• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pembahasan Hasil Penelitian

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

D. Pembahasan Hasil Penelitian

Model analisis yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah analisis yang diperoleh dari penngaru tingkat pembiayaan syaria terhadap likuiditas bank syariah, dan diolah dengan menggunakan partial least modeling (PLS-PM)

a. Diskripsi Variabel Penelitian

Model analisis yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah analisis yang diperoleh dari pengaruh bauran pemasaran jasa terhadap keputusan nasabah memilih produk bank syariah pada PT.Bank Sulselbar kantor Cabang Syariah Makassar dan diolah

dengan menggunakan Partial Least Square - Partial Modeling (PLS-PM).

1. Deskripsi variable penelitian a. Pembiayaan

Tabel 4.1 Pembiayaan

No Indikator

Pernyataan Responden

5 4 3 2 1

1 X1 ( Bag Hasil) 55 45 - - - 2 X2 ( Jual Beli ) 37 62 1 - - 3 X3 ( Simpanan) 28 69 3 - -

Pembahasan:

Untuk indikator X1 ( Bag Hasil) yang memilih kategori sangat setuju : 55 responden (55%) indikator ini sangat mampu memengaruhi variabel pembiayaan, yang memiliki kategori setuju: 45 responden (45%) indikator ini memengaruhi variabel pembiayaan.

Untuk indikator X2 ( Jual Beli ) yang memilih kategori sangat setuju : 37 artinya mampu memengaruhi variabel pembiayaan.

Yang memiliki kategori setuju: 62 responden (62%) indikator ini memengaruhi variabel pembiayaan. Yang memiliki kategori kurang setuju :1 responden (1%) indikator ini kurang memengaruhi variabel pembiayaan.

Untuk indikator X3 ( Simpanan) dimana yang memilih kategori sangat setuju 28 responden (28%) indikator ini sangat memengaruhi variabel pembiayaan, yang memiliki kategori setuju : 69 artinya mampu memengaruhi variabel pembiayaan.

Yang memiliki kategori kurang setuju: 3 respoden (3%) indikator ini kurang memengaruhi variabel pembiayaan.

b. Bank syariah

Tabel 4.2 Bank Syariah

No Indikator

Pernyataan Responden

5 4 3 2 1

1 X4 (kebijakan) 41 59 - - - 2 X5 (pelayanan) 39 61 - - - 3 X6 (kualitas) 38 62 - - -

Pembahasan :

Untuk indikator X4 (kebijakan) yang memilih kategori sangat setuju 41 responden (41%) indikator ini sangat mampu memengaruhi variabel bank syariah. Yang memiliki kategori setuju sebanyak: 59 responden (59%) artinya indikator ini mampu memengaruhi variabel Bank syariah.

Untuk indikator X5 (pelayanan) yang memilih kategori sangat setuju sebanyak: 39 responden (39%) artinya indikator ini sangat mampu memengaruhi variabel bank syariah. Yang memiliki

kategori setuju: 61 responden (61%) indikator ini memengaruhi variabel bank syariah.

Untuk indikator X6 (kualitas) yang memiliki dengan kategori sangat setuju :38 responden (38%) artinya indikator ini sangat mampu memengaruhi variabel bank syariah, untuk kategori setuju :62 responden (62%) artinya indikator ini memengaruhi variabel bank syariah.

c. Liquiditas

Tabel 4.3 likuiditas

No Indikator

Pernyataan Indikator

5 4 3 2 1

1 Y1 (Kas) 37 63 - - -

2 Y2 (Deposito) 29 69 2 - -

3 Y3 (Giro) 20 75 5 - -

pembahasan :

Untuk indikator Y1 (Kas) untuk kategori sangat setuju: 37 responden (37%) indikator ini sangat mampu memengaruhi variabel likuiditas, yang memiliki dengan kategori setuju sebanyak :63 responden (63%) artinya indikator ini mampu memengaruhi variabel likuiditas.

Untuk indikator Y2 (Deposito) yang memiliki dengan kategori sangat setuju: 29 responden (29%) indikator ini sangat

mampu memengaruhi variabel likuiditas dengan kategori setuju sebanyak : 69 responden (69%) artinya indikator ini memengaruhi variabel likuiditas, yang memiliki kategori kurang setuju: 2 responden (2%) indikator ini kurang mampu memengaruhi variabel likuiditas.

Untuk indikator Y3 (Giro) yang memiliki dengan kategori sangat setuju: 20 responden (20%) indikator ini sangat mampu memengaruhi nariabel likuiditas, untuk kategori setuju :75 responden (75%) indikator ini mampu memengaruhi variabel likuiditas, untuk kategori kurang setuju: 5 responden (5%) indikator ini kurang mampu memengaruhi variabel likuiditas.

