• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL PENELITIAN dan PEMBAHASAN

B. Pembahasan

Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimen dengan pendekatan kuantitatifdan dilakukan di SMP Negeri 1 GERUNG. Variabel dalam penelitian

ini ada dua yaitu, pertama model pembelajaran terpadu sebagai variabel bebas, kedua kualitas pemebelajaran sebagai variabel terikat. Materi matematika yang diajarkan adalah aritmatika sosial.

Teknik pengambilan sampel menggunakan clusterrandom sampling.

Sampel yang didapat adalah kelas VII A dan kelas VII B. Jumlah siswa dimasing-masing kelas adalah 27 orang siswa.

Peneliti melakukan dua kali tatap muka dengan masing-masing kelas.

Pertemuan pertama untuk melakukan proses pembelajaran, dimana proses pembelajaran pada kelas ekperimen menggunakan model Pembelajaran Terpadu sedangkan proses pembelajaran pada kelas kontrol menggunakan model konvensional. Pertemuan kedua adalah untuk memberikan posttest kepada kelas ekperimen dan kelas kontrol.

Setelah mendapat data hasil posttest kelas eksperimen dan kelas kontrol, peneliti kemudian melakukan pengujian berupa uji normalitas dan uji homogenitas, dimana kedua uji ini merupakan uji prasyarat sebelum pengujian hipotesis dengan uji t dilakukan.

Data peningkatan kualitas pembelajaran matematika siswa di peroleh dari hasil posttest, antara kelas eksperimen dan kelas kontrol pada materi aritmatika sosial. Kelas eksperimen yang menggunakan metode pembelajaran terpadu lebih baik dari pada kelas kontrol yang menggunakan metode pembelajaran konvensional. Dari hasil analisis data posttest di peroleh rata-rata siswa kelas eksperimen yang menggunakan metode pembelajaran terpadu yaitu

70,556 dan siswa kelas kontrol yang menggunakan metode pembelajaran konvensional yaitu 55,7037. Ini menunjukkan bahwa pembelajaran terpadu dapat meningkatkan kuliatas pembelajaran matematika siswa.

Hasil uji normalitas kelas kontrol dan kelas eksperimen menunjukkan bahwa data skor posttest kualitas pembelajaran siswa kelas kontrol dan kelas eksperimen berdistribusi normal. Hal ini di dapat dengan cara membandingkan nilai Xtabel dengan nilai Xhitung. Nilai Xhitun pada kelas kontrol = 7,009 dan pada kelas eksperimen = 7,227. Dengan n = 27 dan α = 0,05, maka didapat nilai Xtabel

sebesar 11,07. Nilai Xhitung pada kelas kontrol adalah 7,009 < 11,07 dan nilai Xhitung pada kelas eksperimen adalah 7,227 < 11,07

Selanjutnya hasil uji homogenitas dengan uji F menunjukkan bahwa data skor posttest kualitas pembelajaran siswa kelas kontrol dan kelas eksperimen homogen, hal ini didapat dengan membandingkannilai Fhitung dengannilai Ftabel. Nilai Fhitung yang didapat dari hasil perhitungan adalah sebesar 1,028260989, sedangkan untuk nilai Ftabel dengan F(0.05)(26)(26) nilai yang diperoleh adalah sebesar 1,475. Nilai Fhitung< nilai Ftabel.

Pengujian normalitas dan homogenitas telah menunjukkan bahwa hasil posttestpeningkatan kualitas belajar siswa pada kedua kelompok berdistribusi normal dan varian kedua kelompok juga sama atau homogen. Karena uji prasyarat telah terpenuhi, maka peneliti dapat menggunakan uji t sebagai uji hipotesis.

Dalam uji t terdapat nilai rata-rata dan varian serta jumlah sampel dari kedua kelas yang harus di uji yang dapat menentukan apakah hipotesis penelitian dapat di terima atau tidak. Apabila dari uji hipotesis tersebut mandapatakan hasil yang signifikan atau thitung>ttabel maka hipotesi atau Ha di terima dan H0 di tolak.

Berdasarkan uraian di atas pembelajaran menggunakan model pembelajaran terpadu tipe connected dapat mendorong atau meningkatakan kualitas pembelajaran. Hal ini dikarenakan siswa dituntut untuk selalu mengingat materi-materi sebelumnya. Ketika siswa dihadapkan pada suatu masalah yang berkaitan dengan materi-materi sebelumnya siswa tidak kesulitan untuk menyelesaikan masalah yang dihadapinya. Dalam dalam penerapan pembelajaran ini menerapkan belajar kelompok di dalam kelas, sehingga apabila siswa keselulitan menyelesaikan masalah, satu sama lain siswa dapat berdiskusi dan bertukar pendapat sehingga apa yang menjadi kesulitan bagi siswa ketika dihadapkankan dengan masalah siswa dapat menyelesaikannya dengan mudah.

