• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB 4 HASIL PENELITIAN

4.4 Pembahasan

Dalam pembahasan ini menarasikan hasil dari analisis penelitian, dengan kata lain menyesuaikan mengenai hasil penelitian terhadap teori penelitian terdahulu maupun pendapat para ahli. Sebagaimana yang telah dianalisis terdapat 4 bagian utama yang akan menjadi pembahasan dalam penelitian ini, yaitu sebagai berikut:

4.4.1 Pengaruh Debt To Equity Ratio Terhadap Return Saham

Berdasarkan analisis data yang dihasilkan uji parsial (Uji t) yang telahdilakukan diatas mengenai pengaruh Debt To Equity Ratio terhadap return saham. Dimana berdasarkan analisis data uji parsial (uji t) menunjukkan thitung Debt To Equity Ratio sebesar 2.472 dan ttabel dengan α

= 0,05 diketahui sebesar = 1.685. Dengan kata lain Debt To Equity Ratio adalah sebesar 2.472 dimana itu lebih > dari nilai ttabel 1.684 dan nilai signifikan Debt To Equity Ratio sebesar 0.018 > 0,05 yang artinya dari hasil ini dapat ditarik sebuah kesimpulan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima. Maka dengan kata lain berdasarkan hasil dapat disimpulkan

83

bahwa Debt To Equity Ratio berpengaruh positif signifikan terhadap Return Saham.

DER positif berarti semakin tinggi debt to equity ratio menunjukkan semakin tinggi komposisi utang perusahaan dibandingkan dengan modal sendiri sehingga berdampak besar pada beban perusahaan terhadap pihak luar karena akan menigkatkan solvabilitas perusahaan. Hal ini dikarenakan perusahaan akan berusaha memenuhi kewajiban hutangnya dahulu sebelum memberikan return pada investor. Semakin tinggi DER mencerminkan risiko perusahaan yang relatif tinggi, akibatnya para investor cenderung menghindari saham – saham yang memiliki nilai DER yang sangat tinggi. Hasil dari penelitian ini juga menunjukan bahwa perubahan DER suatu perusahaan masih diperhitungkan oleh investor untuk mengambil keputusan dalam berinvestasi.

Hal ini sejalan dengan penelitian terdahulu yang menyatakan Debt to Equity Ratio berpengaruh positif dan signifikan terhadap return saham (Nurmawati et.al 2022), (Yulia 2021) dan (Setiyono dan Amanah 2016) .

4.4.2 Pengaruh Total Assets Turnover Terhadap Return Saham

Berdasarkan analisis data yang dihasilkan uji parsial (Uji t) yang telahdilakukan diatas mengenai pengaruh Total Assets Turnover terhadap return saham. Dimana berdasarkan analisis data uji parsial (uji t)

menunjukkan thitung Total Assets Turnover sebesar -1.736 dan ttabel dengan α = 0,05 diketahui sebesar 1.685. Dengan kata lain Total Assets Turnover adalah sebesar -1.736 dimana itu lebih > dari nilai ttabel 1.685 dan nilai signifikan Total Assets Turnover sebesar 0.091 > 0,05 yang artinya dari hasil ini dapat ditarik sebuah kesimpulan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima. Maka dengan kata lain berdasarkan hasil dapat disimpulkan bahwa Total Assets Turnover berpengaruh negatif signifikan terhadap Return Saham.

Hal ini menunjukkan bahwa perputaran aset yang dimiliki oleh perusahaan dalam menghasilkan penjualan tidak dapat menjelaskan return saham yang akan diterima oleh investor. Kemampuan perusahaan untuk mengoptimalkan aktiva secara efektif dan efisien ternyata tidak berpengaruh terhadap minat investor untuk membeli saham suatu perusahaan. Jadi selain hal ini adanya faktor – faktor lain seperti kondisi pasar, persaingan industri, manajemen perusahaan, kinerja keuangan dan faktor ekternal lainnya juga dapat memengaruhi return saham. Sehingga apabila total assets turnover nya meningkat dapat mengakibatkan menurunnya return saham dan sebaliknya apabila total assets turnover nya menurun dapat mengkibatkan meningkatnya return saham.

Hal ini sejalan dengan penelitian terdahulu yang menyatakan Total Assets Turnover berpengaruh negatif dan signifikan terhadap return saham (Setianingsih 2020) dan (Saputra et.al 2015).