2. Uji Validitas dan realibility

Diperoleh nilai validasi dan nilai realibility digunakan komposit reability D dan G rho dengan nilai di atas 0,70 (>O,70) pengetahuan nasabah 0,890 > 0,70 jadi data tersebut cukup realibility. Untuk validasi digunakan cronback alpha dengan nilai (0,6) digunakan 0,804 cukup valid Variable pembiayaan D.G rho 0,849 > 0,70 validasi dan realibility

Likuiditas dengan nilai P C A Namber = 2,174 > 0,70 valid dan realibility.

3. Uji Variabel

Evaluasi outer model mendefinisikan bagaimana setiap blok indikator berhubungan dengan variable latennya sebagaimana gambar 4.1 dibawah ini menunjukkan indikator reflektif

Gambar 4.1 (Indikator Reflektif)

X1 = 0,448 < 0,5 X2 = 0,936 > 0,5 X3 = 0,861 > 0,5

Untuk X1 (Bagi Hasil) nilai loading 0,448 < 0,5 valid untuk variabel pembiayaan (ξ) = 1,472

X2 (Jual Beli) nilai loading 0,936 > 0,5 valid untuk variabel pembiayaan (ξ) = 2,527

X3 (Simpanan) nilai loading 0,861 > 0,5 valid untuk variabel pembiayaan (ξ) =1,873

Bagi Hasil (X1)

Jual Beli (X2)

Pembiayaan () Simpanan (X3)

Kemudian untuk melihat nilai indikator yang memilih korelasi dengan variabel (β) adalah berdasarkan loading factor correlatiaon (dimension) dimana nilai standardized loading di atas adalah

Gambar 4.2 (Loading Factor Correlatiaon)

X4 = 0,923 > 0,5 X5 = 0,855 > 0,5 X6 = 0,758 > 0,5

Untuk X4 (Kebijakan) nilai loading 0,0923 > 0,5 valid untukl variabel bank syariah (β) = 2,268

X5 (Pelayanan) nilai loading 0,855 > 0,5 valid untuk variabel bank syariah (β) = 2,220

X6 (Kualitas) nilai loading 0,758 > 0,5 valid untuk variabel bank syariah (β) =2,336

Bank Syariah (β) Kebijakan (X4)

Kualitas (X6) Pelayanan (X5)

Kemudian untuk melihat nilai indikator yang memilih korelasi dengan variable (Y) adalah berdasarkan loading factor correlatiaon (dimension) dimana nilai standardized loading di atas adalah

Gambar 4.3 (Loading Factor Correlatiaon)

Y1 = 0,631 > 0,5 Y2 = 0,857 > 0,5 Y3 = 0,864 > 0,5

Untuk Y1 (Kas) nilai loading 0,631 > 0,5 valid untukl variable likuiditas () = 1,548

Y2 (Deposito) nilai loading 0,857 > 0,5 valid untuk variable likuiditas (Y) = 1,874

Y3 (Giro) nilai loading 0,864 > 0,5 valid untuk variable likuiditas (Y)

= 1,750

Liquditas (γ)

Kas (Y1)

Giro (Y3) Deposito (Y2)

1. Uji model assessment (penilaian)

Pengujian dan pemeriksaan selanjutnya dengan melihat nilai AVE (average variable extracted) yaitu manggambarkan besaran varian yang mampu dijelaskan oleh item-item dibandingkan varian yang disebabkan oleh error pengukuran. standarnya adalah, bila nilai AVE (average variable extracted) di atas 0,5 maka dapat dikatakan bahwa variable memiliki convergent validity yang baik berdasarkan loading factor 4.3 pada (model assessment nilai AVE untuk variabel

Table 4.4

Model Assesment (Dimension 1)

Latent Variable

Type Mean

(manifest Variables)

R2 ADJUSTED R2

Mean Communalities

(AVE)

Bank Exogenous 0,000 0,719

Pembiayaan Endogenous 0,000 0,208 0,208 0,606

Likuiditas Endogenous 0,000 0,350 0,350 0,626

Mean 0,282 0,651

Sumber: data olah dengan menggunakan XLSTAT (PLS-PM)

Berdasarkan table 4.3 di atas dilihat bahwa nilai AVE (Average variable extracted) dari masing-masing variable untuk bank 0,719, pembiayaan 0,606, likuiditas 0,626. Dari data tersebut terlihat bahwa terdapat dua variabel (pembiayaan) yang lebih besar dari 0.5 maka sifatnya convergent validity yang baik.

Pemeriksaan berikutnya adalah nilai descriminant validity dari model pengukuran reflektif ( ) yang dimiliki berdasarkan cross loading dan membandingkan antara nilai AVE dengan kuadrat korelasi antara variabel. Desiminant validity yang baik akan mampu menjelaskan variabel indkatornya lebih tinggi dibandingkan dengan menjelaskan varian dari indikator variabel lainnya.

