BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
B. Pembahasan
10) Strategi pembelajaran seperti apa yang dilakukan oleh guru PAI di dalam kelas?
Jawaban Narasumber:
“Bermacam-macam karena beliau ingin kami semua paham dengan materi pelajaran jadi terkadang guru PAI menyampaikan materi itu dengan metode ceramah, praktek terjun langsung kelapangan dan menggunakan media gambar sebagai petunjuk.”
Dari empat siswa yang penulis wawancarai membuktikan bahwa setiap siswa memiliki gaya belajar yang berbeda, dan disini guru PAI terlihat berusaha untuk sebaik mungkin membuat siswa paham dengan materi yang diajarkan, beliau bahkan menggunakan strategi yang berbeda-beda, yaitu dengan menggunakan metode ceramah dengan menunjukkan gambar atau bentuk visual dan melakukan simulasi terjun langsung kelapangan, jadi dari metode ini diharapkan semua siswa yang memiliki gaya belajar yang berbeda bisa memahami pelajaran.
Islam tidak hanya bisa bicara secara teoritis saja, namun ia harus bisa dipraktekkan. Karena ilmu tak akan berhasil jika tidak dipraktekkan atau realita.49
Guru PAI Juga sering membuat kelompok belajar agar siswa bisa saling tukar pendapat dan berbaur, juga saling bekerjasama. Hal ini juga sesuai dengan strategi pembelajaran dalam perspektif Islam yang menjelaskan bahwa: Ajaran terpenting dalam Islam diantaranya adalah kerja sama, persaudaraan dan kesatuan di kalangan umat muslimin.50
Pada saat wawancara guru PAI mengungkapkan bahwa ketika beliau memilih strategi pembelajaran yang akan digunakan di dalam kelas, beliau terbuka dan tidak condong atau fanatik terhadap suatu hal misalnya di kehidupan, agama atau kebudayaan yang ada. Beliau akan menggunakan strategi pembelajaran apapun selama beliau mampu dan strategi yang akan digunakan itu baik, juga sesuai dengan tuntunan dalam Islam. Karena Islam tidak mengenal fanatisme, perbedaan kulit atau sosial, sebab di dalam Islam tidak ada rasialisme, tidak ada perbedaan antara manusia kecuali karena taqwa dan iman.51
Jadi dapat disimpulkan bahwa strategi yang digunakan oleh guru PAI ini ternyata juga menyesuaikan dengan gaya belajar siswa kelas X yang berbeda, seperti:52
49 Ibid, 127–131.
50 Ibid.
51 Ibid.
52 Liyusri Julaga Situmorang, “Strategi Pembelajaran Dan Gaya Belajar Terhadap Hasil Belajar Geografi,” Jurnal Teknologi Pendidikan 6, no. 1 (April 2013): 75.
1. penggunaan metode ceramah atau bercerita, ternyata hal ini menyesuaikan dengan siswa yang memiliki gaya belajar auditorium, dimana siswa yang memiliki gaya belajar auditorium akan lebih mudah belajar dengan mendengarkan dan mengingat apa yang didiskusikan daripada yang dilihat, merasa kesulitan untuk menulis (mengarang) namun hebat dalam bercerita, dan mengucapkan tulisan di buku ketika membaca, lebih suka gurauan lisan dari pada komik, berbicara dalam irama yang terpola, suka berdiskusi dan menjelaskan sesuatu panjang lebar, dapat mengulangi kembali dan menirukan nada, suka mendengar radio, musik, dan mengungkapkan emosi secara verbal (kata-kata) melalui perubahan nada bicara atau intonasi.
2. Guru PAI menggunakan metode pembelajaran yang didukung oleh bentuk visual seperti gambar atau video. Hal ini menyesuaikan dengan siswa yang memiliki gaya belajar visual, mereka menggunakan imajinasi sebagai sumber informasi, belajar melalui melihat sesuatu, perencana dan pengatur jangka panjang, teliti terhadap detail, mengingat dengan asosiasi visual, tidak terganggu dengan keributan, dan tipe gaya belajar ini seringkali tahu apa yang harus dikatakan tetapi tidak mampu menyusun kata-kata.
