• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III PENYAJIAN DATA DAN ANALISIS

E. Pembahasan

Jika nilai t-hitung > t-tabel maka Ho ditolak

Mengingat hal tersebut Ha ditolak dan menerima Ho. Maka dapat disimpulkan bahwa NPF tidak berpengaruh dan tidak signifikan terhadap pembiayaan bagi hasil.

0,0000 yang berarti < 0,05 sehingga spekulasi menyatakan bahwa dana pihak ketiga (X1) berpengaruh dan signifikan terhadap pembiayaan bagi hasil (Y).

Artinya setiap kenaikan Dana Pihak Ketiga (DPK), akan meningkatkan pembiayaan bagi hasil di Bank Umum Syariah di Indonesia.

Hasil penelitian ini menggunakan teori Portofolio dari Harry M.

Markowitz bahwa bank syariah telah cukup baik dan selektif dalam mengelolah dana untuk disalurkan dalam bentuk pembiayaan bagi hasil.

Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Wati Nurbaiti (2017) yang menyatakan bahwa DPK berpengaruh positif terhadap pembiayaan mudharabah dan musyarakah pada bank syariah di indonesia.69 Dan didukung penelitian Rina Destiana (2016) yang menunjukkan hasil bahwa DPK berpengaruh positif terhadap pembiayaan mudharabah dan musyarakah pada bank syariah di indonesia.70

2. Pengaruh Non Performing Financing (NPF) Terhadap Pembiayaan Bagi Hasil

Non Performing Financing (NPF) adalah laju pengembalian kredit yang diberikan oleh kontributor kepada bank atau dapat dikenal dengan tiingkat pembiayaan macet pada bank tersebut. Untuk perhitungannya, jika NPF rendah, bank akan mendapatkan keuntungan, begitu juga sebaliknya dengan asumsi tingkat NPF tinggi, bank akan mengalami kerugian besar karena kecepatan pengembalian kredit yang buruk.

69 Nurbaiti, ―Pengaruh Dana Pihak Ketiga (Dpk), Spread Bagi Hasil, Tingkat Bagi Hasil, Non Performing Financing (Npf) Dan Capital Adequency Ratio (Car) Pada Bank Umum Syariah Periode 2010-2016.‖

70 Destiana, ―Analisis Dana Pihak Ketiga Dan Risiko Terhadap Pembiayaan Mudharabah Dan Musyarakah Pada Bank Syariah Di Indonesia.‖

Dilihat dari konsekuensi uji-t, nilai t-hitung NPF sebesar -1,9386 kurang dari nilai t-tabel sebesar 3,1824 dan nilai signifikansi NPF sebesar 0,0550 yang berimplikasi > 0,05 sehingga spekulasi menyatakan bahwa NPF berpengaruh dan tidak signifikan terhadap pembiayaan bagi hasil ditolak.

Sehingga dapat diduga bahwa Non Performing Financing (X2) mempengaruhi pembiayaan bagi hasil (Y). tidak diragukan lagi, pengaturan kredit dari bank syariah kepada nasabah berjalan tanpa hambatan. Bank Umum Syariah dalam pengiriman sumber daya menerapkan norma kehati-hatian, bank saat ini memiliki simpanan yang besar dan telah menyelesaikan pemeriksaan taruhan bahwa masalah tidak akan mempengaruhi berapa banyak pengakuan yang diambil untuk pertimbangan keuntungan.

Hasil penelitian ini menggunakan Sharia Enterprise Theori dengan hasil yang tidak signifikan berarti tinggi atau rendah nilai NPF tidak memiliki pengaruh terhadap pembiayaan berbasis bagi hasil, yang artinya bahwa bank umum syariah sudah baik dalam menjaga kualitas pembiayaan sehingga risiko pembiayaan bermasalah dapat diatasi. Penelitian ini sejalan dan mendukung hasil penelitian yang dilakukan oleh Velayati Rofi’a Dewi yang menyatakan bahwa NPF berpengaruh signifikan terhadap jumlah pembiayaan bagi hasil.71 Dan didukung penelitian Wachicatun Khasanah (2019) yang menunjukkan hasil bahwa NPF berpengaruh negatif signifikan terhadap pembiayaan bagi hasil.72