4. Hasil pengujian jalur model Likuidita

Table 4.5 hasil pengujian jalur model likuiditas Variabel Regresi Critikal

Ratio

Prab Keterangan

Pembiayaan 0,391 0,448 0,001 signifikan Bank Syariah 0,456 0,923 0,001 signifikan Likuiditas 0,307 0,631 0,001 signifikan

Gambar 4.5 Kontribusi Variabel Pembiayaan

Dari gambar 4.5 di atas memperlihatkan bahwa kontribusi variabel pembiayaan adalah 0,456. Ini menunjukkan adanya hubungan antara variabel bank syariah dalam memberi kontribusi yang baik terhadap likuiditas.

0 20 40 60 80 100

0 0.05 0.1 0.15 0.2 0.25 0.3 0.35 0.4 0.45 0.5

BANK

Contribution to R² (%)

Path coefficients

Latent variable

Impact and contribution of the variables to PEMBIAYAAN

Path coefficient Cumulative %

Gambar 4.6 Kontribusi Variabel liquiditas

Dari gambar 4.6 di atas adalah memperlihatkan bahwa nilai variabel pembiayaan adalah 0,456 dan bank syariah 100.000, ini menunjukkan adanya hubungan antara variabel pembiayaan dan bank syariah dalam memberi kontribusi yang baik terhadap variabel liquiditas.

Sumber: data olah dengan menggunakan XLSTAT (PLS-PM)

0 20 40 60 80 100

0 0.05 0.1 0.15 0.2 0.25 0.3 0.35 0.4 0.45

PEMBIAYAAN BANK

Contribution to R² (%)

Path coefficients

Latent variable

Impact and contribution of the variables to LIQUIDITAS

Path coefficient Cumulative %

5. Inner Model (Pengujian Model Struktural) Tabel 4.6

Path coefficients (pembiayaan/1)

R² (pembiayaan / 1):

F Pr>F

(Bootstrap)

Standard error

Critical ratio (CR)

Lower bound (95%)

Upper bound (95%) 0,208 25,744 0,000 0,237 0,091 2,288 0,065 0,431

Path coefficients (Bauran Bank syariah / 1):

Latent

variable Value

Stand ard

error T

Pr >

|t|

Value (Boot strap)

Standa rd error(B ootstra

p)

Critical ratio (CR) Bank

syariah 0,456 0,099 5,074 0,000 0,2

63 0,477 0,097

0,704 Sumber : data olah dengan menggunakan XLSTAT (PLS-PM.)

Berdasarkan tabel path coefficients Bank dimana nilai t statistik untuk bank syariah 5,074 dengan R Value 0,456 bahwa dengan standar probability 0,099 < 0,05 atau dari nilai Critical Rasio (CR) 2,288 sehingga dapat dikatakan bahwa 2,288 > 0,097 bahwa bank secara signifikan mempunyai pengaruh positif terhadap variabel pembiayaan.

Tabel 4. 7

Path coefficients (likuiditas/1) R² (likuiditas / 1):

F Pr > F

R²(Bo otstra p)

Stand ard error

Critic al ratio (CR)

Lowe r boun

d (95%

)

Upper bound (95%) 0,357 26,896 0,000 0,395 0,089 4,028 0,220 0,574 Path coefficients (likuiditas/ 1):

Latent

variable Value

Stand ard

error T

Pr >

|t|

Value (Boot strap)

Standa rd error(B ootstra

p)

Critical ratio (CR) Bank

syariah 0,307 0,092 3,353 0,001 0,116 0,297 0,137 2,233 pembiay

aan 0,391 0,092 4,276 0,000 0,188 0,412 0,130 3,008 Sumber : data olah dengan menggunakan XLSTAT( PLS-PM)

Berdasarkan tabel di atas bahwa variabel pembiayaan memengaruhi variabel bank syariah yaitu 3,353 signifikan pada 0,5 (thitung lebih besar dari 1,761) hal ini berarti variabel pembiayaan memengaruhi variabel bank syariah memiliki hubungan positif dan signifikan pada variabel bank syariah, pembiayaan memengaruhi variabel bank syariah yaitu sebesar 4,276 signifikan pada 0,5 (thitung) lebih besar dari 1,761 hal ini berarti variabel bank syariah memiliki hubungan positif dan signikan pada variabel bank syariah.

E. Gambaran dari surah al-baqarah ayat 275

Memberikan pandangan yang cukup jelas, bahwa orang yang memakan riba tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan syaitan antara tekanan penyakit gila.

