• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

C. Pembahasan

1. Analisis Data Penelitian a. Analisis Deskriptif

Statistik deskriptif memberikan gambaran umum tentang objek penelititan yang dijadikan sampel. Penjelasan data melalui statistik deskriptif diharapkan memberikan gambaran awal tentang masalah yang diteliti. Statistik deskriptif difokuskan kepada nilai maximum, minimum, rata-rata (mean) dan standar deviasi.

Tabel 4. 13 Hasil Analisis Statistik Deskriptif Descriptive Statistics

N Minimum Maximum Mean

Standar Deviation Sistem Informasi

Manajemen

45 63 87 77,36 6,893

Sistem Informasi Akuntansi

45 45 59 52,49 4,043

Sistem Informasi Manajemen dan Akuntansi Barang Milik Negara

45 25 32 30,02 1,617

Kualitas Laporan Keuangan

45 39 50 46,73 3,070

Valid N (listwise) 45

Sumber: Data diolah SPSS 26 (2022)

Dari hasil tersebut, dapat dijelaskan dari variabel Sistem Informasi Manajemen (SIM), Sistem Informasi Akuntansi (SIA) dan penerapan Sistem Informasi Manajemen dan Akuntansi Barang Milik Negara (SIMAK BMN) dan Kualitas Laporan Keuangan dalam Statistik Deskriptif sebagai berikut:

Berdasarkan tabel 4.14 diatas dapat disimpulkan bahwa statistik deskirptif pada variabel Sistem Informasi Manajemen dengan jumlah sampel 45, variabel Sistem Informasi Manajemen memiliki nilai Minimum sebesar 63 dan nilai maximum sebesar 87. Nilai rata-rata variabel Sistem Informasi Manajemen menunjukkan hasil yang positif sebesar 77,36 dan standar deviasi sebesar 6,893 dari yang diketahui, mean telah lebih besar dari pada nilai standar deviasi artinya Sistem Informasi Manajemen telah mempunyai hubungan yang baik.

Variabel Sistem Informasi Akuntansi dengan jumlah sampel 45, dapat diketahui bahwa variabel Sistem Informasi Akuntansi memiliki nilai Minimum sebesar 45 dan nilai Maximum sebesar 59. Nilai rata-rata pada variabel Sistem Informasi Akuntansi sebesar 52,49 dan standar deviasi sebesar 4,043 dari yang diketahui mean telah lebih besar dari pada nilai standar deviasi artinya Variabel Sistem Informasi Akuntansi telah mempunyai hubungan yang baik.

Variabel Penerapan Sistem Informasi Manajemen dan Akuntansi Barang Milik Negara dengan jumlah sampel 45 dapat diketahui bahwa

variabel penerapan SIMAK BMN memilik nilai Minimum 25 dan nilai Maksimum sebesar 32. Nilai rata-rata sebesar 30,02 dan standar deviasi sebesar 1,617 dari yang diketahui mean telah lebih besar dari pada nilai standar deviasi yang artinya variabel penerapan SIMAK BMN telah mempunyai hubungan yang baik.

Variabel Kualitas Laporan Keuangan dengan jumlah sampel 45 dapat diketahui bahwa variabel kualitas laporan keuangan memiliki nilai Minimum sebesar 39 dan nilai Maksimum sebesar 50. Nilai rata- rata/mean sebesar 46,73 dan standar deviasi sebesar 3,070 dari yang diketahui mean telah lebih besar dari pada nilai standar Deviasi yang artinya variabel Kaulitas Laporan Keuangan telah mempunyai hubungan yang baik.

b. Analisis Inferensial

Analisis regresi linear berganda digunakan dalam penelitian ini dengan tujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat. Perhitungan statistik dalam analisis regresi linear berganda yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan bantuan program komputer. Ringkasan hasil pengolahan data dengan menggunakan program tersebut adalah sebagai berikut:

Tabel 4. 14

Hasil Uji Regresi Linear Berganda Coefficientsa

Model

Unstandardized Coefficients

Standardized Coefficients

T Sig.

