• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

B. Pembahasan Hasil Penelitian

Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengelolaan zakat, infaq, dan sedekah di Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Polewali Mandar di masa pandemi ini masih dalam proses pembenahan. Adapun strategi pengelolaannya yakni perencanaan strategi, implementasi strategi, dan evaluasi strategi terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat di tengah pandemi covid 19.

1. Perencanaan Strategi Pengelolaan Zakat, Infaq dan Sedekah Terhadap Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat di Masa Pandemi Covid 19 di Baznas Polewali Mandar

a. Mengoptimalkan

Dalam mengoptimalkan pemanfaatan zakat, infaq dan sedekah (ZIS). Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Polewali Mandar menindaklanjuti surat edaran ketua BAZNAS RI No. 1 tahun 2020 tentang pendistribusian zakat, infaq, sedekah dan dana sosial keagamaan lainnya untuk mendukung upaya pencegahan dan penanganan wabah covid 19 serta penanggulangan dampak wabah covid 19 bagi perekonomian masyarakat. Hal itu sesuai dengan adanya

fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) No. 23 tahun 2020 tentang pemanfaatan harta zakat, infaq dan sedekah untuk penanggulangan wabah covid 19 dan dampaknya.

Berkenaan dengan itulah BAZNAS Polewali Mandar mengadakan rapat intern dan membahas tentang strategi yang nanti akan dilakukan dalam mengoptimalkan pengelolaan dana zakat, infaq dan sedekah. Apalagi posisi lembaga tersebut memiliki peran yang strategis untuk memoderasi kesenjangan sosial. Sehingga potensi itulah mampu mendorong visi BAZNAS sebagai salah satu lembaga yang menyejahterakan ummat.

Pengelolaan dana zakat, infaq dan sedekah memiliki peranan yang sangat strategis dalam upaya pengentasan kemiskinan atau pembangunan ekonomi. Karena itu peruntukan dana tersebut tak lain tujuannya adalah mengatasi persoalan mustahik. Maka hal ini idealnya untuk mengatasinya memang harus didistribusikan kepada mustahik yang sesuai dengan ketentuan yang sudah diatur didalam Syariat Islam.

Dalam keadaan seperti ini tentuk banyak masyarakat yang terdampak dari pandemi covid 19. Akibatnya mempengaruhi perekonomian masyarakat secara keseluruhan dan salah satu lembaga yakni BAZNAS Polewali Mandar akan mengoptimalkan pengelolaan zakat, infaq dan sedekah selama kondisi darurat ini berlaku.

b. Percepatan Pembayaran

Sesuai dengan surat edaran Mentri Agama RI No 8 tahun 2020

tentang percepatan pembayaran dan pendistribusian zakat serta optimalisasi wakaf sebagai jaring pengaman sosial dalam kondisi darurat kesehatan covid 19 yang ditujukan kepada BAZNAS dan seluruh lembaga zakat lainnya. Dengan kondisi saat ini zakat mal boleh ditunaikan dan disalurkan lebih cepat tanpa harus menunggu satu tahun penuh, dengan catatan apabila telah mencapai nishabnya. Sementara itu, meskipun ada yang tidak dapat memenuhi nishab melalui harta zakat, dapat disalurkan melalui infaq, sedekah dan sumbangan halal lainnya.

Begitu pula dengan zakat fitrah, umat Islam juga dihimbau sudah mulai membayar zakat sejak awal Ramadhan hingga menjelang Idul Fitri.

Ini agar zakat tersebut bisa terdistribusi kepada mustahik lebih cepat dengan harapan dapat membantu masyarakat yang membutuhkan akibat pandemi covid 19. Berkenaan dengan demikian dalam hal pendistribusian, penerima termasuk salah satu dari golongan asnaf yang dimaksud dalam Al-Qur’an surah At-Taubah ayat 60. Adapun golongan yang terdampak dari sisi ekonomi akibat pandemi berdasarkan pada stimulasi yang terjadi seperti saat sekarang ini demi meringankan beban masyarakat yang terdampak. Sehingga dana yang nanti didistribusikan bisa dalam bentuk uang tunai, makanan pokok, modal usaha dan lainnya sesuai dengan keperluan penerima.

c. Sosialisai

Mengumumkan di tempat-tempat umum tentang pengelolaan dana

zakat, infaq dan sedekah. Mengoptimalkan penjemputan zakat, infaq, dan sedekah seperti menyurat ke masjid kemudian menyampaikan tentang layanan pembayaran ZIS lewat rekening BAZNAS. Maka hal ini idealnya sebagai strategi pengumpulan dana ZIS memang harus dioptimalkan kepada para muzakki di masa pandemi ini. Meskipun akibatnya tetap akan mempengaruhi jumlah dana yang terkumpul disebabkan covid 19.