71 Dewi, ―Analisis Engaruh Dana Pihak Ketiga, Tingkat Bagi Hasil, Non Performing Fanancing Dan Financing to Deposit Ratio Terhadap Jumlah Pembiayaan Berbasis Bagi Hasil Pada Bank Syariah Di Indonesia.‖

72 Khasanah, ―Analisis Pengaruh Dana Pihak Ketiga (DPK) Pembiayaan Berbasis Bagi Hasil Dan Capital Adequacy Ratio Dengan Non Performing Financing (NPF) Sebagai Variabel Moderating Pada Bank Umum Syariah Di Indonesia.‖

BAB IV PENUTUP

A. Kesimpulan

Berdasarkan analisis data dan pembahasan mengenai dana pihak ketiga, dan non performing financing terhadap pembiayaan berbasis bagi hasil periode 2015-2020 pada bank syariah di indonesia maka dapat disimpulkan bahwa:

1. Berdasarkan uji parsial diperoleh hasil analisis uji t pada Dana Pihak Ketiga yang menunjukkan nilai t-statistik lebih dari nilai t-tabel dan nilai signifikansi DPK kurang dari 0,05. hal ini menyatakan bahwa Dana Pihak Ketiga berpengaruh signifikan terhadap pembiayaan bagi hasil. Artinya setiap kenaikan Dana Pihak Ketiga (DPK), akan meningkatkan pembiayaan bagi hasil di Bank Umum Syariah di Indonesia.

2. Berdasarkan uji parsial diperoleh hasil analisis uji t pada NPF yang menunjukkan nilai t-statistik lebih kecil dari t-tabel dan nilai signifikansi NPF lebih dari 0,05. Maka dapat disimpulkan bahwa Non Performing Financing (X2) tidak berpengaruh signifikan terhadap pembiayaan bagi hasil (Y). berarti tinggi atau rendah nilai NPF tidak memiliki pengaruh terhadap pembiayaan berbasis bagi hasil, yang artinya bahwa bank umum syariah sudah baik dalam menjaga kualitas pembiayaan sehingga risiko pembiayaan bermasalah dapat diatasi.

3. Berdasarkan hasil uji R-squared menunjukkan bahwa variasi variabel dependen yaitu pembiayaan bagi hasil secara simultan dijelaskan oleh

variabel independen yaitu DPK dan NPF sebesar 57,56% sedangkan sisanya 42,44% dijelaskan oleh faktor lain diluar variabel yang diteliti.

Bisa dilihat dari hasil F-statistik sebesar 25,5464 dengan nilai signifikansi sebesar 0,0000 yang artinya kurang dari 0,05 dapat disimpulkan bahwa variabel DPK dan NPF secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap pembiayaan bagi hasil.

B. Saran

1. Penelitian ini hanya menggunakan dua variabel bebas, diharapkan bagi akademi yang akan melakukan penelitian selanjutnya menambah variabel bebasnya.

2. Dalam penelitian ini hanya menggunakan periode enam tahun, diharapkan untuk penelitian selanjutnya dapat menambah jumlah periode tahunnya supaya untuk mendapatkan hasil penelitian yang lebih baik.

68

DAFTAR PUSTAKA

Adraeny, Dita. ―Analisis Pengaruh Dana Pihak Ketiga, Tingkat Bagi Hasil, Dan Non Performing Financing Terhadap Volume Pembiayaan Bagi Hasil Pada Perbankan Syariah Di Indonesia‖ (2011): 1–28.

Ali, Herni, Fakultas Ekonomi, Dan Bisnis, Uin Syarif, and Hidayatullah Jakarta.

Analisis Pengaruh Dana Pihak Ketiga (Dpk), Non Performing Financing Dan Tingkat Suku Bunga Krdit Terhadap Pembiayaan Berbasis Bagi Hasil (Mudharabah) Pada Perbankan Syariah Indonesia. The Journal of Tawhidinomics. Vol. 1, October 4, 2015. Accessed June 27, 2021.

http://journal.uinjkt.ac.id/index.php/tauhidinomics/article/view/8432.

Andrianto, and Muhammad Anang Firmansyah. Buku Manajemen Bank Syariah.

