SERTA KECENDERUNGAN DAN PROSPEK USAHA
5. NPWP 31.628.167.4-402.000 tanggal 11 November
2012
KPP Pratama Tangerang Barat, Kantor Wilayah DJP Banten, Direktorat Jenderal Pajak, Kementerian Keuangan Republik Indonesia
Selama menjalankan kegiatan usaha
-
6. Surat Pengukuhan Pengusaha Kena Pajak
S-3443PKP/WPJ.08/KP.0 203/2019 tanggal 4 November 2019
KPP Pratama Tangerang Barat, Kantor Wilayah DJP Banten, Direktorat Jenderal Pajak, Kementerian Keuangan Republik Indonesia
Selama menjalankan kegiatan usaha
-
7. Surat Keterangan Terdaftar
PEM-0249/WPJ.08/KP.0203/
2012 tanggal 13 November 2012
KPP Pratama Tangerang Barat, Kantor Wilayah DJP Banten, Direktorat Jenderal Pajak, Kementerian Keuangan Republik Indonesia
Selama menjalankan kegiatan usaha
Kewajiban Pajak:
PPH Pasal 4(2), PPh Pasal 21, PPh Pasal 22, PPh Pasal 23,
PPh Pasal 25, PPh Pasal 29
8. Persetujuan Bangunan Gedung (d/h Izin Mendirikan Bangunan)
647/SK- 1160/KPMP/2022 tanggal 26 Agustus 2002
Walikota Tangerang Kegunaan: Mendirikan Pergudangan Three In One
Didirikan di: Jalan Industri Raya, Kelurahan Pasir Raya, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang
Luas bangunan:
Type A1 Blok A Nomor 1, 3, 5, 8, 10, 12 seluas 290 m2
Type A1 Blok B Nomor 1, 3, 5, 8, 10, 12 seluas 290 m2
Type A1 Blok C Nomor 2, 4, 6, 8, 10 seluas 290 m2
Type A2 Blok A Nomor 2, 4, 7, 9, 11, Seluas 290 m2
PENAWARAN UMUM PERDANA SAHAM PT PELAYARAN KURNIA LAUTAN SEMESTA TBK
126 No Nama Perizinan No. Perizinan dan
Tanggal Dikeluarkan Pihak Yang Mengeluarkan Jangka Waktu
Perizinan Keterangan
Type A2 Blok B Nomor 2, 4, 7, 9, 11, Seluas 290 m2
Type C Blok B Nomor 2, 5, 7, 9, Seluas 290 m2
Type B1 Blok C Nomor 11 Seluas 312 m2 Type B1 Blok D Nomor 6, 8, seluas 312 m2 Type B2 Blok A Nomor 6 seluas 312 m2 Type B2 Blok B Nomor 6 Seluas 312 m2 Type B2 Blok C Nomor 1 Seluas 312 m2 Type B2 Blok D Nomor 7, 9 Seluas 312 m2 Type C1 Blok C1 Nomor 2, 4 Seluas 329,40 m2
Type C2 Blok C2 Nomor 1, 3, 5 Seluas 329,40 m2
Fasilitas umum seluas 4.647.25 m2 Surat Tanah:
Sertifikat Nomor 1120 tanggal 18 Januari 2001
Sertifikat Nomor 1122 tanggal 28 Agustus 2001
9. Surat Keterangan tentang laporan hasil
pemeriksaan dam pengujian yang telah dilakukan oleh Pegawai Pengawas Ketenagakerjaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)
566/567/PAA/TNG- 1/2022 tanggal 10 November 2022
Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Pemerintah Propinsi Banten
Jenis Pesawat Angkat dan Angkut: Forklift Merk/Pabrik Pembuat : TCM Corporation
Tempat/Tahun Pembuatan : Jepang/2013
Nomor Seri :
2U320630/FD30C3Z
Kapasitas Angkat :
3.000Kg/3 Ton
Tinggi Angkat : 5 Meter
Kecepatan Angkat : 1 meter/menit
Digunakan untuk:Mengangkat, memindahkan, dan menurunkan barang Kelengkapan pengaman:seat belt, rem tangan, lampu sein, klakson dan APAR Telah memenuhi persyaratan keselamatan dan kesehatan kerja
10. Peraturan
Perusahaan 568.1/3983-HI/2022 tanggal
4 Oktober 2022
Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Tangerang
3 Oktober 2024 11. Sertifikat
Kepesertaan Jaminan Sosial Tenaga Kerja
15000722 tanggal 9
November 2022 BPJS Ketenagakerjaan Selama menjalankan kegiatan usaha 12. Sertifikat BPJS
Kesehatan - BPJS Kesehatan Selama
menjalankan kegiatan usaha
KSS telah terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan sesuai dengan ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2011 namun untuk Sertifikat BPJS Kesehatan KSS sedang dalam proses penerbitan berdasarkan bukti screenshot KSS berkirim email kepada BPJS Kesehatan Cabang Tangerang pada tanggal