Dengan demikian pembelajaran terpadu model connected secara tepat dapat meningkatkan kualitas pemebelajaran matematika. Pembelajaran Terpadu model connected inu juga dapat memberikan kontribusi positif terhadap prestasi belajar matematika siswa pada materi aritmatika sosial di kelas VII SMP Negeri 1 Gerung.

BAB V PENUTUP A. Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa nilai uji thitung adalah 4,73854 dan ttabel adalah 2,00665, sedangkan nilai rata-rata dari kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran konvensional adalah 55,704 dan nilai rata-rata dari kelas eksperimen yang menggunakan pembelajaran terpadu adalah 70,556. Hal ini berarti nilai thitung > ttabel dan nilai rata-rata dari kelas eksperimen lebih besar dari pada nilai rata-rata kelas kontrol. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan kualitas pembelajaran matematika melalui model pembelajaran terpadu pada SMP Negeri 1 GERUNG.

B. Saran

Dari hasil penelitian dan kesimpulan, berikut beberapa saran yang dapat disampaikan :

1. Bagi guru hendaknya memberikan pendekatan pembelajaran yang tepat sehingga bisa memberikan dukungan terhadap kesuksesan dalam proses pembelajaran.

2. Bagi siswa hendaknya terus meingkatakan kualitas pembelajarannya sehingga pada proses pembelajaran selanjutnya mendapatkan hasil yang maksimal.

3. Bagi sekolah yang terlibat dalam proses penelitian, semoga hasil penelitian ini digunakan sebagai referensi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.

4. Bagi peneliti selanjutnya, peneliti dapat menggunakan materi yang lain sebagai suatu perbadingan dalam meningkatakan kualitas pembelajaran.

Daftar Pustaka

Depdiknas . 2003. Tentang Sistem Pendidikan Nasional. Undang-undang RI No.20 tahun 2003.

Hamalik, proses belajar mengajar, (jakarta : Bumi Aksara, 2005).

Slameto, Belajar dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya, (Jakarta: Rhineka Cipta, 2003).

Sri Dadi, “Peningkatan Kualitas Pembelajaran Ips Melalui Pemanfaatan Model Kelas Di Kelas V Sekolah Dasar Negeri 38 Kota Bengkulu”, Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Vol. 2 No. 6 september 2016.

Hendra Somantri, “Penerapan Model Pembelajaran Terpadu Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Sd”, Jurnal Pesona Dasar, Vol. 1 No. 5, April 2017.

Sugiyono, metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan R&D, (Bandung: CV.

Alfabeta, 2016).

Nana Sudjana, Peniliaian Hasil Proses Belejar Mengajar (Bandung : PT Remaja Rosdakarya, 2010)

Anas Sudjono, Pengantar Evaluasi Pendidikan (Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 2001).

Arikunto, Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik, (Jakarta: Rineka Cipta, 2014).

Alfira Mulya Astuti, Statistika Penelitian, (Mataram: Insan Madani Publishing, 2016.

Asep heri hermawan, dkk, materi pokok pembelajaran terpadu di SD:1-6, (Jakarta:

Universitas Terbuka, 2007)

Triyanto, Model Pembelajaran Terpadu Dalm Teori dan Praktik (Jakarta : Prestasi Pustaka ,2007)

Trisno Hadi Subroto Dkk, Materi Pokok Pembelajaran Terpad, (Jakarta : Uversitas Terbuka, 2005)

Abdur Rahman dkk, matematika SMP/MTs kelas VII semester 2, (Jakarta : Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 2017)

Aunurrahman, Belajar Dan Pembelajaran (Bandung: Alfabeta)

LAMPIRAN-LAMPIRAN

Lampiran 1

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Sekolah : SMP NEGERI 1 GERUNG

Kelas/Semester : VII/Genap Mata Pelajaran : Matematika Materi Pokok : Aritmatika Sosial Alokasi Waktu : 2 x 40 menit

A. Kompetensi Inti

KI 1 : Menghargai dan menghayati ajaran yang dianutnya.

KI 2 : Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli, santun, responsive, dan menunjukkan sikap sebagai dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan social dan alam serta dalam menempatkan diri sebagaicerminan bangsa dalam pergaulan dunia.

KI 3 : Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan factual, konseptual, procedural berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya dan humaniora dengan wawasan kemanusian, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait dengan penyebab fenomena dan kejadian tampak mata.

KI 4 : Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan arah abstrak terkait dengan pengembangan diri yang dipelajarinya

disekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metode sesuai kaidah keilmuan.