Dapat diartikan bahwa sebutan orang gila juga dimaksudkan adalah organisasi pengelolah sistem riba akan mengalami ketidakpastian seperti halnya orang yang kesurupan maksudnya manajemen perbankan yang menganut sistem riba pastilah tidak dapat berdiri secra normal sebagaimana digambarkan dalam ayat tersebut dalam tulisan tersebut dimana tingkat resiko pembiayaan syariah tthadap likuiditas bank syariah akan muncul resiko, jika terdapat sistem riba, maka dapat dipastian akan barjalan di atas koridor larangan namun berdasarkan grafik evaluasi model PLS-PM hasil olah data penulis menunjukkan syariah sehingga di dalam kesimpulan.

Ini menunjukkan bahwa kebenaran pengelolahan perbankan syariah sudah dalam tatanam perintah Allah SWT.

F. Hipotesis

a. Hipotesis 1: variabel pembiayaan berpengaruh terhadap bank syariah

Hasil pengujian outer model yang telah dilakukan menunjukkan bahwa variabel pembiayaan dapat mempengaruhi variabel bank syariah yaitunsebesar 3,353 sedangkan berdasarkan tabel distribusi t menunjukkan bahwa thitung) 3,353 lebih besar dari t table =1,671 dengan taraf signifikan 0,05 yang menunjukkan bahwa hipotesis1 (satu) diterima karena terdapat pengaruh yang signifikan antara variabel pembiayaan terhadap bank syariah.

b. Hipotesis 2: variabel bank syariah berpengaruh pada likuiditas

Hasil pengujian outer model yang telah dilakukan menunjukkan bahwa variabel bank syariah mempengaruhi likuiditas pada bank tersebut. Hal ini dapat dilihat dari nilai AVE yang kurang dari 0,5 (T hitung lebih kecil dari 0,5).

c. Hipotesis 3: likuiditas berpengaruh pada bank syariah dan pembiayaan

Hasil pengujian outer model yang telah dilakukan menunjukkan bahwa variabel pembiayaan dapat mempengaruhi bank syariah pada bank tersebut. Hal ini dapat dilihat dari nilai AVE yang melebihi 0,5 (T hitung lebih besar dari 0,5).

BAB V PENUTUP A. Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan serta hipotesis yang telah diteliti maka peneliti dapat menyimpulkan :

1. Pembiayaan bank syariah dapat lebih mudah menjalankan prinsip syariah seperti mudharabah (bagi hasil), musyarakah (jual beli), dan wadiah (simpanan).

2. Bank syariah memberikan kemudahan dalam pengelolaan kas, deposito dan giro.

3. Likuiditas atau pembayaran jangka pendek memberikan kemudahan kepada nasabah di dalam mengelola dananya pada Bank Sulselbar Syariah cabang Makassar.

B. Saran

1. Diharapkan kepada pembaca untuk mengkritik demi kesempurnaan karya ini.

2. Dengan belajar tentang pembiayaan dan likuiditas, sedikit banyak peneliti tahu, bagaimana mekanisme, metode dan kerja bank.

3. Pemerintah harus memprioritaskan kerja sama untuk pemakaian jasa bank syariah dengan memperbanyak pembiayaan dan mengembangkan sesuai syariah islam berlaku sehingga mengambil pembiayaan di bank syariah.

68

DAFTAR PUSTAKA

Al-Qur’an dan Terjemahnya

Antonio M Syafii. 2001, Bank Syariah dari Teori Ke Praktek, Jakarta:

Gema Insan Press.

Djohan, Warman. 2000 Kredit Bank. Jakarta: PT. Mutiara Sumber Widya Indra, Dermawan. 2000, Akuntansi Syariah, Jakarta: Sinar Grafika

Iqbal, Hasan. 2003, Penelitian, Jakarta

Muhammad. 2009, Model-Model Akad Pembiayaan di Bank Syariah, Yogyakarta: UII Press

Muhammad. 2006, Manajemen Pembiayaan Syariah, Yogyakarta: Unit Penerbit dan Percetakan.

Riyanto, Bambang. 2008, Dasar-dasar Pembelajaran Perusahaan, BPFE, Yogyakarta

Sawir, Agnes.2009, Analisa Kinerja Keuangan dan Perencanaan Keuangan Perusahaan, PT. Gramedia Pustaka Utama,Jakarta

Sugiono,1997, Metode Penelitian, Bandung: Alfabeta.

Kepada Yth: Bapak/Ibu/Saudara(i), kami harapkan bisa memberikan informasi yang sebenarnya secara jujur sesuai dengan kenyataan yang ada (kerahasiaan identitas dan jawaban Bapak/Ibu/Saudara/Saudari insya allah terjamin), sehingga dapat memberikan sumbangan yang berarti pada penelitian ini. Atas bantuan dan kerjasama yang telah Bapak/Ibu/Saudara(i) berikan sangat membantu kami dalam mengukur perbandingan dalam penelitian.