2. Implementasi Strategi Pengelolaan Zakat, Infaq dan Sedekah Terhadap Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat di Masa Pandemi Covid 19 di Baznas Polewali Mandar

a. Sumber Dana ZIS

Sumber dana ZIS yang dilakukan di bidang pengumpulan, baik zakat fitrah maupun zakat harta yang terkena zakat sebagaimana dalam undang-undang nomor 23 tahun 2011. Adapun harta yang didalamnya terkena zakat ada 9 macam yaitu emas perak dan logam mulia lainnya, uang dan surat berharga lainnya,perniagaan, pertanian perkebunan dan kehutan, petenakan dan perikanan, pertambangan, perindustrian, pendapatan dan jasa, dan terakhir harta Rikaz. Sumber yang lain peraturan Bupati Polewali Mandar Nomor 9 tahun 2019 tentang pengumpulan zakat profesi. Kemudian sumber yang juga dari jamaah haji. kemudian terjadi penurunan dana ZIS yang terkumpul akibat pandemi covid 19 seperti terpendingnya dana infaq yang bersumber dari jamaah haji.

Namun demikian, pengumpulan zakat di BAZNAS Polewali Mandar masih dalam tahap pembenahan dari 9 sumber zakat di atas.

Karena sumber-sumber yang dimaksud waktu penyalurannya tidak jelas.

Hal ini menurut penulis sebagian masyarakat masih menganggap sepele antara membayar zakat dan lembaga zakat. Ada yang mendukung ada juga yang tidak dan bahkan ada yang tidak peduli serta ada juga mala yang berfikir negatif. Sehingga yang harus dilakukan lembaga adalah membangung kepercayaan terlebih dahulu dan pemeliharaan dengan bekerja sungguh-sungguh dan profesional.

Adapun perbandingan jumlah dana ZIS di tahun 2019 dan 2020 Jumlah Dana ZIS Tahun 2019

No Sumber Dana ZIS Jumlah

1 Zakat Rp. 58. 906. 000

2 Infaq Rp. 8. 310. 500

3 Infaq Haji Rp. 376. 800. 000

4 Infaq ASN Rp. 419. 039. 000

Total Rp. 863. 055. 500

Jumlah Dana ZIS Tahun 2020

No Sumber Dana ZIS Jumlah

1 Zakat Rp. 123. 607. 250

2 Infaq Rp. 12. 474. 700

3 Infaq Haji -

4 Infaq ASN Rp. 532. 865. 050

Total Rp. 668. 947. 000

b. Strategi Pengumpulan

Dalam memassifkan strategi pengumpulan untuk membantu masyarakat yang terdampak wabah pandemi covid 19. BAZNAS Polewali Mandar melakukan beberapa aksi tanpa mengabaikan himbauan pemerintah untuk senantiasa mengikuti protol kesehatan. Yang pertama, bagi muzakki bisa langsung ke kantor BAZNAS dengan tetap mengikuti protokol kesehatan. Yang kedua, bisa juga dana tersebut dikumpulkan melalui UPZ. Yang ketiga, bisa juga lewat rekening BAZNAS Polewali Mandar. Dan yang keempat, bisa menjemput dari rumah kerumah oleh petugas amil pelaksana.

Apa yang ingin dicapai pada prinsipnya adalah selalu memperbanyak sosialisasi dan senantiasa mengajak serta meningkatkan kesadaran dan kepercayaan masyarakat untuk menunaikan zakat meskipun masih dalam masa pandemi covid 19. Meskipun akhirnya strategi pengumpulan yang dilakukan terjadi penurunan dari segi dana yang terkumpul disebabkan muzakki yang dulunya berinfaq di BAZNAS kemudian beralih pada pemberian langsung kepada masyarakat yang terdampak secara ekonomi.

c. Strategi Pendistribusian

Selanjutnya langkah yang digunakan untuk menentukan program

pemberdayaan ekonomi masyarakat di masa pandemi covid 19 di BAZNAS Polewali Mandar. Pendistribusian zakat dilakukan mengacu kepada 8 asnaf zakat sesuai dengan ketentuan syariah berdasarkan skala prioritas. Di masa pandemi ini, strategi pendistribusiannya dibagi menjadi dua model. Model pertama, model konsumtif yakni pendayagunannya bersifat sementara atau konsumsi untuk keperluan mustahik. Yang kedua, model produktif yakni pendayagunaan dana dengan harapan mampu berkembang dan menimbulkan pengaruh pada sektor perekonomian mustahik.