B Std. Error Beta

1 (Constant) 19,698 10,749 1,833 ,074 sistem informasi

manajemen

,072 ,058 ,152 1,128 ,284

sistem informasi akuntansi

,035 ,096 ,046 ,365 ,717

sistem informasi manajemen dan akuntansi barang milik Negara

1,006 ,248 ,530 4,053 ,000

a. Dependent Variable: kualitas laporan keuangan Sumber: Data diolah SPSS 26 (2022)

Berdasarkan tabel 4.15 hasil tersebut apabila ditulis dalam bentuk Unstandardized dari persamaan regresinya adalah sebagai berikut :

Y = 19,698+(0,072X1) + 0,035X2 + 1,006X3 +e

Dari hasil tersebut apabila ditulis dalam bentuk standardized dari persamaan regresinya adalah sebagai berikut :

1) Konstanta 19,698 berarti bahwa Kualitas Laporan Keuangan akan tetap konstan sebesar 19,698 jika tidak ada pengaruh dari variabel Sistem Informasi Manajemen (X1), Sistem Informasi Akuntansi (X2), dan penerapan Sistem Informasi Manajemen dan Akuntansi Barang Milik Negara (X3).

2) Koefisien regresi X1 sebesar (0,072) memberikan arti bahwa variabel Sistem Informasi Manajemen (X1) naik sebesar satu satuan, maka Kualitas Laporan Keuangan (Y) akan mengalami peningkatan sebesar 0,072 satuan atau 7,2% dengan asumsi bahwa variabel independen lainnya dianggap konstan.

3) Koefisien regresi X2 sebesar (0,035) memberikan arti bahwa variabel Sistem Informasi Akuntansi (X2) naik sebesar satu satuan, maka Kualitas Laporan Keuangan (Y) akan mengalami peningkatan sebesar 0,035 satuan atau 3,5% dengan asumsi bahwa variabel independen lainnya dianggap konstan.

4) Koefisien regresi X3 sebesar (1,006) memberikan arti bahwa variabel Penerapan Sistem Informasi Manajemen dan Akuntansi Barang Milik Negara (X3) naik sebesar satu satuan, maka Kualitas Laporan keuangan (Y) akan mengalami peningkatan sebesar 1,006 satuan atau 100,6% dengan asumsi bahwa variabel independen lainya dianggap konstan.

2. Hasil Pengujian Hipotesis a. Uji Parsial (Uji-t)

Uji t dilakukan untuk mengetahui pengaruh masing-masing atau secara parsial variabel independen (Sistem Informasi Manajemen (SIM), Sistem Informasi Akuntansi (SIA) dan penerapan Sistem Informasi Manajemen dan Akuntansi Barang Milik Negara (SIMAK BMN)) terhadap variabel dependen (Kualitas Laporan Keuangan). Sementara itu secara parsial pengaruh dari masing-masing variabel independen tersebut terhadap Kualitas Laporan Keuangan ditunjukkan pada tabel berikut:

Tabel 4. 15 Hasil Uji Parsial (Uji-t)

Coefficientsa

Model

Unstandardized Coefficients

Standardized Coefficients

T Sig.

B Std. Error Beta

1 (Constant) 19,698 10,749 1,833 ,074

Sistem Informasi Manajemen

,072 ,058 ,152 1,128 ,284

Sistem Informasi Akuntansi

,035 ,096 ,046 ,365 ,717

Sistem Informasi Manajemen dan Akuntansi Barang Milik Negara

1,006 ,248 ,530 4,053 ,000

a. Dependent Variable: Kualitas Laporan Keuangan Sumber: Data diolah SPSS 26 (2022)

Pengujian dengan membandingkan nilai thitung> ttabel sebesar 2.021 (nilai ini diperoleh dari MsExcel =TINV(5%;40) lalu enter) dan nilai signifikan < 0,05 maka hipotesis diterima. Berdasarkan pertimbangan tabel diperoleh kesimpulan sebagai berikut:

1) Pengaruh Sistem Informasi Manajemen terhadap Kualitas Laporan Keuangan

Pernyataan Hipotesis Pertama

Ho1 : β1 = 0. Sistem Informasi Manajemen tidak berpengaruh signifikan terhadap Kualitas Laporan Keuangan pada

Kampus Politeknik Pelayaran Barombong Kota Makassar.

