• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pembentukan Karakter a. Pengertian Karakter

B. KAJIAN TEORI

1. Pembentukan Karakter a. Pengertian Karakter

Search, Solve,

Create, And Share.

(jurnal pendidikan matematika program studi pendiidkan matematika iain antasari

Banjarmasin)

Model

Pembelajaran Search, Solve, Create, And Share (pemecahan masalah)

mengajarkan suatu proses pemecahan masalah dan mengembangkan keterampilan

pemecahan masalah

4. Jurnal karya Wahyu Titis Kholifah, dengan judul Upaya Guru

Mengembangkan Karakter Peserta Didik Sekolah Dasar Melalui Pendidikan Ramah Anak. (jurnal pendidikan dan konseling mahasiwa fakultas keguruan dan ilmu pendidikan universitas Kristen satya wacana salatiga).

Sama sama membahas tentang karakter peserta didik.

Dalam penelitian ini berfokus dalam kegiatan baris berbaris didepan kelas sebelum memasuki kelas.

Guru memberikan senyuman dan salam ketika bertemu peserta didik baik di lingkungan sekolah maupun luar sekolah.

Penelitian ini membahas tentang karakter peserta didik di sekolah dasar dengan pendidikan ramah anak dengan cara Guru memberikan senyuman dan salam ketika bertemu peserta didik, berbaris didepan kelas sebelum memasuki kelas.

5. Jurnal karya Astamal, Firman, Rusdinal, dengan judul Pembentukan Karakter Peduli Sosial Pada Siswa Di SMAN 3 Payakumbuh.

Sama sama membahas tentang karakter peserta didik.

Dalam membentuk karakter peduli sosial, penelitian ini menggunakan kegiatan rutin yakni upacara bendera, pengumpulan infaq, kegiatan gotong royong, dan kegiatan setoran ayat.

Penelitian ini membahas tentang karakter peserta didik peduli sosial di SMAN 3

payakumbuh dan menekankan

kegiatan rutin yakni upacara bendera, pengumpulan infaq, kegiatan gotong royong, dan kegiatan setoran ayat.

Memahami bahwa karakter sama dengan kepribadian.

Kepribadian dianggap sebagai “ciri, atau karakteristik, atau gaya, atau sifat khas dari diri seseorang yang bersumber dari bentukan-bentukan yang diterima dari lingkungan. Menurut suyanto karakter adalah cara berpikir dan berprilaku yang menjadi ciri khas tiap individu untuk hidup dan bekerjasama, baik dalam lingkup keluarga, masyarakat, bangsa dan negara.8

Dalam makna lain karakter sebagai cara berpikir dan berprilaku yang khas tiap individu untuk hidup dan bekerja sama, baik dalam lingkup keluarga, masyarakat, bangsa dan negara. Individu yang berkarakter baik adalah individu yang dapat membuat keputusan dan siap mempertanggungjawabkan setiap akibat dari keputusannya9.

Berkarakter artinya memiliki karakter, memiliki kepribadian, berperilaku, bersifat, bertabiat, dan berwatak. Individu yang berkarakter baik dan unggul adalah seseorang yang berusaha melakukan hal-hal yang terbaik hubungannya dengan Tuhan Yang Maha Esa, diri sendiri, sesama manusia, lingkungan, dan kebangsaan yang terwujud dalam pikiran, sikap, perasaan, perkataan, dan perbuatan berdasarkan norma-norma agama, hukum, tata karma, budaya dan adat istiadat.

8 Suyanto, Pendidikan Karakter Di Lingkungan Sekolah,(Bandung: PT Remaja Rosda Karya,2010), 34

9 Samani,Muchlas dan Hariyanto. Konsep dan Model Pendidikan Karakter, (Bandung:PT Remaja Rosda Karya,2011), 41.

Dalam naskah akademik pengembangan pendidikan budaya dan karakter bangsa, kementrian pendidikan dan kebudayaan RI telah merumuskan kurang lebih (26 nilai karakter) yang bisa dibuat referensi untuk dikembangkan dan ditanamkan kepada anak-anak dan generasi muda bangsa Indonesia. Nilai-nilai karakter tersebut dapat dideskripsikan sebagai berikut10:

1) Religius: Sikap dan perilaku yang patuh dalam melaksanakan ajaran agama yang dianutnya, toleran terhadap pelaksanaan ibadah agama lain, dan hidup rukun dengan pemeluk agama lain.

2) Jujur: Perilaku yang dilaksanakan pada upaya menjaidkan dirinya sebagai orang yang selalu dapat dipercaya dalam tindakan, perkataan, dan pekerjaan

3) Toleransi: Sikap dan tindakan yang menghargai perbedaan agama, suku etnis, pendapat, sikap, dan tindakan orang lain yang berbeda dalam dirinya.

4) Disiplin: Tindakan yang menunjukkan perilaku tertib dan patuh pada berbagai ketentuan dan peraturan.

5) Kerja Keras: Perilaku yang menunjukkan upaya sunggung- sungguh dalam mengatasi berbagai hambatan belajar da tugas, serta menyelesaikan tugas dengan sebaik-baiknya.

