• Tidak ada hasil yang ditemukan

Masalah Uji Hipotesis

CTQ proyek

BAB 5 PROSES ANALISIS

5.1. Pengujian Hipotesis

5.1.2. Masalah Uji Hipotesis

Beberapa masalah uji hipotesis dalam penerapan pengendalian kualitas, yang akan dipandang dari beberapa keadaan sebagai berikut

1. Perbandingan mean apabila variansi diketahui

2. Perbandingan mean distribusi normal apabila variansi tidak diketahui.

3. Perbandingan variansi distribusi normal 4. Perbandingan parameter binomial 5. Perbandingan parameter Poisson.

1. Uji tentang Mean Variansi Diketahui

• Uji hipotesis untuk satu populasi mean (µ) tidak diketahui = standar(µ0)

H0 : µ = µ0 H1 : µ ≠ µ0

• Diuji dengan sampel random dengan n observasi pada variabel random x

Gambar 5.3 Hipotesis Sisi Kanan

Beberapa masalah uji hipotesis dalam penerapan pengendalian kualitas, sebagai berikut :

mean apabila variansi diketahui

mean distribusi normal apabila variansi tidak

Uji hipotesis untuk satu populasi mean (µ) tidak diketahui = nilai

random dengan n observasi pada variabel

136 2j Mk . hj

C/√/

tolak H0 : | Z0 |> Zα/2 (distribusi normal standar)

• Berdasarkan teorema limit pusat bahwa mean sampel Mk berdistribusi mendekati N(µ:σ2/n). Bila H0 : µ = µ0 benar, maka Z0 mendekati distribusi N(0;1), bilai Z0 diantara - Zα/2 dan Zα/2. Bila diluar batas ini H0 ditolak.

• Hipotesis alternatif satu sisi menolak H0 : µ = µ0 bila Z0 >Zα; maka H0 : µ > µ0 H0 : µ < µ0 bila Z0 < -Zα; maka H0 : µ< µ0

• Uji hipotesis untuk dua populasi mean (µ1 & µ2) tidak diketahui &

variansi diketahui (σ12 & σ22

) dan diambil sampel random untuk tiap populasi (n1 & n2).Tolak H0: H0 :| Z0 |>Zα/2

H0 : µ1 = µ2

H1 : µ1 ≠ µ2

dengan statistic pengujinya sebagai berikut:

2j MkO. Mk5

^3CO5//O6 _ 3C55//56

Hipotesis alternatif satu sisi menolak H0 : µ1 = µ2 bila Z0 >Zα; maka H0 : µ1 > µ2, H0 : µ1 < µ0 bila Z0 < -Zα; maka H0 : µ1< µ2.

Contoh:

Kekuatan tekanan dalam botol-botol gelas yang digunakan sebagai tempat minuman berkarbonat merupakan karakteristik kualitas yang penting. Pengusaha minuman ingin mengetahui apakah mean kekuatan

137

tekanan melebihi 175 psi. Dari pengalaman yang lalu, dia menge bahwa deviasi standar kekuatan tekanan adalah 10 psi. Pengusaha gelas memasukkan kotak-kotak berisi botol-botol ini kepada pengusaha minuman, yang tertarik untuk menguji hipotesis.

H0 : µ = 175 H1 : µ > 175

Sampel random dengan 25 botol dipilih. Rata-rata sampel (

Apabila dinyatakan kesalahan tipe I (resiko produsen)

Zα=1.645. Maka H0 ditolak. Kesimpulannya mean kekuatan tekanan botol-botol itu melebihi 175 psi

2. Uji Tentang Mean Distribusi Normal, Variansi Tidak Diketahui Variabel random normal (X) dengan mean

diketahui. Hipotesisnya:

Variabel berdistribusi Normal dengan statistik penguji

simpangan baku s secara matematis dirumuskan seperti dibawah ini tekanan melebihi 175 psi. Dari pengalaman yang lalu, dia mengetahui bahwa deviasi standar kekuatan tekanan adalah 10 psi. Pengusaha gelas botol ini kepada pengusaha minuman, yang tertarik untuk menguji hipotesis.

rata sampel ( ) =182 psi

Apabila dinyatakan kesalahan tipe I (resiko produsen) α =0.05. Diperoleh

=1.645. Maka H0 ditolak. Kesimpulannya mean kekuatan tekanan

Uji Tentang Mean Distribusi Normal, Variansi Tidak Diketahui dengan mean µ dan variansi σ² tidak

Variabel berdistribusi Normal dengan statistik penguji distribusi t dengan simpangan baku s secara matematis dirumuskan seperti dibawah ini:

138

Hipotesis nol akan ditolak apabila t > tα;n-1 dengan tα;n-1 dan titik persentase α atas distribusi t dengan df (n – 1).

