BAB IV PEMBAHASAN HASIL PENELITIAN
4.5 P EMBAHASAN
3. Kredibilitas Bank Penjual memiliki pengaruh positif terhadap Tingkat kepercayaan nasabah.
Berdasarkan hasil dari pengujian data, diperoleh nilai estimasi sebesar 0.578 dengan nilai p 0.019. Nilai estimasi tersebut menunjukkan hasil yang positif dengan nilai probabilitas lebih kecil dari 0,05. Oleh karena itu, Kredibilitas Bank Penjual memiliki hubungan yang positif signifikan terhadap Tingkat kepercayaan nasabah dan hipotesis dapat diterima
4. Tingkat Kepercayaan Nasabah memiliki pengaruh positif terhadap Keputusan Pembelian
Berdasarkan hasil dari pengujian data, diperoleh nilai estimasi sebesar 0.664 dengan nilai p ***. Nilai estimasi tersebut menunjukkan hasil yang positif dengan nilai probabilitas lebih kecil dari 0,05. Oleh karena itu, Kredibilitas Bank Penjual memiliki hubungan yang positif signifikan terhadap Tingkat kepercayaan nasabah dan hipotesis dapat diterima
nasabah. Mendapatkan kualitas pelayanan yang baik dari sales person membuat nasabah mendapatkan banyak kenyamanan dalam membeli suatu produk, karena nasabah mendapat penjelasan yang lengkap dan menyeluruh mengenai produk bancassurance dari sales person dan menjadikan sales person menjadi sosok yang penting dalam pembelian produk bancassurance.
Dengan tingkat usia responden yang rata –rata berada pada rentang usia 25 -40 Tahun, kualitas pelayanan menjadi suatu hal yang dikritisi oleh para responden karena mereka menuntut sales person untuk memahami dan memiliki pengetahuan secara umum tentang industri asuransi dan secara khusus pada distribusi bisnis bancassurance.
Menurut Tjiptono (2002), Kualitas pelayanan adalah pemenuhan kebutuhan dan keinginan nasabah serta ketepatan penyampaiannya untuk mengimbangi harapan pelanggan.
Hasil ini sesuai dengan yang penelitian yang dilakukan oleh Steven Darwin dan Yohanes Kunto (2014) yang menyatakan bahwa kualitas pelayanan dari agent (sales person) dapat meningkatkan kepercayaan nasabah
4.5.2 Pengaruh Kredibilitas perusahaan asuransi jiwa terhadap Tingkat kepercayaan nasabah
Penelitian ini berhasil menunjukkan bahwa adanya pengaruh yang positif signifikan antara kredibilitas perusahaan asuransi jiwa terhadap tingkat kepercayaan nasabah yang membeli produk bancassurance. Kredibilitas perusahaan asuransi jiwa diukur dari tingkat kemampuan perusahaan asuransi untuk memiliki, menyediakan dan mengembangkan produk dengan baik sehingga dapat memenuhi kebutuhan nasabah saat ini maupun di masa depan sehingga perusahaan asuransi jiwa dapat dipercaya.
Hal yang sama dikemukakan dalam penelitian yang dilakukan oleh Dara (2015) yang menunjukkan kredibilitas akan suatu perusaahan asuransi memberikan signifikansi yang positif terhadap kepercayaan nasabah dalam pembelian produk asuransi dalam hal penelitian
4.5.3 Pengaruh Kredibilitas bank penjual terhadap Tingkat kepercayaan nasabah Penelitian ini berhasil menunjukkan bahwa adanya pengaruh yang positif signifikan antara kredibilitas perusahaan asuransi jiwa terhadap tingkat kepercayaan nasabah yang membeli produk bancassurance.
Responden pada penelitian ini memiliki penghasilan diatas 10 juta setiap bulannya, atau dapat kita asumsikan bahwa rata – rata responden memiliki penghasilan diatas 10 juta setiap bulannya. Hal ini sedikit memastikan bahwa responden cukup aktif bertransaksi keuangan pada bank – bank yang ada di Jakarta dan sedikit banyak pasti memahami investasi jangka pendek maupun jangka panjang yang mereka perlukan, baik investasi dalam bentuk Tabungan, Deposito, Saham, Obligasi maupun produk bancassurance sehingga kredibilitas bank dimana para responden berinvestasi menjadi perhatian utama responden terlihat dari Tabel 4.3 dimana didominasi oleh bank besar yang ada di Jabodetabek.