10 Pedoman Umum Penggalian Dan Perwujudan Nilai Akhlaq Mulia Sebagai Bagian Penguatan Pendidikan Karakter, (Kementrian Pendidikan Dan Kebudayaan Direktorat Henderal Pendidikan Dasar Dan Menengah, 2017), 20

6) Kreatif: Berfikir dan melakukan sesuatu untuk menghasilkan cara atau hasil baru dari sesuatu yang telah dimiliki.

7) Mandiri: Sikap dan perilaku yang tidak mudah tergantung pada orang lain dalam menyelesaikan tugas-tugas.

8) Demokrasi: Cara berfikir, bersikap, dan bertindak yang menilai sama hak dan kewajiban dirinya dan orang lain.

9) Rasa Ingin Tahu: Sikap dan tindakan yang selalu berupaya untuk mengetahui lebih mendalam dan meluas dari sesuatu yang dipelajarinya, dilihat dan didengar.

10) Semangat Kebangsaan: Cara berfikir, bertindak, dan berwawasan yang menempatkan kepentingan bangsa dan Negara di atas kepentingan diri dan kelompoknya.

11) Cinta Tanah Air: Cara berfikir, bersikap, dan berbuat yang menunjukkan kesetiaan, kepedulian, dan penghargaan yang tinggi terhadap bahasa, lingkungan fisik, sosial, budaya, ekonomi, dan politik bangsa.

12) Menghargai Prestasi: Sikap dan tindakan yang mendorong dirinya untuk menghasilkan sesuai yang berguna bagi masyarakat, dan mengakui, serta menghormati keberhasilan orang lain.

13) Bersahabat/Komunikatif: Tindakan yang memperhatikan rasa senang berbicara, bergaul, dan bekerja sama dengan orang lain.

14) Cinta Damai: Sikap, perkataan, dan tindakan yang menyebabkan orang lain merasa senang dan aman atas kehadiran dirinya.

15) Gemar Membaca: Kebiasaan menyediakan waku untuk membaca berbagai bacaan yang memberikan kebajikan bagi dirinya.

16) Peduli Lingkungan: Sikap dan tindakan yang selalu ingin berupaya mencegah kerusakan pada lingkungan alam di sekitarnya, dan mengembangkan upaya-upaya untuk memperbaiki kerusakan alam yang sudah terjadi.

17) Peduli Sosial: Sikap dan tindakan yang selalu ingin member bantuan pada orang lain dan msayarakat yang membutuhkan.

18) Tanggung Jawab: Sikap dan perilaku seseorang untuk melaksanakan tugas dan kewajibannya, yang seharusnya dia lakukan, terhadap diri sendiri, masyarakat, lingkungan (alam, sosial dan budaya), Negara dan Tuhan Yang Maha Esa.

19) Berdaya saing: semangat berprestasi unggul dan selalu berpikir maju11.

b. Proses Pembentukan Karakter

Menurut Thomas Lickona di dalam bukunya mengatakan terkait pembentukan karakter yakni ada 3M dalam komponen pembentukan karakter12:

1) Pengetahuan Moral (Moral Knowing)

Dalam pengetahuan moral ini banyak jenis berbeda yang perlu kita ambil seiring kita berhubungan dengan perubahan moral kehidupan. Ada 6 aspek yang menonjol sebagai tujuan pendidikan karakter yang diinginkan.

a) Kesadaran moral

b) Pengetahuan nilai moral c) Penentuan perspektif d) Pemikiran moral

e) Pengambilan keputusan f) Pengetahuan pribadi

2) Perasaan Moral (Moral Feeling)

Dari komponen karakter yang baik, perasaan moral sangatlah perlu dalam membentuk karakter siswa yang lebih baik lagi, adapun didalam perasaan moral meliputi:

a) Hati nurani

11 Pedoman Umum, 21-24

12 Thomas Lickona, Educating For Character “Mendidik Untuk Membentuk Karakter”, (Jakarta: Pt Bumi Aksara, 2012), 84-99.

b) Harga diri c) Empati

d) Mencintai hal yang baik e) Kendali diri

f) Kerendahan hti

3) Tindakan Moral (Moral Action)

Selain pengetahuan moral dan perasaan moral, tindakan moral juga termasuk komponen penting dalam membentuk karakter peserta didik antara lain:

a) Kompetensi b) Keinginan c) kebiasaan

Karakter mengacu pada serangkaian sikap dan perilaku, karakter meliputi sikap yang mempunyai tujuan untuk memperlakukan diri sendiri untuk mempunyai sikap yang baik, seperti berperilaku jujur dan bertanggung jawab, mempertahankan prinsip-prinsip yang baik.

Firman Allah SWT., dalam Q.S Al-Ahzab 21:33 sebagai berikut:

ٌةَوْسُأ يهَّللا يلوُسَر يفِ ْمُكَل َناَك ْدَقَل ٌةَنَسَح

َريخ ْلْا َمْوَ يْلاَو َهَّللا وُجْرَ ي َناَك ْنَميل

َرَكَذَو اًيريثَك َهَّللا

Artinya: : Sungguh, telah ada pada diri Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang

mengharap Rahmat Allah dan kedatangan hari Kiamat dan yang banyak mengingat Allah13.

Karakter secara singkat adalah sebuah kepribadian seseorang secara alami ataupun dibentuk dengan faktor lingkungan yang baik. Karakter adalah suatu moral seseorang, yang berkonotasi positif yang dimiliki seseorang dan menjadi ciri khas pribadi masing-masing.