BAB III. METODE PENELITIAN
C. Pembahasan Hasil Penelitian
Tabel 4.7 Analisis Koefisien Determinasi R2
Model Summary
Model R R Square Adjusted R
Square
Std. Error of the Estimate
1 .866a .750 .499 .02551
a. Predictors: (Constant), Manajemen Kas
Sumber : Data Sekunder Diolah dan Dikembangkan Oleh Peneliti (2021) Berdasarkan dari tabel 4.7 tersebut menunjukkan hasil analisis koefisien dterminasi (R2) untuk mengetahui seberapa jauh variabel bebas dapat memjelaskan variabel terikat. Dimana dalam penelitian ini yaitu variabel manajemen kas terhadap tingkat rasio profitabilitas ROA pada perusahaan PT Mitrasel Inti Utama Makassar. Hasil tersebut menunjukkan nilai R Square 0.750 atau berdasarkan dengan ketetapan analisis ini dipresentasekan menjadi 75%. Presentase tersebut menandakan bahwa variabel rasio profitabilitas ROA pada perusahaan PT Mitrasel Inti Utama Makassar dapat dijelaskan atau dipengaruhi oleh variabel manajemen kas sebesar 75%. Sedangkan 25% (100%-75%) dipengaruhi oleh sebab-sebab lain diluar variabel penelitian ini.
dari penghasil utama pendapatan suatu perusahaan. Oleh karena itu, arus kas tersebut pada umumnya berasal dari transaksi dan peristiwa lain yang mempengaruhi penetapan laba rugi bersih perusahaan. Arus kas aktivitas operasional PT. Mitrasel Inti Utama Makassar, diketahui bahwa pada tahun 2018 diperoleh total kas bersih operasional sejumlah Rp.531.271.875. Kemudian pada tahun 2019 diperoleh total kas bersih operasional sejumlah Rp. 281.790.741 dan pada tahun 2020 diperoleh total kas bersih operasional sejumlah Rp.161.932.425.
Arus kas aktivitas operasional PT. Mitrasel Inti Utama Makassar mempunyai cukup relevansi nilai untuk dapat memprediksi arus kas yang akan dibutuhkan di masa mendatang. Ketika nilai arus kas dari aktivitas operasi bernilai positif yang berarti arus kas operasional masuk lebih besar dari arus kas operasi keluar, maka hal ini menunjukkan bahwa kinerja perusahaan berjalan dengan lancar, dan hal ini akan meyakinkan vendor untuk melakukan kerjasama dengan PT. Mitrasel Inti Utama Makassar karena dengan lancarnya kinerja perusahaan, maka return yang didapatkan oleh vendor akan besar pula. Selain itu, perusahaan yang arus kas operasinya bernilai positif mengidentifikasi bahwa perusahaan dapat menghasilkan kas yang cukup untuk kegiatan usahanya.
2) Arus Kas Aktivitas Investasi PT. Mitrasel Inti Utama Makassar
Pengungkapan terpisah arus kas yang berasal dari aktivitas investasi perlu dilakukan sebab arus kas tersebut mencerminkan penerimaan dan pengeluaran kas sehubungan dengan sumber daya yang bertujuan untuk menghasilkan pendapatan dan arus kas masa depan.
Kemudian yang termasuk penerimaan kas pada kegiatan investasi PT.
Mitrasel Inti Utama Makassar adalah pembayaran kas untuk kegiatan pembelian peralatan pendukung baik dalam hal penunjang administrasi perkantoran termasuk biaya prawatan dan pembenahan alat-alat inventaris yang ada.
Arus kas aktivitas investasi PT. Mitrasel Inti Utama Makassar, diketahui bahwa pada tahun 2018 diperoleh total kas bersih investasi sejumlah Rp. 2.219.951.105. Kemudian pada tahun 2019 diperoleh total kas bersih investasi sejumlah Rp. 1.960.349.500 dan pada tahun 2020 diperoleh total kas bersih operasional sejumlah Rp. 1.769.430.853.