Distribusi konsumtif dan distribusi produktif menjadi program secara umum. Dari kedua jenis penyaluran tersebut dapat dikategorikan ke dalam berdasarkan lima program yang ada di BAZNAS Polewali Mandar yaitu Polman Sehat, Polman Cerdas, Polman Makmur, Polman Taqwa dan Polman Peduli. Salah satu program yang menjadi perhatian penulis adalah program Polman Makmur, yakni Program pemberiaan berupa modal usaha mikro. Sasaran program ini ialah pedagang usaha kecil yang kekurangan modal untuk melanjutkan usahanya. program ini sudah direalisasi dengan memberikan bantuan kepada pengusaha tempat pencucian motor, penjual- penjual dipinggir jalan dan beberapa kewirausahaan yang di organisasi kepemudaan. Harapannya semoga para mustahik ini akan menjadi musakki dikemudian hari. Adapun syarat yang harus dipenuhi untuk menerima bantuan ini dengan mengajukan proposal, melampirkan KK dan suket tidak mampu dari kelurahan setempat, setelah itu BAZNAS

meninjau ke lokasi untuk memutuskan apakah layak untuk diberi bantuan atau tidak.

Rekapitulasi

Pendistribusian Dan Pendayagunaan ZIS Kategori Program 2020

No Bulan Program

Jumlah

Kemanusiaan Pendidikan Kesehatan Ekonomi Dakwah

1 Januari 200 7 1 0 323 531

2 Februari 1503 7 0 1 130 1641

3 Maret 1502 241 751 2 200 2696

4 April 524 0 1000 0 0 1524

5 Mei 355 0 0 0 0 355

6 Juni 58 3 831 3 0 892

7 Juli 50 3 502 0 48 606

8 Agustus 131 3 1303 2 0 1437

9 September 1031 7 1 0 160 1201

10 Oktober 61 5 1000 0 0 1066

11 November 353 25 0 6 0 384

12 Desember 714 29 0 2 51 796

Jumlah 6482 330 5389 16 912 13129

Rekapitulasi

Pendistribusian Dan Pendayagunaan ZIS Tahun 2020

No Bulan Jumlah Mustahik

Jumlah Bantuan Dana

Orang KK

1 Januari 531 0 Rp. 33.000. 000

2 Februari 1641 0 Rp. 23. 200. 000

3 Maret 2696 2 Rp. 45. 950. 000

4 April 1524 3 Rp. 68. 000. 000

5 Mei 355 4 Rp. 42. 800.000

6 Juni 892 3 Rp. 49. 500. 000

7 Juli 606 0 Rp. 33. 000. 000

8 Agustus 1437 8 Rp. 72. 700. 000

9 September 1201 0 Rp. 35. 500. 000

10 Oktober 1066 3 Rp. 57. 122. 000

11 November 384 2 Rp. 33. 675. 000

12 Desember 796 2 Rp. 174. 500. 000

Jumlah 13102 27

Rp. 668. 947. 000 13129

Realisasi

Pendistribusian dan Pendayagunaan ZIS Tahun 2020

No Realisasi Jumlah Mustahik

Jumlah Bantuan

Orang KK

1 Pendistribusian 13088 27 Rp. 629. 247. 000

2 Pendayagunaan 14 0 Rp. 39. 700. 000

Jumlah 13102 27

Rp. 668. 947. 000 13129

3. Evaluasi Strategi Pengelolaan Zakat, Infaq dan Sedekah Terhadap Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat di Masa Pandemi Covid 19 di Baznas Polewali Mandar

a. Evaluasi Perencanaan Strategi

Perencanaan strategi yang dilakukan oleh BAZNAS Polewali Mandar terkait yang sudah dilakukan ataupun yang belum sempat terealisasi sangatlah penting untuk di evaluasi. Sebab hal ini merupakan jembatan terakhir didalam pengawasan disemua prencanaan dan dengan mengevaluasi kita bisa tau berhasil tidaknya apa yang sudah dirancang

didalam perencanaan strategi. Selain itu evaluasi ini juga sebagai pemantau, pengendalian dan pengorganisasian agar tetap terorganisir.

