• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III PENYAJIAN DATA DAN ANALISIS

D. Pembahasan

disimpulkan bahwa secara parsial variabel FDR berpengaruh negatif siginifikan terhadap pembiayaan murabahah, yang artinya H4 di terima.

5. Koefisien Determinasi

Uji koefisiensi determinasi digunakan untuk mengetahui seberapa besar kemampuan variabel independen dalam menjelaskan variabeldependen.

Besarnya nilai koefisien determinasi adalah 0 sampai 1. NilaiAdjusted R2 yang kecil berarti kemampuan variabel-variabel independendalam menjelaskan variasi variabel dependen sangat terbatas. NilaiAdjusted R2 yang mendekati 1 berarti variabel-variabel independenmemberikan hampir semua informasi yang dibutuhkan untukmemprediksi variasi variabel dependen.

Tabel 3.16

Uji Koefisien Determinasi Model R Square

0,345 Sumber: Lampiran 10

Berdasarkan Output di atas diketahui nilai R Square sebesar 0,345, hal ini menunjukkan bahwa pengaruh variabel DPK, NPF dan FDR secara simultan terhadap variabel Murabahah adalah sebesar 34,5%.

0,05. Maka dapat disimpulkan bahwa secara parsial variabel DPK tidak berpengaruh terhadap pembiayaan murabahah, yang artinya H2 di tolak.

Berbanding terbalik dengan penilitian yang dilakukan oleh Sarah Nasyrah Kaut. (2015) dengan judul Pengaruh Dana Pihak Ketiga (DPK), Sertifikat Bank Indonesia Syariah (SBIS), Non Performing Financing (NPF), dan Return On Assets (ROA) terhadap pembiayaan Murabahah Periode waktu 2009-2014.

2. Pengaruh Non performing Financing (NPF) terhadap murabahah secara parsial

Berdasarkan hasil uji t, X2 (NPF) menunjukkan nilai t hitung 0,304 < t tabel 2,015 dan nilai sig 0,763 > 0,05. Maka dapat disimpulkan bahwa secara parsial variabel NPF tidak berpengaruh terhadap pembiayaan murabahah, yang artinya H3 di tolak. Hasil penelitian ini sejalan dengan penilitian yang dilakukan oleh Putri Saula Hasnadina (2017) dengan judul Analisi Pengaruh Simpanan Dana Pihak Ketiga (DPK), Non Performing Financing (NPF) dan Financing to Deposit Ratio (FDR) Terhadap Pembiayaan Murabahah pada Bank Umum Syariah dan penelitian D.H. Nurdiansyah & I. Mubarokah (2020), dengan judul Pengaruh Dana Pihak Ketiga (DPK) dan Tingkat Non Performing Financing (NPF) terhadap Pembiayaan Murabahah pada Bank Syariah Mandiri.

3. Pengaruh Financing to Deposit Ratio (FDR) terhadap murabahah secara parsial

Berdasarkan hasil uji t, variabel X3 (FDR) menunjukkan nilai t hitung -3,991 < t tabel 2,015 dan nilai sig 0,000 < 0,05. Maka dapat disimpulkan bahwa secara parsial variabel FDR berpengaruh negatif siginifikan terhadap pembiayaan murabahah, yang artinya H4 di terima. Penelitian sejalan dengan penelitian yang di lakukan oleh Nunuk Nafidzatun Nafiah (2020) dengan judulPengaruh CAR, NPF dan FDR Terhadap Pembiayaan Murabahah pada Bank Umum Syariah di Indonesia (Studi Kasus pada Bank Mandiri Syariah, Bank BNI Syariah dan Bank BRI Syariah Triwulan I-IV Tahun 2015-2019) 4. Pengaruh DPK, NPF dan FDR terhadap pembiayaan murabahah secara

simultan

Berdasarkan hasil pengujian secara simultan (uji f), menunjukkan bahwa variabel bebas yang terdiri dari Dana Pihak Ketiga (DPK), Non Performing Financing (NPF) dan Financing to Deposit Ratio (FDR) berpengaruh secara signifikan terhadap pembiayaan murabahah.