Buku Manajemen Bank Syariah. Vol. . Penerbit Qiara Media, 2019.

https://books.google.co.id/books?id=pJaeDwAAQBAJ.

Angraini, Dila. ―Pengaruh Dana Pihak Ketiga, Non Performing Financing, Tingkat Bagi Hasil Dan Modal Sendiri Terhadap Profitabilitas Dengan Pembiayaan Bagi Hasil Sebagai Variabel Intervening Pada Perbankan Syariah.‖ Jurnal Akuntansi Berkelanjutan Indonesia 1, no. 1 (2018): 122.

Annisa, Lintang Nurul, and Rizal Yaya. ―Pengaruh Dana Pihak Ketiga, Tingkat Bagi Hasil Dan Non Performing Financing Terhadap Volume Dan Porsi Pembiayaan Berbasis Bagi Hasil Pada Perbankan Syariah Di Indonesia.‖

Share: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam 4, no. 1 (2015): 79–104.

Annisa, Suci, and Dedi Fernanda. ―Pengaruh DPK, CAR, NPF Dan ROA Terhadap Pembiayaan Mudharabah Pada Bank Syariah Mandiri Periode 2011-2015.‖ Jurnal Ekonomi & Bisnis Dharma Andalas 19, no. 2 (2017):

300–305.

Arif, M. Nur Rianto Al. Pengantar Ekonomi Syariah Teori Dan Praktik. Ke-2.

Bandung: CV. Pustaka Setia, 2017.

Arif, N R Al. Pengantar Ekonomi Syariah Teori Dan Praktik. CV Pustaka Setia, Bandung, Tt. Ke-2. bandung: PUSTAKA SETIA, 2015.

Arifin, Zainul. Dasar-Dasar Manajemen Bank Syariah. Pustaka Alvabet. Pustaka Alvabet, 2009. https://books.google.co.id/books?id=xvt5- poKRKsC&dq=Zainal+Arifin.+2003.+Dasar-

Dasar+Manajemen+Bank+Syariah.+Jakarta:+Alfabet.&source=gbs_navlinks _s.

Caraka, Rezzy Eko. Spatial Data Panel. Edited by Team WADE Publish. 1st ed.

Jawa Timur: Wade Group, 2017.

Destiana, Rina. ―Analisis Dana Pihak Ketiga Dan Risiko Terhadap Pembiayaan

Mudharabah Dan Musyarakah Pada Bank Syariah Di Indonesia.‖ JURNAL LOGIKA XVII, no. 2 (2016). Accessed June 27, 2021.

www.jurnal.unswagati.ac.id.

Dewi, Velayati Rofi’a. ―Analisis Engaruh Dana Pihak Ketiga, Tingkat Bagi Hasil, Non Performing Fanancing Dan Financing to Deposit Ratio Terhadap Jumlah Pembiayaan Berbasis Bagi Hasil Pada Bank Syariah Di Indonesia‖

(2016). http://repository.unissula.ac.id/id/eprint/4434.

Ghozali, Imam. ―Aplikasi Analisi Multivariete Dengan Program IBM SPSS 23.‖

cetakan ke-8. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro. 96 (2016).

Gumilarty, Gittrys Ratu Mashiya, and Astiwi Indriani. Analisis Pengaruh DPK, NPF, ROA, Penempatan Dana Pada SBIS, Dan Tingkat Bagi Hasil Terhadap Pembiayaan Bagi Hasil (Studi Pada Bank Umum Syariah Di Indonesia Periode Tahun 2010-2014). Diponegoro Journalofmanagement.

Vol. 5, 2016. http://ejournal-

s1.undip.ac.id/index.php/management%0AVolume.

Ikatan Bankir Indonesia. Memahami Bisnis Bank Syariah. Ke-4. Jakarta Pusat: PT Gramedia Pustaka Utama, 2014.

Jannah, Miftakhul. Metodologi Penelitian Kuantitatif Untuk Psikologi. Edited by S.Psi Budi Santoso. Journal of Chemical Information and Modeling. Ke-4.

Vol. 53. Yogyakarta: Pustaka Pelajar Offset, 2018.