Ha1 : β1 ≠ 0. Sistem Informasi Manajemen berpengaruh signifikan terhadap Kualitas Laporan Keuangan pada Kampus Politeknik Pelayaran Barombong Kota Makassar.

Berdasarkan tabel untuk Sistem Informasi Manajemen (X1) dengan Nilai thitung (1,128) < ttabel (2.021) serta nilai signifikannya (0,284) > (0,05) maka H1 diterima artinya pada tingkat kepercayaan 95% Sistem Informasi Manajemen berpengaruh signifikan terhadap Kualitas Laporan Keuangan.

2) Pengaruh Sistem Informasi Akuntansi terhadap Kualitas Laporan Keuangan

Pernyataan Hipotesis Kedua

Ho2: β2 = 0. Sistem Informasi Akuntansi tidak berpengaruh signifikan terhadap Kualitas Laporan Keuangan pada Kampus Politeknik Pelayaran Barombong Kota Makassar.

Ha2: β2 ≠ 0. Sistem Informasi Akuntansi berpengaruh signifikan terhadap Kualitas Laporan Keuangan pada Kampus Politeknik Pelayaran Barombong Kota Makassar.

Berdasarkan tabel untuk Sistem Informasi Akuntansi (X2) dengan Nilai thitung (0.365) < ttabel (2.021) serta nilai signifikannya (0,717) > (0,05) maka H2 diterima artinya pada tingkat kepercayaan 95% Sistem Informasi Akuntansi berpengaruh signifikan terhadap Kualitas Laporan Keuangan.

3) Pengaruh Penerapan Sistem Informasi Manajemen dan Akuntansi Barang Milik Negara terhadap Kualitas Laporan Keuangan

Pernyataan Hipotesis Ketiga

Ho3: β3 = 0. Penerapan Sistem Informasi Manajemen dan Akuntansi Barang Milik Negara tidak berpengaruh signifikan terhadap Kualitas Laporan Keuangan pada Kampus Politeknik Pelayaran Barombong Kota Makassar.

Ha3: β3 ≠ 0. Penerapan Sistem Informasi Manajemen dan Akuntansi Barang Milik Negara berpengaruh signifikan terhadap Kualitas Laporan Keuangan pada Kampus Politeknik Pelayaran Barombong Kota Makassar.

Berdasarkan tabel untuk Penerapan Sistem Informasi Manajemen dan Akuntansi Barang Milik Negara (X3) dengan Nilai thitung (4.053) > ttabel (2.021) serta nilai signifikannya (0,000) < (0,05) maka H3 diterima artinya pada tingkat kepercayaan 95% Penerapan Sistem Informasi Manajemen dan Akuntansi Barang Milik Negara berpengaruh signifikan terhadap Kualitas Laporan Keuangan.

b. Uji Koefisien Determinasi (Uji-R2)

Koefisien determinasi (R2) pada intinya mengukur seberapa jauh kemampuan model dalam menerangkan variasi variabel dependen. Nilai koefisien determinasi dapat dilihat pada tabel dibawah ini:

Tabel 4. 16

Hasil Uji Koefisien Determinasi

Dari data pada tabel 4.17 diatas, Model Summary tersebut diketahui adjusted R Square sebesar 0,298 yang berarti hubungan korelasi secara bersama-sama antara variabel independen (X) dan variabel dependen (Y). Berdasarkan nilai adjusted R Square sebesar 0,298 yang berarti bahwa variabel bebas Sistem Informasi Manajemen, Sistem Informasi Akuntansi dan Penerapan SIMAK BMN tidak berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kualitas Laporan Keuangan sebesar 29,8% sedangkan 70,2% sisanya dipengaruhi oleh faktor-faktor yang tidak diteliti dalam penelitian ini.

3. Interpretasi Hasil Penelitian

a. Pengaruh Sistem Informasi Manajemen terhadap Kualitas Laporan Keuangan.

