BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
C. Pembahasan
teman kalau tidak cukup untuk beli sendiri baru diminum sama- ”(w w 05 maret 2016)
Dari hasi wawancara di atas menunjukan bahwa untuk mndapatkan tuak pahit itu sangat mudah karena cukup mempunyai uang lima ribu rupiah dia sudah bisa mendapatkan tuak pahit(khamar) untuk dia minum bersama dengan kelompoknya. Dengan harga yang begitu murah seseorang sudah bebas meminum tuak pahit.
perasaan kita. Agama dapat mempengaruhi sikap praktis manusia terhadap berbagai aktivitas kehidupan sehari-hari. Ia dipandang sebagai jalan hidup yang dipegang dan diwarisi turun temurun oleh masyarakat manusia. Agama sebagai sistem keyakinan dapat menjadi bagian inti dari sistem-sistem nilai yang ada dalam kebudayaan dari masyarakat yang bersangkutan.
Mendefinisikan agama sebagai Seperangkat kepercayaan atau aturan yang pasti untuk membimbing manusia dalam tindakannya terhadap Tuhan, orang lain, dan terhadap dirinya sendiri.
Oleh karena itu agama perlu diketahui, dipahami dan diamalkan oleh manusia dan orang yang beragama harus memiliki tiga hal yang dikenal dengan trilogy ajaran ilahi yakni Iman, Islam dan Ihsan. Islam (al-Islam) tidak absah tanpa Iman (al-Iman), dan Iman tidak sempurna tanpa Ihsan (al-Ihsan).
Sebaliknya, Ihsan adalah mustahil tanpa Iman, dan Iman juga tidak mungkin tanpa inisial Islam. Iman, Islam dan Ihsan merupakan pilar/pokok (rukun) dalam beragama dan dipahami sebagai sebuah sistem ajaran demi tegaknya ajaran Islam. Antara Iman, Islam dan Ihsan, ketiganya tak bisa dipisahkan oleh manusia di dunia ini, kalau diibaratkan hubungan diantara ketiganya adalah seperti segitiga sama sisi yang sisi satu dan sisi lainya berkaitan erat.
Segitiga tersebut tidak akan terbentuk kalau ketiga sisinya tidak saling mengait. Jadi manusia yang bertaqwa harus bisa meraih dan menyeimbangkan antara Iman, Islam dan Ihsan.
2. Fenomena Komunitas Peminum Tuak Pahit Di Dusun Ulu Salo Desa Pattuku Limpoe Kecamatan Lappariaja Kabupaten Bone Kata komunitas (community) berasal dari kata Latin communire (communio) yang berarti memperkuat.Dari kata ini dibentuk istilah communitas yang artinya persatuakn, persaudaraan, umat/jemaat, kumpulan, bahkan masyarakat.Secara samar-samar kata communitas disisipi pengertian tempat tinggal bersama. Bahkan kata yang sepokok commune berarti milik bersama, untuk digunakan bersama; dan dulu mengandung pengertian
“ ” b b b - benda lain. Jadi arti klasik kata komunitas ialah kesatuakn hidup orang-orang b b K “ ” , persaudaraan kumpulan atau persatuakn. Jadi dapat dipahami mengapa sekarang masyarakat dan kota disebut komunitas, bahkan suatu bentuk kehidupan di biara disebut komunitas. Komunitas bukanlah suatu kumpulan sementara atau kerumunan, maka harus dikatakan bahwa komunitas termasuk jenis kelompok sosial yang memiliki warna tersendiri dalam hal kebersamaannya.Pengertian kelompok sosial di sini harus sesuai dengan arti pada definisi yang diberikan pada halaman terdahulu. Dari sudut pandangan ini pengertian komunitas tidak sama dengan pengertian masyarakat. Lingkup masyarakat lebih luas daripada lingkup komunitas. Dengan kata lain komunitas adalah bagian dari masyarakat, atau satu segmen dari
masyarakat. Indonesia merupakan Komunitas Muslim terbesar, dan kita sendiri bagian dari bangsa ini, namun Kurangnya pengetahuan akan bahaya khamar (tuak pahit) Islam memandang khamar(tuakk pahit) sebagai salah satu faktor utama timbulnya gejala kejahatan, seperti menghalangi seseorang untuk berzikir kepada Allah SWT, menghalangi seseorang melakukan shalat yang merupakan tiang agama, dan menghalangi hati dari sinar hikmah.