Sehingga dalam hal evaluasi, bersama para pimpinan dan staf BAZNAS Polewali Mandar. Dalam evaluasi tersebut menyampaikan hal-hal yang sudah dikerjakan maupun yang belum sempat dikerjakan kemudian mencari solusi ketika ada kendala-kendala yang terjadi dilapangan.

Evaluasi sangat penting, sebab dengan evaluasi kita mampu merefleksi kembali kinerja yang sudah dilakukan dan hal ini juga menjadi jalan menuju perbaikan-perbaikan yang lebih baik dalam sebuah lembaga.

Sesuatu yang sudah baik akan dipertahankan dan bahkan harus dikembangkan serta tetap fokus pada perbaikan menuju hal-hal yang dianggap masih ada kekurangan didalamnya. Baik dari segi perencanaan maupun pengimplementasian, terutama dibagian pengumpulan, karena dibagian pengumpulanlah program-program yang di BAZNAS di masa pandemi ini bisa terlaksana dan semakin banyak dana ZIS yang terkumpul semakin banyak pula masyarakat yang terbantu.

b. Evaluasi Implementasi Strategi

Untuk meningkatkan kinerja masing-masing anggota, pada saat mengevaluasi pimpinan selalu memberikan modal pengetahuan kepada anggota serta motivasi agar profesional dalam bekerja. Pengetahuan bertambah sebelum turun kelapangan guna meningkatkan kembali pengetahuan tentang zakat, sehingga sebelum turung, ada bekal untuk ke masyarakat dan menambah pengetahuan untuk menjawab ketika ada

pertanyaan-pertanyaan yang muncul nantinya.

Selain itu dari aspek pengawasan juga perlu direncanakan agar pengawasan itu telah melekat dalam diri seorang amil. sehingga tercipta kedisiplinan baik pribadi maupun kelompok serta dalam melakukan aktivitas sehari-hari ada kesenangan tersendiri.

Target dan realisasi pada setiap perencanaan selalu mengadakan rapat evaluasi setelah rampun dan selesai laporan. Apakah target tercapai atau tidak dan evaluasinya adalah disebabkan tidak terpenuhinya target yang sudah direncanakan. Sehingga kaitannya dengan implementasi strategi untuk semakin optimal dalam pengelolaan zakat, infaq dan sedekah di masa pandemi covid 19 yang dilakukan BAZNAS Polewali Mandar.

Evaluasi implementasi strategi yang dilakukan BAZNAS Polewali Mandar dalam mengoptimalkan pengeloaan dana ZIS di masa pandemi ini adalah yakni memelihara muzakki. Ada beberapa cara yang dilakukan yaitu yang pertama membuat grub muzakki berupa whatsapp (wa) dan grub media sosial lainnya. Tujuannya adalah untuk senantiasa membangun komunikasi kepada para muzakki. Kemudian yang kedua adalah dengan membangun komunikasi dengan para penyuluh agama dalam membantu sosialisasi tentang pentingnya membayar zakat di masa pandemi covid 19. Meskipun kenyataannya dana ZIS yang terkumpul di masa pandemi ini terjadi penurunan disebabkan kebanyakan muzakki yang dulunya berinfaq di BAZNAS sudah tidak lagi berinfaq sebab muzakki

turung langsung ke mustahik untuk memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak oleh pandemi covid 19.

110 BAB V PENUTUP A. Simpulan

Adapun kesimpulan didalam penelitian ini dengan judul strategi pengelolaan zakat, infaq dan sedekah terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat di masa pandemi covid 19 (studi di BAZNAS Polewali Mandar).

Maka dapat dirumuskan beberapa pokok dari hasil penelitian ini, sebagai berikut;

1. Perencanaan strategi pengelolaan zakat, infaq dan sedekah terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat di masa pandemi covid 19 yang dilakukan oleh BAZNAS Polewali Mandar sudah dianggap maksimal dengan berbagai upaya yang dilakukan. Mulai dari mengoptimalkan perencanaan pemanfaatan dana ZIS, kemudian melakukan pencepatan pembayaran zakat, baik zakat fitrah maupun zakat mal dan masyarakat yang belum sampai nishabnya bisa menyalurkan lewat berinfaq atupun dengan bersedekah.

