33
BAB III
METODE PENELITIAN
34
3.3 Populasi dan Sampel 3.3.1 Populasi
Suatu kegiatan penelitian dibutuhkan adanya batas-batas lokasi penelitian atau objek yang akan menjadi populasinya. Apabila sudah diketahui populasi yang akan diteliti maka sudah dapat diduga bahwa keberadaan populasi tersebut dari segi kualitas maupun kuantitasnya memungkinkan untuk diteliti.
Populasi merupakan keseluruhan (universum) dari objek penelitan yang dapat berupa manusia, hewan, tumbuhan, udara, gejala, nilai, peristiwa, sikap hidup dan sebagainya, sehingga objek-objek ini dapat menjadi sumber data penelitian.44 Populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas; objek/ subjek yang mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulan.45
Jadi populasi bukan hanya orang, tetapi juga benda-benda alam yang lain.
Populasi juga bukan sekedar jumlah yang ada pada objek/subjek yang dipelajari, tetapi meliputi seluruh karakteristik atau sifat yang dimiliki oleh objek atau subjek itu.
Adapun yang menjadi populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik yang tergabung dalam kegiatan Rohis terdiri dari 120 peserta didik SMA Negeri 1 SIDRAP.
44Burhan Bungin, Metodologi Penelitian Kuantitatif (Cet. III; Jakarta: Fajar Interpratama, 2008), h. 99.
45Sugiyono, Statistika Untuk Penelitian (Cet. IV; Bandung: CV.Alvabeta, 2002), h.55.
Tabel 3.1 Populasi anggota Rohis Kelas
Jumlah Anggota Rohis
Jumlah Laki-laki Perempuan
X 7 48 55
XI 18 47 65
Total 120
3.3.2 Sampel
Sampel sering didefinisikan sebagai bagian dari populasi.46 Dengan artian bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi tersebut.47 Dalam penelitian ini teknik yang digunakan untuk menentukan sampel ialah simple random sampling yang merupakan teknik pengambilan sampel yang memberikan kesempatan yang sama kepada setiap anggota yang ada dalam populasi untuk dijadikan sampel.48
Adapun yang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah dari peserta didik yang tergabung dalam kegiatan Rohis.
Teknik pengambilan sampel ini termasuk jenis probability sampling, di mana pemilihan sampel yang setiap anggota populasi memiliki peluang yang sama untuk terpilih sebagai sampel. Kemudian, teknik yang digunakan dalam menentukan ukuran sampel dari suatu populasi menggunakan teknik Solvin, dengan rumus:49
n= š
1+šš2
46Nurul Zuriah, Metodologi Penelitian Sosial dan Pendidikan (Cet. I; Jakarta: PT Bumi Aksarra, 2006), h. 119.
47Sugiyono, Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R&D) (Cet. XI; Bandung: Alfabeta, 2010), h. 118.
48Syofian Siregar, Statistik Parametrik untuk Penelitian Kuantitatif di Lengkapi dengan Perbandingan Perhitungan Menual & SPSS Versi 17 (Cet. V; Jakarta: Bumi Aksara, 2015), h. 59.
49Syofian Siregar, Metode Penelitian Kuantitatif di Lengkapi dengan Perbandingan Perhitungan Menual & SPSS (Cet. II; Jakarta: Kencana, 2014), h. 61.
Keterangan:
n = sampel N = Populasi
e =Perkiraan tingkat kesalahan. (eror level atau tingkat kesalahan umumnya digunakan 1% atau 0.01, 5% atau 0.05 dan 10% atau 0.1 yang dapat dipilih oleh peneliti).50
Dalam penelitian ini, jumlah populasi anggota Rohis sebanyak 120 orang peserta didik dengan tingkat kesalahan pengambilan sampel sebesar 10%, maka diperoleh:
š = 120
1 + 120 (0,1)2 š = 120
2,20 š = 55
Jadi, ukuran sampel pada penelitian ini sebanyak 55 peserta didik.Adapun rincian tabel sampel penelitian sebagai berikut:
Tabel 3.2 Sampel anggota Rohis Kelas
Jumlah Anggota Rohis
Jumlah Laki-laki Perempuan
X 3 30 33
XI 6 16 22
Total 55
50Juliansyah Noor, Metodologi Penelitian: Skripsi, Tesis, Disertasi dan Karya Ilmiah (Cet.VI;
Jakarta: Kencana, 2014), h. 158.
3.4 Teknik dan Instrumen Pengumpulan Data 3.4.1 Teknik Pengumpulan Data
3.4.1.1 Angket
Angket ini digunakan untuk mengumpulkan data tentang keaktifan siswa dalam mengikuti Rohis yaitu dengan mengajukan sejumlah pertanyaan secara tertulis kepada responden (peserta didik) yang disusun berdasarkan indiator yang digunakan dalam penelitian ini.
