• Tidak ada hasil yang ditemukan

Niat dan Do’a Sa’i

Dalam dokumen panduan, do'a dan dzikir manasik umrah (Halaman 69-94)

Allah, Dzat yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.”

6. Do’a Sesudah Shalat Sunnat Mutlak di Hijir Ismail

َكِﺪْﻬَﻗ ٰ َﻟﺒ ﺎَﻧ َ

أ َو َكُﺪْﺒَﻗ ﺎَﻧ َ أ َو ْ ِﻨﻲَﺘْﻘَﻠَﺧ َﺖْﻧَأ َّ

ﻻِإ َ ٰ ِإ ﻻ ْ ِّ َر َ َﺖْﻧَأ َّﻢُﻬّٰﻠﻟَا ُﺖْﻌ َﻄَﺘْﺳاﺎَﻣ َكِﺪْﻋَوَو

َﻚِﺘَﻤْﻌِﻨِﺑ َﻚَﻟ ُءْﻮُﺑَأ ُﺖْﻌَﻨ َﺻ ﺎَﻣِّ َﺷﺮ ْﻦِﻣ َﻚِﺑُذْﻮُﻋ َ .

أ ُءْﻮُﺑَأَو َّ َﻠﻲَﻋ

َﺖْﻧَأ َّ

ﻻِإ َبْﻮُﻧُّ ا ُﺮِﻔْﻐَﻓ ﻻ َ ُﻪَّﻧِﺈَﻓ ْ ِ ْﺮِﻔْﻏﺎَﻓ ْ ِﺒﻲْﻧَﺬِﺑ

ْ ِّ ِإ َّﻢُﻬّٰﻠﻟَا .

ِّ َﺷﺮ ْﻦِﻣ َﻚِﺑُذْﻮُﻋ َ

أَو َنْﻮُ ِﻟﺤﺎ َّﺼﻟا َكُدﺎَﺒِﻋ ِﻪِﺑ َﻚُﻟَﺄَﺳ ﺎَﻣ ِ ْﻴﺮَﺧ ْﻦِﻣ َﻚُﻟَﺄْﺳَأ

َنْﻮُ ِﻟﺤﺎ َّﺼﻟا َكُدﺎَﺒِﻋ ُﻪْﻨِﻣ َكَذﺎَﻌَﺘْﺳا ﺎَﻣ .

Artinya: “Ya Allah, Engkaulah Pemeliharaku, tiada Tuhan selain Engkau yang telah menciptakan aku, aku ini hamba-Mu, dan aku terikat pada janji dan ikatan pada-Mu sejauh kemampuanku. Aku berlindung pada-Mu dari kejahatan yang telah kuperbuat, aku akui segala nikmat dari-Mu kepadaku dan aku akui dosaku, maka ampunilah aku. Sesungguhnya tidak ada yang dapat mengampuni dosa selain Engkau Sendiri. Ya Allah, aku mohon pada-Mu, kebaikan yang diminta oleh hamba-hamba-Mu yang shaleh.

Dan aku berlindung pada-Mu dari kejahatan yang telah dimintakan perlindungan oleh hamba-hamba- Mu yang shaleh.”

ِﻢْﻴِﺣَّﺮﻟا ِﻦ َ ْﺣﻤَّﺮﻟا ِﷲا ِۢ

ُ ُ ْﻮُﺳَرَو ِﻪِﺑ ُﷲا َ .

أَﺪَﺑ ﺎَﻤِﺑ ُ أَﺪْﺑ َ

أ ﺎَﻔ َّﺼﻟا َّنِإ ،

ِﻣ َةَوْﺮَﻤْﻟاَو

ِﷲا ِﺮِﺋﺎ َﻌَﺷ ْﻦ

ِﻪْﻴَﻠَﻋ َحﺎَﻨُﺟ َﻼَﻓ َﺮَﻤَﺘْﻗاِو َ ، أ ِﺖْﻴَ ْ

ﻛا َّﺞَﺣ ْﻦَﻤَﻓ

ٌﻢْﻴِﻠَﻋ ٌﺮِﻛﺎَﺷ َﷲا َّنِﺈَﻓ اً ْﻴﺮَﺧ َعَّﻮَﻄَﻳ ْﻦَﻣَو ﺎَﻤِﻬِﺑ َفَّﻮَّﻄَﻓ ْنَأ .

Artinya: “Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Aku mulai dengan apa yang telah dimulai oleh Allah dan Rasul-Nya. Sesung- guhNya Shafa dan Marwah sebagian dari syiar- syiar (tanda kebesaran) Allah. Maka barang siapa yang beribadah haji ke Baitullah atau pun ber- umrah, maka tidak ada dosa baginya mengerjakan Sa’i antara keduanya. Dan barang siapa mengerjakan suatu kebajikan dengan kerelaan hati, maka sesungguhnya Allah Maha Penerima Kebaikan lagi Maha Mengetahui”.

2. Do’a di atas Bukit Shafa dengan Menghadap Ka’bah

ُﺪْﻤَْﻟﺤا ِّٰ ِﷲو ُ َﺒﺮْﻛَأ ُﷲَا ُ َﺒﺮْﻛَأ ُﷲَا ُ َﺒﺮْﻛَأ ُﷲَا

ُﷲَا ، ﺎَﻧاَﺪَﻫ ﺎَﻣ ٰ َﻟﺒ ُ َﺒﺮْﻛَأ

ﺎَﻧ ﻻْو َ َ

أﺎَﻣ ٰ َﻟﺒ ِّٰ ِﷲ ُﺪْﻤَْﻟﺤاَو

ُ َ َﻚْﻳِ َﺷﺮ َﻻ ُهَﺪْﺣَو ُﷲا َّ . ﻻِإ َ ٰ ِإ َﻻ

ُﻚْﻠُﻤْﻟا ُ َ ،

ٌﺮْﻳِﺪَﻗ ٍء ِ َ ِّ ُﻛﻞ ٰ َﻟﺒ َﻮُﻫَو ِ ْﻴﺮَْﻟﺨا ِهِﺪَﻴِﻧ ُﺖْﻴِﻤُﻳَو ْ ِﻴﻲْ ُﻳﺤ ُﺪْﻤَْﻟﺤا ُ َ َو

َ ٰ ِإ ﻻ َ .

ْﺣَو ُﷲا َّ

َباَﺰْﺣَ ْﻷا َمَﺰَﻫَو ُهَﺪْﺒَﻗ َ َﺼﺮَﻧَو ُهَﺪْﻋَو َﺰَ ْﻧﺠَأ ُ َ َﻚْﻳِ َﺷﺮ ﻻ ُهَﺪ َ ﻻِإ

َهِﺮَﻛْﻮَﻟَو َﻦْﻓِّ ا ُ َ َ ْﻴﻦ ِﺼِﻠْ ُﻣﺨ ُهﺎَّﻳِإ َّ

ﻻِإ ُﺪُﺒْﻌَﻏ ﻻَو َ ُﷲا َّ

ﻻِإ َ ٰ ِإ ﻻ َ ُهَﺪْﺣَو

َنْوُﺮِﻓ َﻜﺎْﻟا .

Artinya: “Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar. Segala puji bagi Allah, Allah Maha Besar, atas petunjuk yang diberikan kepada kami, segala puji bagi Allah atas karunia yang telah dianugrahkan kepada kami, tidak ada Tuhan selain

Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagiNya.

BagiNya kerajaan dan pujian. Dialah yang meng- hidupkan dan mematikan, pada kekuasaanNya lah segala kebaikan dan Dia berkuasa atas segala sesuatu. Tiada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagiNya, yang telah mene- pati janjiNya, menolong hambaNya dan menghan- curkan sendiri musuh-musuhNya. Tidak ada Tuhan selain Allah dan kami tidak menyembah ke- cuali kepadaNya dengan memurnikan (ikhlas) kepatuhan semata kepadaNya walaupun orang- orang kafir membenci.”