85

4.4.3 Pengaruh Earning Per Share Terhadap Return Saham

Berdasarkan analisis data yang dihasilkan uji parsial (Uji t) yang telahdilakukan diatas mengenai pengaruh Earning Per Share terhadap return saham. Dimana berdasarkan analisis data uji parsial (uji t) menunjukkan thitung Earning Per Share sebesar 1.626 dan ttabel dengan α

= 0,05 diketahui sebesar = 1.685. Dengan kata lain Earning Per Share adalah sebesar 1.626 dimana itu lebih < dari nilai ttabel 1.685 dan nilai signifikan Earning Per Share sebesar 0.112 > 0,05 yang artinya dari hasil ini dapat ditarik sebuah kesimpulan bahwa Ho diterima dan Ha ditolak.

Maka dengan kata lain berdasarkan hasil dapat disimpulkan bahwa Earning Per Share berpengaruh positif tidak signifikan terhadap Return Saham.

Hal ini menunjukkan bahwa jumlah saham yang beredar akan berpengaruh besar terhadap laba per lembar saham. Karena keuntungan perusahaan akan dibagikan keseluruh lembar saham yang diterbitkan oleh perusahaan. Sehingga investor akan beranggapan tingginya laba per lembar saham pada suatu perusahaan tidak selalu menunjukkan kinerja lebih baik dibandingkan dengan perusahaan lain. Dengan begitu earning per share meningkat dan return saham menurun.

Dengan demikian jika tingkat jumlah uang (rupiah) yang dihasilkan setiap lembar saham biasa yang beredar semakin meningkat belum tentu return saham yang akan diterima investor juga akan semakin

meningkat, karena masih banyak faktor lainnya yang memepengaruhi return saham.

Hal ini sejalan dengan penelitian terdahulu yang earning per share berpengaruh positif tidak signifikan terhadap return saham (Aisah &

Mandala 2016) dan (Tjoe et.al 2021).

4.4.4 Pengaruh Debt To Equity Ratio, Total Assets Turnover, dan Earning Per Share Terhadap Return Saham

Berdasarkan analisis data yang dihasilkan uji simultan (Uji F) yang telah dilakukan atas pengaruh Debt To Equity Ratio, Total Assets Turnover, dan Earning Per Share terhadap return saham. Debt To Equity Ratio, Total Assets Turnover, dan Earning Per Share terhadap return saham secara simultan berpengaruh signifikan. Dimana berdasarkan analisis data uji simultan (uji F) menunjukkan nilai Fhitung 3.387 > 2,85 dengan kata lain tingkat signifikan sebesar 0.028 > 0,05. Dimana artinya Ha diterima dan Ho ditolak. Jadi dapat disimpulkan bahwa Debt To Equity Ratio, Total Assets Turnover, dan Earning Per Share secara simultan berpengaruh positif signifikan terhadap Return Saham perusahaan sub sektor plastik dan kemasan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

87

BAB 5

KESIMPULAN DAN SARAN

5.1 Kesimpulan

Dari hasil penelitian dan pembahasan yang dijelaskan pada bab sebelumnya oleh penulis tentang pengaruh Debt To Equity Ratio, Total Assets Turnover, dan Earning Per Share terhadap Harga Saham pada Perusahaan Sub Sektor Plastik dan Kemasan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Dimana populasi 17 perusahaan yang menghasilkan 7 sampel yang digunakan dalam penelitian. Berikut merupakan kesimpulan berdasarkan hasil dan pembahasan:

a) Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa secara parsial Debt to Equity Ratio berpengaruh positif signifikan terhadap Return Saham pada perusahaan sub sektor plastik dan kemasan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2017 – 2022.

b) Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa secara parsial Total Assets Turnover berpengaruh negatif signifikan terhadap Return Saham pada perusahaan sub sektor plastik dan kemasan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2017 – 2022.

c) Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa secara parsial Earning Per Share berpengaruh positif tidak signifikan terhadap Return Saham pada perusahaan sub sektor plastik dan kemasan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2017 – 2022.

87

d) Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa secara simultan Debt To Equity Ratio, Total Assets Turnover, dan Earning Per Share berpengaruh positif signifikan terhadap Return Saham pada perusahaan sub sektor plastik dan kemasan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2017 – 2022.