Bennet & Gabriel (2003) menyatakan bahwa kredibilitas suatu perusahaan dalam hal ini adalah Bank penjual bancassurance akan menciptakan rasa aman dan mengurangi perspsi konsumen akan resiko yang mereka hadapi dalam proses pembelian suatu produk. Hal ini juga didukung oleh penelitian yang dilakukan oleh Gunarto (2006) yang menjelaskan bahwa kemampuan nasabah dalam memenuhi harapan nasabah tersebut dinilai sebagai sedalam apa keahlian perusahaan dalam pelayanan jasanya kepada nasabah.
4.5.4 Pengaruh Tingkat kepercayaan nasabah terhadap Keputusan pembelian
Penelitian ini berhasil menunjukkan bahwa adanya pengaruh yang positif signifikan antara kredibilitas perusahaan asuransi jiwa terhadap tingkat kepercayaan nasabah yang membeli produk bancassurance.
Theory of Reasoned action (Shimp, 2003 : 241) menjelaskan bahwa konsumen melakukan perilaku pembelian karena alasan tertentu, bukan merupakan perilaku yang spontan khususnya untuk pembelian produk asuransi. Sikap seorang konsumen dapat ditentukan melalui kepercayaannya akan konsekuensi memiliki suatu produk asuransi
diantaranya diukur melalui kualitas pelayanan serta kredibilitas dari perusahaan asuransi jiwa dan Bank penjual Bancassurance. Fahri Amhar dalam penelitiannya juga menjelaskan hubungan yang positif signifikan antara hubungan Tingkat kepercayaan nasabah dengan Keputusan Pembelian.
4.6 Implikasi Managerial
Berdasarkan hasil perhitungan average value, maka peneliti menetapkan langkah – langkah untuk melakukan implikasi managerial sebagai berikut :
1. Melakukan analisis dari variabel yang paling mempengaruhi hingga ke variabel yang kurang mempengaruhi. Hal ini memungkinkan karena jumlah variabel yang tidak terlalu banyak dan hasil perhitungan sebelumnya menunjukkan pengaruh yang positif signifikan pada seluruh hipotesis (Ha diterima)
2. Menetapkan indikator dengan average value terendah dari variabel Kredibilitas Perusahaan asuransi (KPA), Kualitas pelayanan sales person (KPS), Kredibilitas Bank penjual (KBP), Indikator – indikator ini akan dianalisis lebih mendalam guna memberikan saran – saran kepada penyelenggara bisnis bancassurance.
Tabel 4.9 Average Value
Sumber : Hasil Pengolahan data dilakukan oleh peneliti dengan AMOS 20 Keterangan : Indikator dengan tanda * akan dilakukan implikasi manajerial
No Variabel Indikator Responden Average
Value KPS1 :Salesperson adalah orang yang penting
pada penjualan bancassurance 125 3.672*
KPS4 :Salesperson tidak melakukan hal hal yang
merugikan saya 125 3.896
KPS5 :Salesperson perduli terhadap rencana
keuangan masa depan saya dan keluarga 125 3.76 KPS6 :Salesperson mampu menjelaskan secara
lengkap dan menyeluruh mengenai produk bancassurance
125 4.032
KPS7 :Salesperson melakukan kegiatan after
sales service yang Sesuai kebutuhan saya 125 3.856 KPA1:Saya yakin Perusahaan asuransi jiwa dapat
dipercaya 125 4.112
KPA2 :Saya yakin perusaahan asuransi dapat
memenuhi kebutuhan saya akan masa depan 125 3.776 KPA3 :Saya yakin kepada produk dan layanan
yang ditawarkan oleh perusahaan asuransi 125 3.72 KPA4 :Saya yakin perusahaan asuransi
memiliki kemampuan untuk menyediakan dan mengembangkan produk yang baik
125 3.408*
KBP1 :Saya yakin bahwa bank memiliki profesionalisme dalam menawarkan layanan dan jasa bancassurance sesuai dengan aturan
125 3.864
KBP2 :Saya memiliki keyakinan pada produk dan layanan bancassurance yang diberikan bank
125 3.672*
KBP3 :Saya yakin bahwa penjualan