3. Niat Sa’i

َ ْﻴﻦَﻧ ﺎَﻣ َﻌﻰْﺳَا ْنَا ُﺖْﻳَﻮَﻧ

ِةَوْﺮَﻤ ْﻟاَو ﺎَﻔ َّﺼﻟا

َِّ ِﷲ ٍطاَﻮْﺷَا َﺔَﻌْﺒَﺳ ِةَﺮْﻤُﻌﻟ ْ ا َ ْﻌﻰَﺳ

ْ َﺒﺮْﻛَا ُﷲَا ِﷲا ِۢ ﻟﻰﺎَﻌَﻳ

Artinya: “Saya niat sa’i antara Shafa dan Marwah 7 kali putaran karena Allah Ta’ala,” Bismillahi Allahu Akbar.

4. Do’a Sa’i Perjalanan 1 s.d 7

a. Perjalanan Pertama dari Safa ke Marwah membaca:

ُ َﺒﺮْﻛَأ ُﷲَا ُ َﺒﺮْﻛَأ ُﷲَا ُ َﺒﺮْﻛَأ ُﷲَا اً ْﻴﺮِﺜ َﻛ ِّٰ ِﷲ ُﺪْﻤَْﻟﺤاَو اً ْﻴﺮِﺒ َﻛ ُ َﺒﺮْﻛَأ ُﷲَا .

َﻦِﻣَو ًﻼْﻴ ِﺻَأَو ًةَﺮْﻜُﺑ ِﻢْﻳِﺮ َﻜْﻟا ِهِﺪْﻤَ ِﺑﺤَو ِﻢْﻴِﻈَﻌ ْ

ﻟا ِﷲا َنﺎَﺤْﺒُﺳَو

ِﻮ َﻃ ًﻼْ َ ُﻪْﺤِّﺒَﺳ َو ُ َ ْﺪُﺠْﺳﺎَﻓ ِﻞ ْﻴَّﻠﻟا

َﺰَ ْﻧﺠَأ ُهَﺪْﺣَو ُﷲا َّ

ﻻِإ َ ٰ ِإ ﻻ َ ًﻼْﻳ

َ ﻻَو ُﻪَﻠْﺒَﻗ َءْ َ َ ﻻ ُهَﺪَﺣَو َباَﺰْﺣَ ْﻷا َمَﺰَﻫَو ُهَﺪْﺒَﻗ َ َﺼﺮَﻧَو ُهَﺪْﻋَو

ِهِﺪَﻴِﻧ اًﺪَﺑ َ

أ ُتْﻮُﻔَﻓ َﻻَو ُتْﻮُﻤَﻓ َﻻ ٌﻢِﺋاَد ٌّ َ َﻮُﻫَو ُﺖْﻴِﻤُﻳَو ْ ِﻴﻲْ ُﻳﺤ ُهَﺪْﻌَﻧ

ُ ْﻴﺮ ِﺼَﻤْﻟا ِﻪْ َ

ِإَو ُ ْﻴﺮَْﻟﺨا

ٌﺮْﻳِﺪَﻗ ٍء ْ َ ِّ ُﻛﻞ ٰ َﻟﺒ َﻮُﻫَو

.

Artinya: “Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, dengan segala kebesaranNya. Segala puji bagi Allah Yang Maha Agung dengan segala pujianNya yang tidak terhingga. Maha Suci Allah Yang Maha Agung dengan pujian, Yang Maha Mulia di waktu pagi dan petang. Dan pada sebagian malam, bersujud dan bertasbih-lah padaNya sepanjang malam. Tidak ada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa yang menepati janjiNya membela hamba-hambaNya yang menghancurkan musuh-musuhNya dan tidak ada sesuatu sebelumNya dan tidak sesuatu pun sesudahNya. Dialah yang menghidupkan dan mematikan dan Dia adalah Maha Hidup kekal tiada mati dan tiada musnah (hilang) untuk selama-lamanya. Hanya ditangan- Nyalah terletak kebijakan dan kepada-Nyalah tempat kembali dan hanya Dialah Yang Maha Kuasa atas segala sesuatu.”

Di antara dua pilar hijau membaca Do’a:

ُﻢَﻠْﻌَﻳ َﻚَّﻧِإ ُﻢَﻠْﻌَﻳ ﺎَّﻤَﻗ ْزَوﺎَ َﺗﺠَو ْمَّﺮَﻜَﺗَو ُﻒْﻗاَو ْﻢَﺣْراَو ْﺮِﻔْﻏا ِّبَر

ُّﺰَﻋَ ْﻷا ُﷲا َﺖْﻧَأ َﻚَّﻧِإ ُﻢَﻠْﻌَﻏ َﻻﺎَﻣ

ُمَﺮْﻛَﻷا .

Artinya: “Ya Allah, ampunilah, sayangilah, maafkanlah, bermurah hatilah dan hapuskanlah apa-apa yang Engkau ketahui dari dosa kami.

Sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui apa-apa yang kami sendiri tidak tahu.

Sesungguhnya Engkau ya Allah Maha Tinggi dan Maha Pemurah.”

Ketika mendekati bukit Marwah, membaca:

َﺮَﻤَﺘْﻗاِو َ

أ َﺖْﻴَ ْﻛا َّﺞَﺣ ْﻦَﻤَﻓ ،ِﷲاِﺮِﺋﺂَﻌَﺷ ْﻦِﻣ َةَوْﺮَﻤْﻟاَو ﺎَﻔ َّﺼﻟا َّنِإ

ٌﺮِﻛﺎَﺷ َﷲا َّنِﺈَﻓ اً ْﻴﺮَﺧ َعَّﻮَﻄَﻳ ْﻦَﻣَو ﺎَﻤِﻬِﺑ َفَّﻮَّﻄَّﻓ ْنَأ ِﻪْﻴَﻠَﻋ َحﺎَﻨُﺟَﻼَﻓ

ٌﻢْﻴِﻠَﻋ .

Artinya: "Sesungguhnya shafa dan marwah sebagian dari syi'ar-syi'ar (tanda kebesaran) Allah.

Maka barang siapa yang beribadah haji ke Baitullah ataupun berumrah, maka tidak ada dosa baginya mengerjakan sa'i antara keduanya. Dan barang siapa mengerjakan sesuatu kebajikan dengan kerelaan hati, maka sesungguhnya Allah Maha menerima kebaikan dan Maha Mengetahui".

b. Perjalanan kedua dari Marwah ke Safa membaca:

ُﺪِﺣاَﻮْﻟا ُﷲا َ ﻻِإ َ ٰ ِإ َ

ﻻ ُﺪْﻤََﻟﺤا ِّٰ ِﷲو ُ َﺒﺮْﻛَأ ُﷲَا ُ َﺒﺮْﻛَأ ُﷲَا ُ َﺒﺮْﻛَأ ُﷲَا

َﻔْﻟا

ُﺪَﻤ َّﺼﻟا ُدْﺮ

ُ َ ْﻦُﻜَﻳ ْﻢَﻟَو اً َ َو ﻻَو َ ًﺔَﺒِﺣﺎ َﺻ ْﺬِﺨَّﺘَﻓ ْﻢَﻟ ْيِ َّ ا ،

ٌﻚْﻳِ َﺷﺮ اً ْﻴﺮِﺒْﻜَﺗ ُهْ ِّﺒﺮَﻛَو ِّلُّ ا َﻦِﻣ ٌّ ِ َو ُ َ ْﻦُﻜَﻳ ْﻢَﻟَو ِﻚْﻠُﻤْﻟا ْ ِﻓﻲ . ُﻜَﻟ ْﺐِﺠَﺘْﺳَا ْ ِﻳﻰْﻮُﻋْدُا ِلَّ َﻨﺰُﻤْﻟا َﻚِﺑﺎَﺘِﻛ ْ ِﻓﻲ َﺖْﻠُﻗ َﻚَّﻧِإ َّﻢُﻬّﻠﻟَا ْﻢ . َدﺎَﻌِﻤْﻟا ُﻒِﻠْ ُﺗﺨ ﻻ َ َﻚَّﻧإ ﺎَﻨَﻳْﺮَﻣَا ﺎَﻤَﻛ ﺎَ َﺠْﺮِﻔْﻏﺎَﻓ ﺎَﻨَّﺑَر َكﺎَﻧْﻮَﻋَد ﺎَﻨَّﺑَر

ﺎَّﻨَﻣٰﺎَﻓ ْﻢُﻜِّﺑَﺮِﺑ اْﻮُﻨِﻣٰا ْنَأ ِنﺎَﻤ ْﻓِ ْﻺِﻟ ْيِدﺎَﻨُﻓ ﺎًﻳِدﺎَﻨُﻣ ﺎَﻨْﻌِﻤَﺳ ﺎَﻨَّﻏِإ .