Arus kas aktivitas investasi PT. Mitrasel Inti Utama Makassar merupakan gambaran dari kegiatan investasi yang ada. Ketika arus kas investasi perusahaan bernilai negatif mengidentifikasi bahwa perusahaan lebih banyak melakukan investasi seperti pembelian aktiva tetap, aktiva tidak berwujud dan aktiva jangka panjang lain, termasuk dengan peremajaan dan pembenahan peralatan pendukung dalam menunjang aktivitas perusahaan hingga pemberian pinjaman pada pihak lain.
Kegiatan aktivitas investasi ini juga tentunya akan banyak mengurangi kas perusahaan dan mengakibatkan dana untuk pembagian return kepada para vendor semakin kecil, sedangkan vendor tidak memperhatikan kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh perusahaan, karena yang menjadi fokus utama vendor adalah permintaan dan penawaran terhadap saham yang diedarkan oleh perusahaan. Sehingga tentunya pihak perusahaan PT. Mitrasel Inti Utama Makassar harus seoptimal mungkin dalam mengakomodir aktivitas investasi ini.
3) Arus Kas Aktivitas Pendanaan PT. Mitrasel Inti Utama Makassar Pengungkapan yang terpisah antara arus kas yang timbul dari aktivitas pendanaan perlu dilakukan sebab berguna untuk memprediksi akusisi terhadap arus kas masa depan oleh para pemasok modal di PT.
Mitrasel Inti Utama Makassar. Arus kas aktivitas pendanaan PT. Mitrasel Inti Utama Makassar, diketahui bahwa pada tahun 2018 diperoleh total kas bersih pendanaan sejumlah Rp. 1.846.576.505. Kemudian pada tahun 2019 diperoleh total kas bersih investasi sejumlah Rp.
1.457.427.627 dan pada tahun 2020 diperoleh total kas bersih operasional sejumlah Rp. 1.366.570.040.
Arus kas aktivitas pendanaan PT. Mitrasel Inti Utama Makassar merupakan gambaran pengembalian kewajiban, pembayaran bunga, pembelian saham kembali, dan pembayaran dividen. Angka negatif pada arus kas pendanaan mengidentifikasi bahwa semakin besar perusahaan menggunakan kas untuk aktivitas pendanaan maka dividen yang dibagikan oleh perusahaan akan menjadi semakin kecil, hal ini menyebabkan vendor kurang tertarik untuk menginvestasikan modalnya ke perusahaan tersebut.
Begitu pula sebaliknya, semakin kecil perusahaan PT. Mitrasel Inti Utama Makassar dalam menggunakan kas untuk keperluan aktivitas pendanaanya maka dividen yang dibagikan kepada para vendor akan semakin besar pula tentunya, yang sekaligus dapat menyebabkan expected return saham tinggi. Hal ini yang memberikan hal yang baik bagi vendor karena akan meningkatkan return terhadap saham atau nilai jual perusahaan di masa mendatang.
4) Analisis manajemen Kas terhadap Tingkat Rasio Profitabilitas PT.
Mitrasel Inti Utama Makassar
Manajemen kas adalah suatu sistem pengelolaan perusahaan yang mengatur arus kas untuk mempertahankan likuiditas perusahaan serta memanfaatkan ide cash dan perencanaan kas. Manajer keuangan harus mampu untuk mengelola uang yang masuk ke perusahaan dan uang yang dikeluarkan (Kasmir, 2015:190). Pengeluaran kas suatu perusahaan dapat bersifat terus menerus atau berkelanjutan, misalnya seperti pembelian kebutuhan perusahaan, pembayaran gaji, dan lain sebagainya menggunakan rasio profitabilitas (Syamsuddin, 2012 : 90).
Rasio profitabilitas merupakan rasio untuk mengukur efektivitas manajemen secara keseluruhan yang ditunjukan oleh besar kecilnya tingkat keuntungan yang diperoleh. PT Mitrasel Inti Utama Makassar yang merupakan perusahaan yang terbilang cukup dinamis karena bergerak diberbagai penyedia jasa telekomunikasi tentunya sesuatu yang wajar apabila menaruh atensi lebih terhadap aspek manajemen kas sehingga dapat berimplikasi terhadap tingkat profitabilitas perusahaan.dalam manajemen arus kas dalam sebuah perusahaan setidaknya terdapat beberapa pengklasifikasiannya, yaitu : (1) Arus kas dari aktivitas operasional perusahaan, (2) Arus kas dari aktivitas investasi dan (3) Arus kas dari aktivitas pendanaan.