Kasmir. Bank Dan Lembaga Keuangan Lainnya, Jakarta. Penerbit PT Raga Grafindo Persada. Halaman: 96. Ke-18. jakarta: PT Rja Grafindo Persada, 2008.

———. Dasar-Dasar Perbankan. Ke-14. jakarta: PT Rja Grafindo Persada, 2018.

Khasanah, Wachidatul. ―Analisis Pengaruh Dana Pihak Ketiga (DPK) Pembiayaan Berbasis Bagi Hasil Dan Capital Adequacy Ratio Dengan Non Performing Financing (NPF) Sebagai Variabel Moderating Pada Bank Umum Syariah Di Indonesia.‖ IAIN Salatiga (2019): 1–120. http://e- repository.perpus.iainsalatiga.ac.id/id/eprint/6627.

Majid, Lilah Syahrini, and Devvy Rusli. The Analysis of the Influence of Return on Asset ( Roa ), Third Party Fund ( Dpk ), Bank Indonesia Sharia Certificate ( Sbis ), and Non Performing Financing ( Npf ) Profit and Loss Sharing Financing for the Sharia Bank ( Case Study on Sharia Bank Register, 2019.

Nurbaiti, Wati. ―Pengaruh Dana Pihak Ketiga (Dpk), Spread Bagi Hasil, Tingkat Bagi Hasil, Non Performing Financing (Npf) Dan Capital Adequency Ratio (Car) Pada Bank Umum Syariah Periode 2010-2016.‖ Journal of Chemical Information and Modeling 53, no. 9 (2013): 1689–1699.

Shochrul R. Ajija, ct. al. ―Cara Cerdas Menguasai Eviews.‖ Jakarta: Salemba Empat (2011).

Sudirman. ―Pasar Modal Dan Manajemen Portofolio.‖ 5. 2nd ed. Jakarta:

Erlangga, 2015.

Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, Dan R&D. Edited by MT Dr.

Ir. Sutopo.S.Pd. Ke-1. Bandung: ALFABETA, 2019.

Sutrisno. Manajemen Keuangan : Teori, Konsep & Aplikasi. Ke-1. Yogyakarta:

EKONESIA, 2012.

Trinugroho, Irwan, Tastaftiyan Risfandy, and Mochammad Doddy Ariefianto.

―Competition, Diversification, and Bank Margins: Evidence from Indonesian Islamic Rural Banks.‖ Borsa Istanbul Review 18, no. 4 (2018): 349–358.

https://doi.org/10.1016/j.bir.2018.07.006.

UNEJ. Pedoman Penulisan Karya Ilmiah Mahasiswa. Jember: IAIN Jember Press, 2020.

Wulandari, Triandina. ―Rekontruksi Akuntansi Pertanggungjawaban Soaisl Berdasarkan Syariah Enterprise Theory (Studi Kasus Pada PT. Bank BNI Syariah).‖ Accounting Analysis Journal, no. 672013167 (2018): 0–15.

―Al-Quran.‖ In Al-Baqarah:286, n.d.

LAMPIRAN – LAMPIRAN

NO Bank Triwulan

ke Tahun PBH DPK NPF(%)