ﺎَﻨَّﺑَر

َﻨِﺗﺎَﺌِّﻴَﺳ ﺎَّﻨَﻗ ْﺮِّﻔَﻛَو ﺎَﻨَﺑْﻮُﻧُذ ﺎَ َﺠْﺮِﻔْﻏﺎَﻓ

ِراَﺮ ْﺑَ ْﻻا َﻊَﻣ ﺎَﻨَّﻓَﻮَﺗَو ﺎ ﺎَﻨِﺗٰاَو ﺎَﻨَّﺑَر .

ُﻒِﻠْ ُﺗﺨ ﻻ َ َﻚَّﻧِإ ِﺔَﻣﺎَﻴِﻘ ْ ﻟا َمْﻮَﻳ ﺎَﻧِﺰ ْ ُﺗﺨ ﻻَو َ َﻚِﻠُﺳُر ٰ َﻟﺒ ﺎَﻨَﻳْﺪَﻋَو ﺎَﻣ

َدﺎَﻌِﻤْﻟا

ُ ْﻴﺮ ِﺼَﻤْﻟا َﻚْ َ ِاَو ﺎَﻨْﺒَﻧ َ .

أ َﻚْ َ ِإَو ﺎَﻨ ْ َّ ﻛﻠَﻮَﺗ َﻚْﻴَﻠَﻋ ﺎَﻨَّﺑَر .

ﺎَﻨَّﺑَر

ْﻮُﻧُذ ﺎَ َﺠْﺮِﻔْﻏا

ْ ِﻓﻲ ْﻞَﻌْ َﺗﺠ َﻻَو ِنﺎَﻤ ْﻓِ ْﻹﺎِﺑ ﺎَﻧْﻮُﻘَﺒَﺳ َﻦْﻓِ َّ ا ﺎَﻨِﻧاَﻮْﺧِ ِﻹَو ﺎَﻨَﺑ

ٌﻢْﻴِﺣَّر ٌفْوُءَر َﻚَّﻧِإ ﺎَﻨَّﺑَر اْﻮُﻨَﻣَا َﻦْﻓِ َّﺜِﻟ ًّﻼِﻏ ﺎَﻨِﺑْﻮ ًﻠُﻗ .

Artinya: “Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, hanya bagi Allahlah segala pujian. Tidak ada Tuhan selain Allah yang Maha Esa, Tunggal dan tumpuan segala maksud dan hajat, yang tidak beristri dan tidak beranak, tidak bersekutu dalam kekua- saan. Tidak menjadi pelindung kehinaan.

Agungkanlah Dia dengan segenap kebesaran.

Ya Allah, sesungguhnya Engkau telah berfirman dalam Qur’anMu: “Berdo’alah ke- padaKu niscaya akan Kuperkenankan bagi- mu.” Sekarang kami telah memohon kepada- mu wahai Tuhan kami. Ampunilah kami seperti halnya Engkau telah janjikan kepada kami, sesungguhnya Engkau tidak memung- kiri janji. Ya Tuhan kami, sesungguhnya kami mendengar (seruan) yang menyeru ke- pada iman (yaitu) “berimanlah kamu kepada Tuhanmu.” Maka kami pun beriman. Ya Tuhan kami, ampunilah dosa-dosa kami dan hapuskanlah kesalahan-kesalahan kami dan wafatkanlah kami beserta orang baik-baik. Ya Tuhan kami berilah kami apa yang engkau janjikan kepada kami dengan perantara rasul- rasul Engkau. Dan janganlah Engkau hinakan kami di hari kiamat. Sesungguhnya Engkau tidak menyalahi janji. Ya Allah, hanya kepada Engkaulah kami bertawakal,

dan hanya kepada Engkaulah tumpuan segala sesuatu dan kepada Engkaulah tempat kem- bali. Wahai Tuhan kami ampunilah dosa-dosa kami dan dosa semua saudara kami seiman yang telah mendahului kami dan jangan Engkau jadikan kedengkian dalam kalbu kami terhadap mereka yang telah beriman. Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pengasih dan Maha Penyayang.”

Do’a di antara dua pilar hijau

ُﻢَﻠْﻌَﻳ َﻚَّﻧِإ ُﻢَﻠْﻌَﻳ ﺎَّﻤَﻗ ْزَوﺎَ َﺗﺠَو ْمَّﺮَﻜَﺗَو ُﻒْﻗاَو ْﻢَﺣْراَو ْﺮِﻔْﻏا ِّبَر

ُﷲا َﺖْﻧَأ َﻚَّﻧِإ ُﻢَﻠْﻌَﻏ َﻻﺎَﻣ

ُمَﺮْﻛَﻷا ُّﺰَﻋَ ْﻷا .

Artinya: “Ya Allah, ampunilah, sayangilah, maafkanlah, bermurah hatilah dan hapuskanlah apa-apa yang Engkau ketahui dari dosa kami.

Sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui apa- apa yang kami sendiri tidak tahu.

Sesungguhnya Engkau ya Allah Maha Tinggi dan Maha Pemurah.”

Do’a ketika mendekati bukit Shafa

َﺮَﻤَﺘْﻗاِو َ

أ َﺖْﻴَ ْﻛا َّﺞَﺣ ْﻦَﻤَﻓ ،ِﷲاِﺮِﺋﺂَﻌَﺷ ْﻦِﻣ َةَوْﺮَﻤْﻟاَو ﺎَﻔ َّﺼﻟا َّنِإ

ٌﺮِﻛﺎَﺷ َﷲا َّنِﺈَﻓ اً ْﻴﺮَﺧ َعَّﻮَﻄَﻳ ْﻦَﻣَو ﺎَﻤِﻬِﺑ َفَّﻮَّﻄَّﻓ ْنَأ ِﻪْﻴَﻠَﻋ َحﺎَﻨُﺟَﻼَﻓ

ٌﻢْﻴ ِﻠَﻋ .

Artinya: "Sesungguhnya safa dan marwah sebagian dari syi'ar-syi'ar (tanda kebesaran) Allah. Maka barang siapa yang beribadah haji ke Baitullah ataupun berumrah, maka tidak ada dosa baginya mengerjakan sa'i antara keduanya. dan

barang siapa mengerjakan sesuatu kebajikan dengan kerelaan hati, maka sesungguhnya Allah Maha menerima kebaikan dan Maha Mengetahui."

c. Perjalanan ketiga dari Safa ke Marwah membaca:

ُﺪْﻤَْﻟﺤا ِّٰ ِﷲَو ُ َﺒﺮْﻛَأ ُﷲَا ُ َﺒﺮْﻛَأ ُﷲَا ُ َﺒﺮْﻛَأ ُﷲَا

ْﻮُﻧ ﺎَ َﺠ ْﻢِﻤْﺗَأ ﺎَﻨَّﺑَر . ﺎَﻧَر

ٌﺮْﻳِﺪَﻗ ٍء ْ َ ِّ ُﻛﻞ ٰ َﻟﺒ َﻚَّﻧِإ ﺎَ َﺠْﺮِﻔْﻏاَو

َ .

أ ْ ِّ ِإ َّﻢُﻬّٰﻠﻟَا

ُﻪَّ ُﻛﻠ َ ْﻴﺮَْﻟﺨا َﻚُﻟَﺄ ْﺳ

َﻢَﺣْرَأﺎَﻳ َﻚَﺘَ ْﺣﻤَر َﻚُﻟَﺄْﺳَأَو ْ ِﺒﻲْﻧَ ِ َكُﺮِﻔْﻐَﺘْﺳَأَو ُﻪَﻠِﺟٰاَو ُﻪَﻠِﺟ َﺨ َ ْﻴﻦِ ِﺣﻤاَّﺮﻟا .

Artinya: “Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar. Hanya bagi Allah semua pujian.

Ya Allah, sempurnakanlah cahaya terang bagi kami, ampunilah kami, sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu. Ya Allah, sesungguhnya aku mohon padaMu segala kebaikan yang sekarang dan masa yang akan datang dan aku mohon padaMu akan dosaku serta aku mohon padaMu rahmatMu wahai Tuhan Yang Maha Pengasih dari segala yang pengasih.”