bancassurance pada bank dapat
dipertanggungjawabkan
125 3.728
KBP4 :Saya yakin bahwa produk bancassurance pada bank memahami kebutuhan saya akan tabungan masa depan
125 3.968
3 Kredibilitas Bank penjual 1 Kualitas pelayanan
salespersons
2 Kredibilitas Perusahaan Asuransi Jiwa
4.6.1 Analisis Variabel kredibilitas perusahaan asuransi
Indikator – Saya yakin perusahaan asuransi memiliki kemampuan untuk menyediakan dan mengembangkan produk yang baik
Pada variable kredibilitas bank penjual, keyakinan responden kurang memiliki keyakinan terhadap kemampuan perusahaan asuransi dalam menyediakan dan mengembangkan produk yang baik terbukti dari average value terendah pada variabel kredibilitas perusahaan asuransi jiwa senilai 3.672. Hal ini lebih disebabkan produk yang dijual terkesan homogen, tidak ada perbedaan yang cukup signifikan secara spesifikasi produk bancassurance yang satu dengan yang lainnya. Contohnya, Produk yang didistribusikan oleh kerjasama bancassurance Manulife – Danamon Proteksi Prima Maxima tidak mempunyai spesifikasi yang berbeda dengan produk kerjasama bancassurance Sunlife – CIMB Niaga baik dari struktur produk, premi yang dibayarkan nasabah sampai dengan perlindungan masa depan yang didapatkan oleh nasabah yang membeli produk tersebut. Hal ini kurang lebih memperlihatkan kurangnya kreatifitas dan inovasi dari kerjasama model bancassurance dalam bersaing meraih perhatian nasabah dalam penjualan model distribusi ini.
Penghargaan (award) khusus untuk seseorang yang dapat memberikan kreatifitas dan inovasi terbaru terhadap produk yang akan dipasarkan pada model bancassurance dapat dijadikan suatu model pengembangan dari perusahaan asuransi dalam pembaharuan produk bancassurance.
4.6.2 Analisis Variabel Kualitas pelayanan sales person
Indikator – Sales person adalah orang paling penting pada penjualanan bancassurance
Analisis variable Kualitas pelayanan sales person memperlihatkan hasil bahwa isales person adalah orang kurang penting pada penjualan bancassurance sehingga memiliki nilai
Seharusnya indicator ini menjadi yang salah satu yang paling penting karena penjualan produk bancassurance merupakan produk jangka panjang dimana nasabah akan terus berhubungan dengan sales person sampai dengan masa berakhirnya asuransi maupun saat terjadi resiko dengan nasabah, baik itu meninggal dunia maupun resiko lainnya seperti sakit dan cacat tetap total
Tugas seorang sales person asuransi berbeda jauh dengan tugas pekerjaan jasa lainnya Sales person dalam industri asuransi adalah seseorang yang menentukan kesesuaian produk dengan karakteristik nasabah terhadap kebutuhan masa depan nasabah yang akan membeli produk bancassurance, karenanya seharusnya sales person dalam bisnis bancassurance menjadi sosok yang penting dalam penjualan dan selalu menjadi prioritas nasabah saat nasabah ingin mendapatkan kejelasan tentang produk dan proses klaim produk bancassurance.
Pelatihan – pelatihan yang sesuai dapat dilakukan agar informasi yang diberikan sales person lebih akurat dan update sehingga para sales person dapat memberikan informasi yang paling baik kepada para nasabah. after sales service saat ini menjadi kunci seiring dengan berkembangkan bisnis bancassurance sehingga membuat nasabah mendapatkan pembanding dalam hal kualitas dan layanan.
4.6.3 Analisis Variabel Kredibilitas bank penjual
Indikator – Saya memiliki keyakinan pada produk dan layanan bancassurance yang diberikan bank.