B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi

Kompetensi Dasar Indikator

3.9 Mengenal dan menganalisis berbagai situasi terkait aritmetika sosial (penjualan, pembelian, keuntungan, dan kerugian)

3.9.1 Menjelaskan pengertian dan hubungan harga jual, beli, keuntungan, dan kerugian.

3.9.2 Menyelesaikan soal cerita yang berkaitan dengan harga jual, beli, keuntungan, dan kerugian.

C. Tujuan Pembelajaran

1. Setelah mengikuti pembelajaran siswa dapat menjelaskan pengertian harga jual, beli, keuntungan dan kerugian dengan baik.

2. Setelah mengikuti pembelajaran siswa dapat menjelaskan hubungan antara harga jual, beli, keuntungan dan kerugian dengan baik.

3. Setelah mengikuti pembelajaran siswa dapat menghitung salah satu dari harga jual, beli, keuntungan dan kerugian dengan benar.

D. Materi Pembelajaran

Kriteria penentuan untung dan rugi dapat ditinjau dari harga beli dan harga jual adalah sebagai berikut:

1. Harga penjualan diperoleh dari harga sesuatu barang yang dijual.

2. Harga pembelian diperoleh harga sesuatu yang dibeli.

3. Keuntungan diperoleh dari harga penjualan lebih tinggi dari harga pembelian.

4. Kerugian diperoleh dari harga penjualan lebih rendah dari harga pembelian.

5. Untung = harga penjualan – harga pembelian, dengan syarat harga penjualan > harga pembelian.

6. Rugi = harga pembelian dikurangi harga penjualan, dengan syarat harga penjualan < harga pembelian.

E. Metode Pembelajaran

Metode ceramah, tanya jawab, diskusi dan pemberian tugas.

F. Media Pembelajaran

Papan tulis, spidol, dan penghapus.

G. Sumber Belajar

Buku paket Matematika SMP/MTs kelas VII Semeser II.

H. Kegiatan Pembelajaran

Kegiatan Deskripsi Kegiatan Alokasi

Waktu Pendahuluan 1. Guru memberi salam dan

membuka pembelajaran dengan do’a.

2. Guru mengecek kehadiran siswa.

3. Apersepsi.

Guru menyampaikan materi prasyarat yaitu Persamaan Linear Satu Variabel, Aljabar, Persen dan Pecahan.

10 menit

Inti 4. Guru menyampaikan tujuan 60 menit

pembelajaran yaitu membuat konsep aritmatika sosial pada sub pembahasan menghitung nilai keseluruhan, nilai per unit, harga pembelian, harga penjualan, keuntungan dan kerugian.

5. Guru menyampaikan materi mengenai nilai per unit, nilai keseluruhan, harga pembelian, harga penjualan, keuntungan dan kerugian.

6. Guru memberikan contoh soal mengenai nilai perunit, nilai keseluruhan, harga pembelian, harga penjualan, keuntungan dan kerugian.

7. Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertanya apabila ada hal yang belum dipahami.

8. Guru memberikan soal

mengenai nilai per unit, nilai keseluruhan, harga pembelian, harga penjualan, keuntungan dan kerugian.

9. Guru meminta siswa untuk mengerjakan soal tersebut dan menunjuk beberapa siswa untuk menuliskan jawabannya di papan tulis.

10. Guru dan siswa membahas jawaban yang telah ditulis di papan tulis tersebut.

Penutup 11. Guru meminta siswa untuk menyimpulkan pembelajaran yang telah dilakukan

10 menit

I. Penilaian

1. Teknik Penilaian Sikap

a. Sikap Spiritual : Observasi

b. Sikap Sosial : Penilaian Antar Teman/berdiskusi 2. Penilaian Pengetahuan

a. Teknik penilaian : Tes tertulis b. Bentuk Instrumen : Uraian

Mengetahui, Gerung, 30 Agustus 2019

Guru Mata Pelajaran Mahasiswa

Asmawati, S.Pd Muhammad Akbar

NIM. 1501030350

Lampiran 2

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Sekolah : SMP NEGERI 1 GERUNG

Kelas/Semester : VII/Genap Mata Pelajaran : Matematika Materi Pokok : Aritmatika Sosial Alokasi Waktu : 2 x 40 menit

J. Kompetensi Inti

KI 1 : Menghargai dan menghayati ajaran yang dianutnya.

KI 2 : Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli, santun, responsive, dan menunjukkan sikap sebagai dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan social dan alam serta dalam menempatkan diri sebagaicerminan bangsa dalam pergaulan dunia.

KI 3 : Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan factual, konseptual, procedural berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya dan humaniora dengan wawasan kemanusian, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban

terkait dengan penyebab fenomena dan kejadian tampak mata.

KI 4 : Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan arah abstrak terkait dengan pengembangan diri yang dipelajarinya disekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metode sesuai kaidah keilmuan.