Diantara dua pilar hijau membaca do’a:

ُﻢَﻠْﻌَﻳ َﻚَّﻧِإ ُﻢَﻠْﻌَﻳ ﺎَّﻤَﻗ ْزَوﺎَ َﺗﺠَو ْمَّﺮَﻜَﺗَو ُﻒْﻗاَو ْﻢَﺣْراَو ْﺮِﻔْﻏا ِّبَر

ُمَﺮْﻛَﻷا ُّﺰَﻋَ ْﻷا ُﷲا َﺖْﻧَأ َﻚَّﻧِإ ُﻢَﻠْﻌَﻏ َﻻﺎَﻣ .

Artinya: “Ya Allah, ampunilah, sayangilah, maafkanlah, bermurah hatilah dan hapuskanlah apa-apa yang Engkau ketahui dari dosakami. Sesung- guhnya Engkau Maha Mengetahui apa-apa

yang kami sendiri tidak tahu. Sesungguhnya Engkau ya Allah Maha Tinggi dan Maha Pemurah.”

Ketika mendekati bukit Marwah, membaca:

َﺮَﻤَﺘْﻗاِو َ

أ َﺖْﻴَ ْﻛا َّﺞَﺣ ْﻦَﻤَﻓ ،ِﷲاِﺮِﺋﺂَﻌَﺷ ْﻦِﻣ َةَوْﺮَﻤْﻟاَو ﺎَﻔ َّﺼﻟا َّنِإ َﻄَﻳ ْﻦَﻣَو ﺎَﻤِﻬِﺑ َفَّﻮَّﻄَّﻓ ْنَأ ِﻪْﻴَﻠَﻋ َحﺎَﻨُﺟَﻼَﻓ

ٌﺮِﻛﺎَﺷ َﷲا َّنِﺈَﻓ اً ْﻴﺮَﺧ َعَّﻮ

ٌﻢْﻴِﻠَﻋ .

Artinya: "Sesungguhnya Shafa dan Marwah sebagian dari syi'ar-syi'ar (tanda kebesaran) Allah.

Maka barang siapa yang beribadah haji ke Baitullah ataupun berumrah, maka tidak ada dosa baginya mengerjakan sa'i antara keduanya. dan barang siapa mengerjakan sesuatu kebajikan dengan kerelaan hati, maka sesungguhnya Allah Maha menerima kebaikan lagi Maha Mengetahui."

d. Perjalanan keempat dari Marwah ke Shafa membaca:

ِّٰ ِﷲَو ُ َﺒﺮْﻛَأ ُﷲَا ُ َﺒﺮْﻛَأ ُﷲَا ُ َﺒﺮْﻛَأ ُﷲَا ﺪْﻤَ ْ

ﻟﺤا

ْﻦِﻣ َﻚُﻟَﺄْﺳَأ ْ ِّ ِإ َّﻢُﻬّﻠﻟَا .

ﺎَﻣ ِّ ُﻛﻞ ْﻦِﻣ َكُﺮِﻔْﻐَﺘْﺳَأَو ُﻢَﻠْﻌَﻳ ﺎَﻣِّ َﺷﺮ ْﻦِﻣ َﻚِﺑُذْﻮُﻋ َ

أَو ُﻢَﻠْﻌَﻳ ﺎَﻣ ِ ْﻴﺮَﺧ

ِبْﻮُﻴ ُﻐْﻟا ُم َّﻼَﻋ َﺖْﻧَأ َﻚَّﻧِإ ُﻢَﻠْﻌَﻳ

َﻤْﻟا ُﷲا َّ .

ﻻِإ َ ٰ ِإ ﻻ َ

ُّﻖَْﻟﺤا ُﻚ ِﻠ

ُ ْﻴﻦِﺒُﻤْﻟا ُﺳَر ٌﺪَّﻤَ ُﻣﺤ ،

ُقِدﺎ َﺻ ِﷲا ُلْﻮ ُ ْﻴﻦِﻣَ ْﻻا ِﺪْﻋَﻮْﻟا

َﻚُﻟَﺄْﺳَأ ْ ِّ ِإ َّﻢُﻬّﻠﻟَا . ﺎَﻧ َ

أَو ْ ِﻨﻲَّﻓَﻮَﺘَﻳ َّ َﺣ ْ ِّﻨﻲِﻣ ُﻪَﻋِ ْﻨﺰَﻳ ﻻ َ ْنَأ ِم َﻼْﺳِ ْ

ﻺِﻟ ْ ِﻨﻲَﺘْﻳَﺪَﻫ ﺎَﻤَﻛ

ٌﻢِﻠْﺴَﻣ

ْيِ َﺼﺮَﺑ ْ ِ َو اًرْﻮُﻧ ْ ِﻌﻲْﻤَﺳ ْ ِ َو اًرْﻮُﻧ ْ ِﺒﻲ ْﻠَﻗ ْ ِﻓﻲ ْﻞَﻌْﺟا َّﻢُﻬّﻠﻟَا ،

ُﻧ اًرْﻮ

ْﻦِﻣ َﻚِﺑُذْﻮُﻋ َ . أَو ْيِﺮْﻣ َ

أ ْ ِ ْ ِّﺴﺮَﻳَو ْيِرْﺪ َﺻ ْ ِﻟﻲ ْحَ ْﺷﺮا َّﻢُﻬّﻠﻟَا

ِ ْﺒﺮَﻘْﻟا ِﺔَﻨْﺘِﻓَو ِﺮ ْﻣَ ْﻷا ِتﺎَﺘَﺳَو ِر ْﺪ َّﺼﻟا ِسِوﺎَﺳَو

َﻚِﺑُذْﻮُﻋ َ ،

أ ْ ِّ ِإ َّﻢُﻬّﻠﻟَا

ِّ َﺷﺮ ْﻦِﻣَو ِرﺎ َﻬَّﺠا ْ ِﻓﻲ ُﺞِﻠَﻳ ﺎَﻣِّ َﺷﺮَو ِﻞ ْﻴَّﻠﻟا ْ ِﻓﻲ ُﺞِﻠَﻳ ﺎَﻣِّ َﺷﺮ ْﻦِﻣ

ُّﺐُﻬَﻳ ﺎَﻣ

َ ْﻴﻦِ ِﺣﻤاَّﺮﻟا َﻢَﺣْرَأ ﺎَﻳ ُحﺎَﻳِّﺮﻟا ِﻪِﺑ

َﻚِﺗَدﺎَﺒِﻋ َّﻖَﺣ َكﺎَﻧ ْﺪَﺒَﻗﺎَﻣ َﻚَﻧﺎَﺤْﺒُﺳ .

ُﷲَا ﺎَﻳ

ِﺮ ْﻛِذ َّﻖَﺣ َكﺎَﻧْﺮَﻛَذ ﺎَﻣ َﻚَﻧﺎَﺤْﺒ ُﺳ

ُﷲَا ﺎَﻳ َك .

Artinya: “Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar. Segala puji hanya bagi Allah. Ya Allah, Tuhanku, aku mohon padaMu dari kebaikan yang Engkau tahu dan berlindung padaMu dari kejahatan yang Engkau tahu, dan aku mohon ampun padaMu dari segala kesalahan yang Engkau ketahui, sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui yang gaib. Tidak ada Tuhan selain Allah Maha Raja yang sebenar-benarnya. Muhammad utusan Allah yang selalu menepati janji lagi terpercaya. Ya Allah sebagaimana Engkau telah menunjuki aku memilih Islam, maka aku mohon kepadaMu untuk tidak mencabutnya, sehingga aku menninggal dalam keadaan Muslim. Ya Allah, berilah cahaya terang dalam hati, telinga dan penglihatanku. Ya Allah, lapangkanlah dadaku dan mudahkan bagiku segala urusan. Dan aku berlindung padaMu dari godaan bisikan hati, kekacauan urusan dan fitnah kubur. Ya Allah, aku berlindung padaMu dari kejahatan yang bersembunyi di waktu malam dan siang hari, serta kejahatan yang dibawa angina lalu, wahai Tuhan Yang Maha Pengasih dari segenap yang pengasih. Ya Allah, Maha Suci Engkau, kami

tidak bisa menyebutMu (dzikir) dengan semestinya.”

