sedang dihadapkan dengan tantangan yang disebut dengan the perfect storm atau 5C yaitu : Covid-19, Conflict Rusia-Ukraina, Climate Change, Commodity Prices, dan Cost of Living. Namun meskipun perekonomian dunia sedang dilanda dengan The perfect storm , perekonomian Indonesia masih menunjukan pertumbuhan yang impresif dengan angka sebesar 5,65% (yoy) . pertumbuhan ekonomi ini juga didukung dengan terkendalinya tingkat inflasi di Indonesia yang hanya mencapai 4,94% , tingkat inflasi ini sudah lebih baik apabila dibandingkan dengan negara negara lain seperti jerman atau perancis . Terdapat beberapa faktor utama yang mendukung pertumbuhan ekonomi salah satunya adalah PMI (Purchasing Manager Index) yang mengalami pemulihan terus berlanjut , selain itu dari sisi pasar modal IHSG terus mengalami pertumbuhan sebesar 8,32% sampai dengan 12 Agustus 2022. Indikator indikator di tas menunjukan bahwa berbagai sektor di dunia usaha masih terus mengalami pertumbuhan yang baik . selain tumbuhnya ekonomi tingkat pengangguran di Indonesia mengalami penurunan dari tahun ke tahun . Menurut Badan Pusat Statistik, tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Indonesia pada Februari 2021 sebesar 6,26% , sedangkan di tahun 2022 tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Indonesia mengalami penurunan sebesar 0,43% sehingga TPT di periode tahun 2022 sebesar 5,83%

, dengan jumlah sebanyak 8,42 juta pengangguran yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. dari tingkat TPT sebesar 5,83% didominasi oleh penduduk berusia 15-24 tahun yang memiliki jumlah sebesar 20,63% . lokasi perkotaan juga mendominasi terjadi nya TPT dengan jumlah sebesar 7,74% . Hubungan antara pasar global dan kebutuhan jasa desain saling terkait secara erat.

Sehingga ketika kondisi perekonomian global membaik, maka kebutuhan atau demand akan jasa desain akan cenderung meningkat juga .

1.3.4.2. Capital Market

Capital market atau yang disebut dengan pasar modal merupakan sebuah segmen dari sistem keuangan yang memungkinkan perusahaan , pemerintah dan individu untuk memperoleh dana

jangka panjang dengan menerbitkan dan memperdagangkan berbagai instrumen keuangan, seperti saham, obligasi, dan instrumen derivatif. Permodalan usaha vernakular dapat didapatkan dari berbagai sumber salah satunya adalah investasi, bentuk investasi yang biasanya ditawarkan adalah Venture capital , venture capital adalah bentuk investasi yang diberikan oleh investor swasta kepada perusahaan perusahaan startup atau kecil yang memiliki potensi pertumbuhan yang tinggi. Modal ventura biasanya mengharapkan imbal hasil yang besar dari investasinya, serta memiliki hak untuk mengawasi dan ikut campur dalam pengelolaan perusahaan yang didanainya. selain investasi dana juga dapat didapatkan melalui pasar modal konvensional dengan melakukan IPO (initial public offering) IPO adalah proses penawaran saham perdana oleh perusahaan kepada publik untuk pertama kalinya . selain melalui proses IPO sebuah perusahaan juga dapat menggunakan penerbitan obligasi , penerbitan obligasi adalah surat utang jangka menengah dan panjang yang dapat diperjualbelikan. Obligasi berisi janji dari pihak penerbit untuk membayar imbalan, berupa bunga (kupon) pada periode tertentu. sehingga terdapat berbagai cara yang dapat dilakukan oleh sebuah biro interior vernakular untuk memperoleh dana tambahan. selain dari aspek pendanaan dukungan pemerintah dapat berupa sayembara atau lomba . Pemerintah atau pihak swasta sering melakukan perlombaan perlombaan interior dari waktu ke waktu salah satu contohnya adalah identity Cultural Architecture Competition , CultureFORM , Indonesia Interior Design Competition ,Cultural Heritage Design Competition, Designing for Heritage Competition . perlombaan tersebut dapat memberikan sebuah platform bagi sebuah biro interior untuk mendapatkan recognition dari masyarakat , dari recognition tersebut biro dapat memperoleh tambahan biaya serta kepercayaan untuk mempekerjakan proyek baru .