3 Februari 2023 pukul 5.07 WIB perihal Lampiran Data untuk Penerbitan Sertifikat.
13. Wajib Lapor
Ketenagakerjaan 15135.20230412.0001 Kementerian
Ketenagakerjaan 12 April 2023 – 12 April 2024
-
PENAWARAN UMUM PERDANA SAHAM PT PELAYARAN KURNIA LAUTAN SEMESTA TBK
127 Ikhtisar Data Keuangan Penting
Tabel berikut ini menggambarkan Ikhtisar Data Keuangan Penting KSS yang berasal dari Laporan Keuangan untuk: (i) periode 11 (sebelas) bulan untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 November 2022 yang telah diaudit oleh KAP Y. Santosa dan Rekan berdasarkan standar audit yang ditetapkan Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI), dengan opini wajar tanpa modifikasian dalam laporannya No. 00002/3.0301/AU.1/05/0046- 1/1/II/2023 tanggal 13 Februari 2023 yang ditandatangani Yahya Santosa, CPA, CPMA, dengan Registrasi Akuntan Publik No. AP. 0046 dan (ii) tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021, 2020 dan 2019 yang telah diaudit oleh KAP Agus, Indra, Jeri dan Rekan berdasarkan standar audit yang ditetapkan Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI), dengan opini wajar tanpa modifikasian dalam laporannya tanggal 31 Oktober 2022, 27 Oktober 2022 dan 24 Oktober 2022 yang ketiganya ditandatangani J. Anwar Hasan dengan Registrasi Akuntan Publik No. AP.0091.
LAPORAN POSISI KEUANGAN
(dalam Rupiah)
Keterangan 30 November 31 Desember
2022 2021 2020 2019
Aset Lancar 17.507.901.682 19.778.071.259 9.139.872.749 9.757.395.328
Aset Tidak Lancar 8.495.597.969 1.129.956.415 1.318.756.722 1.559.212.479 Total Aset 26.003.499.651 20.908.027.674 10.458.629.471 11.316.607.807 Liabilitas Jangka Pendek 10.680.851.954 15.792.663.053 9.389.578.628 2.720.658.965 Liabilitas Jangka Panjang 15.497.404.846 6.644.052.734 2.629.731.766 9.499.033.950 Total Liabilitas 26.178.256.800 22.436.715.787 12.019.310.394 12.219.692.915
Total Ekuitas (174.757.149) (1.528.688.113) (1.560.680.923) (903.085.108)
JUMLAH LIABILITAS DAN
EKUITAS 26.003.499.651 20.908.027.674 10.458.629.471 11.316.607.807 Aset Lancar
Periode 11 (sebelas) bulan yang berakhir pada tanggal 30 November 2022 dibandingkan dengan periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021
Aset Lancar KSS untuk tahun yang berakhir pada tanggal 30 November 2022 adalah sebesar Rp17.507.901.682, menurun sebesar Rp2.270.169.577 atau 11,48% dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 sebesar Rp19.778.071.259. Penurunan tersebut disebabkan karena pelunasan piutang usaha oleh pelanggan.
Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 Aset Lancar KSS untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 adalah sebesar Rp19.778.071.259, meningkat sebesar Rp10.638.198.510 atau 116,39% dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 sebesar Rp9.139.872.749.