Profitabilitas berhubungan dengan kemampuan suatu perusahaan untuk memperoleh laba dengan menggunakan sumber daya yang dimilikinya. Profitabilitas merupakan suatu ukuran persentase yang digunakan untuk menilai sejauh mana perusahaan mampu menghasilkan laba pada tingkat yang dapat diterima. Nilai profitabilitas menjadi norma
ukuran bagi kesehatan perusahaan. Profitabilitas merupakan alat yang digunakan untuk menganalisis kinerja manajemen. Tingkat profitabilitas akan menggambarkan posisi laba perusahaan profitabilitas juga merupakan hasil bersih dari sejumlah kebijakan dan keputusan perusahaan.
Penelitian ini menunjukkan bahwa manajemen kas pada dasaranya memang dapat berimplikasi terhadap rasio profitabilitas dengan mengukur tingkat return on asset. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perusahaan PT Mitrasel Inti Utama Makassar dalam mengelola arus kas yang ada diperusahaannya baik arus kas operasional, arus kas investasi hingga arus kas pendanaan berusaha semaksimal mungkin dengan mendeskripsikan peruntukan dari aliran kas atau dana yang diperoleh perusahaan baik dari kas tetap maupun keuntungan yang didapatkan.
Rasio profitablitas Return on Assets pada tahun 2018 0,57% dan pada tahun 2019 mengalami peningkatan menjadi 0,59%. Hal tersebut menandakan bahwa adanya peningkatan rasio yang terjadi dikarenakan pengelolaan dan manajemen kas yang baik oleh pihak PT. Mitrasel Inti Utama Makassar. Sedangkan pada tahun 2020 Rasio profitablitas Return on Assets cenderung mengalami penurunan menjadi 0.52%.
Penurunan tersebut terjadi akibat berbagai faktor, mulai dari kondisi pandemi covid-19 yang mewabah tentunya mempengaruhi dari mobilitas terlaksananya sebuah kegiatan. Faktor lain seperti iklim persaingan bisnis, masalah internal perusahaan yang bersifat privasi hingga menyebabkam kondisi dimana kinerja perusahaan mengalami
penyesuaian dalam masa transisi sehingga mengalami pasang surut.
Hasil penelitian ini relevan dengan penelitian yang dilakuan olehMuslih pada tahun 2019 dengan judul Pengaruh Manajemen Kas dan Likuiditas (Current Ratio) terhadap Profitabilitas (Return On Asset) Metode yang digunakan adalah kuantitatif asosiatif yang bertujuan untuk,menguji Pengaruh Manajemen Kas dan Likuiditas (Current Ratio) terhadap Profitabilitas (Return On Asset).
Hasil Penelitian menunjukkan bahwa Perputaran Kas berpengaruh terhadap Profitabilitas ROA (Return On Asset), Likuiditas (Current Ratio) berpengaruh signifikan terhadap Profitabilitas ROA (Return On Asset), Perputaran Kas dan Likuiditas (Current Ratio) ada pengaruh dan signifikan secara bersama-sama terhadap Profitabilitas ROA (Return On Asset) pada Perusahaan Farmasi yang terdaftar Di Bursa Efek Indonesia periode tahun 2012-2016.
Kemudian Febriani Reny pada tahun 2020 dengan judul Analisis Pengaruh Manajemen Kas Terhadap Profitabilitas pada Perusahaan Makanan Dan Minuman Yang Terdaftar di BEI Periode 2011-2015.
Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan menggunakan data kuantitatif yang berupa laporan keuangan perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama 2011-2015.
Dengan menggunakan purposive sampling, ada 3 perusahaan yang terpilih sebagai sampel penelitian.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perputaran kas tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap profitabilitas. Berdasarkan hasil uji determinasi koefesien R2 menunjukkan pengaruh perputaran kas
tehadap ROA sebesar 2,1%, sedangkan pengaruh perputaran kas terhadap NPM sebesar 9,7% sisanya dipengaruhi oleh vaiabel lain yang tidak diteliti. Peningkatan nilai profitabilitas merupakan hal dapat menarik minat investor untuk menanamkan modalnya. Bagi investor sebaiknya menganalisis rasio yang berhubungan dengan profitabilitas.