2. Implementasi strategi pengelolaan zakat, infaq dan sedekah yang dilakukan BAZNAS Polewali Mandar terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat di masa pandemi covid 19 mengacu pada dua konsep. Yakni konsep yang pertama dari sisi pengumpulan di masa pandemi, muzakki bisa langsung ke kantor BAZNAS dengan tetap menggunakan protokol kesehatan, muzakki bisa menyalurkan lewat UPZ yang ada, muzakki dapat menyalurkan lewat rekening BAZNAS, dan para amil pelaksana mendatangi muzakki dari rumah kerumah. Konsep yang kedua dari sisi

pendistribusiannya menggunakan dua pola pendistribusian yaitu pola pendistribusian yang bersifat konsumtif dan pola pendistribusian yang bersifat produktif.

3. Evaluasi strategi yang dilakukan BAZNAS Polewali Mandar dalam pengelolaan zakat, infaq dan sedekah terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat di masa pandemi covid 19 adalah mengevaluai perencanaan strategi dan mengevaluasi implementasi strategi.

B. Implikasi

Berdasarkan beberapa kesimpulan yang dikemukakan di atas, bahwa upaya yang dilakukan BAZNAS Polewali Mandar untuk mengoptimalkan perencanaan pemanfaatan dana ZIS di masa pandemi covid 19 cukup memadai.

Namun demikian masih ditemukan implikasi bahwa masih ada berbagai permasalahan terkait tupoksi kerja para amil di BAZNAS Polewali Mandar.

Sebagian amil di BAZNAS Polewali Mandar tidak terlalu memahami tupoksi kerja di bidangnya masing-masing. Sehingga BAZNAS Polewali Mandar perlu reshufffle dan serius serta profesional dalam bekerja.

Pendistribusian dana ZIS di BAZNAS Polewali Mandar sudah mengacu pada ketentuan Al-Qur’an dan Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) serta undang-undang Nomor 23 tahun 2011 tentang pengelolaan zakat. Model pendistribusiannya sebaiknya tidak hanya konsumtif dan produktif tetapi juga untuk utang konsumtif dan utang produktif. Pendayagunaan dana ZIS terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat di BAZNAS Polewali Mandar pada masa pandemi ini harus ada pengawasan, pembinaan dan pendampingan yang lakukan.

112

DAFTAR PUSTAKA Al-Qur’anul Qarim.

Abddul Rajab, Wakil Ketua III BAZNAS Polewali Mandar.” Wawancara.

Polewali, 02 Agustus 2021.

Abdullah bin Umar, shahih Muslim. Riyadh: Daar el-Salaam, 1998.

Ahmad Fadhl Al Mahdaly, “Wakil Ketua II BAZNAS Polewali Mandar.

Wawancara. Polewali, 04 Agustus 2021.

Al-Asqalani, Ibnu Hajar. Fathul Barri. Daarul Hadis : al-Qahira. 2000 Al-Jazaari, Abu Bakar Jaabir. Minhajul Islam, Beirut: Daar el-Fikir, 1976.

Al-Maqdusi, Muawafiquddin Ibnu Qudamah. jilid 2, Al-Mughni. Terjemahan.

Jakarta: Prenhalindo. 2003

Al-Mishri, Al-Imam al-Hafizh Abu al-Fadhl Ahmat bin Ali bin Muhammad bin Muhammad bin hajar al-Asqalani. jilid 3, Fath al-Barri bi Syarh Shahih al- Bukhari..

Al-Qardawi, Yusuf. Al-Ibadah Fil-Islam. Beirut: Muassasah Risalah, 1993.

Al-Qardawi, Yusuf. Fiqh Zakat. Beirut: Muassasah Risalah, 1973.

Al-Rahbani, Syekh Mustafa al-Sayuthi. jilid 2, Mathalib Uli al-Nuha Syarh Ghayah al-Muntaha.

Andriani, Reni. “ Indeks Persepsi Terhadap Kesadaran Pembayaran Zakat Profesi Pegawai Negeri Sipil Kementrian Agama Kabupaten Sidenreng Rappang.”