K. Kompetensi Dasar

3.9 Mengenal dan menganalisis berbagai situasi terkait aritmetika sosial (penjualan, pembelian, keuntungan, dan kerugian) serta menggunakan konsep aljabar dalam menyelesaikan masalah aritmatika sosialsederhana

L. Indikator Pencapaian Kompetensi

1. Terlibat aktif dalam pembelajaran aritmatika sosial di kelas.

2. Menunjukkan rasa percaya diri dalam pembelajaran aritmatika sosial di kelas.

3. Menunjukkan sikap disiplin di dalam kelas dalam pembelajaran aritmatika sosial.

4. Menjelaskan pengertian penjualan.

5. Menghitung besar harga jual suatu barang.

6. Menjelaskan pengertian pembelian.

7. Menentukan harga beli suatu barang.

8. Menjelaskan pengertian untung.

9. Menghitung besar keuntungan dari penjualan suatu barang.

10. Menghitung besar keuntungan dari pembeliin suatu barang.

11. Menjelaskan pengertian rugi.

12. Menghitung besar kerugian dari suatu pembelian barang.

13. Menghitung besar kerugian dari suatu penjualan barang.

14. Menunjukkan sikap terampil dalam menerapkan konsep dan strategi pemecahanmasalah yang berhubungan dengan aritmatika social.

M.Tujuan Pembelajaran

1. Siswa dapat terlibat aktif dalam pembelajaran aritmatika sosial di kelas.

2. Menunjukkan rasa percaya diri dalam pembelajaran aritmatika sosial di kelas.

3. Menunjukkan sikap disiplin di dalam kelas dalam pembelajaran aritmatika sosial.

4. Menjelaskan pengertian penjualan.

5. Menghitung besar harga jual suatu barang.

6. Menjelaskan pengertian pembelian.

7. Menentukan harga beli suatu barang.

8. Menjelaskan pengertian untung.

9. Menghitung besar keuntungan dari penjualan suatu barang.

10. Menghitung besar keuntungan dari pembeliin suatu barang.

11. Menjelaskan pengertian rugi.

12. Menghitung besar kerugian dari suatu pembelian barang.

13. Menghitung besar kerugian dari suatu penjualan barang.

14. Menunjukkan sikap terampil dalam menerapkan konsep dan strategi pemecahanmasalah yang berhubungan dengan aritmatika social.

N. Materi Pembelajaran

Beni berkeinginan membeli sebuah pulpen dan5 buah buku tulis yang ada di sebuah toko buku, tapi dia ragu dan malu apakahuangnya cukup untuk membeli pulpen dan buku tersebut. Uang yang ada disaku beni hanyalah Rp 20.000,00. Karena keraguannya, kemudian diamemperhatikan orang yang membeli jenis pulpen dan buku yang dia inginkan.Dia memperhatikan ada seorang pembeli membeli 5 buah pulpen dan dibayarorang tersebut pada kasir sebesar Rp 25.000,00. Beberapa waktu

kemudian dia memperhatikan seseorang membeli sebuah buku dan membayar kepadakasir sebesar Rp 5.000,00.

Berilah saran kepada beni untuk memutuskan apa yang harus dilakukannya!

Jawab:

Berdasarkan ilustrasi di atas diperoleh informasi Bahwa harga 5 buah pulpen adalah Rp 25.000,00.

Misalkan p Adalah harga 1 buah pulpen, maka:

� �

� Berarti harga 1 buah pulpen adalah Rp 5.000,00.

Berdasarkan ilustrasi di atas diperoleh informasi bahwa harga satu buah buku adalah Rp 5.000,00.

Misalkan b adalah harga 1 buah buku, berarti untuk membeli 5 buah bukudibutuhkan uang sebesar:

O. Metode Pembelajaran

Pembelajaran terpadu model Connected dan diskusi/kelompok P. Media Pembelajaran

Papan tulis, spidol, penghapus dan LKS Q. Sumber Belajar

Buku paket Matematika SMP/MTs kelas VII Semeser II.

R. Kegiatan Pembelajaran

Kegiatan Deskripsi Kegiatan Alokasi

Waktu Fase 1

Pendahuluan

 Guru memberi salam dan membuka pembelajaran dengan do’a.

 Guru mengecek kehadiran siswa.

 Guru menyampaikan materi prasyarat yaitu Persamaan Linear Satu Variabel, Aljabar, Persen dan Pecahan.

 Mengaitkan pelajaran sekarang dengan pelajaran sebelumnya.

 Memotivasi siswa

 Memberikan pertanyaan kepada siswa untuk mengetahui

konsep-konsep prasyarat yang sudah di kuasai oleh siswa.

 Menjelaskan tujuan

10 menit

pembelajaran (kompetensi dasar dan indikator).

Fase 2 Presentasi Materi

 Presentasi konsep-konsep yang harus di kuasai oleh siswa melalui demonstrasi dan bahan bacaan.