59 BAB V
KESIMPULAN DAN SARAN A. Kesimpulan
Berdasarakan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dilakukan pada penelitian ini maka disimpulkan bahwa Manajemen kas berpengaruh secara signifikan terhadap rasio profitabilitas ROA pada perusahaan PT Mitrasel Inti Utama Makassar dengan menunjukkan nilai yang signifikan. Dimana Arus kas aktivitas operasional, investasi dan pendanaan pada PT. Mitrasel Inti Utama Makassar mempunyai cukup relevansi dalam memprediksi arus kas yang akan dibutuhkan di masa mendatang. Ketika nilai dari arus kas tersebut bernilai positif yang berarti arus kas yang diperoleh lebih besar, maka hal ini menunjukkan bahwa kinerja perusahaan berjalan dengan lancar.
Kemudian kontribusi signifikan dari manajemen kas terhadap tingkat profitabilitas ROA pada perusahaan PT Mitrasel Inti Utama Makassar menunjukkan nilai presentase 75%. Presentase tersebut menandakan bahwa variabel rasio profitabilitas ROA pada perusahaan dapat dijelaskan oleh variabel manajemen kas sebesar 75%. Sedangkan 25% (100%-75%) dipengaruhi oleh sebab lain seperti faktor mendasar yaitu kedisiplinan dalam bekerja, modal intelektual hingga faktor lainnya yang berimplikasi terhadap tingkat rasio profitabilitas suatu perusahaan.
B. Saran
1) PT Mitrasel Inti Utama Makassar yang merupakan perusahaan yang terbilang dinamis sebaiknya untuk lebih meningkatkan atensi lebih terhadap manajemen kas perusahaan sehingga dapat berpengaruh terhadap peningkatan rasio profitabilitas perusahaan.
2) Diharapkan bagi peneliti selanjutnya agar lebih menyempurnakan penelitian ini dengan menambahkan variabel-variabel independen lainnya seperti faktor kedisiplinan, modal intelektual dan lainnya yang sekiranya juga memiliki pengaruh terhadap rasio profitabilitas perusahaan.
DAFTAR PUSTAKA
Apriani, Dewi. 2019. Analisis Pengaruh Arus Kas Terhadap Profitabilitas Pada PT. Mayora Indah Tbk. JIAFE : Jurnal Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Pakuan.
Brigham, Eugene F. & Joel F. Houston. 2013. Dasar-Dasar Manajemen Keuangan Buku 1. Edisi 11. Terjemahan Ali Akbar Yulianto.
Jakarta: Salemba Empat.
Dewi, A. 2016. Pengaruh Perputaran Kas, Perputaran Piutang, dan Perputaran Persediaan Terhadap Profitabilitas Pada Perusahaan Manufaktur di Bursa Efek Indonesia Tahun 2014. Jurnal : Bisma Universitas Pendidikan Ganesha.
Dwi Martani. 2012. Akuntansi Keuangan Menengah Berbasis PSAK.
Jakarta: Salemba Empat
Fahmi, Irham. 2016. Pengantar Manajemen Kas Keuangan. Bandung : Alfabeta Febriani, Reny. 2020.Analisis Pengaruh Manajemen Kas Terhadap
Profitabilitas padaPerusahaanMakanan danMinumanYang Terdaftar di BEI Periode 2011-2015. JIAFE : Jurnal Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Pakuan.
Haqiqi, Fauzan dkk. 2020. Analisis Pengaruh Penerimaan Kas dan Pengeluaran Kas terhadap Profit PT. Restu Khairi Pratama (Studi Kasus Tahun 2016-2018). Jurnal Cafetaria : Program Studi Akuntansi FIS Universias Karimun Riau.
Hery. 2016. Analisis Laporan Keuangan Integrated and Comprehensive Edition.
Jakarta : PT Grasindo.
Ikatan Akuntansi Indonesia. 2015. PSAK No. 56tentang Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan : Edisi Revisi. Jakarta : Dewan Standar Akuntansi KeuanganPT. Raja Grafindo.
Kasmir. 2015. Analisis Laporan Kas Keuangan, Edisi 1. Cetakan Ke-8. Jakarta : PT Rajawali.
Keown, Arthur J., etal. 2012. Manajemen Keuangan Jilid 2. Edisi 11.