Sistem Informasi Manajemen berpengaruh signifikan terhadap Kualitas Laporan Keuangan. Semakin baik Sistem Informasi Manajemen maka Kualitas Laporan Keuangan juga akan semakin baik. Artinya jika Sistem Informasi Manajemen yang dilakukan sesuai maka akan meningkatkan Kualitas Laporan Keuangan. Sesuai dengan hasil

Model Summary

Model R R Square

Adjusted R Square

Std. Error of the Estimate

1 ,588a ,346 ,298 2,572

a. Predictors: (Constant), SIM, SIA, SIMAK Sumber: Data diolah SPSS 26 (2022)

penelitian yang menunjukkan bahwa untuk mewujudkan implementasi pengelolaan yang cepat, tepat dan akurat, digunakan Sistem Informasi Manajemen yaitu aplikasi komputer untuk membuat membuat data transaksi keuangan yang menjadi laporan keuangan yang dapat digunakan sampai kapan pun dan dapat mempermudah dalam penyusunan perencanaan serta penganggaran.

Hasil penelitian tersebut sesuai dengan beberapa penelitian terdahulu yaitu penelitian yang dilakukan oleh Irawati, Salju, Hapid (2017) yang menyatakan bahwa penggunaan Sistem Informasi Manajemen (SIM) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas laporan keuangan.

b. Pengaruh Sistem Informasi Akuntansi terhadap Kualitas Laporan Keuangan.

Sistem Informasi Akuntansi berpengaruh signifikan terhadap Kualitas Laporan Keuangan. Sistem infromasi akuntansi adalah sistem informasi yang penting bagi suatu perusahaan. Sistem informasi akuntansi merupakan sumber daya seperti manusia dan peralatan dalam kegiatan perencanaan, pengembangan dan pengimplementasian sistem informasi yang mengubah data keuangan atau data yang lain yang berguna untuk mencapai informasi yang relevan dan dapat dipercaya. Oleh karena itu sistem informasi akuntansi memiliki hubungan yang positif terhadap kualitas laporan keuangan. Sesuai dengan hasil penelitian yang menunjukkan bahwa dalam melaksanakan tugas, setiap bagian memiliki jumlah komputer yang cukup. Serta memiliki kemampuan dasar yang cukup baik dalam pengaplikasian

teknologi komputerisasi sehingga sangat menguntungkan dalam penyusunan laporan keuangan. Selain itu, keuntungan penggunaan sistem informasi terhadap kualitas laporan keuangan, dimana Sistem Informasi Akuntansi secara optimal akan memberikan kemudahan bagi penggunanya untuk mengakses dan mengelola informasi keuangan secara cepat dan akurat.

Hal ini didukung oleh penelitian yang dilakukan oleh Frista Chairina, Tineke Wehartaty (2019) yang menyatakan bahwa penggunaan Sistem Informasi Akuntansi (SIA) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas laporan keuangan.

c. Pengaruh Penerapan Sistem Informasi Manajemen dan Akuntansi Barang Milik Negara terhadap Kualitas Laporan Keuangan.

Penerapan Sistem Informasi Manajemen dan Akuntansi Barang Milik Negara berpengaruh signifikan terhadap Kualitas Laporan Keuangan. Pengguna SIMAK BMN di setiap seksi/bidang melakukan update data secara berkala, memberikan informasi yang tepat waktu kepada pengguna aset yang berwenang, melaporkan SIMAK BMN sesuai dengan keadaan yang sebenarnya. Hal ini menunjukkan bahwa pada penerapan SIMAK BMN di Kampus Politeknik Pelayaran Barombong sudah patuh dalam penggunaannya dan telah menerapkan prinsip-prinsip dalam penggunaan SIMAK BMN secara maksimal atau dapat disimpulkan bahwa Penerapan Sistem Informasi Manajemen dan Akuntansi Barang Milik Negara di Kampus Politeknik Pelayaran Barombong telah dilaksanakan sesuai dengan prinsip yang telah ditetapkan. Hal ini menunjukkan bahwa variabel Penerapan Sistem

Informasi Manajemen dan Akuntansi Barang Milik Negara merupakan salah satu faktor yang sangat mempengaruhi Kualitas Laporan Keuangan dan menjadi bahan pengambilan keputusan dalam penyusunan laporan keuangan neraca.