Kuesioner ini berisi pernyataan yang menggambarkan pendapat maupun kesan dari bapak/ibu/saudara((i). Saudara diminta untuk memberikan jawaban berdasarkan persepsi (kenyataan) yang saudara miliki tentang pengaruh tingkat resiko pembiayaan syariah terhadap likuiditas bank syariah cabang makassar.

Petunjuk Pengisian

1. Bacalah terlebih dahulu pernyataan dengan cermat sebelum anda memulai untuk menjawabnya.

2. Isilah data diri anda sesuai dengan keadaan yang sebenarnya pada urutan I tentang identitas responden.

3. Jawablah pernyataan ini dengan jujur dan benar.

4. Pilihlah salah satu jawaban yang tersedia dengan memberi tanda checklist (√) pada salah satu pilihan jawaban sesuai dengan pendapat yang anda alami sebagai tenaga kerja.

5. Setiap responden diharapkan hanya memilih satu jawaban.

Identitas Responden 1. Nama : 2. Umur : 3. Jenis Kelamin : 4. Pendidikan :

5. Suda berapa lama menjadi Nasabah di Bank Sulselbar Syariah :

Keterangan Alternatif Jawaban dan Skor Penilaian Skor 5 = Sangat Setuju (SS)

Skor 4 = Setuju (S)

Skor 3 = Kurang Setuju (KS) Skor 2 = Tidak Setuju (TS)

Skor 1 = Sangat Tidak Setuju (STS)

X2 Deposito

1. Besarnya suku bunga tergantung jangka waktu deposito

2. Besarnya suku bunga tergantung nominal deposito

3. Deposito sudah sesuai dengan yang diharapkan saudara?

4. Apakah deposito yang anda gunakan bermanfaat bagi anda?

5. Produk deposito yang ditawarkan dapat dimanfaatkan secara jangka panjang

6. Anda merasa puas dengan bagi hasil deposito yang diberikan bank sulselbar syariah

7. Deposito tersedia bagi nasabah perorangan maupun non perorangan 8. Biaya materai terkait pencairan

produk deposito menjadi beban nasabah

X1 Kas

1. Setiap transaksi penerimaan kas disertai dengan tanda bukti atau dokumen penerimaan kas

2. Bagian akuntansi perusahaan tempat ibu/bapak bekerja memuat buku harian, posting dan jurnal atas transaksi penerimaan kas

3. Transaksi penerimaan kas dicatat telah dinilai dengan wajar dan sesuai pedoman

4. Setiap transaksi penerimaan kas dicatat sesuai tanggal penerimaan kas atau tanggal terjadinya transaksi 5. Bagian akuntasi melakukan posting

atau transaksi penerimaan kas secara teratur

6. Setiap transaksi penerimaan kas yang dicatat dicantumkan dalam file 7. Sebelum dicatat uang hasil penjualan

tunai, apakah dicocokkan terlebih dahulu dengan total jumlah nota 8. Jumlah uang pada dokumen

penerimaan kas diperjelas dengan huruf

9. Laporan penerimaan kas perusahaan dilaporkan kepada manajer keuangan 10. Setiap kas di tempat perusahaan

dipertanggungjawabkan kepada kas induk

X3 Giro

1. Giro memberikan jaminan keamanan dan kemudahan bagi nasabahnya 2. Giro suatu istilah perbankan untuk

suatu cara pembayaran yang kebalikan dari sistem cek

3. Pengeluaran dan pemasukan dapat mempengaruhi modal bank sulselbar syariah

4. Apakah giro sangat berpengaruh terhadap likuiditas?

5. Apakah produk giro yang ditawarkan kepada saudara, sangat bermanfaat?

6. Produk giro,apakah sudah sesuai dengan yang diharapkan saudara?

7. Apakah saudara menarik giro lebih dari target perbankan?

8. Apakah saudara dengan sistem giro merasa terpenuhi oleh pelayanannya terhadap jaminan?

9. Apakah saudara sepakat giro syariah sama dengan giro konvensional?

10. Sistem giro yang ada di bank syariah sejalan dengan giro konvensional.

Butir Pernyataan bank syariah (β)