3. Guru PAI dalam proses pembelajarannya melakukan simulasi terjun langsung kelapangan, itu juga menyesuaikan dengan siswa yang memiliki gaya belajar kinestetik yang belajar melalui aktivitas fisik dan terlibat langsung seperti bergerak, suka bekerja dan menghasilkan
produk. Mereka sulit duduk diam untuk waktu yang lama karena keinginannya untuk beraktifitas dan bereksplorasi begitu kuat.
Untuk penerapan strategi dalam meningkatkan gaya belajar siswa, guru PAI tidak menggunakan metode khusus apa pun, beliau menggunakan strategi pembelajaran berdasarkan dengan situasi dan kondisi pada hari itu (menyesuaikan).
BAB V PENUTUP A. Kesimpulan
Berdasarkan dari penjelasan pada bab sebelum dapat disimpulkan bahwa strategi yang dilakukan guru PAI dalam meningkatkan gaya belajar siswa kelas X yaitu:
1. Guru PAI menggunakan metode ceramah dengan dukungan bentuk visual seperti gambar atau video, dan juga melakukan simulasi terjun langsung kelapangan, kadang guru PAI juga membuat kelompok belajar agar siswa bisa saling tukar pendapat dan berbaur, saling bekerjasama.
2. Untuk penerapan strategi dalam meningkatkan gaya belajar siswa, guru PAI tidak menggunakan metode khusus apa pun, beliau menggunakan strategi pembelajaran berdasarkan dengan situasi dan kondisi pada hari itu ( menyesuaikan).
B. Saran
Setelah mengungkap kesimpulan diatas maka penulis akan mengungkapkan saran sebagai harapan untuk:
1. Untuk siswa agar lebih meningkatkan gaya belajarnya, seperti lebih memperhatikan gaya belajar seperti apa yang akan membuatnya mudah memahami materi belajar.
2. untuk guru, agar lebih memprhatihan gaya belajar siswanya, sehingga guru dapat mengetahui apakah strategi pembelajaran
3. yang digunakan dapat membuat siswa memahami materi pelajaran atau malah merasa kesulitan. Setidaknya guru harus melakukan pendekatan dan komunikasi yang baik agar bisa memahami siswanya
4. Untuk lembaga pendidikan dan sekolah harus lebih memperhatikan siswa dan juga strategi guru dalam pembelajaran, sehingga pihak sekolah dapat melakukan evaluasi, apakah strategi pembelajaran yang digunakan dapat oleh guru membuat siswa memahami materi pelajaran atau tidak.
DAFTAR PUSTAKA
Mulyasa, Menjadi Guru Profesional, Menciptakan Pembelajaran Kreatif dan Menyenangkan, Cet. 5, (Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2007).
Muhaimin, Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam di Sekolah Madrasah dan Perguruan Tinggi, (Jakarta: PT. Grafisindo Persada, 2005).
Djamarah Bahri Syaiful, Guru dan Anak Didik dalam Interaksi Edukatif, (Jakarta:
Rineka Cipta, 2005).
Ahmad Sopian, “Tugas, Peran, Dan Fungsi Guru Dalam Pendidikan”, JurnalTarbiyahIslamiyah 1, No 1 Edisi (June 2016).
U Shabir M, “Kedudukan Guru Sebagai Pendidik Tugas dan Tanggung Jawab, Hak Dan Kewajiban, dan Kompetensi Guru”, Auladuna 2, No. 2 (Desember 2015).
Ali Imran, Q.S, (3): 104.
U Shabir M, “Kedudukan Guru Sebagai Pendidik Tugas dan Tanggung Jawab, Hak Dan Kewajiban, dan Kompetensi Guru”, Auladuna 2, No. 2 (Desember 2015).
SopianAhmad, “Tugas, Peran, Dan Fungsi Guru Dalam Pendidikan”, JurnalTarbiyahIslamiyah 1, No 1 Edisi (June 2016).
Junaidah, “Strategi Pembelajaran Dalam Perspektif Islam, Al-Tadzkiyyah: Jurnal Pendidikan Islam6, (Mei 2015).
SusiloJokoM, Gaya belajar menjadikan makin pintar,( Yogyakarta, Penerbit Pinus, 2006).