Peningkatan tersebut disebabkan karena kenaikan nilai persediaan dibandingkan dengan periode sebelumnya.
Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019 Aset Lancar KSS untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 adalah sebesar Rp9.139.872.749, menurun sebesar Rp617.522.579 atau 6,33% dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019 sebesar Rp9.757.395.328. Penurunan tersebut disebabkan karena meningkatnya piutang usaha dibandingkan dengan periode sebelumnya.
Aset Tidak Lancar
Periode 11 (sebelas) bulan yang berakhir pada tanggal 30 November 2022 dibandingkan dengan periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021
Aset Tidak Lancar KSS untuk tahun yang berakhir pada tanggal 30 November 2022 adalah sebesar Rp8.495.597.969, meningkat sebesar Rp7.365.641.554 atau 651.,85% dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 sebesar Rp1.129.956.415.
Peningkatan tersebut disebabkan karena penurunan nilai aset tetap dibandingkan dengan periode sebelumnya.
Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 Aset Tidak Lancar KSS untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 adalah sebesar Rp1.129.956.415, menurun sebesar Rp188.800.307 atau 14,32% dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 sebesar Rp1.318.756.722. Penurunan tersebut disebabkan karena penurunan nilai aset tetap dibandingkan dengan periode sebelumnya.
Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019 Aset Tidak Lancar KSS untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 adalah sebesar Rp1.318.756.722, menurun sebesar Rp240.455.757 atau 15,42% dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019 sebesar Rp1.559.212.479. Penurunan tersebut disebabkan karena penurunan nilai aset tetap dibandingkan dengan periode sebelumnya.
PENAWARAN UMUM PERDANA SAHAM PT PELAYARAN KURNIA LAUTAN SEMESTA TBK
128 Total Aset
Periode 11 (sebelas) bulan yang berakhir pada tanggal 30 November 2022 dibandingkan dengan periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021
Total Aset KSS untuk tahun yang berakhir pada tanggal 30 November 2022 adalah sebesar Rp26.003.499.651, meningkat sebesar Rp5.095.471.977 atau 24,37% dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 sebesar Rp20.908.027.674. Peningkatan tersebut disebabkan karena meningkatnya nilai aset tidak lancar dibandingkan dengan periode sebelumnya.
Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 Total Aset KSS untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 adalah sebesar Rp20.908.027.674, meningkat sebesar Rp10.449.398.203 atau 99,91% dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 sebesar Rp10.458.629.471.
Peningkatan tersebut disebabkan karena peningkatan nilai aset lancar dibandingkan dengan periode sebelumnya.
Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019 Total Aset KSS untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 adalah sebesar Rp10.458.629.471, menurun sebesar Rp857.978.336 atau 7,58% dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019 sebesar Rp11.316.607.807. Penurunan tersebut disebabkan karena menurunnya nilai aset tidak lancar dibandingkan dengan periode sebelumnya.
Liabilitas Jangka Pendek
Periode 11 (sebelas) bulan yang berakhir pada tanggal 30 November 2022 dibandingkan dengan periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021
Liabilitas Jangka Pendek KSS untuk tahun yang berakhir pada tanggal 30 November 2022 adalah sebesar Rp10.680.851.954, menurun sebesar Rp5.111.811.099 atau 32,37% dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 sebesar Rp15.792.663.053. Penurunan tersebut disebabkan karena pelunasan utang usaha pihak ketiga dibandingkan dengan periode sebelumnya.
Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 Liabilitas Jangka Pendek KSS untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 adalah sebesar Rp15.792.663.053, meningkat sebesar Rp6.403.084.425 atau 68,19% dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 sebesar Rp9.389.578.628. Peningkatan tersebut disebabkan karena peningkatan utang usaha pihak ketiga dibandingkan dengan periode sebelumnya.
Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019 Liabilitas Jangka Pendek KSS untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 adalah sebesar Rp9.389.578.628, meningkat sebesar Rp6.668.919.663 atau 245,12% dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019 sebesar Rp2.720.658.965. Peningkatan tersebut disebabkan karena peningkatan utang usaha pihak ketiga dibandingkan dengan periode sebelumnya.