Tesis. Pare-Pare: IAIN Pare-Pare, 2020.

Anggraeni, Linda dkk. “Analisis Manajemen Pengelolaan Dana Zakat, Infaq, Dan Shadaqah (ZIS) Dalam Meningkatkan kesejahteraan Mustahiq (Studi PadaBMT Al-Hasanah Sekampung Lampung Timur)”, Laporan Hasil Penelitian. Lampung Universitas Islam Negeri Raden Intan, 2018.

Arikunto, Suharsimi. Dasar-Dasar Research, Bandung: Tarsoto, 1995.

Asia, Cut Zahra. “Strategi Peningkatan Penerimaan Dana ZIS Pada Rumah Zakat Banda Aceh Pada Peningkatan Ekonomi Mustahik.” Tesis. Banda Aceh: UIN Ar-Raniry.

Asy-Syifa’. Al-Qur’an dan Terjemahnya. Bandung: Sinar Baru Algensindo

Offset, 2008.

Aziz, Abdul. Manajemen Investasi Syariah, Bandung: Alfabeta, 2010.

Burhanuddin, “Unit Pengumpul Zakat BAZNAS Polewali Mandar.” Wawancara.

Polewali, 02 Agustus 2021.

Departemen Agama RI, Al Hikmah, Al-Qur’an dan Terjemahnya. Jakarta:

Pustaka Magfiroh

H. Nur Rachman. “Ketua BAZNAS Polewali Mandar’” Wawancara. Polewali, 03 Agustus 2021.

Hafidhuddin, Didin. Panduan Praktis Tentang Zakat, Infak Dan Sedekah, Jakarta:

Gema Insani Pres, 1998.

Hafidhuddin, Didin. Zakat Dalam Perekonomian Modern. Jakarta: Gema Insani.

2013

Hamzah, “Amil Pelaksana BAZNAS Polewali Mandar.” Wawancara. Polewali, 03 Agustus 2021.

Husain dan Gunawan. Pendidikan Agama Islam. Samata Gowa: Gunadarma Ilmu, 2014.

Kementerian Agama RI. Manajemen Pengelolaan Zakat, Jakarta: Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf, 2017.

Liwauddin. “Wakil Ketua I BAZNAS Polewali Mandar.” Wawancara.

Wawancara. Polewali, 02 Agustus 2021.

Muklisin. “Strategi Pengelolaan Zakat Dalam Upaya Pengembangkan Usaha Produktif: Studi Kasus Pada BAZNAS Kabupaten Bungo”, Dalam Jurnal Ilmiah Syari’ah Volume 17, Nomor 2, Juli 2018.

Najim, Ibnu. Al-Bahr ar-Raiq Syarh Kans ad-Daqaid. , jilid 2, catatan penggirnya oleh Ibnu Abidin

P. Robins, Stephen dan Mary Coutler. Manajemen Edisi X Jakarta: Erlangga, 2010.

Qadir, Abdurrahman. Zakat Dalam Dimensi Mahdhah dan Sosial, Jakarta: PT.

Raja Grafindo Persada, 1998

Qardawi, Dr. Yusuf. Berbagi Itu Indah, Terj. Dr. Salman. Polewali: Ringkasan Selektif Hukum Zakat, 2014.

Rangkuti, Fredy. Teknik Pembedahan Kasus Bisnis Analisis SWOT, Jakarta:

Gramedia Pustaka Utama, 2015.

Republik Indonesia. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 Tentang Pengelolaan Zakat.

Rusyd, Ibnu. Bidayah al-Mujtahid. jilid 1.

Sabiq, As-Sayid. Fiqh as-sunnah. Libanon: Dar al Fikr, Jilid I.

Sedarwanti dan Syarifuddin Hidayat, Metodologi Penelitian, Bandung: Mandar Maju, Cet. II, 2011.

Sugiyono. Metode Penelitian Manajemen Pendekatan : Kuantitatif, Kualitatif, Kombinasi (Mixed Methods), Penelitian Tindakan (Action Research), Penelitian Evaluasi, Bandung: Alfabeta, 2015.

Sunan Abu Dawud. Riyadh: Daar el-Salaam, 2000.

Susilo, Adityo dan C. Martin Rumende. “Coronavirus Disease 2019”. Tinjauan Literatur Terkini dalam jurnal Penyakit dalam Indonesia.