Meminum khamar (tuakk pahit) merupakan perbuatan syaitan, oleh karena itu khamar baik secara esensi maupun penggunaannya diharamkan secara q dalam al-Quran maupun sunnah Nabi SAW Khamar(tuak pahit) yang memabukkan itu disebut induk kejahatan, karena orang yang mabuk akan hilang kendali kesadarannya. Oleh karena itu, meminum khamar (tuak pahit) termasuk salah satu dosa besar. di kalangan masyarakat, ataupun dampak positif dari khamar (tuak pahit) yang sering kita jumpai nampaknya tidak lagi mereka hiraukan karena untuk mendapatkan tuak pahit itu sangat mudah Kemudian dikatakan pula bahwa keseringan meminum tuak pahit dapat menjadikan konsumsi berlebih yang hanya membuang-buang uang, dikarenakan untuk mendapatkan tuak pahit itu dengan jalan membeli dari pembuat tuak pahit namun masyarakat mempunyai cela untuk meminum tuak pahit.
masyarakat minum tuak pahit dilakukan secara berkelompok namun ada juga masyarakat yang minum tuak pahit karena faktor sering berkumpul sama teman-temannya yang suka minum tuak pahit. namun dalam pergaulan
seseorang sering kejalan yang salah sehingga masyarakat terjerumus dalam pergaulan yang salah. Disamping itu masyarakat biasa minum tuak pahit agar dia merasa percaya diri sedangkan menurut islam yang dijelaskan bahwa Allah membandingkan antara sisi positif dan sisi negatif dari khamar.
Disebutkan bahwa dalam khamar itu terkandung dua aspek , yaitu dosa yang besar dan manfaat bagi manusia. Hal ini menolak argumen dari orang yang menyatakan bahwa khamar itu segala sesuatunya haram dan merugikan.Ketika ayat ini turun, sebagian masyarakat pada saat itu masih tetap meminumnya, dan sebagian yang lain menolaknya. Mereka meminum khamar karena manfaatnya, diantaranya adalah khamar itu merupakan jenis minuman yang sangat lezat pada masa itu, sehingga karena belum ada pengaharaman secara mutlaq, mereka menikmati khamar itu. Sedangkan yang terdapat di dalam khamar adalah sifat memabukkanya
Namun ada juga seseorang minum tuak pahit supaya dia merasa tidak malu didepan banyak orang karena pemikirin sebagian masyarakat ini bahwa dengan meminum tuak pahit dia merasa jago dan merasa pintar dan sedangkan yang kita ketahui bahwa dengan meminum tuak pahit (khamar) bisa membuat seseorang kehilangan kesadaran atau mabuk sehingga Allah Swt mengharamkan khamar secara parsial atau belum mutlak seperti firman Allah swt yang artinya Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu shalat, sedang kamu dalam Keadaan mabuk, sehingga kamu mengerti apa yang kamu ucapkan, (jangan pula hampiri mesjid) sedang kamu dalam Keadaan
junub, terkecuali sekedar berlalu saja, hingga kamu mandi. dan jika kamu sakit atau sedang dalam musafir atau datang dari tempat buang air atau kamu telah menyentuh perempuan, kemudian kamu tidak mendapat air, Maka bertayamumlah kamu dengan tanah yang baik (suci); sapulah mukamu dan tanganmu. Sesungguhnya Allah Maha Pema'af lagi Maha Pengampun
Ayat tersebut dapat diketahui bahwasannya Allah telah mengharamkan khamar. Walaupun tidak secara tersurat Allah menyebutkan kata "رمخ" itu haram, tetapi terdapat kata " ىَراَكُس " yang berarti orang yang mabuk. Sedangkan mabuk adalah buah atau akibat dari meminum khamar.