Indikator yang memiliki nilai average value terendah pada variable kredibilitas bank penjual sebesar 3.672 adalah keyakinan pada produk dan layanan bancassurance yang diberikan bank. Hal ini menunjukkan kesesuaian dan kombinasi dalam penilaian responden pada penelitian ini dengan variabel lain yang mendorong tingkat kepercayaan nasabah yaitu, Kualitas pelayanan sales person dan kredibilitas perusahaan asuransi. Aktivitas bank sebagai
distributor utama penjualan produk bancassurance menjadikan bank memiliki dua tolak ukur memberikan produk terbaik dan layanan terbaik, di saat perbankan memberikan produk dan layanan terbaik dari sisi pembiayaan dan simpanan jangka pendek, produk dan bancassurance kadang kala menjadi momok berkurangnya penilaian kredibilitas bank. Kasus klaim nasabah AIA – BCA dan OCBC NISP – Great Eastern yang harus memasuki complaint terbuka di media cetak menjadi satu dari beberapa contoh kurangnya keyakinan responden terhadap produk dan layanan bancassurance.
Perlunya upaya peningkatan edukasi terhadap nasabah mengenai pentingnya membeli produk asuransi pada bank (bancassurance) melalui sosialisasi baik media cetak elektronik maupun social media akan dapat memaksimalkan peningkatan kepercayaan dan keyakinan nasabah terhadap produk asuransi jiwa pada bank (bancassurance)
BAB V
KESIMPULAN DAN SARAN
5.1 Kesimpulan
Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis Faktor yang mempengaruhi kepercayaan nasabah dalam pembelian produk asuransi jiwa pada bank (bancassurance) Hasil analisis data yang dilakukan dengan menggunakan analisis SEM dan bantuan tools SPSS 21 serta microsft excel 2010, dapat menunjukkan kesimpulan sebagai berikut :
1. Kualitas pelayanan sales person menunjukkan signifikansi positif terhadap Tingkat kepercayaan nasabah dan hipotesa diterima
2. Kredibilitas bank penjual menunjukkan signifikansi positif terhadap Tingkat kepercayaan nasabah dan hipotesa diterima
3. Kredibilitas perusahaan asuransi menunjukkan signifikansi positif terhadap Tingkat kepercayaan nasabah dan hipotesa diterima
4. Tingkat kepercayaan nasabah menunjukkan signifikansi positif terhadap keputusan pembelian dan hipotesa diterima
5.2 Saran
Penelitian ini masih memiliki kekurangan sehingga masih memerlukan penyempurnaan untuk penelitian di masa yang akan datang. Oleh karena itu, beberapa saran yang mungkin dapat diberikan untuk system bancassurance dan untuk penelitian selanjutnya, yaitu sebagai berikut :
1. Perusahaan asuransi hendaknya memperhatikan masalah keyakinan nasabah pada suatu produk yang ditawarkan dalam bisnis bancassurance.Kreatifitas dan inovasi dalam menyediakan dan pengembangan produk bancassurance perlu ditingkatkan untuk menambah daya saing penjualan produk asuransi spada model
bancassurance. Kesamaan fitur produk dan manfaat produk bancassurance pada bank satu dan lainnya, membuat nasabah memiliki produk yang sama tetapi dibeli pada bank yang berbeda. Evaluasi terhadap produk yang sudah ada sangat diperlukan untuk kepentingan bank dan perusahaan asuransi, sehingga kedepannya bisnis bancassurance memiliki daya tarik tersendiri dan juga nilai tambah bagi nasabah nasabah perbankan khususnya di Jabodetabek. Penghargaan (award) khusus untuk seseorang yang dapat memberikan kreatifitas dan inovasi terbaru terhadap produk yang akan dipasarkan pada model bancassurance dapat dijadikan suatu model pengembangan dari perusahaan asuransi dalam pembaharuan produk bancassurance.