No Indikator Pertanyaan Alternatif Jawaban

SS S KS TS STS

X4 Kebijakan

1. Bank sulselbar memiliki kebijakan dalam pengolahan dana

2. Apakah saudara menyetujui tentang kebijakan yang diberlakukan di bank sulselbar syariah

3. Nasabah menuntut Kebijakan, apabila karyawan bank tidak bisa beroperasi dengan baik

4. Bank senantiasa memantau perkembangan pasar untuk menyesuaikan kebijakan dalam rangka memanfaatkan peluang

5. Bapak/Ibu mencapai target sesuai dengan perencanaan

6. Proses penyaluran pembiayaan bank tidak memerlukan dokumen atau berkas nasabah

7. Kerja sama karyawan dalam menyusun pekerjaan kantor memiliki solidaritas yang tinggi

atas kebijakan yang telah diterapkan 10. Bank sulselbar melakukan transaksi

yang tidak sesuai dengan ketetapan dari pusat

X5 Pelayanan

1. Membuat nasabah merasa aman dan nyaman saat melakukan transaksi 2. Bank menyelesaikan pelayanan tepat

waktu yang dijanjikan

3. Karyawan bank tidak memberikan perhatian secara individual kepada nasabah

4. Kesiapan Customer Service untuk merespon permintaan nasabah

5. Satpam selalu bersedia membantu nasabah Bank Sulselbar Syariah 6. Teller melaksanakan transaksi sangat

cepat, singkat dan ramah

7. Antrean diloket sangat panjang sehingga perlu waktu lama

8. Sistem penarikan uang tunai mudah dan tidak dipersulit

9. Costumer service memberikan tanggapan dan respon cepat untuk keluhan nasabah

10. Lokasi strategis, parkiran luas, ruangan ber-AC memberi kenyamanan nasabah

X6 Kualitas

1. Karyawan menunjukkan sikap yang ramah kepada nasabahnya

2. Memiliki pengetahuan untuk menjawab pertanyaan nasabah 3. Karyawan memiliki tingkat

pengetahuan yang cukup baik tentang bank

4. Memberikan pelayanan yang sama sepanjang hari kepada semua nasabah

5. Produk bank sulselbar syariah sangat berkualitas dibanding produk bank lain

6. Bank sulselbar syariah adalah bank yang sistem pengolahan syariahnya sangat baik

7. Banyak nasabah yang menyimpan dananya di bank sulselbar syariah karena sudah percaya dengan kualitasnya

8. Sarana dan Prasarana di bank Sulselbar Syariah sangat lengkap

secara efektif dan efesien

10. Bank tidak memperhitungkan kesesuaian jangka waktu antara sumber dana dan penanamannya

Butir Pernyataan Variabel Tingkat Resiko Pembiayaan (γ)

No Indikator Pertanyaan Alternatif Jawaban

SS S KS TS STS

Y1 Bagi Hasil

1. Pembagian keuntungan sesuai dengan kesepakatan di awal perjanjian

2. Penerimaan laba sesuai dengan nisbah yang telah ditentukan

3. Bagi hasil merupakan dasar dari pembiayaan mudharabah

4. Bagi hasil menjadi salah satu daya tarik bagi nasabah untuk menggunakan produk pembiayaan mudharabah

5. Dalam kerjasama usaha antara pemilik modal dan pelaku usaha, keuntungan dan kerugian ditanggung bersama sesuai dengan kesepakatan 6. Bagi hasil dalam bekerja sama usaha

merupakan pembagian keuntungan sesuai kesepakatan bersama

7. Sistem bagi hasil merupakan sistem dimana dilakukan perjanjian atau ikatan bersama dalam melakukan kegiatan usaha

8. Bagi hasil merupakan pembagian keuntungan hasil kerja sama usaha antara pemilik modal dan pelaku usaha

9. Bagi hasil merupakan ciri khusus dalam perbankan syariah khususnya yang berkaitan dengan pembagian hasil usaha dalam kerja sama usaha dalam kegiatan ekonomi

10. Bagi hasil didasarkan pada besar kecilnya keuntungan yang di peroleh dari hasil kegiatan usaha kerja sama 1. Pemasaran, tempat menampilkan

judul postingan yang menarik

2. Pemasaran, tempat memiliki tema yang jelas

5. Pemasaran, tempat menyajikan isi yang relevan dengan judul

6. Pemasaran menyajikan tulisan yang mudah dibaca

7. Pemasaran menyajikan isi yang menarik

8. Pemasaran merespon cepat kritik dan saran

9. Pemasaran menyediakan fitur sharing 10. Pemasaran menyediakan postingan

yang bermanfaat

Y3 Simpanan

1. Bank sulselbar memiliki nasabah yang melakukan transaksi simpan pinjam

2. Apakah dana yang diolah di bank sulselbar dapat disimpan dengan baik 3. Saudara melakukan simpan pinjam di

bank sulselbar syariah?