5.2 Saran

Dari hasil kesimpulan yang telah dijelaskan sebelumnya maka saran-saran yang dapat penulis berikan adalah sebagai berikut:

a) Perusahaan sub sektor plastik dan kemasan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia disarankan harus lebih memperhatikan perusahaan dapat memanfaatkan aktiva yang dimiliki dengan menurunkan hutang, karena apabila perusahaan memiliki terlalu banyak hutang maka biaya modalnya terlalu tinggi dan labanya akan tertekan. Di lain pihak, jika aset terlalu rendah, penjualan yang menguntungkan akan hilang. Dengan begitu Perusahaan sub sektor plastik dan kemasan dapat memiliki Return Saham yang Tinggi untuk menunjang kinerja perusahaan.

b) Perusahaan sub sektor plastik dan kemasan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia harus lebih memperhatikan posisi hutang perusahaan. Semakin besar hutang perusahaan maka semakin besar pula bunga hutang yang harus dikeluarkan.

c) Perusahaan sub sektor plastik dan kemasan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia disarankan sebaiknya megoptimalkan penjualan dan pendapatan untuk meningkatkan harga per lembar saham.

89

d) Peneliti berikutnya diharapkan menggunakan variabel independen berbeda, yang belum dimasukan dalam penelitian ini karena masih banyak terdaftar rasio keuangan lainnya yang mungkin berpengaruh terhadap Return Saham. Agar hasil penelitian lebih akurat, maka objek penelitian ditambahkan dan periode diperpanjang. Selain itu, variabel penelitian yang tidak konsisten dan signifikan agar menjadi penelitian yang akan datang.

5.3 Keterbatasan Penelitian

Penelitian ini telah diusahakan dan dilaksanakan sesuai dengan prosedur ilmiah. Dalam penelitian ini peneliti hanya berfokus pada variabel Debt To Equity Ratio, Total Assets Turnover, dan Earning Per Share. Namun, ada beberapa faktor- faktor lain yaitu faktor ekternal maupun internal perusahaan serta rasio keuangan lainnya sehingga penelitian ini masih memiliki keterbatasan.

DAFTAR PUSTAKA

Aisah, A. N., & Mandala, K. (2016). Pengaruh Return On Equity, Earning Per Share, Firm Size Dan Operating Cash Flowterhadap Return Saham. E-Jurnal Manajemen Unud, 5(11), 6907 - 6936.

Badruzaman, J. (2017). Pengaruh Earning Per Share Terhadap Harga Saham. Jurnal Akuntansi, 12(1), 101-110.

Bahri, S. (2018). Metodologi Penelitian Bisnis Lengkap dengan teknik Pengolahan Data SPSS. Yogyakarta: CV. Andi Offset.

Basalama, I., Murni, S., & Sumarauw, J. S. B. (2017). Pengaruh Current Ratio, Der Dan Roa Terhadap Return Saham Pada Perusahaan Automotif Dan Komponen Periode 2013-2015. Jurnal EMBA: Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis Dan Akuntansi, 5(2), 1793–1803.

Boentoro, N. V., & Widyarti, E. T. (2018). Analisis Pengaruh Rasio Likuiditas, Leverage, Profitabilitas, Aktivitas Dan Pasar Terhadap Return Saham. Diponegoro Journal Of Management, 7(2), 1 -12.

Budiman, R. (2021). Strategi Manajemen Portofolio Investasi Saham. Jakarta: Elex Media Komputindo.

Brigham, E. F., & Houston, J. F. (2014). Dasar-Dasar Manajemen Keuangan. Salemba Empat.

Cahyono, T. (2015). Statistik Uji Normalitas. Purwokerto: Yasamas.

Darmawan. (2018). MANAJEMEN KEUANGAN : Memahami Kebijakan Deviden, Teori dan Praktiknya di Indonesia. Yogyakarta: Universitas Islam Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Didit, H. (2013). Manajemen Investasi Plus Jurus Mendeteksi Investasi Bodong.

Yogyakarta: Gosyen Publishing.

Ekananda, M. (2019). Manajemen Investasi. Jakarta: Erlangga.

Elfrianto, & Lesmana, G. (2022). Metodologi Penelitian Pendidikan. Medan: UMSU PRESS.

Fadjarajani, S., et. al. (2020). Metodologi Penelitian Pendekatan Multidisipliner.

Gorontalo: Ideas Publishing.

Fahmi, I. (2014). Manajemen Keuangan Perusahaan dan Pasar Modal. Jakarta: Mitra Wacana Media.

Fahmi, I. (2020). Analisis Laporan Keuangan . Bandung: Alfabeta.