2. Peningkatan keandalan sales person dapat dilakukan dengan memberikan pelatihan – pelatihan yang sesuai dengan perkembangan zaman serta memberikan customer experience yang baru bagi nasabah. Pelatihan – pelatihan yang sesuai dapat dilakukan agar informasi yang diberikan sales person lebih akurat dan update sehingga para sales person dapat memberikan informasi yang paling baik kepada para nasabah. after sales service saat ini menjadi kunci seiring dengan berkembangkan bisnis bancassurance sehingga membuat nasabah mendapatkan pembanding dalam hal kualitas dan layanan. Dengan memberikan pelayanan yang paling baik akan memberikan nasabah pengalaman yang baru dalam bisnis asuransi. Seorang sales person asuransi akan selalu menjadi yang terpenting bukan menjadi momok bagi perusahaan asuransi maupun bank dalam bisnis bancassurance
3. Keyakinan dan kepercayaan nasabah terhadap produk dan layananan khususnya pada produk bancassurance akan menjadi sesuatu yang menjadi factor pembeda disaat bank penjual bancassurance memberikan pengalaman yang baru kepada
edukasi terhadap nasabah mengenai pentingnya membeli produk asuransi pada bank (bancassurance) melalui sosialisasi baik media cetak elektronik maupun social media akan dapat memaksimalkan peningkatan kepercayaan dan keyakinan nasabah terhadap produk asuransi jiwa pada bank (bancassurance)
DAFTAR KEPUSTAKAAN
Assagaf, Sagaf Ign Umar (2014). Analisis Pengaruh Kualitas Pelayanan, Nilai Pelanggan, Kepuasan Pelanggan, Serta Trust Terhadap Loyalitas Nasabah.
Assael, Henry, 2001. Consumer Behavior and Marketing Action. Singapura, Thomson Learning.
Bagozzi, Richard. 1989. An Investigation into the role of intentions as mediators of the attitude behavior relationship : Journal of Economic Psychology 10 (1989) 35 – 62 Bennet, Roger & Helen Gabriel. 2001. Reputation, Trust & Supplier Commitment :Journal
of business and industrial marketing , Vol 16 p. 424 -438
Bobby Darusin, 2013. Untung ada Unit Link. Jakarta : Change publication
Darwin, Steven & Kunto, Yohanes (2014). Analisis Pengaruh kualitas layanan terhadap loyalitas pelanggan dengan kepuasan dan layanan pelanggan sebagai variabel intervening pada Asuransi jiwa Manulife – Surabaya. Jurnal Manajemen Pemasaran Petra Vol 2 No 1. Surabaya
Eulis Eliyati, 2003. Tesis : Faktor-faktor yang mempengaruhi rasa percaya calon nasabah dan nasabah asuransi jiwa dalam membuat keputusan pembelian produk unit link.
Universitas Indonesia, Jakarta
Fang Chen & Hung Mau, 2009, The Impacts of Ethical sales behavior on customer loyalty in the life Insurance Industry. Routledge : London
Fonbrum, CJ. 1996. Reputation : Realizing Value from the Coorporate image, Harvard Business School Press, Boston
Ganesh, J, Arnold, MJ & Reynolds, K.E. (2000). Understanding the customer base of service providers : An examination of the differences between switchers and stayers. Journal of Marketing, 64 (3), 65 - 87
Griffin, M. Et al., (2012). Business Research Method, Cengange Learning Hair, JF, Black, Babin & Anderson, (2010). Multivariate Data Analysis
Industry, F., & Growth, A. E. (2009). Role of Financial Industry in Accelerating Economic
Karunia, Reza (2015). Jenis – Jenis Asuransi yang mesti anda ketahui Retrieved from https://www.cermati.com/artikel/jenis-jenis-asuransi-jiwa-yang-mesti-anda-ketahui Diakses July 2016
Kasmir (2000). Manajemen perbankan Retrieved from https://id.wikipedia.org/wiki/Bank diakses July 2016
Keller, 2008. Strategic Brand Management : Building, Measuring and Managing Brand Equity. 3rd edition. Prentice Hall : New Jersey
Keller, Kevin Lane. 1998. Strategic Brand Management : Building, Measuring and Managing Brand Equity. Prentice Hall : New Jersey
Kotler, Philip and Keller, Kevin Lane. (2014). Marketing Management (13th ed). New Jersey: Upper Saddle River.
Kotler, Philip (2007).Manajemen Pemasaran, analisis perencanaan, pengendalian, Prentice Hall, Edisi Bahasa Indonesia, Jakarta : Salemba Empat.
Kotler, Philip and Keller, Kevin Lane. (2010). Marketing Management 12th Edition.
Prentice Hall.