Pengharaman khamar itu juga bisa dilihat dari adanya larangan (nahyun ) yang bisa diketahui dari kata "اوُبَرْقَت َلَ" yang berarti jangan mendekati, tetapi di dalam tafsir disebutkan bahwa yang dimaksud itu adalah jangan sholat, bukan jangan mendekati sholat. Hal itu menunjukan keharaman, karena dalam ushul fiqih dijelaskan bahwa pada asalnya larangan itu menunjukan pengharaman.Meskipun begitu, sampahit disini pengahraman khamar belum mutlaq 100%, karena Allah juga menyebutkan kata "ى َراَكُس ْمُتْنَأ َو ".
Itu menunjukan pembatasan, bahwa yang haram meminum khamar itu hanya bagi orang yang yang akan sholat saja, dan khamar tidak haram jika orang tersebut tidak sedang shalat. Sampahit disini, Allah telah mengharamkan khamar, namun masih parsial, belum sampahit mutlaq.
seseorang meminum tuak pahit karena dia tidak merasa percaya diri kalau
dia belum minum tuak pahit, agar dia merasa percaya diri didepan banyak orang dengan jalan dia minum tuak pahit agar dia percaya diri walaupun banyak orang dan dilakukan secara berkelompok atau kumpul-kumpul sama teman-teman sepermainanya.
3. Apa Yang Menyebabkan Terbentuknya Komunitas Peminum Tuak Pahit Di Dusun Ulu Salo Desa Pattuku Limpoe Kecamatan Lappariaja Kabupaten Bone.
meminum tuak pahit secara berkesinambungan juga dapat merusak jiwa dan bahkan dapat menguras harta. Dikatakan merusak jiwa karena dengan mengonsumsi khamar (tuak pahit) secara berlebihan akan berakibat rusaknya organ tubuh manusia. Kata komunitas (community) berasal dari kata Latin communire (communio) yang berarti memperkuat. Dari kata ini dibentuk istilah communitas yang artinya persatuan, persaudaraan, umat/jemaat, kumpulan, bahkan masyarakat. Secara samar-samar kata communitas disisipi pengertian tempat tinggal bersama. Karena seringnya seseorang berkumpul dengan teman yang suka minum tuak pahit sehingga dia juga ikut meminum tuak pahit, tingginya solidaritas sebuah kelompok menunjukkan bahwa seseorang sebelum minum tuak pahit dia berkumpul bersama masyarakat yang lain yang suka minum tuak pahit dan biasanya juga masyarakat minum tuak pahit setelah selesai melakukan pekerjaan secara bergotong royong.
Peneliti menganalisis bahwa masyarakat minum tuak pahit apabila sedang berkumpul-kumpul karena masyarakat merasa bahwa dengan berkumpul sama masyarakat yang lain dapat menghilangkan rasa cape apa bila dia suda melakukan sebuah pekerjaan yang dilakukan secara bersama- sama atau bergotong royong, namun pemahaman masyarakat bahwa dengan minum-minuman tuak pahit bisa menghilangkan rasa cape namun anggapan tersebut tidak tepat karna dengan minum tuak pahit atau khamar dapat merusak kesehatan bahkan bisa membuat organ tubuh rusak.
Meminum tuak pahit bukan pada saat bergotong royong namun karena adanya ajakan dari seorang teman menujukan bahwa seseorang minum tuak pahit dilakukan secara berkelompok karena menerima ajakan dari teman kelompoknya.
