PASAL 17 PASAL 17 PEKERJAAN
1. Menyiapkan Area
a. Semprot areanya dengan pembasmi gulma. Jika ada tanaman (rumput atau gulma) yang tumbuh di area yang ingin diberi rumput buatan, semprot dengan Round-Up atau produk lain yang mirip untuk mematikannya. dIlakukannya minimal 2 minggu sebelum menjalankan proyek ini agar produknya bekerja untuk membasmi semua tanaman yang ada. Ini untuk memastikan semua tanaman mati hingga akarnya.
b. Buang tanah bagian atas. . Singkirkan rumput dan tanaman lain. Jika dibiarkan, rumput dan tanaman mati bisa membuat permukaan menjadi tidak rata.
• Jika tanahnya baru saja diguyur hujan, tunggu selama beberapa hari hingga mengering sebelum dilakukan penggalian. Ini untuk mencegah terjadinya nendatan (longsor).[2]
• Walaupun permukaan tanah hasil penggalian tidak harus benar-benar rata, sehingga bisa berjalan di atasnya atau menggunakan tangan untuk memadatkan tanah yang masih longgar. dibuat agak miring untuk meningkatkan drainase.
c. Siapkan Rancangan drainase. Bagian dasar rumput buatan yang diberi lapisan drainase cell tambahan.
d. Tambahkan penghalang gulma (opsional). mencegah gulma yang tumbuh di sela-sela rumput buatan, tempatkan lembaran geotekstil di bagian dasar tanah yang baru digali. Ini juga bisa mencegah datangnya cacing dan hewan penggali ke permukaan halaman rumput buatan.
2. Memasang Bagian Dasar
a. Pasang bebatuan yang digiling halus, kerikil, atau batu granit yang sudah terurai (decomposed granite), yang ukurannya kurang dari 10 mm. Isilah area galian yang dibuat dengan bahan dasar setebal kira-kira 8–10 cm untuk meningkatkan drainase dan mencegah terjadinya nendatan, kemiringan diarahkan pada lubang drain
b. Ratakan bagian dasar. Gunakan penggaruk untuk meratakan bagian dasar.
Gunakan waterpas, tali, dan penggaris untuk meratakan permukaan hingga mencapai kemiringan sekitar 2–3% (setiap 3 meter turun 60-90 cm), yang dimiringkan ke arah sistem drainase
c. Basahi dan padatkan bagian dasar halaman rumput. Siram pasir atau kerikilnya dengan sedikit air melalui slang (jangan melakukannya secara berlebihan) untuk membasahi semua bahan sebagai persiapan untuk melakukan pemadatan.
Gunakan mesin pemadat (plate compactor), mesin silinder (roller compactor), atau pemadat tangan (hand tamp) untuk memadatkan bagian dasar dan membuatnya kokoh. Bagian dasar akan berkurang ketinggiannya menjadi sekitar 90% atau kurang
158
d. Pastikan area yang akan dipasang sudah diratakan sehingga hasil pemasangan drainage cell dan rumput sintetis lebih rapi.
e. Pastikan drainage cell terpasang dengan baik, sehingga aliran air akan mudah mengalir
f. Pasang rumput sintetis diatas drainage cell langsung atau dengan menambahkan lapisan geotextile non woven untuk filtrasi
3. Memasang Halaman Rumput Buatan
a. Ukur area yang akan diberi rumput buatan, dan ukur juga panjang dan lebar lembaran rumput buatan. Lalu rentangkan setiap lembaran rumput dan hamparkan di bagian dasar yang telah disiapkan. Jangan menyeret rumput buatan di atas bagian dasar karena bisa merusak permukaannya yang telah rata.
• Pada kebanyakan rumput buatan, semua helai rumputnya akan menekuk ke satu arah. Pastikan semua helai rumput menekuk ke arah yang sama. Jika tidak, halaman rumput akan tampak kurang alami.
b. Pangkas rumputnya jika perlu dengan menggunakan pemotong karpet atau pisau serbaguna untuk memotong bagian bawah rumput buatan agar bentuknya sesuai dengan area di sekitarnya.
• jika membuat potongan yang panjang, potonglah dalam jarak yang pendek dalam satu waktu, lalu bandingkan bagian tepinya agar tinggi rumputnya tetap sama. Untuk membantu melakukannya, buatlah garis potong dengan spidol.
c. Gabungkan lembaran halaman rumput.
Terdapat beragam cara untuk menyatukan 2 lembaran halaman rumput buatan.