Terjemahan Chaerul D. Djakmandan dan Dwi Sulistyorini. Jakarta : Indeks.
Martani, Dwi, dkk. 2012. Akuntansi Keuangan Menengah Berbasis PSAK Buku 1. Jakarta: Salemba Empat.
Muslih. 2019. Pengaruh Manajemen Kas dan Likuiditas (CurrentRatio) Terhadap Profitabilitas (Return On Asset). Jurnal : Krisna Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara.
Musthafa. 2017. Manajemen Keuangan. Edisi 1. Yogyakarta : Penerbit Andi.
Nisa, Sayyidatun. 2019. Pengaruh Manajemen Kas Terhadap Profitabilitas Perusahaan (Studi PT. Pos Indonesia Medan). Jurnal : JAKK Magister Akuntansi. UiversitasMuhammadiyah Sumatera Utara.
Rodoni, Ahmad & Herni Ali. 2014. Manajemen Keuangan Modern. Jakarta : Mitra Wacana Media.
Setianingsih, Rukmana. 2020. Analisis Pengaruh Manajemen Kas terhadap Tingkat Profitabilitas (ROA) Studi Kasus Pada PerusahaanPT
Mayora Indah Tbk, Periode 2011-2016. Jurnal : Jurismata Program Studi Manajemen. STIE Dewantara Bogor.
Siyoto, Sandu dan Ali, Sodik. 2015. Dasar Metodologi Penelitian. Yogyakarta : Literasi Media Publishing.
Sugiyono. 2013. Memahami Penelitian Kuantitatif. Bandung : Alfabeta.
Sugiyono. 2014. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif R&D. Bandung : lfabeta.
Sunyoto, Danang. 2013. Analisis Laporan Keuangan untuk Bisnis : Edisi Pertama. . Bandung : CAPS.
Suripto. 2015. Manajemen Keuangan : Strategi Penciptaan Nilai Perusahaan Melalui Pendekatan EconomicValueAdded. Jakarta : Graha Ilmu.
Sutrisno.2012. ManajemenKeuangan Teori, Konsep dan Aplikasi. Yogyakarta : EKONISIA.
Suwardjono. 2016. Teori Akuntansi: Perekayasaan Laporan Keuangan. Edisi 3.
Yogyakarta : BPFE Yogyakarta.
Syamsuddin, L. 2012. Manajemen Keuangan Perusahaan. Jakarta : PT Raja Grafindo Persada
Utari, D., Ari Purwanti, & Darsono Praworinegoro. 2014. Manajemen Keuangan: Edisi Revisi (Kajian Praktik dan Teori dalam Mengelola Keuangan Organisasi Perusahaan). Jakarta : Mitra Wacana Media.
Werner R. Murhadi. 2013. Analisis laporan Keuangan, Proyeksi dan Valuasi Saham. Jakarta: Salemba Empat.
L A M P I R A N
Lampiran I
Laporan Aktivitas Arus Kas PT Mitrasel Inti utama Makassar Tahun 2018
No Aktivitas Operasional Rupiah 2018
1 Biaya Sewa Gedung 985.700.000
2 Beban Gaji Karyawan
a. Gaji Pokok 200.000.000
b. Tunjangan 100.000.000
c. Bonus Penjualan 150.000.000
d. Imbalan Kerja Jangka Panjang 130.000.000
3 Beban Biaya Perjalanan (OPS)
a. Konsumsi 60.000.000
b. BBM 70.600.000
4 Beban Biaya Kendaraan
a. Pajak Kendaraan 106,000,000
b. Perawatan Kendaraan 31.000.000
5 Beban Biaya Angkutan Penjualan 50.000.000
6 Beban Biaya Listrik 46.000.000
8 Beban Biaya Iklan 35.000.000
9 Beban Biaya Wifi 40.000.000
10 Beban Biaya PDAM 31.000.000
11 Beban Biaya Telepon 45.120.500
12 Beban Pajak 563.976.000
13 Lain-Lain 40.986.750