1 BMI 1 2015 0,403879415 5.576.585 6,34

2 BMI 2 2015 0,452793078 41.770.048 4,93

3 BMI 3 2015 0,459783718 42.380.242 4,64

4 BMI 4 2015 0,468645032 45.077.653 7,11

5 BMI 1 2016 0,476332964 40.984.915 6,07

6 BMI 2 2016 0,47941734 39.890.896 7,23

7 BMI 3 2016 0,482148662 41.073.732 4,43

8 BMI 4 2016 0,473539731 41.919.920 3,83

9 BMI 1 2017 0,468556464 43.401.093 4,56

10 BMI 2 2017 0,448756215 45.355.335 4,95

11 BMI 3 2017 0,436259589 47.314.927 4,54

12 BMI 4 2017 0,423946462 48.686.342 4,43

13 BMI 1 2018 0,417475535 47.160.434 4,76

14 BMI 2 2018 0,402958048 43.726.808 1,65

15 BMI 3 2018 0,417022849 44.314.881 2,98

16 BMI 4 2018 0,429232598 45.635.574 3,87

17 BMI 1 2019 0,431882871 45.711.285 4,43

18 BMI 2 2019 0,427246931 45.691.524 5,41

19 BMI 3 2019 0,425019908 44.547.334 5,64

20 BMI 4 2019 0,427477658 40.357.214 5,22

21 BMI 1 2020 0,424409729 40.283.880 5,62

22 BMI 2 2020 0,442652405 38.597.650 5,70

23 BMI 3 2020 0,516643144 38.747.467 5,69

24 BMI 4 2020 0,519256444 41.424.250 4,81

25 BSB 1 2015 0,353836643 3.915.239 4,52

26 BSB 2 2015 0,364843852 4.061.048 3,03

27 BSB 3 2015 0,371300073 4.337.818 3,01

28 BSB 4 2015 0,408126179 4.756.303 2,99

29 BSB 1 2016 0,423063036 4.977.566 2,89

30 BSB 2 2016 0,436146514 5.199.152 2,88

31 BSB 3 2016 0,446217955 5.427.808 2,59

32 BSB 4 2016 0,448790905 5.442.608 3,17

33 BSB 1 2017 0,475063325 5.354.150 2,22

34 BSB 2 2017 0,436146514 5.634.192 2,80

35 BSB 3 2017 0,490047572 5.786.437 3,67

36 BSB 4 2017 0,513842954 5.498.424 7,85

37 BSB 1 2018 0,525804234 5.188.094 7,68

38 BSB 2 2018 0,540731955 4.686.355 6,91

39 BSB 3 2018 0,53333742 4.525.340 6,87

40 BSB 4 2018 0,541664735 4.543.665 5,71

41 BSB 1 2019 0,514946514 5.050.680 5,89

42 BSB 2 2019 0,508327096 4.181.005 6,35

43 BSB 3 2019 0,525091166 4.565.901 6,14

44 BSB 4 2019 0,56132503 5.087.295 5,89

45 BSB 1 2020 0,581264732 4.313.004 6,32

46 BSB 2 2020 0,590367801 2.874.521 7,10

47 BSB 3 2020 0,69051819 2.421.771 7,19

48 BSB 4 2020 0,69001346 2.080.391 7,49

49 BNIS 1 2015 0,11069722 17.422.874 2,22

50 BNIS 2 2015 0,11069722 17.321.427 2,42

51 BNIS 3 2015 0,12052006 18.930.220 2,54

52 BNIS 4 2015 0,129979774 19.322.756 3,53

53 BNIS 1 2016 0,136682693 20.918.881 2,77

54 BNIS 2 2016 0,141814824 21.834.360 2,80

55 BNIS 3 2016 0,141775352 22.766.399 3,03

56 BNIS 4 2016 0,137245823 24.233.009 2,94

57 BNIS 1 2017 0,130019692 25.810.050 3,16

58 BNIS 2 2017 0,143864722 26.665.896 3,38

59 BNIS 3 2017 0,140635408 27.633.132 3,29

60 BNIS 4 2017 0,158992456 29.379.291 2,89

61 BNIS 1 2018 0,160012818 32.948.145 3,18

62 BNIS 2 2018 0,185977418 32.393.323 3,04

63 BNIS 3 2018 0,195214626 33.535.968 3,08

64 BNIS 4 2018 0,209119963 35.496.520 2,93

65 BNIS 1 2019 0,234013827 38.477.580 2,90

66 BNIS 2 2019 0,255709937 36.323.743 3,03

67 BNIS 3 2019 0,25256135 37.490.514 3,05

68 BNIS 4 2019 0,26105157 43.771.879 3,33

69 BNIS 1 2020 0,250454903 44.859.472 3,8