Kotler, Philip, 2000, Marketing Management : Analysis, Planning, Implementation and control, Ninth Edition, Prentice Hall, inc, Upper Saddle River, New Jersey Moorman, C., G. Zaltman, and R. Deshpandé.1992.Relationships between providers and
users of market research: The dynamics of trust within and between organizations.Journal of Marketing Research 29 (3):314–29
Munandar, AS. 2001. Psikologi Industri dan Organisasi. Jakarta: Universitas Indonesia (UI Press)
Muttaqin, Ivan. 2013. Analisis pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan nasabah pada asuransi jasa raharja putera. Skripsi UNDIP. Semarang
Naresh K, Malhotra (2010) Marketing Research : an Applied orientation sixth Edition Pearson Education
Nova Salano, Revi Dara, 2015. Faktor faktor yang mempengaruhi rasa percaya nasabah asuransi jiwa dalam membuat keputusan pembelian produk unit link. Skripsi IBS, Jakarta
Priyatno, Dwi (2008). “Mandiri belajar SPSS (Statistical Product and Service Solution) untuk analisis daya dan uji statistic”. PT. Buku Kita Jakarta
Priyatno, Dwi (2014). SPSS 22 Pengolah data terpraktis. Penerbit ANDI, Yogyakarta
Santoso, S, (2012). Analisis SEM menggunakan AMOS, Jakarta : PT Elex Media Komputindo Satori. Djam’an Dan Aan Komariah. 2010. Metode Penelitian Kualitatif. Bandung : Alfabeta,
2010
Schiffman, L. G., & Kanuk, L. L. (2010). Consumer Behaviour (10th ed.). Enggelwood cliff.
New Jersey : Prentice Hall
Shimp, Terrance A. 2003. Periklanan promosi aspek tambahan komunikasi terpadu. Jakarta : Erlangga
Sugiyono. (2010). Metode Penelitian Bisnis: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D.
Bandung: Alfabeta.
Suhardi, Gunarto 2006, Faktor faktor yang mempengaruhi kepercayaan dan loyalitas nasabah perbankan di Surabaya. Kinerja, Yogyakarta
Syafina, Dea Chadiza (2014). 46,8% pengaduan ke OJK terkait klaim asuransi. Retrieved from http://keuangan.kontan.co.id/news/468-pengaduan-ke-ojk-terkait-klaim-asuransi.
Diakses July 2014
Tjiptono,F. (2002). Manajemen Jasa, Edisi II. Cetakan Ketiga, Penerbit andi offset, Yogyakarta
Tschannen Moran, M. and Hoy, A.W. (2001). Teacher efficacy: Capturing an elusive construct. Teaching and Teacher Education. Journal. 17, 783-805.
Wijanto. S.H, 2008. Structural Equation Modeling dengan lisrel 8.8 Konsep dan Tutorial, Yogyakarta: Graha Ilmu.
Widi, Hendriyo, 2017. ”Bancassurance” masih menjadi kanal utama. Jakarta : Kompas 15 Agustus 2017
Asumsi normality
Descriptive Statistics
N Minimum Maximum Mean Std. Deviation Skewness Kurtosis
Statistic Statistic Statistic Statistic Statistic Statistic Std. Error Statistic Std. Error
KPS1 125 1.00 5.00 3.6720 .86859 -.957 .217 1.458 .430
KPS4 125 1.00 5.00 3.8960 .71644 -.780 .217 1.883 .430
KPS5 125 1.00 5.00 3.7600 .87437 -1.349 .217 2.476 .430
KPS6 125 1.00 5.00 4.0320 .72885 -1.700 .217 6.041 .430
KPS7 125 1.00 5.00 3.8560 .72628 -.671 .217 1.481 .430