 Presentasi keterampilan proses yang di kembangkan.

 Presentasi alat dan bahan yang dibutuhkan

 Memodelkan penggunaan peralatan

10 menit

Fase 3 Membimbing

Perlatihan

 Menetapkan siswa dalam kelompok-kelompok belajar

 Mengingatkan cara siswa belajar dan berdiskusi secara kelompok sesuai komposisi kelompok.

 Membagi buku siswa dan LKS

 Mengingatkan cara menyusun laporan hasil kegiatan.

 Memberikan bimbingan seperlunya.

 Mengupulkan hasil kerja kelompok setelah batas waktu yang di

25 menit

tentukan.

Fase 4 Menelaah Pemehaman dan

Umpan Balik

 Mempersiapkan kelompok belajar untuk diskusi kelas.

 Meminta salah satu anggota kelompok untuk mempresntasikan hasil kegiatan sesuai dengan LKS yang dikerjakan.

 Meminta anggota kelompok lain menanggapi hasil presentasi.

 Membimbing siswa menyimpulkan hasil diskusi

15 menit

Fase 5 Mengembangkan Pemehaman Dengan

Memberikan Kesempatan Untuk Pelatihan Lanjutan

dan Penerapan

 Mengecek dan memberikan umpan balik terhadap tugas yang telah diberikan.

 Membimbing siswa menyimpulkan seluruh materi pembelajaran yang baru saja di pelajari.

 10 menit

Fase 6 Menganalisis dan

 Guru membantu siswa untuk melakukan refleksi atau evaluasi

10 menit

Mengevaluasi terhadap kinerja mereka.

S. Penilaian

1. Teknik Penilaian Sikap

a. Sikap Spiritual : Observasi

b. Sikap Sosial : Penilaian antar teman/berdiskusi 2. Penilaian Pengetahuan

a. Teknik Penilaian : tes tertulis b. Bentuk instrumen : Uraian

Menegetahui, Gerung, 30 Agustus 2019

Guru Mata Pelajaran Mahasiswa

Asmawati, S.Pd Muhammad Akbar

NIM.

Lampiran 3 Uji normalitas

1. Kelas kontrol

Inisial Nilai

A S P 40

L Y 40

B S S 40

N I J 40

A W F 40

I A 45

B D N J 45

M J 45

L K P 50

A G 50

PB 50

NR 50

R H 50

S R N 55

M A 60

M M P 60

N A P 60

S 60

R F 65

S K 65

Y A N 65

S A L 65

M N F 70

A J 70

K H 70

E D P 80

M Z 80

Interval fi Xi fi.xi fi2 fi.xi2

40-46 8 43 344 1849 14792

47-53 5 50 250 2500 12500

54-60 5 57 285 3249 16245

61-67 4 64 256 4096 16384

68-74 3 71 213 5041 15123

75-81 2 78 156 6084 12168

Jumlah 27 1504 87212

Keteragan :

 Rata-rata

 Standar deviasi

√ � � √ √

 Nilai maksimum = 80

 Nilai minimum = 40

 Rentang = Nilai maksimum - Nilai minimum

= 80 – 40 = 40

 Banyak kelas = 1 + 3,3 log (n)

= 1 + 3,3 log (27)

= 5,7 ≈ 6

 Panjang kelas = Rentang/banyak kelas

= 40/6

= 6,7 ≈ 7

Kelas interval

Batas kelas

Z batas kelas

Luas Z tabel

Ei Oi

1 2 3 4 5 6 7

39,5 -1,41

40-46 0,1326 3,5802 8 5,485

46,5 -0,80

47-53 0,2088 5,6376 5 0,094

53,5 -0,20

54-60 0,2384 6,4368 5 0,315

60,5 0,41

61-67 0,187 5,049 4 0,207

67,5 1,02

68-74 0,1023 2,7621 3 0,025

74,5 1,63

75-81 0,0391 1,0557 2 0,883

81,5 2,24

7,009

Keterangan :

Kolom 1 : kelas interval diperoleh dari nilai terendah + panjang kelas, adalah 40 + 7 = 47, dan seterusnya. Sehingga dapat ditulis 40 – 46

47 – 53 54 – 60 61 – 67 68 – 74 75 – 81

Kolom 2 : Batas kelas

Batas kelas 1 = 40 – 0,5 = 39,5 Batas kelas 2 = 46 + 0,5 = 46,5 Batas kelas 3 = 53 + 0,5 = 53,5 Batas kelas 4 = 60 + 0,5 = 60,5 Batas kelas 5 = 67 + 0,5 = 67,5 Batas kelas 6 = 74 + 0,5 = 74,5 Batas kelas 7 = 81 + 0,5 = 81,5 Kolom 3 : Z batas kelas