70 BNIS 2 2020 0,24164659 43.643.750 3,90

71 BNIS 3 2020 0,34165351 45.648.390 3,44

72 BNIS 4 2020 0,334986188 47.974.351 3,38

73 BRIS 1 2015 0,009937467 4.405.858 4,95

74 BRIS 2 2015 0,269242589 17.310.457 5,31

75 BRIS 3 2015 0,292758326 18.863.643 4,90

76 BRIS 4 2015 0,296838137 20.123.658 4,86

77 BRIS 1 2016 0,297229722 20.279.023 4,84

78 BRIS 2 2016 0,294903918 20.935.807 4,87

79 BRIS 3 2016 0,296713782 21.193.544 5,22

80 BRIS 4 2016 0,297200425 22.019.707 4,57

81 BRIS 1 2017 0,283331296 23.006.600 4,71

82 BRIS 2 2017 0,285365627 23.963.433 4,82

83 BRIS 3 2017 0,290440282 25.358.456 4,82

84 BRIS 4 2017 0,275525411 26.359.084 6,43

85 BRIS 1 2018 0,277833004 28.298.102 4,92

86 BRIS 2 2018 0,297465633 26.835.941 5,13

87 BRIS 3 2018 0,291279527 27.757.732 5,30

88 BRIS 4 2018 0,309217851 28.862.524 6,73

89 BRIS 1 2019 0,315555869 28.437.288 5,68

90 BRIS 2 2019 0,317660993 28.094.837 4,98

91 BRIS 3 2019 0,331016634 28.220.775 4,45

92 BRIS 4 2019 0,355103476 34.124.895 5,22

93 BRIS 1 2020 0,358353738 33.019.275 5,00

94 BRIS 2 2020 0,316565324 41.070.821 3,99

95 BRIS 3 2020 0,377719416 48.734.958 3,35

96 BRIS 4 2020 0,374419253 49.347.162 3,24

97 BMS 1 2015 0,00628785 5.075.152 4,33

98 BMS 2 2015 0,006578006 4.429.784 4,86

99 BMS 3 2015 0,006728236 4.008.682 4,78

100 BMS 4 2015 0,011435614 4.268.834 3,16

101 BMS 1 2016 0,040137918 4.349.202 4,18

102 BMS 2 2016 0,043955199 4.279.175 4,16

103 BMS 3 2016 0,053026423 4.548.087 3,74

104 BMS 4 2016 0,064052969 4.920.733 3,30

105 BMS 1 2017 0,072471197 4.720.489 3,43

106 BMS 2 2017 0,076571308 4.848.595 3,20

107 BMS 3 2017 0,085260716 4.857.251 3,14

108 BMS 4 2017 0,128898371 5.055.436 2,95

109 BMS 1 2018 0,139888663 4.881.240 2,84

110 BMS 2 2018 0,150567353 4.973.332 2,63

111 BMS 3 2018 0,171375739 5.013.099 2,46

112 BMS 4 2018 0,222515029 5.672.207 2,15

113 BMS 1 2019 0,238565599 5.346.840 1,91

114 BMS 2 2019 0,260311791 5.781.820 1,78

115 BMS 3 2019 0,265384012 5.763.564 1,75

116 BMS 4 2019 0,334458633 6.403.049 1,72

117 BMS 1 2020 0,328849113 6.342.428 2,55

118 BMS 2 2020 0,365472553 6.894.451 2,27

119 BMS 3 2020 0,442164091 6.961.193 4,33

120 BMS 4 2020 0,442474876 7.689.022 1,69

A.

Statistik Deskriptif

Date: 04/03/22 Time: 18:20 Sample: 2015Q1 2020Q4

PBH DPK NPF

Mean 0.319338 21900399 4.213583

Median 0.323255 21064676 4.170000 Maximum 0.690518 49347162 7.850000 Minimum 0.006288 2080391. 1.650000 Std. Dev. 0.159842 16324993 1.501043 Skewness -0.156428 0.237046 0.424044 Kurtosis 2.293256 1.492943 2.413912 Jarque-Bera 2.986824 12.47992 5.313767 Probability 0.224605 0.001950 0.070167

Sum 38.32059 2.63E+09 505.6300

Sum Sq. Dev. 3.040369 3.17E+16 268.1224

Observations 120 120 120

B.

CEM

Dependent Variable: LOG(PBH) Method: Panel Least Squares Date: 04/03/22 Time: 17:22 Sample: 2015Q1 2020Q4 Periods included: 24 Cross-sections included: 5

Total panel (balanced) observations: 120

Variable Coefficient Std. Error t-Statistic Prob.