KPA1 125 1.00 5.00 4.1120 .86338 -1.136 .217 1.420 .430
KPA2 125 1.00 5.00 3.7760 1.03849 -1.162 .217 .894 .430
KPA3 125 1.00 5.00 3.7200 .98045 -1.079 .217 1.150 .430
KPA4 125 1.00 5.00 3.4080 1.01676 -.424 .217 -.332 .430
KBP1 125 1.00 5.00 3.8640 .89212 -1.182 .217 1.714 .430
KBP2 125 1.00 5.00 3.6720 .85926 -.782 .217 .297 .430
KBP3 125 1.00 5.00 3.7280 .90140 -1.312 .217 1.965 .430
KBP4 125 1.00 5.00 3.9680 .71770 -1.682 .217 5.153 .430
TKN1 125 1.00 5.00 3.8480 1.00045 -.965 .217 .492 .430
TKN2 125 1.00 5.00 3.6640 .95836 -1.233 .217 1.293 .430
TKN3 125 1.00 5.00 3.6640 1.07721 -.985 .217 .327 .430
TKN4 125 1.00 5.00 3.5920 .92541 -.585 .217 .218 .430
TKN5 125 1.00 5.00 3.5520 1.05078 -.542 .217 -.251 .430
KP1 125 1.00 5.00 3.4720 .82868 -.558 .217 .266 .430
KP2 125 1.00 5.00 3.4640 .88485 -.563 .217 .532 .430
KP3 125 1.00 5.00 3.9760 .96272 -1.384 .217 2.169 .430
KP4 125 1.00 5.00 3.6720 .99819 -1.277 .217 1.397 .430
KP5 125 1.00 5.00 3.5760 .85444 -1.029 .217 1.285 .430
KP6 125 1.00 5.00 3.7920 .88259 -1.295 .217 2.427 .430
Valid N (listwise) 125
Sumber : hasil olah SPSS
korelasi Estimate KPS <--> KPA 0.532 KPS <--> KBP 0.451 KPA <--> KBP 0.744
Analisis hasil uji struktural
Hipotesis Equation Stand.
estimate t-
value t-tabel Result Keterangan
H1 KPS TKN 0.307 2.818 1,90 Hipotesis
diterima
Kualitas pelayanan Salesperson berpengaruh positif signifikan terhadap Tingkat Kepercayaan Nasabah H2 KPAt TKN 0.297 1.973 1.90 Hipotesis
diterima
Kepercayaan terhadap Perusahaan Asuransi Jiwa berpengaruh positif signifikan terhadap Tingkat Kepercayaan Nasabah H3 KBP TKN 0.287 2.336 1,90 Hipotesis
diterima
Kepercayaan terhadap Bank Penjual
berpengaruh positif signifikan terhadap Tingkat Kepercayaan Nasabah
H4 KP 841 0.841 5.770 1,90 Hipotesis
ditolak
Tingkat Kepercayaan Nasabah berpengaruh positif signifikan terhadap Tingkat Keputusan Pembelian
Ukuran GOF Tingkat Kecocokan yang bisa diterima
Hasil Uji Kesimpulan
Root Mean Square Error of Approximation
(RMSEA)
Rata-rata perbedaan per degree of freedom yang diharapkan terjadi dalam populasi dan bukan sampel.
RMSEA < 0,80 adalah goodfit, sedang
RMSEA < 0,05 adalah Close fit
0.08 Good FIT
CMIN/DF Nilai CMIN/DF < 5 adalah goodfit 1.792 Good Fit Comparative Fit
Index (CFI)
Nilai berkisar antara 0 -1, dengan nilai lebih tinggi adalah
lebih baik. CFI > 0,90 adlah goodfit, sedang 0,80 < CFI <
0,90 adalah marginal fit
0.826 Marginal Fit
Variabel Kode Λ Θ (Σ λ)2 Σ θ ρ
KPS
KPS1 0.716 0.487
9.790641 3.027 0.764 KPS4 0.641 0.589
KPS5 0.63 0.603 KPS6 0.567 0.679 KPS7 0.575 0.669
KPA
KPA1 0.544 0.704
7.027801 2.215 0.760 KPA2 0.64 0.590
KPA3 0.776 0.398 KPA4 0.691 0.523
KBP1 0.671 0.550
7.778521 2.003 0.795 KBP KBP2 0.849 0.279
KBP3 0.737 0.457
KBP4 0.532 0.717
TKN
TKN1 0.684 0.532
9.443329 3.078 0.754 TKN2 0.687 0.528
TKN3 0.669 0.552 TKN4 0.495 0.755 TKN5 0.538 0.711
KP
KP1 0.652 0.575
14.40962 3.594 0.800 KP2 0.642 0.588