Jumlah 2.689.983.350
14 Aktivitas Investasi
15 Pemeliharaan Sarana dan Prasarana Kantor Rp 585.600.2000
16 Pengadaan Peralatan Pendukung Inventaris Kantor Rp 318.923.020
17 Lain-Lain Rp 967.809.00
Jumlah Rp 1.001.304.120
18 Aktivitas Pendanaan
19 investasi 757.670.020
20 Kenaikan( turunan) 28.107.900
21 Pelunasan Pinjaman 578.900.800
22 Lain-Lain 10,000,000
Jumlah 1.374.678.720
Total Arus Kas 5.003.966.190
Laporan Aktivitas Arus Kas PT Mitrasel Inti utama Makassar Tahun 2019
No Aktivitas Operasional 31
desember
2019
1 Biaya Sewa Gedung 985.700.000
2 Beban Gaji Karyawan
e. Gaji Pokok 200.000.000
f. Tunjangan 100.000.000
g. Bonus Penjualan 150.000.000
h. Imbalan Kerja Jangka Panjang 130.000.000
3 Beban Biaya Perjalanan (OPS)
c. Konsumsi 60.000.000
d. BBM 70.600.000
4 Beban Biaya Kendaraan
c. Pajak Kendaraan 120..000.000
d. Perawatan Kendaraan 88.323.005
5 Beban Biaya Angkutan Penjualan 50.000.000
6 Beban Biaya Listrik 50.000.000
8 Beban Biaya Iklan 20.000.000
9 Beban Biaya Wifi 72.000.000
10 Beban Biaya PDAM 20.000.000
11 Beban Biaya Telepon 30.000.000
12 Beban Pajak 563.976.000
13 Lain-Lain 50.000.000
Jumlah 2.624.409.575
14 Aktivitas Investasi
15 Pemeliharaan Sarana dan Prasarana Kantor 536.780.012
16 Pengadaan Peralatan Pendukung Inventaris Kantor 321.750.700
17 Lain-Lain 873.201.04
Jumlah 945.850.816
18 Aktivitas Pendanaan
19 Pembayaran Deviden 101.532.014
20 Pembelian Saham 700.000.000
21 Pelunasan Pinjaman 605.115.600
22 Lain-Lain 42.125.075
Jumlah 1.448.772.689
Jumlah 5.155.2222.504 Laporan Aktivitas Arus Kas
PT Mitrasel Inti utama Makassar Tahun 2020
No Aktivitas Operasional Rupiah 2020
1 Biaya Sewa Gedung Rp 985.700.000
2 Beban Gaji Karyawan
i. Gaji Pokok Rp 200,000,000.00
j. Tunjangan Rp 100.000.000
k. Bonus Penjualan Rp 150.000.000
l. Imbalan Kerja Jangka Panjang Rp 130.000.000
3 Beban Biaya Perjalanan (OPS)
e. Konsumsi Rp 60.000.000
f. BBM Rp 70.600.000
4 Beban Biaya Kendaraan
e. Pajak Kendaraan Rp 29.000.000
f. Perawatan Kendaraan Rp 20.000.000
5 Beban Biaya Angkutan Penjualan Rp
6 Beban Biaya Listrik Rp 51.000.000
8 Beban Biaya Iklan Rp 30.000.000
9 Beban Biaya Wifi Rp 30.000.000
10 Beban Biaya PDAM Rp 40.000.000
11 Beban Biaya Telepon Rp 50.150.000
12 Beban Pajak Rp 563.976.000
13 Lain-Lain Rp 69.104.000
Jumlah Rp 2.534.844.700
14 Aktivitas Investasi
15 Pemeliharaan Sarana dan Prasarana Kantor Rp 525.987.032
16 Pengadaan Peralatan Pendukung Inventaris Kantor Rp 310.469.230
17 Lain-Lain Rp 90.890.010
Jumlah Rp 927.346.272
18 Aktivitas Pendanaan
19 Rp
20 Pembelian Saham Rp 200.000.000
21 Pelunasan Pinjaman Rp 580.507.120
22 Lain-Lain Rp 367.192.00
Jumlah Rp 1.330.207.085
Total Asset Rp 4.792.398.057
Lampiran II
Dok. 1 : Aktivitas Saat Jam Kerja Karyawan PT Mitrasel Inti Utama Makassar