Hasil penelitian ini sesuai dengan penelitian sebelumnya yaitu penelitian yang dilakukan oleh (Tri handayani et al., 2019), yang menyatakan bahwa penerapan Sistem Informasi Manajemen dan Akuntansi Barang Milik Negara berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kualitas dari Laporan Keuangan.

110 BAB V

PENUTUP A. Kesimpulan

Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan, dapat diambil kesimpulan sebagai berikut:

1. Penggunaan Sistem Informasi Manajemen pada Kampus Politeknik Pelayaran Barombong Makassar berdasarkan hasil tanggapan responden termasuk kategori yang sangat baik karena ketersediaan informasinya sudah tersedia dan lengkap, menggunakan jaringan yang memadai, serta pegawai yang sudah mahir dibidangnya sehingga dapat melakukan pekerjaannya dengan baik dan dapat meningkatkan cara kerjanya. Karena semakin baik Sistem Informasi Manajemen yang digunakan maka Kualitas Laporan Keuangan juga akan semakin baik.

Dapat juga diketahui bahwa berdasarkan hasil pengujian hipotesis diketahui bahwa penerapan Sistem Informasi Manajemen memiliki nilai signifikan (0,272) > (0,05) sehingga H1 diterima, artinya Sistem Informasi Manajemen memiliki berpengaruh signifikan terhadap Kualitas Laporan Keuangan. Hasil penelitian tersebut sesuai dengan penelitian terdahulu yaitu penelitian yang dilakukan oleh Irawati, Salju, Hapid (2017) yang menyatakan bahwa penggunaan Sistem Informasi Manajemen (SIM) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas laporan keuangan.

2. Penggunaan Sistem Informasi Akuntansi (SIA) pada Kampus Politeknik Pelayaran Barombong Makassar berdasarkan hasil tanggapan

responden termasuk kategori yang baik karena Sistem Informasi Akuntansi sudah dioperasikan menggunakan komputer yang tepat dan karyawan sudah memiliki pengetahuan yang baik mengenai komponen Sistem Informasi Akuntansi yang terdiri dari Hardware, Software, Brainware, Procedure, Database, dan Communication Network sehingga mempermudah setiap kegiatan operasioanalnya. Dimana Salah satu faktor yang mendukung terciptanya laporan keuangan yang berkualitas adalah adanya sistem informasi akuntansi, laporan keuangan dihasilkan dari suatu proses berdasarkan input yang baik, proses yang baik, output yang baik, dan memiliki kemampuan dasar yang cukup baik dalam penerapan teknologi komputerisasi sehingga sangat bermanfaat dalam penyusunan laporan keuangan. Aspek-aspek tersebut harus terintegrasi dan berkelanjutan sebagai landasan sistem pelaporan keuangan yang baik. Hal ini juga dapat dilihat berdasarkan hasil penelitian yang menunjukkan bahwa Sistem Informasi Akuntansi berpengaruh positif terhadap kualitas laporan keuangan yang dapat dilihat dari uji hipotesis yang memiliki nilai signifikan (0,717) > (0,05) sehingga dapat disimpulkan bahwa H2 diterima, artinya Sistem Informasi Akuntansi berpengaruh terhadap Kualitas Laporan Keuangan.

Hal ini didukung oleh penelitian yang dilakukan oleh Frista Chairina, Tineke Wehartaty (2019) yang menyatakan bahwa penggunaan Sistem Informasi Akuntansi (SIA) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas laporan keuangan.

3. Penerapan Sistem Informasi Manajemen dan Akuntansi Barang Milik Negara Di Kampus Politeknik Pelayaran Barombong Makassar

berdasarkan hasil tanggapan responden termasuk dalam kategori baik.