Syalthut, Muhammad. Al-fatawa, Dar al-Qolam. Cetakan Ketiga.

Tanrajaya, Andi Damayanti dan Busrah. “Strategi Pengumpulan dan Penyaluran Dana Infak/Sedekah ASN Pada Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kab. Polewali Mandar”. Jurnal Penelitian Hukum Ekonomi Syariah dan Sosial Budaya Islam, Volume 5. No. 1. Mei 2020.

Tim Penyusun. Pedoman Karya Tulis Ilmiah Pasca Sarjana, Pare-Pare: STAIN Parepare, 2015.

Yafie, Ali. Menggagas Fiqh Sosial, Bandung: 1994.

Zuhaili, Wahbah. Al-Fiqh al-Islami Wa Adilatuhu, Darul Fikr. Jilid 3, Jakarta: Gema Insani 2013

Pedoman Wawancara Untuk Ketua BAZNAS Polewali Mandar

1. Bagaimana kebijakan BAZNAS Polewali Mandar terkait pengelolaan dana ZIS terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat di masa pandemi covid 19 ?

2. Bagaimana strategi BAZNAS Polewali Mandar dalam mewujudkan kebijakan tersebut ?

3. Bagaimana kebijakan BAZNAS Polewali Mandar mengenai pendistribusian dana ZIS terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat di masa pandemi covid 19 ?

Pedoman Wawancara Untuk Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan BAZNAS Polewali Mandar

1. Bagaimana menyusun strategi pengumpulan ZIS di masa pandemi covid 19 di BAZNAS Polewali Mandar?

2. Strategi apa saja yang dilakukan dalam meningkatkan jumlah pengumpulan ?

3. Bagaimana pelayanan BAZNAS Polewali Mandar jika masyarakat datang dan ingin berzakat, berinfaq dan bersedekah ?

Pedoman Wawancara Untuk Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian &

Pendayagunaan BAZNAS Polewali Mandar

1. Bagaimana menyusun strategi pendistribusian dana ZIS terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat di masa pandemi covid 19 di BAZNAS Polewali Mandar ?

2. Program apa saja yang BAZNAS Polewali Mandar lakukan dalam pendistribusian demi memberdayakan dana ZIS di masa pandemi covid 19?

3. Strategi apa yang BAZNAS Polewali Mandar lakukan dalam mengevaluasi pengelolaan pendistribusian dan pendayagunaan dana ZIS ? Pedoman Wawancara Untuk Wakil Ketua III Bagian Perencanaan,

Keuangan & Pelaporan BAZNAS Polewali Mandar

1. Bagaimana perencanaan strategi bapak untuk melakukan penyiapan penyusunan pengelolaan ZIS di masa pandemi covid 19 ?

2. Bagaimana evaluasi strategi BAZNAS Polewali Mandar terkait rencana pengelolaan ZIS ?

Pedoman wawancara untuk amil pelaksana

1. Bagaimana strategi bapak untuk mengajak masyarakat untuk mau membayar ZIS di BAZNAS Polewali Mandar ?

2. Bagaimana strategi bapak jika masih ada masyarakat yang tidak mau membayar ZIS di BAZNAS Polewali Mandar ?

3. Bagaimana pelayanan yang bapak berikan kepada masyarakat yang ingin membayar ZIS di BAZNAS Polewali Mandar ?

Pedoman wawancara untuk Unit Pengumpul Zakat (UPZ)

1. Strategi apa yang UPZ lakukan dalam membantu BAZNAS mengumpulkan dana ZIS di masa pandemi covid 19 ?

2. Program apa saja yang dilakukan di UPZ Mandar untuk membantu BAZNAS Polewali Mandar mengelola dana ZIS ?

WAWANCARA DENGAN KETUA BAZNAS POLEWALI MANDAR

WAWANCARA DENGAN WAKIL KETUA BAZNAS POLEWALI MANDAR

WAWANCARA DENGAN WAKIL KETUA BAZNAS POLEWALI MANDAR

WAWANCARA DENGAN SEKRETARIS BAZNAS POLEWALI MANDAR

WAWANCARA DENGAN BENDAHARA BAZNAS POLEWALI MANDAR

WAWANCARA DENGAN STAF/AMIL PELAKSANA BAZNAS POLEWALI MANDAR

WAWANCARA DENGAN UPZ BAZNAS POLEWALI MANDAR

Dokumen terkait