Namun ada masyarakat ikut minum tuak pahit karena adanya ajakan dari masyarakat lainnya sehingga dia juga ikut minum tuak pahit demi sebuah kelompok agar dia juga mudah mendapatkan tuak pahit namun untuk mndapatkan tuak pahit itu sangat mudah karena cukup mempunyai uang lima ribu rupiah dia sudah bisa mendapatkan tuak pahit(khamar) untuk dia minum bersama dengan kelompoknya. Dengan harga yang begitu murah seseorang sudah bebas meminum tuak pahit.
Minuman keras tradisional Bugis Makassar bentuk Tuak yang dikenal dengan nama Tuak Pahit ini terdiri dari beberapa macam bahan sesuai
dengan jenis pohonnya yaitu Palem, Nipa dan Tala / Lontara. Jenis pohon yang menjadi bahan bakunya ditanam sesuai dengan kondisi setempat antara lain Pohon Palem banyak tumbuh di wilayah yang dekat dengan perairan sungai dan pegunungan. Pohon Nipa sebagian besar ditemukan di wilayah pesisir pantai dan Pohon Lontara banyak ditemukan didaerah dataran tanah kering bebatuan
Khamar (tuak pahit) mengandung zat kimia alkohol yang akan merusak kesehatan manusia. Dalam hal ini, bebagai hasil penelitian menemukan bahwa semakin tinggi kandungan kadar alkohol minuman memabukkan, maka semakin tinggi pula pengaruhnya terhadap kesehatan.
Meskipun demikian, minuman memabukkan yang mempunyai kadar alkohol rendah tetapi dikonsumsi terus menerus, maka tetap berakibat merusak organ tubuh manusia. Namun sebagian masyarakat tidak memahami akan bahaya minuman khamar (tuak pahit) sehingga untuk menenangkan perasaannya dan pikiran dalam menghadapi permasalahan dia melakukan sesuatu yang melanggar aturan didalam lingkungan tempat tinggalnya
Bahwa sesuatu yang dilakukan seseorang agar pikiranya bisa tenang dengan jalan pergi minum tuak pahit (khamar) karena dengan minum tuak pahit pikiranya yang kacau menjadi tenang. Namun ada juga yang minum tuak pahit (khamar) karena dengan minum tuak pahit (khamar) ia merasa hangat tubuhnya dari pemahaman itulah masi banyak masyarakat yang suka minum tuak pahit (khamar) karna masyarakat tidak memahami bahwa minum
tuak pahit (khamar) itu haram atau tidak bole diminum karna khamar itu merupakan hal kotor dan di anggap menjijikan yang harus dijauhi. Allah tidak menetapkan hukum secara bertahap hanya untuk kepentingannya sendiri, tetapi Allah mempunyai maksud mulia, yaitu agar mudah di pahami dan memudahkan dalam pengerjaannya oleh manusia. Dalam hal ini digunakan prinsip meniadakan kesulitan. Aturan larangan (pengharaman) minuman keras (khamar) berlaku untuk seluruh umat Islam serta tidak ada perkecualian untuk individu tertentu. Yang dilarang dalam Islam adalah tindakan meminum khamar itu sendiri, terlepas apakah si peminum tersebut mabuk atau tidak.
Fenomena tersebut ada yang berfikir bahwa dengan meminum tuak pahit (khamar) pikiran kita tenang dan ada juga yang berfikiran dengan meminum tuak pahit (khamar) dapat menghangatkan tubuh karena tinggal didaerah pegunungan yang cuacanya begitu dingin seperti informan yang lain tapi dia minum tuak pahit karna hanya semata-mata ingin menhangatkan tubuhnya yang dingin seperti wawancara di atas tetapi dengan meminum tuak pahit (khamar) yang mengandung alkohol seperti tuak pahit bisa membuat seseorang hilang kesadaranya bahkan ada yang sampai meninggal karena pengaruh alkohol. Seperti biasanya seseorang meminum minuman yang mengandung alkohol. Setelah beberapa saat minum dia merasakan kepalanya pusing dan sulit sekali untuk berjalan,bahkan sampai mual-mual sampai muntah dan sudah banyak yang mulai bicara sendiri bahkan bisa
menimbulkan permusuhan dan persengketaan ditambah lagi orang lupa kepada Allah, maka masyarakat akan kacau apa lagi seseorang terlalu banyak minum tuak pahit dia akan merasakan mual-mual dan biasa tidak sadar namun ada juga dengan meminum tuak pahit dia akan merasakan sakit kepala tetapi dia tetap ikut minum tuak pahit agar diakui dengan teman kelompoknya masyarakat minum tuak pahit (khamar) karena adanya solidaritas kelompok karena apabila dia tidak ikut minum dia dianggap remeh dengan teman kelompoknya. namun sebagian masyarakat yang minum tuak pahit sebagai ajang seru-seruan namun kurangnya pemahaman masyarakat terhadap hukuman bagi peminum tuak pahit atau khamar.