Hal ini dapat dilihat dari nilaiF hitung sebesar 7,739 sedangkan F tabelnya adalah sebesar 2,812. Karena Fhitung > F tabel (7,739 > 2,812) dan nilai Signifikasinya 0.000 < 0.05. maka dapat disimpulkan bahwa H1 diterima. H1 diterima karena terjadi pengaruh antara variabel tingkat DPK, NPF dan FDR secara simultan terhadap pembiayaan Murabahah BUS.

BAB IV

KESIMPULAN DAN SARAN A. Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelitian pengaruh Dana Pihak Ketiga (DPK), Non Performing Financing (NPF) dan Finincing to Deposit Ratio (FDR) terhadap pembiayaan murabahah pada Bank Umum Syariah (BUS) periode januari 2017 sampai desember 2020, dapat di tarik kesimpulan sebagai berikut : 1. Variabel Dana Pihak Ketiga (DPK) secara parsial tidak berpengaruh

terhadap pembiayaan murabahah Bank Umum Syariah. Hal ini di buktikan denganhasil uji t dimana diperoleh nilai signifikasiDPK yaitu 0,623 > 0,05 dan nilai t hitung -0,496 < t tabel 2,015.

2. Variabel Non Performing Financing (NPF) secara parsial tidak berpengaruh terhadap pembiayaan murabahah Bank Umum Syariah. Hal ini dibuktikan dengan hasil uji t dimana menunjukkan nilai siginifikan NPF yaitu sebesar0,763 > 0,05 dan t hitung 0,304 < t tabel 2,015.

3. Variabel Financing to Deposit Ratio(FDR) secara parsial berpengaruh negatif signifikan terhadap pembiayaan murabahah Bank Umum Syariah.

Hal ini dapat dibuktikan dengan hasil t dimana menunjukkan nilai siginifikan FDR adalah sebesar 0,000 < 0,05 dan nilait hitung -3,991 < t tabel 2,015

4. Variabel Dana Pihak Ketiga (DPK), Non Performing Financing (NPF) dan Finincing to Deposit Ratio (FDR) secara simultan berpengaruh siginifikan terhadap pembiayaan murabahah pada Bank Umum Syariah. Hal ini dapat

58

dibuktikan dengan hasil uji f yang menunjukkan nilai signifikan 0.000

<0.05 dan F hitung sebesar 7,739 sedangkan F tabelnya adalah sebesar 2,812. Karena Fhitung > F tabel (7,739 > 2,812).

B. Saran

1. Penelitian ini memiliki keterbatasan yaitu hanya meneliti variabel Dana Pihak Ketiga (DPK), Non Performing Financing (NPF), Finincing to Deposit Ratio (FDR) dan Murabahah. Bagi peneliti selanjutnya di harap meneliti lebih banyak variabel lagi.

2. Untuk memaksimalkan hasil penelitian, diharapkan kepada peneliti selanjutnya untuk menambah jumlah sampel yang digunakan.

DAFTAR PUSTAKA

Antonio, Muhammad Syafi’i. 2001. Bank Syariah Dari Teori ke Praktik. Jakarta:

Gema Insani.

Ascarya. 2008. Akad & Produk Bank Syariah. Jakarta: RajaGrafindo Persada.

Arista, Hayu Rikki. 2021. Pengaruh DPK, CAR dan FDR Terhadap Pembiayaan Pada Bank Umum Syariah Di Indonesia Tahun 2011-2020. Ponorogo:

Skripsi Fakultas Ekonomi Bisinis Islam IAIN Ponorogo.

Aulia,Rizky Anggriani. 2017. Pengaruh Non Performing Financing (NPF), Inflasi, dan Dana Pihak Ketiga (DPK) Terhadap Tingkat Pembiayaan Murabahah pada PT. Bank Syariah Mandiri. Palembang : Skrpsi UIN Raden Fatah Palembang.

Devi, Sandra Yusnita. 2020.Analisis pengaruh Dana pihak ketiga (DPK), Tingkat bagi hasil, dan Non Performing Financing (NPF) terhadap Volume pembiayaan berbasis bagi hasil pada Perbankan syariah di Indonesia Periode 2014-2018. FEBI IAIN Jember.