Z1

Z-1,41 = 0,4207 Z2

Z-0,80 = 0,2881 Z3

Z-0,20 = 0,0793 Z4

Z0,41 = 0,1591 Z5

Z1,02 = 0,3461 Z6

Z1,63 = 0,4484 Z7

Z2,24 = 0,4875 Kolom 4 : Luas Z tabel

Luas Z1 = Z-1,14– Z-0,80 = 0,4207 – 0,2881 = 0,1326 Luas Z2 = Z-0,80– Z-0,20 = 0,2881 – 0,0793 = 0,2088

Luas Z3 = Z-,020 + Z0,41 = 0,0793 + 0,1591 = 0,2384 Luas Z4 = Z1,02– Z0,41 = 0,3461 – 0,1591 = 0,187 Luas Z5 = Z1,63– Z1,02 = 0,4484 – 0,3461 = 0,1023 Luas Z6 = Z2,24– Z1,63 = 0,4875 – 0,4484 = 0,0391 Kolom 5 : Frekuensi ekspektasi = n x luas Z tabel

Ei1 = 27 x 0,1326 = 3,8502 Ei2 = 27 x 0,2088 = 5,6376 Ei3 = 27 x 0,2384 = 6,4368 Ei4 = 27 x 0,187 = 5,049 Ei5 = 27 x 0,1023 = 2,7621 Ei6 = 27 x 0,0391 = 1,0557

Kolom 6 : Frekuensi observasi, yaitu banyaknya data yang termasuk pada suatu kelas interval

Interval Frekuensi

40-46 8

47-53 5

54-60 5

61-67 4

68-74 3

75-81 2

Kolom 7 : Nilai (Oi – Ei)2/Ei

Dari hasil perhitungan diperoleh Xhitung = 7,009 sedangkan nilai Xtabel dengan α = 5% dan dk = 6 – 1 adalah 11,07. Karena nilai Xhitung < Xtabel, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa data berdistribusi normal.

2. Kelas eksperimen

Inisial Nilai

A Z H A 45

A S W 45

B N W 55

B N A A 55

D I 55

F A 60

H N 60

I M D N R A 60

I N W 65

K 70

L R N R 70

M I I 70

M R R 70

M J 75

M A R 75

N J 75

N J T 75

N K R M 75

N R 75

P M N D 80

P H N 80

R R S 80

R A P 80

R U 80

S A R 85

Z S 85

L M F M 85

Interval Fi Xi fi.xi xi2 fi.xi2

45-51 2 38 96 2304 4608

52-58 3 55 165 3025 9075

59-65 4 62 248 3844 15376

66-72 4 69 276 4761 19044

73-79 6 76 456 5776 34656

80-86 8 83 664 6889 55112

Jumlah 27 1905 137871

Keterangan :

 Rata-rata

 Standar deviasi

√ � � √ √

 Nilai maksimum = 85

 Nilai minimum = 45

 Rentang = Nilai maksimum - Nilai minimum

= 85 – 45 = 40

 Banyak kelas = 1 + 3,3 log (n)

= 1 + 3,3 log (27)

= 5,7 ≈ 6

 Panjang kelas = Rentang/banyak kelas

= 40/6

= 6,7 ≈ 7 Kelas

interval

Batas kelas

Z batas kelas

Luas Z tabel

Ei Oi

1 2 3 4 5 6 7

44,5 -2,26

45-51 0,0366 0,9882 2 0,974

51,5 -1,66

52-58 0,0984 2,6568 3 0,042

58,5 -1,05

59-65 0,1831 4,9437 4 0,175

65,5 -0,44

66-72 0,1979 5,3433 4 0,887

72,5 0,17

73-79 0,2544 6,8688 6 0,009

79,5 0,78

80-86 0,1354 3,6558 8 5,141

86,5 1,39

7,227

Keterangan :

Kolom 1 : kelas interval diperoleh dari nilai terendah + panjang kelas, adalah 45 + 7 = 52, dan seterusnya. Sehingga dapat ditulis 45 – 51

52 – 58 59 – 65 66 – 72 73 – 79 80 – 86 Kolom 2 : Batas kelas

Batas kelas 1 = 45 – 0,5 = 44,5 Batas kelas 2 = 51 + 0,5 = 51,5 Batas kelas 3 = 58 + 0,5 = 58,5 Batas kelas 4 = 65 + 0,5 = 65,5 Batas kelas 5 = 72 + 0,5 = 72,5 Batas kelas 6 = 79 + 0,5 = 79,5 Batas kelas 7 = 86 + 0,5 = 86,5 Kolom 3 : Z batas kelas