4. Apakah transaksi simpanan di bank memberikan jaminan kemudahan bagi saudara?

5. Simpanan suatu istilah wadiah dalam bahasa arab

6. Menyimpan dana di bank sulselbar syariah, apakah saudara merasa aman

7. Apakah saudara merasa tidak beresiko ketika menyimpan dana di bank sulselbar syariah?

8. Bank sulselbar memberikan jaminan,apabila uang simpanan bermasalah

9. Menyimpan uang di bank sulselbar, pada dasarnya dapat membantu nasabah lain

10. Penggunaan dana simpanan merupakan jaminan pembiayaan

Initial weights: Values of the first eigenvector Internal estimation: Centroid

Regression: OLS Method: PLSPM

Stop conditions: Iterations = 100 / Convergence = 0.0001

Confidence intervals: 95 / Bootstrap / Resamplings

= 100

Latent variable scores:

Standardized

Seed (random numbers):

4481128

Summary statistics:

Variable Observations Obs. with missing data Obs. without missing data Minimum Maximum Mean Std. Deviation

X1 100 0 100 3,900 5,000 4,445 0,231

X2 100 0 100 3,200 5,000 4,309 0,321

X3 100 0 100 3,300 4,800 4,252 0,306

X4 100 0 100 3,300 4,800 4,368 0,280

X5 100 0 100 3,500 4,800 4,366 0,241

X6 100 0 100 3,700 4,800 4,342 0,237

Y1 100 0 100 3,600 5,000 4,391 0,251

Y2 100 0 100 2,600 4,900 4,258 0,349

Y3 100 0 100 3,100 5,000 4,149 0,360

Mode Mode A Mode A Mode A

Type Exogenous Endogenous Endogenous

Invert sign No No No

Deflation External External External

Manifest variable X4 X1 Y1

X5 X2 Y2

X6 X3 Y3

Model specification (Structural model):

BANK PEMBIAYAAN LIQUIDITAS

BANK 0 0 0

PEMBIAYAAN 1 0 0

LIQUIDITAS 1 1 0

The main algorithm did converge after 4 iterations.

The algorithm converged on average after 4 iterations.

BANK 3 0,804 0,890 2,957 0,064 0,142

0,035

0,016

PEMBIAYAAN 3 0,687 0,849 2,306 0,083 0,171

0,047

0,032

LIQUIDITAS 3 0,706 0,851 2,174 0,105 0,212

0,057

0,045

Variables/Factors correlations (BANK):

F1 F2 F3

X4 0,939 -0,151 -0,310

X5 0,864 -0,333 0,376

X6 0,723 0,684 0,094

X2 0,919 -0,087 -0,385

X3 0,895 -0,141 0,424

Variables/Factors correlations (LIQUIDITAS):

F1 F2 F3

Y1 0,578 -0,325 0,749

Y2 0,853 0,520 0,038

Y3 0,889 -0,368 -0,271

Goodness of fit index (Monofactorial manifest variables):

GoF

GoF (Bootstrap)

Standard error

Critical ratio (CR)

Lower bound (95%)

Upper bound

(95%) Minimum 1st Quartile Median 3rd Quartile Maximum

Absolute 0,429 0,448 0,056 7,658 0,336 0,579 0,306 0,414 0,453 0,487 0,582

Relative 0,895 0,851 0,058 15,504 0,724 0,937 0,659 0,813 0,855 0,898 0,942

Outer

model 0,995 0,990 0,003 289,809 0,979 0,995 0,975 0,988 0,991 0,992 0,995

Inner

model 0,899 0,860 0,057 15,654 0,735 0,944 0,669 0,822 0,863 0,905 0,950

X2 0,936 0,504 0,488

X3 0,861 0,265 0,448

X4 0,377 0,923 0,410

X5 0,382 0,855 0,427

X6 0,412 0,758 0,406

Y1 0,513 0,321 0,631

Y2 0,410 0,462 0,857

Y3 0,414 0,362 0,864

Outer model:

Weights:

Latent variable

Manifest variables

Outer weight

Outer weight (normalized)

Outer weight (Bootstrap)

Standard error

Critical ratio (CR)

Lower bound

(95%) Upper bound (95%) PEMBIAYAAN

X1 0,722 0,183 0,662 0,272 2,653 0,048 1,472

X2 1,913 0,485 1,934 0,236 8,098 1,504 2,527

X3 1,309 0,332 1,341 0,223 5,860 0,814 1,873

BANK

X4 1,661 0,361 1,663 0,189 8,805 1,306 2,268

X5 1,471 0,320 1,505 0,260 5,655 0,982 2,220

X6 1,464 0,318 1,529 0,328 4,458 0,960 2,336

LIQUIDITAS

Y1 0,985 0,264 1,015 0,275 3,580 0,365 1,548

Y2 1,437 0,384 1,387 0,238 6,045 0,880 1,874

Y3 1,317 0,352 1,326 0,209 6,294 0,822 1,750

variable variables loadings Loadings Location Communalities Redundancies loadings (Bootstrap) error ratio (CR) (95%) (95%) PEMBIA