Institut Agama Islam Negeri Jember, 2017. Pedoman Karya Tulis Ilmiah.Jember:Institut Agama Islam Negeri Jember Press.

Karim, Adiwarman. 2007. Bank Islam Analisis Fiqih dan Keuangan. Jakarta:

RajaGrafindo Persada. Edisi ketiga

Kasmir. 2002. Bank dan Lembaga Keuangan Lainnya. Jakarta: Raja Grafindo Persada

Lukman Dendawijaya. 2015. Managemen Perbankan. Bogor: Ghalia Indonesia.

Mudrajat Kuncoro, Suhardjono. 2002. Manajemen Perbankan, Teori dan Aplikasi. Yogyakarta: BPFE.

Muhammad. 2005. Bank Syariah Problem dan Prospek Perkembangan di Indonesia. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Nasution,Ria Alfianita. 2019. Pengaruh Dana Pihak Ketiga, Non Performing Financing, Financing To Deposit Ratio Terhadap Pembiayaan Murabahah Pada Perbankan Syariah Di Indonesia.Medan: Skripsi UIN Sumatera Utara.

Rodoni, Ahmad (2009) Investasi Syariah. Jakarta: Lembaga Penelitian UIN Jakarta.

Sakinah,Mulazimatus. 2018. “Pengaruh FDR, DPK, Margin Keuntungan Dan CAR Terhadap Pembiayaan Murabahah Pada Perbankan Syariah.

(Surabaya: Skripsi Sekolah Tinggi Ekonomi Perbanas).

Sari, Widya Wulan, 2017. “Pengaruh Dana Pihak Ketiga, Non Performing Financing, Capital Adequacy Ratio, Dan Return On Assetterhadap Pembiayaan Murabahah Pada Perbankan Syariah Di Indonesia”Yogyakarta: Skripsi Universitas Negeri Yogyakarta.

Sudarsono, Her. 2005. Bank dan Lembaga Keuangan Syariah. Yogyakarta:

EKONISIA.

Sugiyono.2016. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung:

Alfabeta.

Umiyati dan Leni Tantri Ana. 2017. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pembiayaan Pada Bank Umum Syariah Devisa Di Indonesia. Jakarta : UINSyarif Hidayatullah.

Vidiastuti, Diah Ayu. 2020. Pengaruh Non Performing Financing (NPF), Financing to Deposit Ratio(FDR), Ekuitas terhadap Pembiayaan Murabahah dengan Dana Pihak Ketiga sebagai variabel Moderating (Studi Kasus pada Bank Umum Syariah di Indonesia periode 2014- 2019). Salatiga: Skripsi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Salatiga.

Wahyuni, Desi Tri. 2019. Pengaruh CAR, FDR, Dan NPF Terhadap Penyaluran Pembiayaan Murabahah Pada Bank Pembiayaan Rakyat Syariah Suriyah Cilacap Tahun 2014-2018.Purwokerto: Skripsi IAIN Purwokerto

Yunita, Farida. 2017. Pengaruh Dana Pihak Ketiga (DPK), Non Performing Financing (NPF), Financing To Deposit Ratio (FDR), Dan BOPO Terhadap Pembiayan Murabahah Pada Perbankan Syariah Di Indonesia (Periode 2011–2016). Jakarta : UIN Syarif Hidayatullah.

LAMPIRAN

1. Hasil Uji Ananlisis Statistik Deskriptif menggunakan aplikasi SPSS 24.0

2. Hasil uji Normalitas menggunakan Propability Plot menggunakan aplikasi SPSS 24.0

Descriptive Statistics

N Minimum Maximum Sum Mean

Std.