C -5.732352 1.383008 -4.144842 0.0001

LOG(DPK) 0.221125 0.083044 2.662746 0.0088 LOG(NPF) 0.504537 0.220415 2.289027 0.0239 R-squared 0.102306 Mean dependent var -1.391141 Adjusted R-squared 0.086961 S.D. dependent var 0.931390 S.E. of regression 0.889971 Akaike info criterion 2.629427 Sum squared resid 92.66971 Schwarz criterion 2.699114 Log likelihood -154.7656 Hannan-Quinn criter. 2.657727 F-statistic 6.667004 Durbin-Watson stat 0.143318 Prob(F-statistic) 0.001811

C.

FEM

Dependent Variable: LOG(PBH) Method: Panel Least Squares Date: 04/03/22 Time: 17:25 Sample: 2015Q1 2020Q4 Periods included: 24 Cross-sections included: 5

Total panel (balanced) observations: 120

Variable Coefficient Std. Error t-Statistic Prob.

C -14.97241 2.935538 -5.100396 0.0000

LOG(DPK) 0.855746 0.173289 4.938255 0.0000

LOG(NPF) -0.392670 0.202547 -1.938662 0.0550 Effects Specification

Cross-section fixed (dummy variables)

R-squared 0.575633 Mean dependent var -1.391141 Adjusted R-squared 0.553100 S.D. dependent var 0.931390 S.E. of regression 0.622639 Akaike info criterion 1.946864 Sum squared resid 43.80781 Schwarz criterion 2.109468 Log likelihood -109.8118 Hannan-Quinn criter. 2.012898 F-statistic 25.54647 Durbin-Watson stat 0.275305 Prob(F-statistic) 0.000000

D.

Uji Chow

Redundant Fixed Effects Tests Equation: Untitled

Test cross-section fixed effects

Effects Test Statistic d.f. Prob.

Cross-section F 31.509191 (4,113) 0.0000

Cross-section Chi-square 89.907545 4 0.0000

Cross-section fixed effects test equation:

Dependent Variable: LOG(PBH) Method: Panel Least Squares Date: 04/03/22 Time: 17:58 Sample: 2015Q1 2020Q4 Periods included: 24 Cross-sections included: 5

Total panel (balanced) observations: 120

Variable Coefficient Std. Error t-Statistic Prob.

C -5.732352 1.383008 -4.144842 0.0001

LOG(DPK) 0.221125 0.083044 2.662746 0.0088

LOG(NPF) 0.504537 0.220415 2.289027 0.0239

R-squared 0.102306 Mean dependent var -1.391141 Adjusted R-squared 0.086961 S.D. dependent var 0.931390 S.E. of regression 0.889971 Akaike info criterion 2.629427 Sum squared resid 92.66971 Schwarz criterion 2.699114 Log likelihood -154.7656 Hannan-Quinn criter. 2.657727 F-statistic 6.667004 Durbin-Watson stat 0.143318 Prob(F-statistic) 0.001811

E.

REM

Dependent Variable: LOG(PBH)

Method: Panel EGLS (Cross-section random effects) Date: 04/03/22 Time: 18:02

Sample: 2015Q1 2020Q4 Periods included: 24 Cross-sections included: 5

Total panel (balanced) observations: 120

Swamy and Arora estimator of component variances

Variable Coefficient Std. Error t-Statistic Prob.

C -10.99575 2.316721 -4.746256 0.0000

LOG(DPK) 0.611479 0.136529 4.478746 0.0000 LOG(NPF) -0.353424 0.194773 -1.814541 0.0722

Effects Specification

S.D. Rho

Cross-section random 0.446176 0.3393

Idiosyncratic random 0.622639 0.6607

Weighted Statistics

R-squared 0.168510 Mean dependent var -0.381113 Adjusted R-squared 0.154296 S.D. dependent var 0.713327 S.E. of regression 0.655991 Sum squared resid 50.34793 F-statistic 11.85562 Durbin-Watson stat 0.232907 Prob(F-statistic) 0.000020

Unweighted Statistics

R-squared -0.163660 Mean dependent var -1.391141 Sum squared resid 120.1256 Durbin-Watson stat 0.097618

F.

Uji Hausman

Correlated Random Effects - Hausman Test Equation: Untitled

Test cross-section random effects

Test Summary Chi-Sq. Statistic Chi-Sq. d.f. Prob.