Dimana pengguna SIMAK BMN di setiap seksi/bidang melakukan update data secara berkala, memberikan informasi yang tepat waktu kepada pengguna tenaga barang, dan membuat laporan SIMAK BMN sesuai dengan keadaan sebenarnya. Hal ini juga dapat dilihat berdasarkan hasil penelitian yang menunjukkan bahwa Sistem Informasi Manajemen dan Akuntansi Barang Milik Negara berpengaruh signifikan terhadap Kualitas Laporan Keuangan yang dapat dilihat dari uji hipotesis yang memiliki nilai signifikan (0,00) < (0,05) sehingga dapat disimpulkan bahwa H3 diterima, artinya Sistem Informasi Manajemen dan Akuntansi Barang Milik Negara berpengaruh terhadap Kualitas Laporan Keuangan.

Hasil penelitian ini sesuai dengan penelitian sebelumnya yaitu penelitian yang dilakukan oleh (Tri handayani et al., 2019), yang menyatakan bahwa penerapan Sistem Informasi Manajemen dan Akuntansi Barang Milik Negara berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kualitas dari Laporan Keuangan.

B. Saran

Berdasarkan kesimpulan yang diperoleh dalam penelitian ini, dapat dibuat rekomendasi di luar temuan penelitian sebagai berikut:

1. Bagi peneliti, peneliti selanjutnya diharapkan dapat meneliti variabel lain yang dapat menjelaskan diluar variabel yang telah diteliti sehingga diperoleh hasil yang lebih variatif yang dapat mempengaruhi Kualitas Laporan Keuangan.

2. Bagi instansi, agar lebih meningkatkan lagi pemahaman dalam penerapan sistem informasi yang diterapkan sehingga dapat lebih

mudah untuk mengelola keuangan lebih baik lagi. Serta diharapkan dapat mempertahankan kualitas laporan keuangan untuk mencapai tujuan.

3. Dan juga dalam penatausahaan Barang Milik Negara khususnya pelaksanaan pembukuan Barang Milik Negara di Kampus Politeknik Pelayaran Barombong, dalam rangka pemutakhiran daftar barang kamar sesuai dengan periode pelaporan keuangan Satker Politeknik Pelayaran Barombong dan mencatat kondisi barang berdasarkan dokumen sumber.

114

DAFTAR PUSTAKA

Amaliah, Tri Handayani.dkk. (2019). “Pengaruh Penatausahaan Barang Milik Negara dan Penerapan SIMAK-BMN Terhadap Kualitas Laporan Keuangan”. Jurnal Wawasan dan Riset Akuntansi Vol.6 No.2 Maret. e- Journal On-Line melalui: jurnal.unigal.ac.id. Diakses pada: 20 Maret 2020.

Andiani, Novira Juwita.dkk. (2017). “Pengaruh Penatausahaan dan Penerapan SIMAK BMN Terhadap Kualitas Laporan Keuangan”. E- Proceeding of management Vol.4 Desember. E-Journal On-Line melalui:

library eproceeding. Telkomuniversity.ac.id. Diakses pada : 8 Maret 2020 Ely Nurfitriyani, (2018). Pengaruh Penatausahaan barang milik daerah

terhadap kualitas laporan keuangan pada pemerintah daerah kabupaten gowa. Skripsi. Fakultas Ekonomi dan bisnis Universitas muhammadiyah Makassar. Makassar.

Harbelubun, A.V., Kalangi, L.,& Lambey, L.(2017). Analisis Penggunaan Aplikasi SIMDA dalam Implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2010 di Kabupaten Maluku Tenggara. Jurnal Riset Akuntansi dan Auditing "Goodwill", 8 (2). Retrievedfrom

Kosadi, Ferry. Endang Supriatna. Tanpa Tahun. “Pengaruh Implementasi SIMAK-BMN Terhadap Kualitas Laporan Keuangan BarangMilik Negara”.

e-Journal On-Line melalui: jurnal.inaba.ac.id. Diakses Pada: 26 Maret 2020.

Kurnianto, Okta Dwi. (2017). “Pengaruh Penatausahaan Barang Milik Aceh Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah”. Sarjana Ekonomi Pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Hasanudin Makasar: Diterbitkan.