YAAN

X1 0,448 0,104 0,000 0,201 0,042 0,415 0,131 3,420 0,050 0,658

X2 0,936 0,301 0,000 0,876 0,182 0,934 0,019 48,984 0,867 0,967

X3 0,861 0,264 0,000 0,742 0,154 0,859 0,043 20,243 0,738 0,931

BANK

X4 0,923 0,258 0,000 0,852 0,916 0,027 33,645 0,825 0,958

X5 0,855 0,206 0,000 0,731 0,844 0,048 17,871 0,707 0,927

X6 0,758 0,180 0,000 0,575 0,761 0,067 11,340 0,622 0,875

LIQUIDI TAS

Y1 0,631 0,158 0,000 0,398 0,142 0,637 0,103 6,114 0,367 0,806

Y2 0,857 0,299 0,000 0,734 0,262 0,854 0,045 18,858 0,749 0,931

Y3 0,864 0,311 0,000 0,746 0,266 0,860 0,055 15,790 0,733 0,948

Inner model:

R² (PEMBIAYAAN / 1):

F Pr > F

R²(Bootstr ap)

Standar d error

Critical ratio (CR)

Lower bound

(95%) Upper bound (95%)

0,208 25,744 0,000 0,237 0,091 2,288 0,065 0,431

variable Value error t |t| Value(Bootstrap) error(Bootstrap) (CR) (95%) (95%)

BANK 0,456 0,090 5,074 0,000 0,263 0,477 0,097 4,704 0,255 0,657

Equation of the model:

PEMBIAYAAN = 0.456114469944718*BANK

Impact and contribution of the variables to PEMBIAYAAN (1):

BANK

Correlation 0,456 Path

coefficient 0,456 Correlation *

path

coefficient 0,208 Contribution

to R² (%) 100,000 Cumulative % 100,000

R² (LIQUIDITAS / 1):

F

Pr >

F R²(Bootstrap)

Standard error

Critical ratio (CR)

Lower bound (95%)

Upper bound (95%)

0,357 26,896 0,000 0,395 0,089 4,028 0,220 0,574

0 20 40 60 80

0 0.05 0.1 0.15 0.2 0.25 0.3 0.35 0.4 0.45

BANK

Contribution to R² (%)

Path coefficients

Latent variable

Path coefficient Cumulative %

variable Value error t |t| Value(Bootstrap) error(Bootstrap) (CR) (95%) (95%)

BANK 0,307 0,092 3,353 0,001 0,116 0,297 0,137 2,233 -0,087 0,555

PEMBIAYAAN 0,391 0,092 4,276 0,000 0,188 0,412 0,130 3,008 0,175 0,692

Equation of the model:

LIQUIDITAS = 0.306789315033019*BANK+0.391287986148003*PEMBIAYAAN

Impact and contribution of the variables to LIQUIDITAS (1):

PEMBIAYAAN BANK

Correlation 0,531 0,485

Path

coefficient 0,391 0,307

Correlation * path

coefficient 0,208 0,149

Contribution to

R² (%) 58,268 41,732

Cumulative % 58,268 100,000

Model assessment:

Latent

variable Type

Mean (Manifest

variables)

Adjusted

Mean Communalities

(AVE)

Mean Redundancies

D.G.

rho

BANK Exogenous 0,000 0,719 0,884

PEMBIAYAAN Endogenous 0,000 0,208 0,208 0,606 0,126 0,810

LIQUIDITAS Endogenous 0,000 0,357 0,350 0,626 0,223 0,831

Mean 0,282 0,651 0,175

0 20 40 60 80

0 0.05 0.1 0.15 0.2 0.25 0.3 0.35 0.4

PEMBIAYAAN BANK

Contribution to R² (%)

Path coefficients

Latent variable

Path coefficient Cumulative %

PEMBIAYAAN 0,456

LIQUIDITAS 0,307 0,391

Indirect effects (Latent variable) (1):

BANK PEMBIAYAAN LIQUIDITAS

BANK

PEMBIAYAAN 0,000

LIQUIDITAS 0,178 0,000

Total effects (Latent variable) (1):

BANK PEMBIAYAAN LIQUIDITAS

BANK

PEMBIAYAAN 0,456

LIQUIDITAS 0,485 0,391

Discriminant validity (Squared correlations < AVE):

BANK PEMBIAYAAN LIQUIDITAS

Mean Communalities (AVE)

BANK 1 0,208 0,235 0,719

PEMBIAYAAN 0,208 1 0,282 0,606

LIQUIDITAS 0,235 0,282 1 0,626

Mean Communalities

(AVE) 0,719 0,606 0,626 0

Dokumen terkait