menurut Imam Abu Hanifah r.a dan Imam Maliki r.a (2009:161) menyatakan bahwa sanksi peminum khamar (tuak pahit) adalah 80 kali dera.
I f 0 , I b menambah menjadi 80 kali dera. Jadi 40 kali adalah hukuman had, sedang z
kebiasan kebiasaan yang ikut dalam sebuah kelompok sehingga dia mengikuti aturan kelompoknya walaupun dia sadar bahwa apa yang dilakukannya itu tidak baik karena kalau dia sudah mengomsumsinya kepalanya jadi pusing dan suka bicara sembarang namun karna teman dia ikut juga minum tuak pahit (khamar), kalau dia sudah minum tuak pahit (tuak pahit) dia pergi sama kelompoknya main gitar dipinggir lapangan atau dipinggir jalanan sambil nongkrong, pada saat malam hari pukul 10.30 WIB,
di sana merupakan ajang untuk bertukar pikiran dan untuk mencari hiburan agar tidak merasa kesepian, di dusun ulusalo tidak asing bagi masyarakat keluar malam bahkan ada yang sampai pagi hari.
Masyarakat di dusun ulu salo begitu mudahnya mendapatkan tuak pahit (khamar) dan tempat untuk minum tuak pahit bahwa sebagian masyarakat minum tuak pahit secara sembunyi-sembunyi karna takut ketahuan dengan orang tuanya. Namun ada juga masyarakat yang minum tuak pahit di gubuk kebun supaya jauh dari jangkauan masyarakat banyak agar dia bebas minum tuak pahit (khamar) tanpa diketahui oleh pihak berwenang atau kepolisian dan Kurangnya pemahaman masyarakat terhadap dampak yang ditimbulkan tuak pahit (khamar) terhadap kesehatan seperti mengurangi kemampuan tubuh memproduksi glukosa dari lemak dan protein, sehingga dapat menyebapkan pingsan dan merusak selaput lender lambung dan kerusakan pada sel-sel otak dan susunan syaraf sentral.
63 BAB V
KESIMPULAN DAN SARAN A. Kesimpulan
Berdasarkan penelitian yang berjudul fenomena komunitas peminum tuak pahit di dusun ulu salo desa pattuku limpoe kecamatan lappariaja kabupaten bone (studi tingkat pemahaman agama masyarakat) dapat ditarik beberapa kesimpulan sebagai berikut :
1. Tingkat Pemahaman Agama Masyarakat Di Dusun Ulu Salo Desa Pattuku Limpoe Kecamatan Lappariaja Kabupaten Bone.
Agama sebagai sistem keyakinan dapat menjadi bagian inti dari sistem- sistem nilai yang ada dalam kebudayaan dari masyarakat yang bersangkutan Mendefinisikan agama sebagai Seperangkat kepercayaan atau aturan yang pasti untuk membimbing manusia dalam tindakannya terhadap Tuhan, orang lain, dan terhadap dirinya sendiri.