3.4.1.2 Dokumentasi
Dokumentasi digunakan untuk mengetahui hasil ujian responden, juga data- data lain yang berkaitan dengan penelitian ini. Salah satu data yang ingin diambil calon peneliti adalah data tentang prestasi belajar peserta didik yang merupakan variable penelitian. Adapun prestasi belajar yang dimaksud adalah nilai raport peserta didik yang aktif dalam kegiatan Rohis.
3.4.2 Instrumen Pengumpulan Data
Instrumen pengumpulan data yang digunakan peneliti untuk mendukung proses pengumpulan data dan memeroleh data yang dibutuhkan, calon peneliti meggunakan instrument berupa angket atau kuesioner. Instrumen yang berupa angket kuesioner ini merupakan alat ukur untuk mengetahui apakah ada pengaruh atau tidak variabel bebas (X) terhadap variabel terikat (Y) dalam penelitian ini.
Dalam penelitian ini terdapat dua variabel, yaitu variabel kegiatan keaktifan mengikuti kegiatan Kerohanian Islam (variabel x) dan variabel prestasi belajar Pendidikan Agama Islam (variabel y).
Secara kuantitatif untuk menentukan keaktifan mengikuti kegiatan kerohanian Islam dengan persentase jawaban sebagai berikut:
3.4.2.1 Memberi bobot setiap item angket 3.4.2.1.1 Option A diberi skor 4
3.4.2.1.2 Option B diberi skor 3 3.4.2.1.3 Option C diberi skor 2 3.4.2.1.3 Option D diberi skor 1 3.5 Teknik Analisis Data
Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah teknik analisis statistik deskriptif dan inferensial.
1.1.1 Statistik Deskriptif
Analisis data dengan menggunakan statistik deskriptif, dilakukan dengan mendeskripsikan semua data dari semua variabel yakni variabel keaktifan mengikuti kegiatan Rohis (X) dan variabel prestasi belajar Pendidikan Agama Islam (Y) untuk menjawab rumusan masalah pertama dan kedua dalam bentuk persentase, distribusi frekuensi, histogram, grafik, mean, modus, median, dan standar deviasi dengan menggunakan aplikasi IMB Statistik SPSS 21.
1.1.2 Statistik Inferensial
Statistik inferensial merupakan teknik analisis data statistik yang digunakan untuk mendapatkan sebuah kesimpulan secara logis atas data yang ada dalam penelitian ini, maka perlu diuji melalui uji hipotesis. Analisis statistik inferensial digunakan untuk mengetahui korelasi dari pengaruh keaktifan mengikuti kegiatan Rohis terhadap prestasi belajar Pendidikan Agama Islam di SMA Negeri 1 SIDRAP, dengan menggunakan rumus korelasi product moment. Adapun rumus regresi linear sederhana digunakan untuk mengetahui apakah variabel X berpengaruh positif atau negatif terhadap variabel Y.
Rumus korelasi Product Moment
rxy
=
nāXYā(āX)(āY)ā[nāX2ā(āX)2][nāY2ā(āY)2] Keterangan:
rxy = Koefisien korelasi variabel X dengan Y n = Number of case
āXY = Jumlah hasil perkalian Antara skor X dan skor Y
āX = Jumlah seluruh skor X
āY = Jumlah seluruh skor Y51
Rumus Regresi linear sederhana:
š = š + š. š Keterangan:
Y : Variabel terikat
X : Variabel bebas
a dan b : Konstanta52
3.5.1.1 Langkah-langkah membuat persamaan regresi linear sederhana Membuat tabel penolong
Data (n) Variabel Bebas (X) Variabel Terikat (Y) XY X2 1.
2.3..dst
Jumlah ΣX Σy Σxy ΣX2
Mencari nilai konstanta b b = š.Ī£xyā Ī£X .Ī£y
š.āš„2ā(āš„)2
51Sugiyono, Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R&D), h.
255.
52Syofian Siregar, Statistik Parametrik untuk Penelitian Kuantitatif di Lengkapi dengan Perbandingan Perhitungan Menual & SPSS Versi 17, h. 379.
Mencari nilai Konstanta a a =Ī£y ā š .āš„
š
Membuat persamaan regresi53 š = š + š. š
Untuk memermudah melakukan penelitian ini, calon peneliti menggunakan aplikasi IMB Statistik SPSS 21. Dalam menganalisis data tersebut calon peneliti menggunakan teknik analisis data deduktif.
53Syofian Siregar, Statistik Parametrik untuk Penelitian Kuantitatif di Lengkapi dengan Perbandingan Perhitungan Menual & SPSS Versi 17, h. 380.
41