Julaga Situmorang dan Liyusri, “Strategi Pembelajaran Dan Gaya Belajar Terhadap HasilBelajar Geografi”,Jurnal Teknologi Pendidikan6, No. 1, (April 2013).).
Arikunto Suhmsimi, Prosedur Penelitisan Suatu Pendekatan Prakik, (Jakarta:
Rineka Cipta, 2006) .
Nana Syaodih, Sukmadinata. Metode Penelitian Pendidikan. (Bandung: Remaja Rosdakarya. 2006).
Nazir Moh, Metode Penelitian, (Jakarta: Galia Indonesia, 1998).
Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif, dan R&D, (Bandung:
Alfabeta, 2012).
Saebani Ahmad Beni, Metode Penelitian, (Bandung: Pustaka Setia, 2008).Burgin Burhan, Metodologi Penelitian Kuantitatif Komunikasi Ekonomi, (Jakarta:
Kencana , 2013).
Hasri Salfen, Manajement Pendidikan Pendekatan Nilai dan Budaya Organisasi, (Makassar: Yapma , 2005).
Emzir, Metodologi, Penelitian Kuantitatif dan kualitatif, (Jakarta: Rajawali, 2012).
BachriS Bachtiar, “Meyakinkan Validitas Data Melalui Trianggulasi Pada Penelitian Kualitatif”, Jurnal Teknologi Pendidikan 10, No.1, (April 2010).
Dedi Rianto Rahadi. Konsep Penelitian Kualitatif Plus Tutorial NVivo. PT. Filda Fikrindo, 2020.
Febi Dwi Widayanti. “Pentingnya Mengetahui Gaya Belajar Siswa Dalam Kegiatan Pembelajaran Di Kelas.” ERUDIO 2, no. 1 (Desember 2013).
Ira Rahmawati. “Pengaruh Gaya Belajar Bahasa Siswa Terhadap Prestasi Belajar Bahasa Arab Kelas VII Semester II di MTs N Galur.” Skripsi, UIN Sunan Kalijaga, 2013.
Laili Wulandari. “Strategi Guru Kelas Dalam Memahami Gaya Belajar Siswa Kelas V MIS Ikhlasiah Tuamang.” Skripsi, UIN Sumatra Utara, 2018.
Luk Luk Nur Mufidah. “Memahami Gaya Belajar Untuk Meningkatkan Potensi Anak.” Martabat: Jurnal Perempuan dan Anak 1 (Desember 2017).
Riski Cahyanti. Strategi Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Meningkatkan Gaya Belajar Siswa Di SMA Negeri 1 Sekampung. Wawancara, November 17, 2021.
Julaga Situmorang, Liyusri. “Strategi Pembelajaran Dan Gaya Belajar Terhadap Hasil Belajar Geografi.” Jurnal Teknologi Pendidikan 6, no. 1 (April 2013).
Lili Saputri. Strategi Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Meningkatkan Gaya Belajar Siswa Di SMA Negeri 1 Sekampung. Wawancara, November 17, 2021.
Wulan Kurnia Sari. Strategi Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Meningkatkan Gaya Belajar Siswa Di SMA Negeri 1 Sekampung. Wawancara, November 17, 2021.
Purwanto S.Pd.I. Strategi Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Meningkatkan Gaya Belajar Siswa Di SMA Negeri 1 Sekampung. Wawancara, November 15, 2021.
Putri Rahmawati. Strategi Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Meningkatkan Gaya Belajar Siswa Di SMA Negeri 1 Sekampung. Wawancara, November 17, 2021.
Sedono. Profil Dan Tata Tertib Sekolah SMA Negeri 1 Sekampung. Sekampung, Lampung Timur: SMA Negeri 1 Sekampung, 2020.