Z1

Z-2,26 = 0,4881 Z2

Z-1,66 = 0,4515 Z3 Z-1,05 = 0,3531

Z4

Z-0,44 = 0,1700 Z5

Z0,17 = 0,0279 Z6

Z0,78 = 0,2823 Z7

Z1,39 = 0,4177 Kolom 4 : Luas Z tabel

Luas Z1 = Z-2,26– Z-1,66 = 0,4881 – 0,4515 = 0,0366 Luas Z2 = Z-1,66– Z-1,05 = 0,4515 – 0,3531 = 0,0984 Luas Z3 = Z-1,05 – Z-0,44 = 0,3531– 0,1700 = 0,1831 Luas Z4 = Z-0,44 + Z0,17 = 0,1700+ 0,0279 = 0,1979 Luas Z5 = Z0,78– Z0,17 = 0,2823 – 0,0279 = 0,2544 Luas Z6 = Z1,39– Z0,78 = 0,4177 – 0,2823 = 0,1354 Kolom 5 : Frekuensi ekspektasi = n x luas Z tabel

Ei1 = 27 x 0,0366 = 0,9882 Ei2 = 27 x 0,0984 = 2,6568 Ei3 = 27 x 0,1831 = 4,9437 Ei4 = 27 x 0,1979= 5,3433 Ei5 = 27 x 0,2544 = 6,8688 Ei6 = 27 x 0,1354 = 3,6558

Kolom 6 : Frekuensi observasi, yaitu banyaknya data yang termasuk pada suatu kelas interval

Interval Frekuensi

45-51 2

52-58 3

59-65 4

66-72 4

73-79 6

80-86 8

Kolom 7 : Nilai (Oi – Ei)2/Ei

Dari hasil perhitungan diperoleh Xhitung = 7,227 sedangkan nilai Xtabel dengan α = 5% dan dk = 6 – 1 adalah 11,07. Karena nilai Xhitung < Xtabel, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa data berdistribusi normal.

Lampiran 5

INSTRUMEN PENILAIAN SIKAP (KELAS KONTROL)

Mata Pelajaran : Matematika Materi Pokok : Aritmatika Sosial Kelas/Semester : VII/Genap

Petunjuk

 Isilah kolom penilaian sikap di bawah ini sesuai dengan urutan sikap yang terdapat pada keterangan.

 Berilah skor 0-3 pada masing-masing kolom sikap tersebut berdasarkan hasil observasi guru terhadap sikap siswa yang disesuaikan dengan rubrik penilain yang tersedia.

 Hitunglah jumlah skor yang diperoleh masing-masing siswa.

 Gunakan rumus yang terdapat pada pedoman penilaian lalu sesuaikan dengan kriteria penilaian untuk menentukan nilai siswa.

No. Inisial Sikap Jumlah

Skor

Skor Sikap Kritis Tanggung

Jawab

Kerja Sama

1 A S P 2 2 2 6 2

2 L Y 2 1 2 5 1,6

3 B S S 3 2 1 6 2

4 N I J 2 1 2 5 1,6

5 A W F 1 3 2 5 1,6

6 I A 2 2 3 7 2,3

7 B D N J 3 2 1 6 2

8 M J 1 2 3 6 2

9 L K P 2 2 3 7 2,3

10 A G 2 1 2 5 1,6

11 PB 3 2 2 7 2,3

12 NR 2 2 2 6 2

13 R H 2 2 3 7 2,3

14 S R N 3 1 2 6 2

15 M A 1 2 3 6 2

16 M M P 2 1 2 5 1,6

17 N A P 1 2 2 5 1,6

18 SR 2 1 2 5 1,6

19 R F 2 2 2 6 2

20 S K 2 2 3 7 2,3

21 Y A N 3 2 2 7 2,3

22 S A L 2 1 3 6 2

23 M N F 2 2 3 7 2,3

24 A J 2 1 2 5 1,6

25 K H 2 1 3 6 2

26 E D P 2 2 2 6 2

27 M Z 1 2 3 6 2

Rubrik penilaian :

 Kritis

 Bertanya setiap terdapat perubahan atau hal baru

 Menganalisis pertanyaan dan jawaban yang diberikan oleh atau temannya

 Berpikir tingkat tinggi untuk memecahkan masalah dalam melakukan diskusi

 Tanggung Jawab

 Melakukan diskusi dalam kelompok dengan serius

 Mengerjakan tugas yang diberikan guru sesuai dengan instruksi

 Menyelesaikan diskusi yang diberikan tepat waktu

 Kerjasama

 Berdiskusi dengan anggota kelompok

 Tidak mendominasi percakapan pada saat berdiskusi

 Peduli terhadap anggota kelompok Keterangan :

 Kriteria penskoran :

3 : jika semua deskriptor terpenuhi 2 : jika hanya 2 deskriptor yang terpenuhi 1 : jika hanya 1 deskriptor yang terpenuhi

0 : jika tidak ada 1 pun deskriptor yang terpenuhi

 Jumlah skor = jumlah skor seluruh kriteria

 Skor sikap = rata-rata dari skor sikap

 Kode nilai/Predikat

2,25 – 3,00 = Sangat Baik 1,50 – 2,24 = Baik

< 1,49 = Kurang Baik

Lampiran 6

INSTRUMEN PENILAIAN SIKAP (KELAS EKSPERIMEN)

Mata Pelajaran : Matematika Materi Pokok : Aritmatika Sosial Kelas/Semester : VII/Genap

Petunjuk

 Isilah kolom penilaian sikap di bawah ini sesuai dengan urutan sikap yang terdapat pada keterangan.