Majampoh, Greise, Saerang David, dkk. 2017. Evaluasi Sistem Informasi Manajemen dan Akuntansi Barang Milik Negara (SIMAK-BMN) pada Kantor Imigrasi Kelas II Tahuna. Jurnal Riset Akuntansi Going Concern Vol. 12. (No.2). hal 681-693.

Martikawati Gubali dkk. (2018). Analisis penatausahaan barang milik Negara melalui penggunaan aplikasi SIMAK-BMN pada kantor kementerian agama kabupaten minahasa. Jurnal riset akuntansi going concern.13 (3).

216-224.

Novira, J., Dini, W.H., & Muhamad, M. (2017). Pengaruh Penatausahaan Dan Penerapan Sistem Informasi Manajemen Akuntansi Barang Milik Negara (SIMAK BMN) Terhadap Kualitas Laporan Keuangan (Studi Pada Kantor Pusat Dan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara DKI Jakarta). Periode 2017. 4(3): 2796–2803.

Pedoman Penulisan Skripsi & Artikel Ilmiah. (2020). Makassar : STIEM Bongaya

Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 53 /pmk.06/2021 tentang pengelolaan Barang Milik Negara.

Peraturan Menteri Pertahanan Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2017 tentang Penatausahaan Barang Milik Negara.

________. (2017). Metode Penelitian Kombinasi.Bandung.Alfa Beta

Ranny Hanafi. (2017). “Faltor-Faktor yangmempengaruhi Kualitas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah”. E-journal On-Line melalui:

Surakarta.ac.id. Diakses pada: 1 Juli 2020.

Sari, A. (2018). Evaluasi Implementasi Sistem Informasi Manajemen Akuntansi

Barang Milik Negara (Simak-Bmn) Terhadap Pengelolaan Aset Negara.

Jurnal Ilmiah Akuntansi Indonesia, 3(2), 21–34.

Sugiyono. (2018). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan R&D. Bandung:

alfabeta.

Syamsurizal, & Effiyaldi. (2017). Analisis Efektivitas Aplikasi SIMAK BMN dalam

Meningkatkan Kualitas Laporan Pengguna Barang Pada Kantor Kesyah bandaran Dan Otoritas Pelabuhan Talang Duku. Jurnal Manajemen Sistem Informasi, 2(4), 801–810.

Tri Handayani Amaliah dkk.(2019). Pengaruh Penatausahaan Barang Milik Negara dan Penerapan Sistem Informasi Manajemen Akuntansi Barang Milik Negara Terhadap Kualitas Laporan Keuangan. Jurnal Wawasan dan Riset Akuntansi. 6 (2) : 120-131.

https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/goodwill/article/view/17166

LAMPIRAN

Lampiran 1: Kuesioner Penelitian

1. Kuesioner Variabel Sistem Informasi Manajemen (X1)

No Pernyataan Jawaban

SS S N TS STS Ketersediaan Informasi

1 Sistem informasi manajemen sudah tersedia dan lengkap

2

Informasi yang di akses pada SIM menggunakan Jaringan yang memadai

3

Informasi hanya diakses oleh beberapa pegawai yang mahir di bidangnnya

Mudah Dipahami Dan Sesuai 4 Dengan adanya SIM pegawai

dapat melakukan pekerjaan dengan mudah

5 SIM memudahkan pegawai untuk mengambil keputusan

6 Pegawai dapat meningkatkan cara kerjanya dengan adanya SIM

Kebenaran Dan Keakuratan 7 Dengan adanya SIM tepat

waktu dalam bekerja

8 Proses pengambilan keputusan menjadi lebih akurat

9 Data dalam SIM sangat akurat Konsistensi Informasi

10

Aturan yang diberikan pegawai pada SIM tidak dapat diubah

11 Pegawai menjadikan SIM sebagai acuan

12

Informasi yang dimasukkan di SIM tidak dapat di ubah sehingga menghasilkan keputusan yang baik

2. Kuesioner Variabel Sistem Informasi Akuntansi (X2)

No Pernyataan Jawaban

SS S N TS STS Hardware (Perangkat Keras)