Filbert, R. & Prasetya, W. (2017). Investasi Saham Ala Fundamentalis Dunia. Jakarta:

Elex Media Komputindo.

Firman, D., & Rambe, M. F. (2021). Pengaruh Current Ratio Dan Total Assets Turnover Terhadap Return On Equity. Seminar Nasional Teknologi Edukasi dan Humaniora, 1(1), 148-158.

Gultom, D. K., Manurung, M., & Sipahutar, R. P. (2020) Pengaruh Current Ratio, Debt To Equity Ratio, Total Assets Turnover Terhadap Return On Assets Pada Perusahaan Sub Sektor Kosmetik Dan Barang Keperluan Rumah Tangga Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia. Jurnal Humaniora, 4(1), 1-14.

Hadi, N. (2015). Pasar Modal Edisi 2. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Handayani, R., & Zulyanti, N. R. (2018). Pengaruh Earning Per Share (Eps), Debt To Equity Ratio,(Der), Dan Return on Assets (Roa) Terhadap Return Saham Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di Bei. Jurnal Penelitian Ilmu Manajemen, 3(1), 615-620.

Hani, S. (2014). Teknik Analisis Laporan Keuangan. Medan: UMSU PRESS. Hanivah, V, & Indra, W. (2018). Pengaruh Debt To Equity Ratio, Total Asset

Turnover, Inflasi dan BI Rate terhadap Return Saham." Profita: Komunikasi Ilmiah dan Perpajakan, 11(1), 106-119.

Hery. (2016). Analisis Laporan Keuangan. Jakarta: PT. Gramedia Widiasarana Indonesia.

Hery. (2017). Analisis Laporan Keuangan (Intergrated and Comprehensive Edision).

Jakarta: Grasindo.

Hery. (2020). Analisis Laporan Keuangan. Jakarta : PT Grasindo.

Hidayat, W. W. (2019). Konsep Dasar Investasi dan Pasar Modal. Jakarta: Uwais Inspirasi Indonesia.

Husnan, S. (2019). Dasar-Dasar Teori Portofolio Dan Analisis Sekuritas. Yogyakarta:

UPP STIM YKPN.

Jogiyanto, H. (2022). Portofolio dan Analisis Investasi: Pendekatan Modul (2nd ed.).

Yogyakarta: Penerbit Andi.

Jufrizen, J. & Nasution, M. F. (2016). Pengaruh Return On Assets, Total Assets Turnover , Quick Ratio dan Inventory Turnover Terhadap Debt to Total Assets Ratio Pada Perusahaan Jasa Sub Sektor Perdagangan Besar Barang Produksi Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia. Jurnal Riset Akuntansi dan Bisnis, 16(1), 45- 70.

Jufrizen, J. & Sari, M. (2019). Pengaruh Current Ratio, Debt to Equity Ratio dan Firm Size Terhadap Return On Equity. Jurnal Riset Akuntansi Aksioma. 18(1), 156- 191.

Jufrizen, J. & Fatin, I. N. A. (2020). Pengaruh Debt to Equity Ratio, Return On Equity, Return On Assets Dan Ukuran Perusahaan Terhadap Nilai Perusahaan Pada Perusahaan Farmasi. Jurnal Humaniora, 4(1), 183-195.

Juliandi, A., Irfan, I., & Manurung, S. (2014). Metodelogi Penelitian Bisnis Konsep dan Aplikasi. Medan: UMSU PRESS.

Jumingan. (2014). Analisis Laporan Keuangan. Jakarta: Media Grafika.

Kasmir. (2017). Analisis Laporan Keuangan. (Edisi 10). Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Kasmir. (2018). Analisis Laporan Keuangan. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Murhadi, W. R. (2013). Analisis Laporan Keuangan, Proyeksi dan Valuasi Saham.

Jakarta: Salemba Empat.

Nurmawati, A., Irwansyah., & Diyanti, F. (2022). Pengaruh Return On Assets (ROA), Debt to Equity Ratio (DER), dan Earning Per Share (EPS) terhadap Return Saham Pada Perusahaan Properti dan Real Estate Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

Jurnal Ilmu Akuntansi Mulawarman, 7(3).

Nuzula, F., Nasiruddin, Mulyani, I. D., Dumadi, & Afridah, N. (2019). Analisis Pengaruh Debt To Equity Ratio (DER), Laba dan Ukuran Perusahaan terhadap Return Saham pada Perusahaan LQ-45 yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2012-2016. Journal of Accounting and Finance (JACFIN), 1(1), 60–70.