Liabilitas Jangka Panjang
Periode 11 (sebelas) bulan yang berakhir pada tanggal 30 November 2022 dibandingkan dengan periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021
Liabilitas Jangka Panjang KSS untuk tahun yang berakhir pada tanggal 30 November 2022 adalah sebesar Rp15.497.404.846, meningkat sebesar Rp8.853.352.112 atau 133,25% dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 sebesar Rp6.644.052.734. Peningkatan tersebut disebabkan karena menurunnya nilai utang bank bagian jangka panjang dibandingkan dengan periode sebelumnya.
Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 Liabilitas Jangka Panjang KSS untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 adalah sebesar Rp6.644.052.734, meningkat sebesar Rp4.014.320.968 atau 152,65% dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 sebesar Rp2.629.731.766. Peningkatan tersebut disebabkan karena meningkatnya nilai utang bank bagian jangka panjang dibandingkan dengan periode sebelumnya.
Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019 Liabilitas Jangka Panjang KSS untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 adalah sebesar Rp2.629.731.766, menurun sebesar Rp6.869.302.184 atau 72,32% dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019 sebesar Rp9.499.033.950. Penurunan tersebut disebabkan karena penurunan utang bank bagian jangka panjang dibandingkan dengan periode sebelumnya.
Total Liabilitas
Periode 11 (sebelas) bulan yang berakhir pada tanggal 30 November 2022 dibandingkan dengan periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021
Total Liabilitas KSS untuk tahun yang berakhir pada tanggal 30 November 2022 adalah sebesar Rp26.178.256.800, menurun sebesar Rp3.741.541.013 atau 16,68% dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 sebesar Rp22.436.715.787.
Penurunan tersebut disebabkan karena peningkatan nilai liabilitas jangka pendek dibandingkan dengan periode sebelumnya.
PENAWARAN UMUM PERDANA SAHAM PT PELAYARAN KURNIA LAUTAN SEMESTA TBK
129
Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 Total Liabilitas KSS untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 adalah sebesar Rp22.436.715.787, meningkat sebesar Rp10.417.405.393 atau 86,67% dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 sebesar Rp12.019.310.394.
Peningkatan tersebut disebabkan karena peningkatan nilai liabilitas jangka pendek dan panjang dibandingkan dengan periode sebelumnya.
Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019 Total Liabilitas KSS untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 adalah sebesar Rp12.019.310.394, menurun sebesar Rp200.382.521 atau 1,64% dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019 sebesar Rp12.219.692.915. Penurunan tersebut disebabkan karena menurunnya nilai liabilitas jangka panjangdibandingkan dengan periode sebelumnya.
Ekuitas
Periode 11 (sebelas) bulan yang berakhir pada tanggal 30 November 2022 dibandingkan dengan periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021
Total Ekuitas KSS untuk tahun yang berakhir pada tanggal 30 November 2022 adalah sebesar negatif Rp174.757.149, meningkat sebesar Rp1.353.930.964 atau 88,57% dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 sebesar negatif Rp1.528.688.113.
Penurunan tersebut disebabkan karena penurunan nilai defisit saldo laba dibandingkan dengan periode sebelumnya.
Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 Total Ekuitas KSS untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 adalah sebesar negatif Rp1.528.688.113, menurun sebesar Rp31.992.810 atau 2,05% dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 sebesar negatif Rp1.560.680.923.
Peningkatan tersebut disebabkan karena menurunnya nilai defisit saldo laba dibandingkan dengan periode sebelumnya.
Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019 Total Ekuitas KSS untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 adalah sebesar negatif Rp1.560.680.923, meningkat sebesar Rp657.595.815 atau 72,82% dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019 sebesar negatif Rp903.085.108.
Penurunan tersebut disebabkan karena meningkatnya nilai defisit saldo laba dibandingkan dengan periode sebelumnya.