Diantara dua pilar hijau membaca do’a:

ُﻢَﻠْﻌَﻳ َﻚَّﻧِإ ُﻢَﻠْﻌَﻳ ﺎَّﻤَﻗ ْزَوﺎَ َﺗﺠَو ْمَّﺮَﻜَﺗَو ُﻒْﻗاَو ْﻢَﺣْراَو ْﺮِﻔْﻏا ِّبَر

ُمَﺮْﻛَﻷا ُّﺰَﻋَ ْﻷا ُﷲا َﺖْﻧَأ َﻚَّﻧِإ ُﻢَﻠْﻌَﻏ َﻻﺎَﻣ .

Artinya: “Ya Allah, ampunilah, sayangilah, maafkanlah, bermurah hatilah dan hapuskanlah apa-apa yang Engkau ketahui dari dosakami. Sesung- guhnya Engkau Maha Mengetahui apa-apa yang kami sendiri tidak tahu. Sesungguhnya Engkau ya Allah Maha Tinggi dan Maha Pemurah.”

Ketika mendekati bukit Safa, membaca:

َّنِإ

َﺮَﻤَﺘْﻗاِو َ

أ َﺖْﻴَ ْﻛا َّﺞَﺣ ْﻦَﻤَﻓ ،ِﷲاِﺮِﺋﺂَﻌَﺷ ْﻦِﻣ َةَوْﺮَﻤْﻟاَو ﺎَﻔ َّﺼﻟا

ٌﺮِﻛﺎَﺷ َﷲا َّنِﺈَﻓ اً ْﻴﺮَﺧ َعَّﻮَﻄَﻳ ْﻦَﻣَو ﺎَﻤِﻬِﺑ َفَّﻮَّﻄَّﻓ ْنَأ ِﻪْﻴَﻠَﻋ َحﺎَﻨُﺟَﻼَﻓ

ٌﻢْﻴِﻠَﻋ .

Artinya:"Sesungguhnya Shafa dan Marwah sebagian dari syi'ar-syi'ar (tanda kebesaran) Allah.

Maka barang siapa yang beribadah haji ke Baitullah ataupun berumrah, maka tidak ada dosa baginya mengerjakan sa'i antara kedua- nya. dan barang siapa mengerjakan sesuatu kebajikan dengan kerelaan hati, maka sesung- guhnya Allah Maha menerima kebaikan dan Maha Mengetahui."

e. Perjalanan Kelima dari Shafa ke Marwah membaca:

ﺪْﻤَ ْ

ﻟﺤا ِّٰ ِﷲَو ُ َﺒﺮْﻛَأ ُﷲَا ُ َﺒﺮْﻛَأ ُﷲَا ُ َﺒﺮْﻛَأ ُﷲَا

َكﺎَﻧْﺮَﻜَﺷ ﺎَﻣ َﻚَﻧﺎَﺤْﺒُﺳ .

ُﷲَا ﺎَﻳ َﻚَﻧْﺄَﺷ ٰ ْﻟﺒَأ ﺎَﻣ َﻚَﻧﺎَﺤْﺒُﺳ ُﷲَا ﺎَﻳ

ِإ ْﺐِّﺒَﺣ َّﻢُﻬّﻠﻟَا ، ﺎَﻨْ َ

َقْﻮُﺴُﻔْﻟاَو َﺮْﻔُﻜْﻟا ﺎَﻨْ َ ِإ ْهِّﺮَﻛَو ﺎَﻨِﺑْﻮ ُﻠُﻗ ْ ِﻓﻲ ُﻪْﻨِّﻳَزَو َنﺎَﻤْﻓِ ْﻹا

َﻦْﻓِﺪِﺷاَّﺮﻟا َﻦِﻣ ﺎَﻨْﻠَﻌْﺟاَو َنﺎَﻴ ْﺼِﻌْﻟاَو .

Artinya: “Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar. Segala puji hanya untuk Allah Maha Suci Engkau, kami tidak mensyukuriMu dengan syukur yang semestinya. Ya Allah Maha Suci Engkau. Alangkah agung ZatMu ya Allah. Ya Allah, cintakanlah kami kepada iman dan hiaskanlah di hati kami, tanamklah keben- cian pada diri kami pada perbuatan kufur, fisik dan durhaka. Jadikanlah kami dari golongan orang-orang yang mendapat petunjuk.”

Diantara dua pilar hijau membaca do’a:

ُﻢَﻠْﻌَﻳ َﻚَّﻧِإ ُﻢَﻠْﻌَﻳ ﺎَّﻤَﻗ ْزَوﺎَ َﺗﺠَو ْمَّﺮَﻜَﺗَو ُﻒْﻗاَو ْﻢَﺣْراَو ْﺮِﻔْﻏا ِّبَر

ُمَﺮْﻛَﻷا ُّﺰَﻋَ ْﻷا ُﷲا َﺖْﻧَأ َﻚَّﻧِإ ُﻢَﻠْﻌَﻏ َﻻﺎَﻣ .

Artinya: “Ya Allah, ampunilah, sayangilah, maafkanlah, bermurah hatilah dan hapuskanlah apa-apa yang Engkau ketahui dari dosakami. Sesung- guhnya Engkau Maha Mengetahui apa-apa yang kami sendiri tidak tahu. Sesungguhnya Engkau ya Allah Maha Tinggi dan Maha Pemurah”.

Ketika mendekati bukit Marwah, membaca:

َﺮَﻤَﺘْﻗاِو َ

أ َﺖْﻴَ ْﻛا َّﺞَﺣ ْﻦَﻤَﻓ ،ِﷲاِﺮِﺋﺂَﻌَﺷ ْﻦِﻣ َةَوْﺮَﻤْﻟاَو ﺎَﻔ َّﺼﻟا َّنِإ

ٌﺮِﻛﺎَﺷ َﷲا َّنِﺈَﻓ اً ْﻴﺮَﺧ َعَّﻮَﻄَﻳ ْﻦَﻣَو ﺎَﻤِﻬِﺑ َفَّﻮَّﻄَّﻓ ْنَأ ِﻪْﻴَﻠَﻋ َحﺎَﻨُﺟَﻼَﻓ

ٌﻢْﻴِﻠَﻋ .

Artinya: "Sesungguhnya Shafa dan Marwah sebagian dari syi'ar-syi'ar (tanda kebesaran) Allah.

Maka barang siapa yang beribadah haji ke Baitullah ataupun berumrah, maka tidak ada dosa baginya mengerjakan sa'i antara kedua- nya. dan barang siapa mengerjakan sesuatu kebajikan dengan kerelaan hati, maka sesung- guhnya Allah Maha menerima kebaikan lagi Maha Mengetahui."

f. Perjalanan Keenam dari Marwah ke Shafa membaca:

ُهَﺪْﺣَو ُﷲا َّ

ﻻِإ َ ٰ ِإ َ

ﻻ ُﺪْﻤَْﻟﺤا ِّٰ ِﷲَو ُ َﺒﺮْﻛَأ ُﷲَا ُ َﺒﺮْﻛَأ ُﷲَا ُ َﺒﺮْﻛَأ ُﷲَا

ُهَﺪْﻋَو َقَﺪ َﺻ

ُﷲا َّ

ﻻِإ َ ٰ ِإ ﻻ َ ُهَﺪْﺣَو َباَﺰْﺣَ ْﻷا َمَﺰَﻫَو ُهَﺪْﺒَﻗَ َﺼﺮَﻧَو

َنْوُﺮِﻓ َﻜﺎْﻟا َهِﺮَﻛ ْﻮَﻟَو َﻦْﻓّ ا ُ َ َ ْﻴﻦ ِﺼِﻠْ ُﻣﺨ ُهﺎَّﻳِإ َّ

ﻻِإ ُﺪُﺒْﻌَﻏ ﻻَو َ

َﻚَﻟ َّﻢُﻬّﻠﻟَا . ٰﻨﻰِﻐْﻟاَو َفﺎَﻔَﻌْﻟاَو ٰﻘﻰُّﻛﺤاَو ىٰﺪُﻬْﻟا َﻚُﻟَﺄْﺳَأ ْ ِّ ِإ َّﻢُﻬّﻠﻟَا

َْﻟﺤا

َكﺎ َﺿِر َﻚُﻟَﺄْﺳَأ ْ ِّ ِإ َّﻢُﻬَّﻠﻟَا ُلْﻮُﻘَﻏ ﺎَّﻤْﻣ اً ْﻴﺮَﺧَو ُلْﻮُﻘَﻏ ْيِ َّ َﻛﺎ ُﺪْﻤ

ٍلْﻮ َﻗ ْﻦِﻣ ﺎَﻬْ َ ِإ ْ ِﻨﻲُﺑِّﺮَﻘُﻓ ﺎَﻣَو ِرﺎَّﺠاَو َﻚِﻄَﺨَﺳ ْﻦِﻣ َﻚِﺑُذْﻮُﻋ َ

أَو َﺔَّﻨَْﻟﺠاَو

ٍﻞ َﻤَﻗْوَأ ٍﻞ ْﻌِﻓْوَأ

َﻚِﻠ ْﻀَﻔِﺑَو ﺎَﻨْﻓَﺪَﺘْﻫا َكِرْﻮُﻨِﺑ َّﻢُﻬّٰﻠﻟَا .