LAMPIRAN-LAMPIRAN Lampiran I Pedoman Obbservasi
Strategi Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Meningkatkan Gaya Belajar Siswa Di Sma Negeri 1 Sekampung
PEDOMAN OBSERVASI
No Indikator Uraian Observasi Cara
Memperoleh Data 1. Profil daerah
penelitian
a. Sejarah Singkat SMA Negeri 1 Sekampung
b. Visi Dan Misi SMA Negeri 1 Sekampung
c. Keadaan Guru Dan Staff SMA Negeri 1
d. Jumlah Siswa SMA Negeri 1 Sekampung
e. Keadaan Sarana dan Prasarana Sekolah
f. Prasarana SMA Negeri 1 Sekampung
g. Struktur Organisasi SMA Negeri 1 Sekampung
h. Daerah Lokasi SMA Negeri 1 Sekampung
Dokumentasi (Meminta data dari sekolah atau TU)
2. Kegiatan Harian
a. Proses belajar mengajar Observasi
3. Meningkatkan Gaya Belajar
a. Pembinaan gaya belajar visual b. Pembinaan gaya belajar auditorial c. Pembinaan gaya belajar kinestetik
Wawancara
Lampiran II Pedoman Wawancara
ALAT PENGUMPULAN DATA
STRATEGI PEMBELAJARAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENINGKATKAN GAYA BELAJAR SISWA DI SMA NEGERI 1
SEKAMPUNG
Alat Pengumpulan Data (APD)
(Strategi Pembelajaran Dalam Perspektif Pendidikan Agama Islam) A. Identitas Narasumber
Nama Guru Kelas X : Hari / Tanggal Wawancara : B. PertanyaanPenelitian
1. Strategi pembelajaran apa yang bapak lakukan untuk melihat dan memahami gaya belajar yang dimiliki siswa?
2. Strategi pembelajaran seperti apa yang bapak lakukan untuk mengenali gaya belajar yang dimiliki siswa?
3. Apakah strategi pembelajaran yang bapak gunakan, juga menekankan pembinaan jasmani dan rohani?
4. Apakah kurikulum dan strategi pembelajaran yang bapak gunakan sudah kuat dan terpadu jika mengingat gaya belajar siswa yang berbeda?
5. Apakah bapak sering memperbarui strategi pembelajaran yang bapak gunakan (mengikuti tren zaman)?
6. Apakah strategi pembelajaran yang bapak gunakan sesuai dengan komponen atau tuntunan yang diajarkan dalam islam?
7. Apa strategi pembelajaran yang sering bapak lakukan lebih bersifat teori atau praktek?
8. Ketika melakukan strategi pembelajaran didalam kelas, apakah bapak terbuka dan tidak condong atau fanatik terhadap suatu hal misalnya di kehidupan, agama atau kebudayaan yang ada?
9. Apa saja faktor penghambat guru PAI dalam meningkatkan gaya belajar siswa kelas X MIA 1 di SMA Negeri 1 Sekampung?
10. Apa saja faktor pendukung guru PAI dalam meningkatkan gaya belajar siswa kelas X MIA 1 di SMA Negeri 1 Sekampung?
ALAT PENGUMPULAN DATA
STRATEGI PEMBELAJARAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENINGKATKAN GAYA BELAJAR SISWA DI SMA NEGERI 1
SEKAMPUNG
Alat Pengumpulan Data (APD) (Macam-macam Gaya Belajar Siswa) A. IdentitasDiri
Nama Siswa :
Hari / Tanggal Wawancara : B. PertanyaanPenelitian
1. Apa yang membuat kamu sulit memahami pembelajaran?
2. Apa yang membuat kamu dengan cepat mudah memahami pembelajaran yang disampaikan guru?
3. Gaya belajaran seperti apa yang kamu sukai, yang menurut kamu menyenangkan dan mudah memahami pelajaran yang disampaikan oleh guru?
4. Gaya belajar sepertia apa yang tidak kamu sukai, yang menurut kamu membosankan, dan sulit untu memahami pelajaran?
5. Apakah kamu sulit belajar ketika suasana gaduh atau ribut?
6. Apakah kamu suka pembelajaran praktek (yang langsung terjun kelapangan)?
7. Apakah kamu suka belajar dengan berdiskusi?
8. Apakah kamu sering kesulitan menyusun kata-kata untuk menyampaikan pendapat ketika belajar?
9. Apakah kamu lebih mudah memahami pelajaran ketika guru menyampaikan pembelajaran dengan menggunakan media gambar?
10. Strategi pembelajaran seperti apa yang dilakukan oleh guru PAI di dalam kelas ?
Lampiran III Dokumentasi
Dokumentasi wawancara dengan guru PAI
Wawancara Dengan Siswa
Foto Dokumentasi Proses Pembbelajaran PAI Di Kelas