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
(dalam Rupiah)
Keterangan 30 November 31 Desember
2022 2021* 2021 2020 2019
Pendapatan Usaha 47.914.490.238 41.873.916.996 46.543.999.180 26.989.730.833 26.957.349.296 Biaya Usaha (43.996.110.124) (39.550.770.512) (44.105.110.261) (25.132.476.327) (25.245.807.097) Laba Bruto 3.918.380.114 2.323.146.484 2.438.888.919 1.857.254.506 1.711.542.199 Laba (Rugi) Sebelum Pajak
Penghasilan 1.742.653.420 310.880.686 194.436.625 (599.776.110) (743.215.031)
Beban Pajak Penghasilan (375.085.114) (148.772.336) (162.297.093) (46.297.104) (50.908.104) Laba (Rugi) Periode Berjalan 1.367.568.306 162.108.350 32.139.532 (646.073.214) (794.123.135) Jumlah Penghasilan (Kerugian)
Komprehensif Lain Setelah Pajak (13.637.342) (134.495) (146.721) (11.522.601) (2.848.480) Jumlah Penghasilan (Kerugian)
Komprehensif
Periode Berjalan 1.353.930.964 161.973.855 31.992.811 (657.595.815) (796.971.615)
Keterangan: *) tidak diaudit
Pendapatan Usaha
Periode 11 (sebelas) bulan yang berakhir pada tanggal 30 November 2022 dibandingkan dengan periode yang berakhir pada tanggal 30 November 2021
Pendapatan usaha KSS untuk tahun yang berakhir pada tanggal 30 November 2022 adalah sebesar Rp47.914.490.238, meningkat sebesar Rp6.040.573.242 atau 14,43% dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 30 November 2021 sebesar Rp41.873.916.996. Peningkatan tersebut disebabkan karena peningkatan pendapatan lokal dibandingkan dengan periode sebelumnya.
Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 Pendapatan usaha KSS untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 adalah sebesar Rp46.543.999.180, meningkat sebesar Rp19.554.268.347 atau 72,45% dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 30 Desember 2020 sebesar Rp26.989.730.833.
Peningkatan tersebut disebabkan karena peningkatan pendapatan lokal dibandingkan dengan periode sebelumnya.
Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019 Pendapatan usaha untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 adalah sebesar Rp26.989.730.833, meningkat sebesar Rp32.381.537 atau 0,12% dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019 sebesar Rp26.957.349.296. Peningkatan tersebut disebabkan karena peningkatan pendapatan lokal dibandingkan periode sebelumnya.
PENAWARAN UMUM PERDANA SAHAM PT PELAYARAN KURNIA LAUTAN SEMESTA TBK
130 Biaya usaha
Periode 11 (sebelas) bulan yang berakhir pada tanggal 30 November 2022 dibandingkan dengan periode yang berakhir pada tanggal 30 November 2021
Biaya usaha KSS untuk tahun yang berakhir pada tanggal 30 November 2022 adalah sebesar Rp43.996.110.124, meningkat sebesar Rp4.445.339.612.atau 11,24% dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 30 November 2021 sebesar Rp39.550.770.512. Peningkatan tersebut disebabkan karena meningkatnya persediaan tersedia.
Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 Biaya usaha KSS untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 adalah sebesar Rp44.105.110.261, meningkat sebesar Rp18.972.633.934 atau 75,49% dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 sebesar Rp25.132.476.327.
Peningkatan tersebut disebabkan karena meningkatnya persediaan tersedia.
Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019 Biaya usaha KSS untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 adalah sebesar Rp25.132.476.327, menurun sebesar Rp113.330.770 atau 0,45% dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019 sebesar Rp25.245.807.097. Penurunan tersebut disebabkan karena penurunan persediaan tersedia.
Laba Bruto
Periode 11 (sebelas) bulan yang berakhir pada tanggal 30 November 2022 dibandingkan dengan periode yang berakhir pada tanggal 30 November 2021
Laba Bruto KSS untuk tahun yang berakhir pada tanggal 30 November 2022 adalah sebesar Rp3.918.380.114, meningkat sebesar Rp1.595.233.630 atau 68,67% dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 30 November 2021 sebesar Rp2.323.146.484. Peningkatan tersebut disebabkan karena peningkatan pendapatan dibandingkan dengan periode sebelumnya.
Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 Laba Bruto KSS untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 adalah sebesar Rp2.438.888.919, meningkat sebesar Rp1.857.254.506 atau 31,32% dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 sebesar Rp1.857.254.506. Penurunan tersebut disebabkan karena meningkatnya pendapatan dibandingkan dengan periode sebelumnya.
Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019 Laba Bruto KSS untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 adalah sebesar Rp1.857.254.506, meningkat sebesar Rp145.712.307 atau 8,51% dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019 sebesar Rp1.711.542.199. Peningkatan tersebut disebabkan karena meningkatnya pendapatan dibandingkan dengan periode sebelumnya.
Laba Sebelum Pajak Penghasilan
Periode 11 (sebelas) bulan yang berakhir pada tanggal 30 November 2022 dibandingkan dengan periode yang berakhir pada tanggal 30 November 2021
Laba Sebelum Pajak Penghasilan KSS untuk tahun yang berakhir pada tanggal 30 November 2022 adalah sebesar Rp1.742.653.420, meningkat sebesar Rp1.431.772.734 atau 460,55% dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 30 November 2021 sebesar Rp310.880.686.
Peningkatan tersebut disebabkan karena pendapatan yang cukup besar.
Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 Laba Sebelum Pajak Penghasilan KSS untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 adalah sebesar Rp194.436.625, meningkat sebesar Rp794.212.735 atau 132,42% dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 rugi sebesar Rp599.776.110. Penurunan tersebut disebabkan karena kenaikan pendapatan yang cukup besar.
Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019 Rugi Sebelum Pajak Penghasilan KSS untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 adalah sebesar Rp599.776.110, menurun sebesar Rp143.438.921 atau 19,30% dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019 sebesar Rp743.215.031.
Penurunan tersebut disebabkan karena Beban pokok pendapatan yang tinggi.
Laba Periode Berjalan
Periode 11 (sebelas) bulan yang berakhir pada tanggal 30 November 2022 dibandingkan dengan periode yang berakhir pada tanggal 30 November 2021
Laba Periode Berjalan KSS untuk tahun yang berakhir pada tanggal 30 November 2022 adalah sebesar Rp1.367.568.306, meningkat sebesar Rp129.968818 atau 404,39% dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 30 November 2021 sebesar Rp162.108.350. Peningkatan tersebut disebabkan karena naiknya Pendapatan Usaha.
Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 Kerugian Periode Berjalan KSS untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 adalah sebesar Rp32.139.532, meningkat sebesar Rp678.212.746 atau 104,97% dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 Rugi periode berjalan sebesar Rp646.073.214. Peningkatan tersebut disebabkan karena Beban Pokok Pendapatan yang tinggi.
PENAWARAN UMUM PERDANA SAHAM PT PELAYARAN KURNIA LAUTAN SEMESTA TBK
131
Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019 Kerugian Periode Berjalan KSS untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 adalah sebesar Rp646.073.214, menurun sebesar Rp148.049.921 atau 18,64% dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019 sebesar Rp794.123.135. Peningkatan tersebut terutama disebabkan karena Beban Pokok Pendapatan yang tinggi
Kontribusi Pendapatan Perusahaan Anak terhadap Perseroan:
(dalam Persentase)
Nama Perusahaan Anak 30 November 31 Desember
2022 2021* 2021 2020 2019
PT Karya Cipta Lahanindo (KCL) 2,45 3,74 3,71 10,63 16,41
PT Semesta Multi Guna (SMG) 4,83 4,90 4,77 4,93 1,55
PT Kurnia Surya Santosa (KSS) 26,34 29,26 29,04 18,10 18,51
Keterangan: *) tidak diaudit
Pada tahun 2018, Perseroan telah menyelesaikan akuisisi sebesar 99,90% atas kepemilikan KCL dan juga telah menyelesaikan akuisisi sebesar 80,00% atas kepemilkan KSS, sedangkan untuk SMG didirikan oleh Perseroan pada tahun 2019.