Dok. 2 : Aktivitas Peneliti saat mengumpulkan Infromasi Mengenai Karyawan PT Mitrasel Inti Utama Makassar
Dok. 3 : Salah satu sudut ruangan Pada PT Mitrasel Inti Utama Makassar
Dok. 4 : Ruang Kerja
Pada PT Mitrasel Inti Utama Makassar
Lampiran III
Distribusi Nilai t Tabel Tabel (Uji Signifikansi Regresi Parsial / Uji t)
Pr 0.25 0.10 0.05 0.025 0.01 0.005 0.001
Df 0.50 0.20 0.10 0.050 0.02 0.010 0.002
1 1.00000 3.07768 6.31375 12.70620 31.82052 63.65674 318.30884 2 0.81650 1.88562 2.91999 4.30265 6.96456 9.92484 22.32712 3 0.76489 1.63774 2.35336 3.18245 4.54070 5.84091 10.21453 4 0.74070 1.53321 2.13185 2.77645 3.74695 4.60409 7.17318 5 0.72669 1.47588 2.01505 2.57058 3.36493 4.03214 5.89343 6 0.71756 1.43976 1.94318 2.44691 3.14267 3.70743 5.20763 7 0.71114 1.41492 1.89458 2.36462 2.99795 3.49948 4.78529 8 0.70639 1.39682 1.85955 2.30600 2.89646 3.35539 4.50079 9 0.70272 1.38303 1.83311 2.26216 2.82144 3.24984 4.29681 10 0.69981 1.37218 1.81246 2.22814 2.76377 3.16927 4.14370 11 0.69745 1.36343 1.79588 2.20099 2.71808 3.10581 4.02470 12 0.69548 1.35622 1.78229 2.17881 2.68100 3.05454 3.92963 13 0.69383 1.35017 1.77093 2.16037 2.65031 3.01228 3.85198 14 0.69242 1.34503 1.76131 2.14479 2.62449 2.97684 3.78739 15 0.69120 1.34061 1.75305 2.13145 2.60248 2.94671 3.73283 16 0.69013 1.33676 1.74588 2.11991 2.58349 2.92078 3.68615 17 0.68920 1.33338 1.73961 2.10982 2.56693 2.89823 3.64577 18 0.68836 1.33039 1.73406 2.10092 2.55238 2.87844 3.61048 19 0.68762 1.32773 1.72913 2.09302 2.53948 2.86093 3.57940 20 0.68695 1.32534 1.72472 2.08596 2.52798 2.84534 3.55181 21 0.68635 1.32319 1.72074 2.07961 2.51765 2.83136 3.52715 22 0.68581 1.32124 1.71714 2.07387 2.50832 2.81876 3.50499 23 0.68531 1.31946 1.71387 2.06866 2.49987 2.80734 3.48496 24 0.68485 1.31784 1.71088 2.06390 2.49216 2.79694 3.46678 25 0.68443 1.31635 1.70814 2.05954 2.48511 2.78744 3.45019 26 0.68404 1.31497 1.70562 2.05553 2.47863 2.77871 3.43500 27 0.68368 1.31370 1.70329 2.05183 2.47266 2.77068 3.42103 28 0.68335 1.31253 1.70113 2.04841 2.46714 2.76326 3.40816 29 0.68304 1.31143 1.69913 2.04523 2.46202 2.75639 3.39624 30 0.68276 1.31042 1.69726 2.04227 2.45726 2.75000 3.38518 31 0.68249 1.30946 1.69552 2.03951 2.45282 2.74404 3.37490 32 0.68223 1.30857 1.69389 2.03693 2.44868 2.73848 3.36531 33 0.68200 1.30774 1.69236 2.03452 2.44479 2.73328 3.35634 34 0.68177 1.30695 1.69092 2.03224 2.44115 2.72839 3.34793 35 0.68156 1.30621 1.68957 2.03011 2.43772 2.72381 3.34005 36 0.68137 1.30551 1.68830 2.02809 2.43449 2.71948 3.33262 37 0.68118 1.30485 1.68709 2.02619 2.43145 2.71541 3.32563 38 0.68100 1.30423 1.68595 2.02439 2.42857 2.71156 3.31903 39 0.68083 1.30364 1.68488 2.02269 2.42584 2.70791 3.31279 40 0.68067 1.30308 1.68385 2.02108 2.42326 2.70446 3.30688