1.3.4.3. Commodity And Other Resources

Indonesia merupakan sebuah negara yang memiliki kekayaan alam dan sumber daya alam yang melimpah .kondisi perekonomian negara Indonesia tidak lepas dari pengaruh berbagai macam kegiatan jual beli komoditas dan sumber daya alam yang dimilikinya . dilansir dari data yang diterbitkan oleh BPS (Badan Pusat Statistik) kegiatan ekspor dan impor bangsa Indonesia

mengalami perubahan di dalam beberapa tahun terakhir . nilai ekspor Indonesia pada Januari 2022 mencapai US$19,16 miliar atau turun 14,29 persen dibanding ekspor Desember 2021. Namun, dibanding Januari 2021, nilai ekspor Indonesia naik sebesar 25,31 persen. Sementara itu, nilai impor Indonesia pada Januari 2022 mencapai US$18,23 miliar, turun 14,62 persen dibandingkan Desember 2021 atau naik 36,77 persen dibandingkan Januari 2021. Kegiatan ekspor dan impor sebuah negara memiliki dampak yang besar terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia karena Ekspor dapat mempercepat pertumbuhan negara dan menjadi sumber devisa negara. Sementara itu, impor dapat memperluas lapangan kerja dan mempercepat pertumbuhan industri dalam negeri. Pada sebuah industri vernakular terdapat beberapa komoditas yang memiliki pengaruh cukup signifikan . contohnya adalah komoditas komoditas berupa material material lokal seperti kayu , batu , tanah liat , logam dll nya . berikut merupakan data ekspor impor material material lokal Indonesia dalam beberapa tahun terakhir :

● Kayu: Pada tahun 2021, Indonesia mengekspor kayu senilai US$4,78 miliar dan mengimpor kayu senilai US$1,6 miliar 12. Meskipun ekspor kayu meningkat dalam beberapa tahun terakhir, industri kayu di Indonesia masih terus terkontraksi .

● Batu: Pada tahun 2021, Indonesia mengekspor batu senilai US$1,7 miliar dan mengimpor batu senilai US$1,5 miliar .

● Tanah liat: Pada tahun 2021, Indonesia mengekspor tanah liat senilai US$0,3 juta dan mengimpor tanah liat senilai US$0,3 juta .

● Logam: Pada tahun 2021, Indonesia mengekspor logam senilai US$11 miliar dan mengimpor logam senilai US$8 miliar

Dampak ekspor dan impor komoditas pada industri arsitektur dan interior vernakular dapat bervariasi tergantung pada negara dan wilayah. Ekspor dan impor komoditas dapat mempengaruhi desain dan konstruksi bangunan. Selain itu, aktivitas ekspor dan impor juga dapat mempengaruhi harga bahan bangunan.

1.3.4.4. Economic Infrastructure

Infrastruktur ekonomi merupakan rangkaian fasilitas fisik , layanan serta jaringan yang mendukung aktivitas ekonomi dalam suatu negara atau wilayah . Infrastruktur ekonomi mencakup berbagai macam elemen yang penting dalam pertumbuhan suatu aktivitas perekonomian . di dalam sebuah Industri vernakular terdapat berbagai macam infrastruktur ekonomi yang mendukung aktivitas tersebut antara lain : transportasi , Informasi , serta komunikasi .

● Transportasi : Menurut Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, pembangunan jalan nasional yang mencapai 1.385 kilometer dalam kurun waktu 8 tahun terakhir . Panjang jalan nasional yang sebelumnya tercatat 46.432 kilometer di tahun 2014, meningkat 1.385 kilometer menjadi 47.817 kilometer di tahun 2022 . Total panjang jalan provinsi dan kabupaten/kota juga meningkat dari 464.280 kilometer menjadi 501.344 kilometer . Jalan tol mencatatkan peningkatan sebesar 1.500 kilometer yaitu dari 930 kilometer pada 2014 menjadi 2.499 kilometer pada 2022 . Pertumbuhan infrastruktur di sektor transportasi memudahkan Industri vernakular untuk mendapatkan supply material material lokal , yang secara tidak langsung juga akan mendukung pertumbuhan Industri vernakular di Indonesia

● Informasi dan komunikasi : Menurut Badan Pusat Statistik (BPS), sektor informasi dan komunikasi (infokom) tumbuh sebesar 10,58% pada 2020 dibanding 2019 yang tumbuh sebesar 9,42% . Berkembangnya sektor informasi dan komunikasi mengartikan bahwa teknologi sistem informasi seperti internet dan teknologi komunikasi seperti media sosial semakin mudah untuk di dapatkan dan di akses bagi masyarakat Indonesia , hal ini memberikan dampak positiv terhadap Industri vernakular karena dengan berkembangnya internet dan media sosial maka informasi seputar kebudayaan kebudayaan lokal yang terdapat di Indonesia akan semakin

mudah untuk mendapatkan paparan dan exposure tidak hanya kepada masyarakat sekitar namun kepada seluruh dunia .

Dalam dokumen Operasi bisnis Research Mint Studio (Halaman 30-33)

Dokumen terkait