KP3 0.611 0.627 KP4 0.616 0.621 KP5 0.674 0.546 KP6 0.601 0.639
KPS4 0.641 0.5
KPS5 0.63
KPS6 0.567 0.5
KPS7 0.575 0.48
KPA1 0.544 0.44
KPA2 0.64 0.42
KPA3 0.776 0.54
KPA4 0.691 0.48
KBP1 0.671 0.56
KBP KBP2 0.849 0.55
KBP3 0.737 0.52
KBP4 0.532 0.56
TKN1 0.684 0.38
TKN2 0.687
TKN3 0.669 0.39
TKN4 0.495 0.36
TKN5 0.538 0.39
KP1 0.652
KP2 0.642
KP3 0.611
KP4 0.616
KP5 0.674
KP6 0.601
KPS 7.4529 2.13 0.778
KPA 18.8356 2.86 0.868
KP
22.5625 3.77 0.857
TKN 9.9225 1.52 0.867
CFA KPS
Output :
Scalar Estimates (Group number 1 - Default model) Maximum Likelihood Estimates
Regression Weights: (Group number 1 - Default model)
Estimate S.E. C.R. P Label KPS1 <--- KPS 1.000
KPS4 <--- KPS .693 .115 6.048 *** par_1 KPS5 <--- KPS .709 .136 5.221 *** par_2 KPS6 <--- KPS .597 .113 5.272 *** par_3 KPS7 <--- KPS .641 .114 5.622 *** par_4
Standardized Regression Weights: (Group number 1 - Default model)
Estimate KPS1 <--- KPS .775 KPS4 <--- KPS .652 KPS5 <--- KPS .546
Variances: (Group number 1 - Default model)
Estimate S.E. C.R. P Label KPS .450 .103 4.372 *** par_5 e1 .299 .067 4.488 *** par_6 e2 .293 .047 6.180 *** par_7 e3 .532 .077 6.926 *** par_8
e4 .366 .053 6.896 *** par_9
e5 .339 .051 6.645 *** par_10
Squared Multiple Correlations: (Group number 1 - Default model)
Estimate
KPS7 .353
KPS6 .305
KPS5 .298
KPS4 .425
KPS1 .601
Output :
Estimates (Group number 1 - Default model) Scalar Estimates (Group number 1 - Default model) Maximum Likelihood Estimates
Regression Weights: (Group number 1 - Default model)
Estimate S.E. C.R. P Label KP1 <--- KP 1.000
KP2 <--- KP 1.040 .175 5.957 *** par_1 KP3 <--- KP 1.036 .187 5.551 *** par_2 KP4 <--- KP 1.037 .192 5.395 *** par_3 KP5 <--- KP 1.008 .169 5.972 *** par_4 KP6 <--- KP .964 .171 5.618 *** par_5
Standardized Regression Weights: (Group number 1 - Default model)
Estimate
KP2 <--- KP .659 KP3 <--- KP .603 KP4 <--- KP .583 KP5 <--- KP .661 KP6 <--- KP .612
Variances: (Group number 1 - Default model)
Estimate S.E. C.R. P Label KP .312 .081 3.831 *** par_6 e20 .369 .060 6.208 *** par_7 e21 .439 .069 6.359 *** par_8 e22 .585 .087 6.751 *** par_9 e23 .653 .095 6.866 *** par_10 e24 .407 .064 6.341 *** par_11 e25 .483 .072 6.697 *** par_12
Squared Multiple Correlations: (Group number 1 - Default model)
Estimate
KP6 .375
KP5 .437
KP4 .340
KP3 .364
KP2 .434
KP1 .458
Output :
Estimates (Group number 1 - Default model) Scalar Estimates (Group number 1 - Default model) Maximum Likelihood Estimates
Regression Weights: (Group number 1 - Default model)
Estimate S.E. C.R. P Label KBP1 <--- KBP 1.000
KBP2 <--- KBP 1.047 .144 7.250 *** par_1 KBP3 <--- KBP 1.082 .150 7.206 *** par_2 KBP4 <--- KBP .597 .113 5.280 *** par_3
Standardized Regression Weights: (Group number 1 - Default model)
Estimate KBP1 <--- KBP .722 KBP2 <--- KBP .784 KBP3 <--- KBP .773 KBP4 <--- KBP .535
Variances: (Group number 1 - Default model)