Definisi tersebut memberikan pemahaman adanya hubungan manusia dengan Tuhan dan juga adanya hubungan antara manusia dengan sesamanya yang secara umum meliputi berbagai aspek kehidupan. Fungsi paling mendasar dan universal dari semua agama adalah bahwa agama memberikan orientasi dan motivasi serta membantu manusia mengenal sesuatu yang bersifat sakral. Lewat pengalaman beragama (religious experience) yakni penghayatan terhadap Tuhan atau agama yang diyakininya.
2. Fenomena Komunitas Peminum Tuak Pahit Di Dusun Ulusalo Desa Pattuku Limpoe Kecamatan Lappariaja Kabupaten Bone meminum tuak pahit (khamar) yang mengandung alkohol seperti tuak pahit bisa membuat seseorang hilang kesadaranya bahkan ada yang sampaii meninggal karena pengaruh alkohol. Seperti biasanya seseorang meminum minuman yang mengandung alkohol. Setelah beberapa saat minum dia merasakan kepalanya pusing dan sulit sekali untuk berjalan kebiasan seseorang yang ikut dalam sebuah kelompok sehingga dia mengikuti aturan kelompoknya walaupun dia sadar bahwa apa yang dilakukannya itu tidak baik karena kalau mengomsumsinya kepalanya jadIi pusing dan suka bicara sembarang namun karna teman dia ikut juga minum tuak pahit (khamar),
3. Apa Yang Menyebabkan Terbentuknya Komunitas Peminum Tuak Pahit Di Dusun Ulu Salo Desa Pattuku Limpoe Kecamatan Lappariaja Kabupaten Bone
masyarakat minum tuak pahit dilakukan secara berkelompok namun ada juga masyarakat yang minum tuak pahit karena faktor sering berkumpul sama teman-temannya yang suka minum tuak pahit. namun dalam pergaulan seseorang sering kejalan yang salah sehingga masyarakat terjerumus dalam pergaulan yang salah. Disamping itu masyarakat biasa minum tuak pahit agar dia merasa percaya diri sedangkan menurut islam yang dijelaskan bahwa Allah membandingkan antara sisi positif dan sisi negatif dari khamar.
Disebutkan bahwa dalam khamar itu terkandung dua aspek , yaitu dosa yang besar dan manfaat bagi manusia. Hal ini menolak argumen dari orang yang menyatakan bahwa khamar itu segala sesuatunya haram dan merugikan B. Saran
masyarakat yang mempunyai kebiasaan minum- minuman tuak pahit (khamar) seharusnya perlu kontrol dari berbagai pihak dalam hal ini, orang tua atau keluarga, pendidik, perangkat desa, aparat keamaanan. Karena lingkungan pergaulan sangat mempengaruhi, kebiasaan meminum tuak pahit. namun jangan pernah berpikir untuk mencoba. Pikirkan bahwa “..Aku hanya mencoba dan gampang untuk berhenti….” adalah pikiran yang berbahaya dan salah untuk persoalan peminum tuak pahit. Menghindarkan diri dari meminum tuak pahit adalah dengan sikap menolak untuk memakainya, karena sadar penuh terhadap konsekuensi yang diakibatkannya. Sikap menolak yang pertama adalah menjauhkan diri dari mereka yang memakai apabila anda merasa akan sulit untuk bisa menolak tawaran.
Sikap menolak yang lain adalah tidak mau ikut-ikutan menikmati barang itu, meskipun sehari-hari tetap bergaul biasa dengan mereka, hanya saja kita tidak usah sungkan-sungkan untuk menyatakan “tidak” jika ditawari untuk ikut memakainya. Jika kita merasa tidak mampu mengatasi bujukan orang yang menginginkanmu menjadi pemakai maka jangan segan-segan
minta bantuan atau nasehat dari orang yang kita percayai.Kelola diri, jauhi tuak pahit, pada prinsipnya masyarakat harus melaksanakan kehidupan secara seimbang, yaitu memenuhi berbagai kebutuhan baik fisik, sosial, mental, maupun spiritual.