ْ ِ َو ﺎَﻨْﻴَﻨْﻐَﺘْﺳا

َﺖْﻧَأ ﺎَﻨْﻴ َﺴْﻣ َ

أَو ﺎَﻨْﺤَﺒ ْﺻ َ

أ َﻚِﻧﺎَﺴْﺣِاَو َﻚِﺋﺎَﻄَﻗَو َﻚِﻣﺎَﻌْﻏِإَو َﻚِﻔَﻨَﻛ

َﻼَﻓ ُﺮِﻫﺎ َّﻈﻟاَو ٌءْ َ َكَﺪْﻌَﻧ َﻼَﻓ ُﺮِﺧٰ ْﻻاَو ٌءْ َ َﻚَﻠْﺒَﻗ َﻼَﻓ ُلَّوَ ْﻷا

َءْ َ

َءْ َ َﻼَﻓ ُﻦِﻃﺎَ ْﻛاَو َﻚَﻗْﻮَﻓ

َﻚِﺑُذْﻮُﻌَﻏ َﻚِﻧْوُد

ِو َ

أ ِﺲ َﻠَﻔْﻟا َﻦِﻣ ﺔَّﻨَ ْ

ﻟﺠﺎِﺑ َزْﻮَﻔْﻟا َﻚُﻟَﺄْﺴَﻧَو ٰﻨﻰِﻐْﻟا ِﺔَﻨْﺘِﻓَو ِ ْﺒﺮَﻘْﻟا ِبا َﺬَﻋَو ِﻞ َﺴَﻜْﻟا .

Artinya: “Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, allah Maha Besar. Segala puji hanya untuk Allah.

Tidak ada Tuhan selain Allah Tidak ada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa, yang menepati janjiNya, menolong HambaNya dan mengalah- kan sendiri musuh-musuhNya. Tiada Tuhan selain Allah. Dan kami tidak menyembah selain Dia dengan memurnikan kepatuhan kepada- Nya, sekalipun orang-orang kafir menbenci. Ya allah, aku memohon padaMu petunjuk, ketak- waan, pengendalian diri dan kekayaan. Ya Allah, padaMu lah segala puji seperti yang kami ucapkan dan bahkan yang lebih baik dari yang kami ucapkan. Ya Allah, aku mohon padaMu dari murkaMu dan siksa neraka dan apapun yang dapat mendekatkan daku padanya (neraka), baik ucapan ataupun amal perbuatan.

Ya Allah, hanya dengan Nur cahayaMu kami ini dapat petunjuk, dengan pemberianMu kami merasa cukup, dan dalam naunganMu, nikmat- Mu, anugerahMu, dan kebajikanMu jualah kami ini berada di waktu pagi dan petang.

Engkaulah yang mula pertama, tidak ada se- suatu pun yang ada sebelumMu dan Engkau pula lah yang paling akhir dan tidak ada sesuatupun yang ada di belakang (sesudah)- Mu. Engkaulah yang lah yang lahir (nyata), maka tidak ada sesuatupun diatas Engkau.

Engkau pulalah yang batin, maka tidak ada sesuatupun dibawahMu. Kami berlindung padaMu dari pailit, malas, siksa kubur dan fitnah kekayaan serta kami mohon padaMu kemenangan memperoleh surga.”

Di antara dua pilar hijau membaca do’a:

ِﻔْﻏا ِّبَر

ُﻢَﻠْﻌَﻳ َﻚَّﻧِإ ُﻢَﻠْﻌَﻳ ﺎَّﻤَﻗ ْزَوﺎَ َﺗﺠَو ْمَّﺮَﻜَﺗَو ُﻒْﻗاَو ْﻢَﺣْراَو ْﺮ

ُمَﺮْﻛَﻷا ُّﺰَﻋَ ْﻷا ُﷲا َﺖْﻧَأ َﻚَّﻧِإ ُﻢَﻠْﻌَﻏ َﻻﺎَﻣ .

Artinya: “Ya Allah, ampunilah, sayangilah, maafkanlah, bermurah hatilah dan hapuskanlah apa-apa yang Engkau ketahui dari dosa kami. Sesung- guhnya Engkau Maha Mengetahui apa-apa yang kami sendiri tidak tahu. Sesungguhnya Engkau ya Allah Maha Tinggi dan Maha Pemurah.”

Ketika mendekati bukit Shafa, membaca:

َ ْﻛا َّﺞَﺣ ْﻦَﻤَﻓ ،ِﷲاِﺮِﺋﺂَﻌَﺷ ْﻦِﻣ َةَوْﺮَﻤْﻟاَو ﺎَﻔ َّﺼﻟا َّنِإ

َﺮَﻤَﺘْﻗاِو َ أ َﺖْﻴ

ٌﺮِﻛﺎَﺷ َﷲا َّنِﺈَﻓ اً ْﻴﺮَﺧ َعَّﻮَﻄَﻳ ْﻦَﻣَو ﺎَﻤِﻬِﺑ َفَّﻮَّﻄَّﻓ ْنَأ ِﻪْﻴَﻠَﻋ َحﺎَﻨُﺟَﻼَﻓ

ٌﻢْﻴِﻠَﻋ .

Artinya: "Sesungguhnya safa dan marwah sebagian dari syi'ar-syi'ar (tanda kebesaran) Allah.

Maka barang siapa yang beribadah haji ke Baitullah ataupun berumrah, maka tidak ada dosa baginya mengerjakan sa'i antara kedua- nya. dan barang siapa mengerjakan sesuatu kebajikan dengan kerelaan hati, maka sesung- guhnya Allah Maha menerima kebaikan dan Maha Mengetahui."

g. Perjalanan Ketujuh dari Shafa ke Marwah membaca:

اً ْﻴﺮِﺜ َﻛ ِّٰ ِﷲ ُﺪْﻤَْﻟﺤاَو اً ْﻴﺮِﺒ َﻛ ُ َﺒﺮْﻛَأ ُﷲَا ُ َﺒﺮْﻛَأ ُﷲَا ُ َﺒﺮْﻛَأ ُﷲَا

َّﻢُﻬّﻠﻟَا ،

َﺮْﻔُﻜْﻟا َّ َﻟﻲِإ ْهِّﺮَﻛَو ْ ِﺒﻲ ْﻠَﻗ ْ ِﻓﻲ ُﻪْﻨِّﻳَزَو َنﺎَﻤْﻓِ ْﻹا َّ َﻟﻲِإ ْﺐِّﺒَﺣ َقْﻮُﺴُﻔْﻟاَو

ا َﻦِﻣ ْ ِﻨﻲ ْﻠَﻌْﺟاَو َنﺎَﻴ ْﺼِﻌْﻟاَو

َﻦْﻓِﺪِﺷاَّﺮﻟ .

Artinya: “Allah Maha Besar, Alla Maha Besar, Allah Maha Besar. Segala puji bagi Allah dengan pujian yang tidak terhingga. Ya Allah, cintakanlah aku kepada iman dan hiaskanlah ia di kalbuku. Tanamkanlah kebancian padaku perbuatan kufur, fasiq dan durhaka. Dan jadikanlah pula aku dari golongan orang yang mendapat petunjuk.”

h. Di antara dua pilar hijau membaca do’a:

ُﻢَﻠْﻌَﻳ َﻚَّﻧِإ ُﻢَﻠْﻌَﻳ ﺎَّﻤَﻗ ْزَوﺎَ َﺗﺠَو ْمَّﺮَﻜَﺗَو ُﻒْﻗاَو ْﻢَﺣْراَو ْﺮِﻔْﻏا ِّبَر

َﻋَ ْﻷا ُﷲا َﺖْﻧَأ َﻚَّﻧِإ ُﻢَﻠْﻌَﻏ َﻻﺎَﻣ

ُمَﺮْﻛَﻷا ُّﺰ .