1

Sistem informasi akuntansi sudah dioperasikan menggunakan spesifikasi komputer yang tepat 2

Karyawan memiliki pengetahuan yang baik mengenai hardware pada sistem informasi akuntansi

3

Hardware yang digunakan mempermudah operasional sistem informasi akuntansi

Software (Perangkat Lunak) 4

Software operasional sistem informasi akuntansi mudah dipahami oleh karyawan

5

Software operasional sistem informasi akuntansi meringankan beban kerja karyawan

6

Akses ke operasi komputer dibatasi hanya bagi karyawan yang telah mendapat otorisasi dari pimpinan Brainware (Manusia)

7

Sistem informasi akuntansi yang diterapkan dalam perusahaan tidak pernah ada gangguan

8

Pelaksanaan sistem informasi akuntansi pada perusahaan sesuai dengan maksud penerapannya 9

Setiap pekerjaan di perusahaan dijalankan oleh orang yang mampu dan sesuai dengan keahlian dan pendidikannya

Procedure (Prosedur) 10

Prosedur penggunaan sistem informasi akuntansai memudahkan semua karyawan

11

Terdapat prosedur tertulis yang jelas mengenai sistem informasi akuntansi 12

Semua karyawan telah mendapat pelatihan mengenai prosedur

pemakaian sistem informasi akuntansi

Database (Basis Data) 13

Database sistem informasi akuntansi telah diotorisasi

14

Database sistem informasi akuntansi tersimpan dengan aman

15

Database sistem informasi akuntansi selalu di update apabila ada

perubahan

Communication Network (Jaringan Komunikasi)

16

Komunikasi yang terjalin berjalan dengan baik

17

Dukungan jaringan komunikasi memperlancar operasional sistem informasi akuntansi

18

Hampir tidak pernah ada gangguang jaringan komunikasi

3. Kuesioner Variabel Sistem Informasi Manajemen dan Akuntansi Barang Milik Negara (X3)

No Pernyataan Jawaban

SS S N TS STS Kodifikasi BMN

1 Perlu digunakan untuk menyeragamkan penggolongan BMN untuk mewujudkan tertib administrasi dan mendukung tertib pengelolaan BMN.

Registrasi/labeling 2

Untuk memudahkan pencataan dan pengendalian BMN selain diberikan identifikasi berupa kode BMN/kode barang.

Pemberian tabel kode barang 3 Perlu dilakukan untuk memberikan

rincian kode barang yang ada didalam BMN.

Checking kondisi barang

4 Bertujuan untuk bisa mengetahui pencatatan pembukuan barang secara akurat.

Daftar barang

5 Dapat digunakan untuk mencatat mutasi BMN secara berkesinambungan untuk tertib administrasi.

Laporan barang

6 Dapat digunakan untuk menyajikan posisi BMN pada awal dan akhir suatu periode serta mutasi BMN yang erjadi pada satu periode tertentu.

Kartu identitas barang

7 Perlu dibuat untuk memuat data BMN yang digunakan untuk mengontrol BMN dalam proses penertiban administrasi BMN.

4. Kuesioner Variabel Kualitas Laporan Keuangan (Y)

No Pernyataan Jawaban

SS S N TS STS Relevan

1 Laporan keuangan telah menyediakan informasi yang dapat mengoreksi aktivitas keuangan di masa lalu.

2

Informasi laporan keuangan yang dihasilkan telah sesuai dengan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP).

3

Laporan keuangan menyediakan informasi yang mampu memprediksi masa yang akan datang.

4 Laporan keuangan disajikan dan diterbitkan tepat waktu sesuai periode akuntansi.

5 Laporan keuangan menghasilkan informasi yang lengkap mencakup semua informasi yang dibutuhkan guna pengambilan keputusan.

Andal

6 Laporan keuangan menghasilkan informasi yang jujur sesuai transaksi dan peristiwa keuangan lainnya yang seharusnya disajikan.

Dalam dokumen pengaruh penerapan sistem informasi manajemen (Halaman 114-126)

Dokumen terkait