Deviation Variance DPK 48 205,78 322,85 12407,64 258,4925 29,89671 893,814

NPF 48 3,13 5,27 188,57 3,9285 ,67929 ,461

FDR 48 76,36 84,74 3820,26 79,5888 1,91460 3,666

MURABA HAH

48 109,15 154,89 6163,38 128,4038 15,39145 236,897

Valid N (listwise)

48

3. Hasil uji Normalitas menggunakan Histogram menggunakan aplikasi SPSS 24.0

4. Hasil uji Multikolinieritas menggunakan aplikasi SPSS 24.0 Coefficientsa

Model

Unstandardized Coefficients

Standardized Coefficients

t Sig.

Collinearity Statistics

B Std. Error Beta Tolerance VIF

1 (Constant) 615,914 139,820 4,405 ,000

DPK -,130 ,136 -,253 -,959 ,343 ,216 4,624

NPF ,496 5,005 ,022 ,099 ,921 ,307 3,252

FDR -5,727 1,331 -,712 -4,303 ,000 ,547 1,827

a. Dependent Variable: MURABAHAH

5. Hasil uji Heteroskidastisitas dengan pola Scatterplot menggunakan aplikasi SPSS 24.0

6. Hasil uji Autokorelasi dengan metode Durbin Watson menggunakan aplikasi SPSS 24.0

Model Summaryb

Mode

l R R Square

Adjusted R Square

Std. Error of the

Estimate Durbin-Watson

1 ,583a ,340 ,295 12,92491 ,657

a. Predictors: (Constant), FDR, NPF, DPK b. Dependent Variable: MURABAHAH

7. Hasil uji Runs Test menggunakan aplikasi SPSS 24.0 Runs Test

Unstandardize d Residual

Test Valuea -1,36356

Cases < Test Value 24 Cases >= Test Value 24

Total Cases 48

Number of Runs 13

Z -3,356

Asymp. Sig. (2-tailed) ,001 a. Median

8. Hasil uji Autokorelasi dengan metode Durbin Watson menggunakan aplikasi SPSS 24.0

Model Summaryb

Model R R Square

Adjusted R Square

Std. Error of the

Estimate Durbin-Watson

1 ,588a ,345 ,301 ,04237 ,650

a. Predictors: (Constant), LOG_X3, LOG_X2, LOG_X1 b. Dependent Variable: LOG_Y

9. Hasil uji Runs Test menggunakan aplikasi SPSS 24.0 Runs Test

Unstandardize d Residual

Test Valuea -,00630

Cases < Test Value 24 Cases >= Test Value 24

Total Cases 48

Number of Runs 16

Z -2,480

Asymp. Sig. (2-tailed) ,013 a. Median

Tabel DW

10. Hasil uji Regresi Linier Berganda menggunakan aplikasi SPSS 24.0 Coefficientsa

Unstandardized Coefficients

Standardized Coefficients

t Sig.

B Std. Error Beta

1 (Constant) 8,806 2,181 4,037 ,000

LOG_X1 -,148 ,298 -,145 -,496 ,623

LOG_X2 ,051 ,169 ,074 ,304 ,763

LOG_X3 -3,354 ,840 -,687 -3,991 ,000

a. Dependent Variable: LOG_Y

11. Hasil uji F menggunakan aplikasi SPSS 24.0 ANOVAa

Model Sum of Squares Df Mean Square F Sig.

1 Regression ,042 3 ,014 7,739 ,000b

Residual ,079 44 ,002

Total ,121 47

a. Dependent Variable: LOG_Y

b. Predictors: (Constant), LOG_X3, LOG_X2, LOG_X1

TABEL F

12. Hasil uji T menggunakan aplikasi SPSS 24.0

Model

Unstandardized Coefficients

Standardized Coefficients

t Sig.

B Std. Error Beta

1 (Constant) 8,806 2,181 4,037 ,000

LOG_X1 -,148 ,298 -,145 -,496 ,623

LOG_X2 ,051 ,169 ,074 ,304 ,763

LOG_X3 -3,354 ,840 -,687 -3,991 ,000

a. Dependent Variable: LOG_Y

TABEL T

13. Hasil Uji Koefisien Determinasi

Model Summary

Model R R Square Adjusted R Square

Std. Error of the Estimate

1 ,588a ,345 ,301 ,04237

a. Predictors: (Constant), LOG_X3, LOG_X2, LOG_X1

Dokumen terkait