Perdana, E. K. (2016). Olah Data Skripsi Data SPSS 22. Bangka Belitung: LAB KOM MANAJEMEN FEB UBB.

Prihadi, T. (2019). Analisis Laporan Keuangan Konsep dan Aplikasi. Jakarta: PT.

Gramedia Pustaka Utama

Purwitajati, E., & Dwiana Putra, I. (2016). Pengaruh Debt To Equity Ratio Pada Return Saham Dengan Ukuran Perusahaan Sebagai Pemoderasi. E-Jurnal Akuntansi, 15(2), 1086-1114.

Rambe, M. F., Gunawan, A., Julita., Parlindungan, R., Gultom, D., & Wahyuni, S. F.

(2016). Manajemen Keuangan. Medan: Cita Pustaka Media.

Rejeki, M. M. S., & Santoso, B. H. (2019). Pengaruh Debt To Equity Ratio, Earning Per Share, Return On Assets Dan Return On Equity Terhadap Return Saham. Jurnal Ilmu Dan Riset Manajemen (JIRM), 8(9), 1–22.

Samsul, M. (2015). Pasar Modal & Manajemen Portofolio. Jakarta: Erlangga.

Sa'adah, L., & Nur'ainui, T. (2020). Implementasi Pengukuran Current Ratio, Debt to Equity Ratio Dan Return On Equity Serta Pengaruhnya Terhadap Return.

Jombang: LPPM.

Santi, C., & Stepanus, M. (2019). Pengaruh TATO Terhadap Return Saham Dengan Profitabilitas Sebagai Variabel Intervening Pada Perusahaan Otomotif Dan Komponen. Jurnal Analisa Akuntansi Dan Perpajakan, 2(2), 30–41.

Saputra, V., Sukarmanto, E., & Heliana. (2015). Pengaruh Total Asset Turnover (TATO) dan Return On Investment (ROI) Terhadap Return Saham. Prosiding Akuntansi, 1(2), 220 - 226.

Setianingsih, S., & Hamzah, Z. Z. (2020). Pengaruh Rasio Keuangan Terhadap Return Saham Pada Perusahaan Kosmetik Dengan Kategori Industri Barang Konsumsi Di Bursa Efek Indonesia Pada Tahun 2010-2017. JURISMATA, 2(1), 73 - 84.

Setiyono, E., & Amanah, L. (2016). Pengaruh Kinerja Keuangan Dan Ukuran Perusahaan Terhadap Return Saham. Jurnal Ilmu dan Riset Akuntansi, 5(5).

Sinambela, E. (2013). Pengaruh Earning Per Share (EPS) terhadap Return Saham Pada Perusahaan Property dan Real Estate Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia.

Ekonomikawan: Jurnal Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan, 13(1).

Sipahutar, R. P., & Sanjaya, S. (2019). Pengaruh Current Ratio Dan Total Assets Turnover Terhadap Return On Assets Pada Perusahaan Restoran, Hotel Dan Pariwisata Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia. Jurnal Riset Akuntansi Dan Bisnis, 19(2), 200-211.

Siregar, E. I. (2021). Kinerja Keuangan Terhadap Profitabilitas Sub Sektor Konstruksi.

Jawa Tengah: PT. Nasya Expanding Management.

Siregar, Q. R., & Farisi, S. (2018). Pengaruh Return On Assets Dan Earning Per Share Terhadap Harga Saham. Jurnal Ilmiah Magister Manajemen, 1(1), 81-89.

Siregar, Q. R., Nuraisah, N., & Simatupang, J. (2021). Pengaruh Return On Assets, Debt To Equity Ratio, Dan Earning Per Share Terhadap Harga Saham Pada Perushaan Aneka Industri Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2018- 2020.

Prosiding Seminar Nasional Kewirausahaan, 2(1), 1008-1018.

Sugiyono. (2016). Metode Peneltian Kualitatif, Kuantitatif dan RND. Bandung:

Alfabeta.

Sukamulja, S. (2017). Pengantar Pemodelan Keuangan Dan Analisis Pasar Modal (Edisi 1). Yogyakarta: Andi Offset.

Sukamulja, S. (2021). Manajemen Keuangan Korporat: Teori, Analisis, dan Aplikasi dalam Melakukan Investasi. Yogyakarta: Penerbit Andi.

Dokumen terkait