Contoh:

Edison Elektric Institute telah menerbitkan angka banyaknya kilowatt- jam tahunan yang digunakan oleh berbagai peralatan rumah tangga.

Dikatakan bahwa alat penyedot debu menggunakan rata-rata 46 kilowatt- jam per tahun. Bila sampel acak 12 rumah disertakan dalam rancangan penelitian dan menunjukan bahwa penyedot debu menggunakan rata-rata 42 kilowatt-jam per tahun dengan simpangan baku 11,9 kilowatt-jam, apakah ini menunjukan pada taraf keberartian 0,05 bahwa penyedot debu menggunakan pada rata-ratanya kurang dari 46 kilowatt-jam setahun?

Anggap bahwa populasi kilowatt-jam berdistribusi normal.

Jawab:

Hipotesis:

H0 : µ = kilowatt-jam H1 : µ < 46 kilowatt-jam

Dengan alfa (α) 0,05 maka daerah kritis distribusi t < - 1,796, jika m Mk . hj

n/√/

dengan v = 11 (n-1), maka

m 42 . 46 11,9√12

.1,16

Kesimpulannya, terima Ho karena t < tα;n-1, artinya bahwa banyaknya rata-rata penggunaan kilowatt-jam per tahun penyedot debu tidak berbeda secara berarti dengan 46.

Jika terdiri dari dua populasi normal dengan mean µ1 & µ2 dan variansi σ1² & σ2² tidak diketahui, hipotesisnya:

139

Prosedur uji tergantung pada apakah σ1² = σ2², v

mengkombinasikan atau menggabung taksiran dua sampel random n n2, maka statistik pengujinya:

H0 ditolak apabila t > tα/2;n + n - 2 untuk jenis hipotesisnya searah, dan tolak H0 jika -tα/2;n + n - 2 < t < tα/2;n + n - 2 untuk hipotesis dua arah.

Contoh:

Suatu percobaan dilakukan untuk membandingkan keausan

gosokan dua bahan yang dilapisi. Duabelas bahan 1 diuji dengan memasukkan tiap potong bahan kedalam mesin pengukur aus. Sepuluh potong dari bahan 2 diuji dengan cara yang sama. Asil dari uji coba tersebut dihasilkan rata-rata keausan dari bahan 1 a

dengan simpangan baku 4, sedangkan bahan 2 memberikan rata keausan sebanyak 81 satuan dengan simpangan baku 5. Dapatkah disimpulkan bahwa pada taraf 0,05 keausan bahan 1 melampaui keausan bahan 2 sebanyak 2 satuan? Anggap kedua populas

dengan variansi yang sama.

Jawab:

², variansi diperoleh dengan mengkombinasikan atau menggabung taksiran dua sampel random n1 &

untuk jenis hipotesisnya searah, dan tolak untuk hipotesis dua arah.

Suatu percobaan dilakukan untuk membandingkan keausan karena gosokan dua bahan yang dilapisi. Duabelas bahan 1 diuji dengan memasukkan tiap potong bahan kedalam mesin pengukur aus. Sepuluh potong dari bahan 2 diuji dengan cara yang sama. Asil dari uji coba rata keausan dari bahan 1 adalah 85 satuan dengan simpangan baku 4, sedangkan bahan 2 memberikan rata-rata keausan sebanyak 81 satuan dengan simpangan baku 5. Dapatkah disimpulkan bahwa pada taraf 0,05 keausan bahan 1 melampaui keausan bahan 2 sebanyak 2 satuan? Anggap kedua populasi hampir normal

140

Dengan alfa (α) 0,05 maka daerah kritis distribusi t > 1,796, jika m 3MkO. Mk56 . Qj

nop 1/O_ 1/5

dengan v = 20 (n-1), maka

no5 453116 _ 55396 12 _ 10 . 2 no 4,47

m 385 . 816 . 2 4,47p 112 _ 1

10

1,04

Kesimpulannya, terima Ho karena t < tα/2;n + n - 2, artinya bahwa keausan bahan 1 melampaui bahan 2 lebih dari 2 satuan.