Produk yang dibuat oleh produsen yang sama dengan yang menjual halaman rumput pasti memberi hasil terbaik karena memang dirancang khusus untuk halaman rumput tersebut. Beberapa opsi yang sering digunakan di antaranya:
• Sejajarkan kedua lembaran rumput secara berdekatan, kemudian tekuk bagian ujungnya ke belakang dan tempatkan bahan pelipit rumput buatan di bagian dasar yang terbuka. Tutupi bahan pelipit menggunakan perekat yang disertakan, kemudian kembalikan lembaran rumput ke posisi semula hingga melekat pada bahan pelipit, dan biarkan mengering. Gunakan perekat yang disarankan oleh produsen halaman rumput.
• Atau tempatkan seaming tape atau lakban luar ruangan yang kuat secara memanjang di atas tanah, lalu tempelkan dua lembaran halaman rumput di atasnya.
• Atau kencangkan halaman rumput dengan pasak, kira-kira 1 pasak di setiap 8 cm
d. Kencangkan bagian di sekeliling halaman rumput.
Gunakan pasak galvanis yang berukuran 10–15 cm atau pin jangkar untuk mengencangkan bagian tepi halaman rumput, dengan jarak antarpin sekitar 15 cm.
Tancapkan pasak dengan palu, tetapi jangan memukulnya secara berlebihan karena bisa membuat rumputnya melesak ke dalam.
• Untuk menambah kekuatan, pasang pasaknya secara berselang-seling, bukan dengan dua garis pasak yang berhadapan secara persis di kedua sisinya
Outline Spesifikasi Material PEKERJAAN
ARSITEKTUR
No. URAIAN SPESIFIKASI TEKNIS MERK/ PRODUK
II PEKERJAAN ARSITEKTUR
PEKERJAAN DINDING
1 Dinding Bata Ringan Ukuran : 10x20x60 cm, 7.5x20x60 cm 1. Power Block
Spesifkasi : Berat jenis kering ±520 kg/m3,
berat jenis normal ±650 kg/m3, Kuat Tekan 40 kg/cm2
2. Celcon
Fire Rating : 4 jam 3. Hebel
4. Primacon
2 Mortar Fungsi : Mortar plester dinding 1. MU (Mortar Utama)
: Mortar acian 2. AM
: Mortar pemasang keramik 3. PM (Prime Mortar)
: Mortar nat keramik 4. DYNAMIC
: Mortar perekat bata ringan
: Skimcoat
3 Homogeneus Tile Tipe : Polished, Unpolished 1. Indogress
Ukuran : 30x60 cm, 60x60 cm 2. Granito
Peruntukan : Finishing Dinding, Plint/Skirting 3. Niro
Standar : ISO 10545 : 2010
length and
width
± 0,6%
Water
Absorption
≤ 0,05%
Modulus of
Rupture
Min. 40 N/mm2
Chemical
Resistance
min B
Abrasion
Resistance
Group I to V
4 Keramik Tipe : Unpolished, Polished 1. Roman
Ukuran : 30 x 30 cm, 20 x 20 cm, 30 x 60
cm
2. Milan
Peruntukan : Finishing Dinding, Plint/Skirting 3. Platinum
Standard : ISO 10545
length and ± 0,5%
160
Chemical
Resistance
min B
Abrasion
Resistance
Not Required
5 Gypsum Board Tipe : Waterproof, Non Waterproof 1. Jaya Board
Ukuran : 1.2 x 2.4 m, tebal 12 mm 2. Elephant
PEKERJAAN PINTU
1 Pintu dan kusen Alumunium Ukuran : Profil 4"dan 3" tebal 1,5 mm 1. YKK
Finishing : Anodize/Powder Coating 2. Alexindo
2 Hardware Pintu Peruntukan : Untuk Pintu Besi, Pintu
Alumunium, Pintu Kaca
1. Deckson
2. Dorma
3. Onasis
3 Kaca Jenis : Clear, Tempered 1. Asahimas
Ukuran : tebal 3 mm s.d 12 mm 2. Mulia
PEKERJAAN LANTAI
1 Marmer Tipe : White Critalin, black, green,forest
brown
Ex import danLokal
Ukuran : Sesuai gambar
Peruntukan : Lantai plaza Masjid
2 Granite Tile Tipe : Polished, Unpolished 1. Indogress
Ukuran : 60x60 cm, 80x80 cm, 30x60 cm,
60x120 cm
2. Granito
Standar : ISO 10545 : 2010 3. Niro
length and
width
± 0,6%