Cross-section random 14.869898 2 0.0006

Cross-section random effects test comparisons:

Variable Fixed Random Var(Diff.) Prob.

LOG(DPK) 0.855746 0.611479 0.011389 0.0221

LOG(NPF) -0.392670 -0.353424 0.003089 0.4801

Cross-section random effects test equation:

Dependent Variable: LOG(PBH) Method: Panel Least Squares Date: 04/03/22 Time: 18:03 Sample: 2015Q1 2020Q4 Periods included: 24 Cross-sections included: 5

Total panel (balanced) observations: 120

Variable Coefficient Std. Error t-Statistic Prob.

C -14.97241 2.935538 -5.100396 0.0000

LOG(DPK) 0.855746 0.173289 4.938255 0.0000

LOG(NPF) -0.392670 0.202547 -1.938662 0.0550 Effects Specification

Cross-section fixed (dummy variables)

R-squared 0.575633 Mean dependent var -1.391141 Adjusted R-squared 0.553100 S.D. dependent var 0.931390 S.E. of regression 0.622639 Akaike info criterion 1.946864 Sum squared resid 43.80781 Schwarz criterion 2.109468 Log likelihood -109.8118 Hannan-Quinn criter. 2.012898 F-statistic 25.54647 Durbin-Watson stat 0.275305 Prob(F-statistic) 0.000000

Pengaruh Dana Pihak Ketiga (DPK), Non Performing Finance (NPF) Terhadap Pembiayaan Berbasis Bagi Hasil Pada Bank Syariah Di Indonesia Periode 2015- 2020

Pihak Ketiga (DPK)

2. Non Performin g

Financing (NPF)

3. Pembiayaa n Berbasis Bagi Hasil

Pihak Ketiga (DPK)

2. Sumber Non Performing Financing (NPF)

3. Pembiayaan Mudharabah

& Musyarakah

dan

mudharabah) b. Tabungan

(mudharabah) c. Deposito

(mudharabah) a. Lancar b. Perhatian

Khusus

c. Kurang Lancar d. Diragukan e. Macet

a. Akad

Mudharabah b. Akad

Musyarakah

Keuangan Triwulan Bank Umum Syariah di Indonesia Tahun 2015- 2020

2. Kepustakaan 3. Buku

Kuantitatif 2. Jenis Penelitian:

Deskriptif

3. Populasi: Laporan Keuangan Triwulan Bank Umum Syariah di Indonesia

4. Sampel: Laporan Keuangan Triwulan Bank Umum Syariah di Indonesia Periode 2015- 2020

5. Sumber Data:

a. Data Sekunder b. Studi Pustaka 6. Teknik Pengumpulan

Data:

a. Dari Sumber yang ada

7. Teknik Analisis data:

a. Statistik Deskriptif b. Metode Estimasi

Regresi Data Panel c. Uji Chow

d. Uji Hausman e. Uji Hipotesis

pengaruh Dana Pihak

Ketiga (DPK)

Terhadap Pembiayaan Berbasis Bagi Hasil Pada Bank Syariah Di Indonesia Periode 2015-2020?

2. Apakah terdapat

pengaruh Non

Performing Financing (NPF) Terhadap Pembiayaan Berbasis Bagi Hasil Pada Bank Syariah Di Indonesia Periode 2015-2020?

3. Apakah terdapat Pengaruh Dana Pihak Ketiga (DPK), Non Performing Financing (NPF) Terhadap Pembiayaan Berbasis Bagi Hasil Secara Simultan Pada Bank Syariah Di Indonesia Periode 2015-2020?

Jurnal Kegiatan Penelitian

NO Tanggal Uraian Kegiatan

1 14 Februari 2022 Menyerahkan surat izin penelitian kepada Dekan 1 bidang Kemahasiswaan FEBI UIN KHAS Jember 2 17 Februari 2022 Mengambil data sekunder laporan Statistik 5 Bank

Syariah di situs web masing-masing bank 3 1 Maret 2022 Mengolah data

4 14 Juni 2022 Meminta surat selesai penelitian kepada ketua jurusan FEBI UIN KHAS Jember

Dalam dokumen analisis pengaruh dana pihak ketiga (dpk) (Halaman 76-79)

Dokumen terkait