 Berilah skor 0-3 pada masing-masing kolom sikap tersebut berdasarkan hasil observasi guru terhadap sikap siswa yang disesuaikan dengan rubrik penilain yang tersedia.

 Hitunglah jumlah skor yang diperoleh masing-masing siswa.

 Gunakan rumus yang terdapat pada pedoman penilaian lalu sesuaikan dengan kriteria penilaian untuk menentukan nilai siswa.

No. Inisial Sikap Jumlah Nilai

Kritis Tanggung Jawab

Kerja Sama

1 A Z H A 2 3 3 8 2,6

2 A S W 2 2 3 7 2,3

3 B F W 3 2 2 7 2,3

4 B N A A 2 2 3 7 2,3

5 D I 2 3 3 8 2,6

6 F A 3 3 2 8 2,6

7 H N 2 2 2 6 2

8 I M D N R A 2 2 3 7 2,3

9 I N W 2 3 3 8 2,6

10 KM 2 3 2 7 2,3

11 L R N R 3 2 3 8 2,6

12 M I I 2 2 2 6 2

13 M R R 2 3 3 8 2,6

14 M J 2 2 2 6 2

15 M A R 2 2 3 7 2,3

16 N J 3 2 2 7 2,3

17 N J T 2 2 2 6 2

18 N K R M 2 3 2 7 2,3

19 N R 2 3 2 7 2,3

20 P M N D 3 3 3 9 3

21 P H N 3 2 2 7 2,3

22 R R S 3 3 3 9 3

23 R A P 2 2 3 7 2,3

24 R U 3 3 2 8 2,6

25 S A R 3 3 3 9 3

26 Z S 3 2 2 7 2,3

27 L M F M 3 2 3 8 2,6

Rubrik penilaian :

 Kritis

 Bertanya setiap terdapat perubahan atau hal baru

 Menganalisis pertanyaan dan jawaban yang diberikan oleh atau temannya

 Berpikir tingkat tinggi untuk memecahkan masalah dalam melakukan diskusi

 Tanggung Jawab

 Melakukan diskusi dalam kelompok dengan serius

 Mengerjakan tugas yang diberikan guru sesuai dengan instruksi

 Menyelesaikan diskusi yang diberikan tepat waktu

 Kerjasama

 Berdiskusi dengan anggota kelompok

 Tidak mendominasi percakapan pada saat berdiskusi

 Peduli terhadap anggota kelompok Keteragan :

 Kriteria penskoran :

3 : jika semua deskriptor terpenuhi 2 : jika hanya 2 deskriptor yang terpenuhi 1 : jika hanya 1 deskriptor yang terpenuhi

0 : jika tidak ada 1 pun deskriptor yang terpenuhi

 Jumlah skor = jumlah skor seluruh kriteria

 Skor sikap = rata-rata dari skor sikap

 Kode nilai/Predikat

2,25 – 3,00 = Sangat Baik 1,50 – 2,24 = Baik

< 1,49 = Kurang Baik

Lampiran 7

INSTRUMEN PENILAIAN KETERAMPILAN (KELAS KONTROL)

Mata Pelajaran : Matematika Kelas/Semester : VII/Genap Materi Pokok : Aritmatika Sosial

Petunjuk

 Isilah kolom penilaian sikap di bawah ini sesuai dengan urutan sikap yang terdapat pada keterangan.

 Berilah skor 0-3 pada masing-masing kolom Keterampilan tersebut berdasarkan hasil observasi guru terhadap keterampilan siswa yang disesuaikan dengan rubrik penilain yang tersedia.

 Hitunglah jumlah skor yang diperoleh masing-masing siswa.

 Gunakan rumus yang terdapat pada pedoman penilaian lalu sesuaikan dengan kriteria penilaian untuk menentukan nilai siswa.

No. Inisial Keterampilan Jumlah

Skor

Skor

Keterampilan Pemilihan Strategi

Pemecahan Masalah

Proses Pemecahan Masalah

Jawaban Akhir

1 A S P 2 2 2 6 2

2 L Y 2 1 2 5 1,6

Dokumen terkait