Water
Absorption
Group B1a ≤ 0,05%
Modulus of
Rupture
Min. 40 N/mm2
Chemical
Resistance
min B
Abrasion
Resistance
Group I to V
3 Keramik Tipe : Polished, Unpolished 1. Roman
Ukuran : 30 x 30 cm, 20 x 20 cm, 50 x 50
cm
2. Milan
Standard : ISO 10545 3. Platinum
length and
width
± 0,6%
Water
Absorption
Group B1 ≤ 3%
Modulus of Rupture
≥ 22 N/mm2
Chemical
Resistance
min B
Abrasion
Resistance
Group I to V
4 Semen Standar : SNI 15-2049-2004 1. Semen Tiga Roda
2. Semen Holcim/
Dynamix
3. Semen Merah Putih
5 Waterproofing Coating Tipe : Liquid Cementitious Waterproofing 1. Sika
2. Fosroc
3. BASF
6 Waterproofing Membrane Tipe : Plastomeric Modified Bituminous Waterproofing Membrane
1. Sika
: 2. Fosroc
3. BASF
7 Floor Hardener Tipe : Cementitious with added
Aggregate 4,5-5 kg/m2
1. Sika
: 2. Fosroc
3. BASF
8 Waterproofing Membrane Tipe : Plastomeric Modified Bituminous Waterproofing Membrane
1. Sika
: 2. Fosroc
3. BASF
9 Waterproofing Membrane Tipe : Flexible Cementitious
Waterproofing Membrane
1. Sika
: 2. Fosroc
3. BASF
10 Waterproofing Integral Tipe : Waterproofing Integral Hidrofilik 1. Hitchins Group
:
11 Paving Block Tipe : Tebal 6 cm dan 8 cm K-400 Lokal
: Cisangkan
PEKERJAAN PLAFOND
1 Gypsum Board Tipe : GIPSUM 9mm dan GYPSUM
WATER RESISTANT 9mm
1. Jaya Board
Ukuran : 1.2 x 2.4 m, tebal 9mm & 12 mm 2. Elephant
162
Spesifikasi Daya lekat baik, Ketahanan warna
baik, mudah diaplikasikan, Daya tutup baik, Tidak mengandung logam berat (lead atau mercury)
2. Mowilex
3. Jotun
3 Cat Tembok Eksterior Tipe : Acrylic Emulsion Paint, Water
Based
1. Propan
Spesifikasi : Self Cleaning, Anti jamur dan
lumut, Dapat Dicuci, Ketahanan warna baik, Tidak mengandung logam berat, Tahan Alkali, Tahan terhadap rembesar air
2. Mowilex
3. Jotun
4 Cat Besi Tipe : Solvent Based 1. Propan
Spesifikasi : Cat dasar + cat akhir, Anti Karat,
Tahan Cuaca
2. Nippon Paint
5 Cat Plafond Tipe : Acrylic Emulsion 1. Propan
Spesifikasi : Daya lekat baik, Ketahanan warna
baik, mudah diaplikasikan, Daya tutup baik, Tidak mengandung logam berat (lead atau mercury)
2. Mowilex
PEKERJAAN SANITARI
1 Sanitari Tipe Berdasarkan
Gambar
: Floor Drain 1. Toto
Kran Dinding 2. American Standar
3. Triliunware
PEKERJAAN ATAP
1 ACP Mutu Bahan : Alumunium Alloy 3005 / 5005
Mineral Fire Retardant (FR) klasifikasi B- s1, d0 lolos uji laboratorium EN 13501
1. Alustar
Ukuran : 1.22 m x 2.44 m, tebal 4mm, tebal
Alumunium 0,5 mm, Coating PVDF (Polyvinylidene Difluoride ) 0.5 mm
2. Maco
Peruntukan : Atap Gerbang utama 3. Alucobond
Tahan Api : Terbakar pada suhu 1000 derajat
celcius, Fire retardant B1
Rangka : Hollow galvanis 2 x 4 (toleransi
0.5) tebal 1,2 mm
Sealent : Netral ( tahan asam dan basa)
2 ALUMINIUM PERPORETED TEBAL 1 MM
Tipe : Aluminium Panel 1. Alustar
Ukuran : 1 m X 2 m 2. Maco
Tebal : 2 mm 3. Alucobond
2 Kaca Tipe : Clear Glass 1. Asahimas
Ukuran : 3 s.d 12 mm 2. Mulia
3. Maruni
PEKERJAAN SARANA
1 Kerb, U ditch, Box Culvert, Buis beton, Grass Block
Tipe : Precast lokal
Ukuran : Sesuai gambar
3 Rumput Alam Tipe : Gajah mini Lokal/ Indonesia
4 Rumput Sintetis Tipe : Tebal = 3cm, Lapis UV dan
Berpori-pori, dilengkapi Drainage cell + lapisan Geotextile
Lokal/ Indonesia
164 BAB III
PEKERJAAN ELEKTRIKAL,PLUMBING