Tabel 5.1 Uji Untuk Mean Populasi Normal

Hipotesis Statistik Penguji Criteria Penolakan

qj: h hj

qO: h s hj

qO: h t hj

qO: h u hj

Variansi (σ) diketahui qj: h hj

qO: h s hj

qO: h t hj qO: h u hj

Variansi (σ) tidak diketahui qj: hO. h5 Qj

qO: hO. h5s Qj

qO: hO. h5t Qj

qO: hO. h5u Qj

Variansi (σ1 & σ1) diketahui

v Mk . hj

C/√/

m Mk . hj n/√/

w 3xyz. xy{6 . |}

S~z{z_ ~{{{

v t .v4/5 Qi/ v u v4/5 v t .v4

v u v4

m t .m4/5 Qi/ m u m4/5 m t .m4

m u m4

v t .v4/5 Qi/ v u v4/5 v t .v4

v u v4

141

qj: hO. h5 Qj

qO: hO. h5s Qj

qO: hO. h5t Qj qO: hO. h5u Qj

Variansi (σ1 & σ1) tidak diketahui

€ 3|6 z_ {. {

‚ 3xLLLz. xyz6 . |}

ƒ„p zz_ z{

no5nO53/ . 16 _ n553/5. 16 /O_ /5. 2

m t .m4/5 Qi/ m u m4/5 m t .m4

m u m4

3. Uji Untuk Variansi Distribusi Normal

Jika kita ingin menguji bahwa variansi suatu populasi normal sama dengan suatu bilangan konstan misalnya Cj5, hipotesisnya adalah

Dan statistik penguji untuk hipotesis ini adalah

Dengan :

S2 = variansi sampel yang dihitung dari sampel random n = jumlah observasi

H0 ditolak jika,

2 1

; 1 2 2 0 2

1

; 2

2 1

; 1 2 2 0 2

1

; 2 2

0

Χ

<

Χ Χ

Χ

<

Χ Χ

>

Χ

n n

n n

atau Dengan

atau

σ σ

σ σ

2 0 2 1

2 0 2 0

: :

σ σ

σ σ

= H

H

( )

2 2 2

0

1 σ

S n

= Χ

142 Tabel 5.2 Uji Variansi Distribusi Normal

Hipotesis Statistic penguji Criteria penolakan qj: C5 Cj5

qO: C5 s Cj5 qj: C5 Cj5 qO: C5 t Cj5 qj: C5 Cj5 qO: C5 u Cj5 qj: CO5 C55 qj: CO5 s C55 qj: CO5 C55 qj: CO5 t C55 qj: CO5 C55 qj: CO5 u C55

…j5 3/ . 16†5 Cj5

‡j †O5

†55

‡j †55

†O5

‡j †O5

†55

…j5 u …4

5,ˆ‰O Š‹ŠŒ

5

…j5 t …O‰45,ˆ‰O 5

…j5 t …O‰4,ˆ‰O 5 …j5 u …O‰4,ˆ‰O 5

‡j u ‡4

5,ˆ‰O,ˆE‰O Š‹ŠŒ

‡j t ‡O‰45,ˆ‰O,ˆE‰O

‡j t ‡4,ˆ‰O,ˆE‰O

‡j u ‡4,ˆ‰O,ˆE‰O

Uji ini berguna dalam pengendalian kualitas. Misal suatu variabel random normal dengan mean µ dan variansi σ2. jika σ2 ≤ maka perubahan yang merupakan sifat dasar proses itu akan ada dalam persyaratan rancangan, akibatnya kampir semua produk akan sesuai dengan spesifikasinya. Tapi jika σ2 > maka penyebaran dasar dalam proses itu akan melebihi bataas-batas spesifikasi yang menghasilkan persentasi produksi tidak sesuai.

143

Jika sampel random berukuran n1 dan n2 masing-masing diambil dari populasi satu atau dua, maka statistik pengjiannya adalah :

2 2 2 1 1

2 2 2 1 0

: :

σ σ

σ σ

= H

H