Artinya: “Ya Allah, ampunilah, sayangilah, maafkanlah, bermurah hatilah dan hapuskanlah apa-apa yang Engkau ketahui dari dosakami. Sesung- guhnya Engkau Maha Mengetahui apa-apa yang kami sendiri tidak tahu. Sesungguhnya Engkau ya Allah Maha Tinggi dan Maha Pemurah”.

Ketika mendekati bukit Marwah, membaca:

َﺮَﻤَﺘْﻗاِو َ

أ َﺖْﻴَ ْﻛا َّﺞَﺣ ْﻦَﻤَﻓ ،ِﷲاِﺮِﺋﺂَﻌَﺷ ْﻦِﻣ َةَوْﺮَﻤْﻟاَو ﺎَﻔ َّﺼﻟا َّنِإ

ٌﺮِﻛﺎَﺷ َﷲا َّنِﺈَﻓ اً ْﻴﺮَﺧ َعَّﻮَﻄَﻳ ْﻦَﻣَو ﺎَﻤِﻬِﺑ َفَّﻮَّﻄَّﻓ ْنَأ ِﻪْﻴَﻠَﻋ َحﺎَﻨُﺟَﻼَﻓ

ٌﻢْﻴِﻠَﻋ

.

Artinya: "Sesungguhnya Shafa dan Marwah sebagian dari syi'ar-syi'ar (tanda kebesaran) Allah.

Maka barang siapa yang beribadah haji ke Baitullah ataupun berumrah, maka tidak ada dosa baginya mengerjakan sa'i antara keduanya. dan barang siapa mengerjakan sesuatu kebajikan dengan kerelaan hati, maka sesungguhnya Allah Maha menerima kebaikan lagi Maha Mengetahui."

i. Do’a di Bukit Marwah selesai Sa’i

َكِﺮْﻜُﺷَو َﻚِﺘَﻋﺎَﻃ ٰ َﻟﺒَو ﺎَّﻨَﻗ ُﻒْﻗاَو ﺎَﻨِﻓ َﺨَو ﺎَّﻨِﻣ ْﻞَّﺒَﻘَﻳ ﺎَﻨَّﺑَر َّﻢُﻬّٰﻠﻟَأ

َﻟ ٰ َﻟﺒَو ﺎَّﻨِﻋ َ

ِﻞِﻣ َﻜﺎﻟا ِمَﻼْﺳِ ْ أ

ﻹاَو ِنﺎَﻤْﻓِ ْﻹا َ َﻟﺒَو ﺎَﻨْﻠِﻜَﺗ َﻻ َكِ ْﻴﺮ اًﺪَﺑ َ

أ ْ ِ ﺎَﻌَﻤْﻟا ِكْ َﺘﺮِﺑ ْ ِﻨﻲْ َﺣﻤْرا َّﻢُﻬّٰﻠﻟَأ ﺎَّﻨَﻗ ٍضاَر َﺖْﻧَأَو ﺎَﻨَّﻓَﻮَﺗ ﺎًﻌْﻴِ َﺟﻤ َﻦْﺴُﺣ ْ ِﻨﻲْﻗُزْراَو ْ ِﻨﻲْﻴِﻨْﻌَﻓ َﻻ ﺎَﻣ َﻒَّﻠَﻜَﺗَأ ْنَأ ْ ِﻨﻲْ َﺣﻤْراَو ْ ِﻨﻲَﺘْﻴَﻘْﻧ َ

أ ﺎَﻣ َ ْﻴﻦِ ِﺣﻤاَّﺮﻟا َﻢَﺣْرَأ َﺎﻳ ْ ِّﻨﻲَﻗ َﻚْﻴ ِﺿْﺮُﻳ َﺎﻤْﻴِﻓ ِﺮ َﻈَّﺠا .

Artinya: “Ya Allah kami mohon diterima do'a kami, afiatkan dan ampunilah kami, berilah pertolongan kepada kami untuk taat dan bersyukur kepadaMu.

Janganlah Engkau jadikan kami bergantung selain kepadaMu. Matikanlah kami dalam Islam yang sempurna dalam keridhaanMu. Ya Allah rahmatilah diri kami sehingga mampu meninggalkan segala kejahatan selama hidup kami, dan rahmatilah diri kami sehingga tidak berbuat hal yang tidak berguna. Karuniakanlah kepada kami keridhaanMu. Wahai Tuhan yang bersifat Maha Pengasih lagi Penyayang”>.

j. Do’a waktu menggunting rambut

ُ َﺒﺮْﻛَأ ُﷲَا ُ َﺒﺮْﻛَأ ُﷲَا ُ َﺒﺮْﻛَأ ُﷲَا .

ِّٰ ِﷲ ُﺪْﻤَْﻟﺤاَو ﺎَﻧاَﺪَﻫ ﺎَﻣ ٰ َﻟﺒ ِّٰ ِﷲ ُﺪْﻤَْﻟﺤَا

َﻨْﻴَﻠَﻋ ِﻪِﺑ ﺎَﻨَﻤَﻌْﻏ َ أ ﺎَﻣ ٰ َﻟﺒ ﺎ

ْﺮِﻔْﻏاَو ْ ِّﻨﻲِﻣ ْﻞَّﺒَﻘَﺘَﻓ ِ َﻴ ِﺻﺎَﻧ هِﺬٰﻫ َّﻢُﻬّٰﻠﻟَا .

ْ ِ ْﻮُﻧُذ

ِةَﺮِﻔْﻐَﻤ ْﻟا َﻊِﺳاَو ﺎَﻳ َﻦْﻳِرْﻮ ُﺼْﻘَﻤْﻟاَو َ ْﻴﻦِﻘِّﻠَﺤُﻤْﻠِﻟ ْﺮِﻔْﻏا َّﻢُﻬّٰﻠﻟَا . . ، ًﺔَﺌِّﻴَﺳ ﺎَﻬِﺑ ْ ِّﻨﻲَﻗ ُﺢْﻣاَو ًﺔَﻨَﺴَﺣ ٍةَﺮْﻌ َﺷ ِّﻞُﻜِﺑ ْ ِﻟﻲ ْﺖُﺒْﻋا َّﻢُﻬّٰﻠﻟَا

ْﻊَﻓْراَو

ْ ِﻟﻲ

ًﺔَﺟَرَد َكَﺪْﻨَﻗ ﺎَﻬِﺑ .

Artinya: “Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar. Segala puji bagi Allah yang telah memberi petunjuk kepada kita dan segala puji bagi Allah tentang apa-apa yang telah Allah karuniakan kepada kami. Ya Allah ini ubun- ubunku, maka terimalah dariku (amal perbuatanku) dan ampunilah dosa-dosaku. Ya Allah ampunilah orang-orang yang mencukur dan memendekkan rambutnya wahai Tuhan yang Maha Luas ampunanNya. Ya Allah tetapkanlah untuk diriku setiap helai rambut kebijakan dan hapuskanlah untukku dengan setiap helai rambut kejelekan dan angkatlah derajatku di sisimu”.

k. Do’a Setelah Menggunting Rambut

ْيِ َّ ا ِّٰ ِﷲ ُﺪْﻤَْﻟﺤَا ﺎًﻨْﻴِﻘَﻳَو ﺎًﻧﺎَﻤْﻓِإ ﺎَﻧْذِز َّﻢُﻬّٰﻠﻟَا ﺎَﻨَﻜ ِﺳﺎَﻨَﻣ ﺎَّﻨَﻗ َ َﻗ

ﺎًﻘْﻴِﻓْﻮَﺗَو

َ َﺠْﺮِﻔْﻏاَو ﺎًﻧْﻮَﻋَو

َ ْﻴﻦِﻤِﻠْﺴُﻤْﻟا ِﺮِﺋﺎ َﺴِﻟَو ﺎَﻨْﻓَ ِ اَﻮِﻟَو ﺎ

ِتﺎَﻤِﻠ ْﺴُﻤ ْﻟاَو .

Artinya: “Segala puji bagi Allah yang telah menyelesaikan manasik kami, Ya Allah tambahkanlah kepada

kami iman, keyakinan dan pertolongan dan ampunilah kami, kedua orang tua kami dan seluruh kaum muslimin dan muslimat.”

D.Thawaf Wada’ dan Do’a Thawah Wada’

1. Niat Thawaf Wada’

ﻟﻰﺎَﻌَﻳ َِّ ِﷲ ٍطاَﻮْﺷ َا َﺔَﻌْﺒَﺳ ِعاَدَﻮﻟْا َفاَﻮَﻃ ِﺖْﻴَﻛ ْ ا اَﺬَﻬِﺑ َفْﻮُﻃَا ْنَا ُﺖْﻳَﻮَﻧ

ْ َﺒﺮْﻛَا ُﷲَا ِﷲا ِۢ

Artinya: Saya niat thawaf wada’ di Baitullah 7 kali putaran karena Allah ta’ala, Bismillahi Allahu Akbar.

2. Do’a Tawaf Wada’

Do’a Tawaf Wada’ dibaca untuk setiap putaran.

ْ َﺒﺮْﻛَأ ُﷲاَو ُﷲا َّ

ﻻِإ َ ٰ ِإ ﻻَو َ ِّٰ ِﷲ ُﺪْﻤَْﻟﺤاَو ِﷲا َنﺎَﺤْﺒُﺳ ُ َﺒﺮْﻛَأ ُﷲَا ِﷲا ِۢ

َّﻮُﻗ َ

ﻻَو َلْﻮَﺣ َ

ِﻢْﻴِﻈَﻌ ْ ﻻَو ﻟا ِّ ِﻠﻲَﻌ ْ

ﻟا ِﷲا ﺎِﺑ َّ

ﻻِإ َة

ٰ َﻟﺒ ُم َﻼَّﺴﻟاَو ُة َﻼ َّﺼﻟاَو .

َﻢَّﻠَﺳَو ِﻪْﻴَﻠَﻋ ُﷲا َّﻠﻰ َﺻ ِﷲا ِلْﻮُﺳَر .

ﺎًﻘْﻓِﺪ ْﺼَﺗَو َﻚِﺑ ﺎًﻧﺎَﻤْﻓِإ َّﻢُﻬّٰﻠﻟَا

ُﷲا َّﻠﻰ َﺻ ٍﺪَّﻤَ ُﻣﺤ َﻚِّﻴِﺒَﻧ ِﺔَّﻨ ُﺴِﻟ ًﺨﺎَﺒِّﻳاَو َكِﺪْﻬَﻌِﺑ ًءﺎَﻓَوَو َﻚِﺑﺎَﺘِﻜِﺑ

ِﻪْﻴَﻠَﻋ

َﻢَّﻠَﺳَو .

ٍدﺎَﻌَﻣ ٰ

ﻟﻰِإ َكُّداَﺮَﻟ َناْﺮُﻘْﻟا َﻚْﻴَﻠَﻋ َضَﺮَﻓ ْيِ َّ ا َّنِا

ْﺪِﻋَأ ُﺪْﻴِﻌُﻣ ﺎَﻳ .

ُﻊْﻴِﻤَﺳ ﺎَﻳ ْ ِ

ْ ِﻨﻲْ َﺣﻤْرا ُﻦٰ ْﺣﻤَر ﺎَﻳ ْ ِﻳﻰْ ُﺘﺮْﺳا ُرﺎَّﺘَﺳ ﺎَﻳ ْ ِﻳﻰْ ُﺒﺮْﺟا ُرﺎَّﺒَﺟﺎَﻳ ْ ِﻨﻲْﻌِﻤْﺳ َ

َﺬٰﻫ َﻚِﺘْﻴَﺑ ٰ أ

ﻟﻰِإ ْ ِ ْدُدْرا ُداَّدَر ﺎَﻳ

ْﻮَﻌْﻟا ْ ِﻨﻲْﻗُزْراَو ا

َد

َﺪْﻌَﻧ ٍتاَّﺮ َﻛ َدْﻮَﻌْﻟا َّﻢُﻋ

ُهَﺪْﻋَو ُﷲا َقَﺪ َﺻ َنْوُﺪِﻣﺎَﺣ ﺎَﻨِّﺑَﺮِﻟ َنْﻮُ ِﺋﺤﺎَﺳ َنْوُﺪِﺑَﺨ َنْﻮُﺒِﺋﺎَﺗ ٍتاَّﺮَﻣ

ُهَﺪْﺣَو َباَﺰْﺣَ ْﻷا َمَﺰَﻫَو ُهَﺪْﺒَﻗ َ َﺼﺮَﻧَو

ْﻦَﻗَو ْ ِﻨﻲْﻴِﻤَﻳ ْﻦَﻗ ْ ِﻨﻲْﻈَﻔْﺣا َّﻢُﻬّٰﻠﻟَا .

ْيِرﺎَﺴَﻳ

َّ َﺣ ْ ِﺘﻲْ َ

ﺗﺤ ْﻦِﻣَو ْ ِ ْﻮَﻓ ْﻦِﻣَو ْيِﺮْﻬَﻇ ِءاَرَو ْﻦِﻣَو ْ ِﻣﻲاَّﺪُﻗ ْﻦِﻣَو

ْيِ َﺘَﺑَو ْ ِﻠﻲْﻫ َ أ ٰ

ﻟﻰِإ ْ ِﻨﻲَﻠ ِّﺻَﻮُﺗ

َضْرَ ْﻷا ﺎَ َﺠِﻮ ْﻃ َ .

أَو َﺮَﻔَّﺴﻟا ﺎَﻨْﻴَﻠَﻋ ْنِّﻮَﻫ َّﻢُﻬّٰﻠﻟَا

.

َﻳ ﺎَﻨِﻠْﻫ َ

أ ْ ِﻓﻲ ﺎَﻨْﻔُﻠْﺧاَو ﺎَﻧِﺮ َﻔَﺳ ْ ِﻓﻲ ﺎَﻨْﺒ ِﺤ ْﺻ َ أ َّﻢُﻬّٰﻠﻟَا ﺎَﻳَو َ ْﻴﻦِ ِﺣﻤاَّﺮﻟا َﻢَﺣْرَأ ﺎ

َ ْﻴﻦِﻤَﻟﺎَﻌْﻟا َّبَر .

Artinya: “Dengan nama Allah, Allah Maha Besar, Maha Suci Allah dan segala puji hanya kepada Allah tidak ada Tuhan selain Allah Yang Maha Besar, tiada daya (untuk memperoleh manfaat) dan tiada kekuatan (untuk menolak kesulitan) kecuali dengan pertolongan dari Allah Yang Maha Tinggi lagi Maha Besar,. Salawat dan salam bagi junjungan Rasulullah SAW. Ya Allah, aku datang kemari karena iman kepadaMu, membenarkan kitabMu, memenuhi janjiMu dan kerena menuruti sunnah NabiMu Muhammad SAW.

Sesungguhnya Tuhan yang menurunkan Al- Qur’an kepadamu niscaya memulangkanmu ke tempat kembali, wahai Tuhan yang Kuasa mengembalikan, kembalikan ke tempatku, wahai Tuhan yang Maha Mendengar, dengarlah (kabulkanlah) permohonanku wahai Tuhan Yang Maha Memperbaiki, perbaikilah aku, wahai Tuhan Yang Maha Pelindung, tutupilah aibku, wahai Tuhan Yang Maha Kasih Sayang, sayangilah aku, wahai Tuhan Yang Maha Kuasa Mengembalikan, kembalikanlah aku ke Ka’bah ini dan berilah aku rizqi untuk mengulanginya berkali-kali, dalam keadaan bertaubat dan beribadat, berlayar menuju Tuhan kami sambil memuji, Allah Maha menepati janjiNya membantu hamba-hambaNya, yang menghancurkan sendiri musuh-musuhNya. Ya Allah peliharalah aku dari kanan, kiri, depan,

Dalam dokumen panduan, do'a dan dzikir manasik umrah (Halaman 69-94)

Dokumen terkait