• Tidak ada hasil yang ditemukan

Penelitian Terdahulu

BAB II KAJIAN PUSTAKA

B. Penelitian Terdahulu

Telaah pustaka adalah penelusuran studi atau karya-karya terdahulu, sebagai pedoman peneliti lebih lanjut serta untuk mendapatkan data yang valid serta untuk mengindari adanya duplikasi dan repetisi serta menjamin keaslian dan legalitas peneliti ini.

Pada penelitian ini, peneliti ingin mencoba untuk memaparkan hasil penelitian-penelitian terdahulu yang tentunya berkaitan dengan judul penelitian yang diangkat oleh peneliti. Pada telaah pustaka ini peneliti mencoba mengangkat beberapa penelitian terdahulu yang mempunyai kaitan dengan penelitian yang peneliti lakukan, yaitu:

1. Novita Diah Astutik pada tugas akhirnya membahas tentang “Strategi Pemasaran Dalam Meningkatkan Pembiayaan Pada Griya iB Hasanah Di BNI Syariah KCP Rajabahasa Bandar Lampung”. Fokus penelitian ini yaitu untuk mengetahui strategi pemasaran dalam meningkatkan pembiayaan pada Griya iB Hasanah.

30Brousur, Bank BNI Syariah, Mei 2019.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya yang dilakukan Bank dalam meningkatkan pembiayaan Griya iB Hasanah yaitu dengan adanya kegiatan promosi dimana promosi tersebut merupakan salah satu strategi yang sangat berpengaruh dalam meningkatkan pembiayaan.31

Persamaan antara peneliti sebelumnya dengan penelitian ini terletak pada subyek penelitiannya yaitu sama-sama membahas tentang Strategi Pemasaran, produk Griya iB Hasanah, sama-sama menggunakan sumber data primer dan sekunder.

Perbedaan penelitian sebelumya dengan peneliti yaitu terletak pada subjek penelitian. Di mana penelitian terdahulu membahas terkait “Strategi Pemasaran dalam Meningkatkan Pembiayaan pada Griya iB Hasanah di BNI Syariah KCP Rajabasa Bandar Lampung” sedangkan peneliti disini membahas tentang “Analisis Strategi Pemasaran Produk Pembiayaan Griya iB Hasanah Studi Kasus Unit Sales PT. Bank BNI Syariah KC Mataram”.

perbedaan juga dilihat dari lokasi penelitian yang diambil dari masing- masing peneliti. Perbedaan lainnya dilihat dari metode pengumpulan data yang digunakan, dimana peneliti sebelumnya hanya menggunakan dua metode yaitu wawancara dan dokumentasi sedangkan peneliti disini menggunakan metode observasi selain dari wawancara dan dokumentasi.

31 Novita Diah Astute, “Strategi Pemasaran Dalam Meningkatkan Pembiayaan Griya Ib Hasanah Di BNI Syariah Kcp Raja Basa Bandar Lampung”. (Skripsi, Iain Metro, 2019), hlm. 84.

2. Riki Harmadi pada skripsinya membahas tentang “Strategi Diversifikasi Untuk Meningkatkan Keuntungan Produk Griya iB Hasanah Pada PT. BNI Syariah Cabang Bengkulu”. Fokus penelitian ini yaitu untuk mengetahui strategi diversifikasi dalam meningkatkan profitabilitas produk Griya iB Hasanah dan kendala strategi diversifikasi dalam meningkatkan profitabilitas produk Griya iB Hasanah.

Hasil dari penelitian tersebut bahwa Penarapan strategi diversifikasi untuk meningkatkan profitabilitas pada produk griya iB Hasanah BNI Syariah selalu memberikan pelayanan yang terbaik untuk nasabah, menarik perhatian nasabah dengan memanfaatkan produk-produk unggulan pada BNI Syariah sehingga nasabah tersentuh emosinya dan merasa puas pada BNI Syariah. Penerapan diversifikasi dengan membuat hubungan sedemikian rupa sehingga nasabah merespon penawaran produk berdasarkan tingkat respon baik emosional dan bahwa strategi diversifikasi didesain untuk bisa meningkatkan profitabilitas khususnya pada produk griya iB hasanah.32

Persamaan antara peneliti sebelumnya dengan peneliti yaitu sama- sama membahas produk Griya iB Hasanah, persamaan juga dilihat dari metode pengumpulan data yang digunakan yaitu sama-sama menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi.

32 Riki Harmadi, “Strategi Diversifikasi Untuk Meningkatkan Keuntungan Produk Griya iB Hasanah Pada Pt. BNI Syariah Cabang Bengkulu”. (Skripsi, Febi Iain Bengkulu, 2018), hlm. 74.

Perbedaan penelitian sebelumnya dengan peneliti yaitu terletak pada jenis penelitian yang digunakan, di mana penelitian sebelumnya menggunakan penelitian lapangan (field research) sedangkan peneliti menggunakan penelitian deskriptif.

3. Opal Sekar Randesta pada tugas akhirnya membahas tentang “Analisis Pembiayaan Murabahah pada iB Griya Bank Jateng Syariah Kantor Cabang Semarang”. Fokus penelitian yaitu prosedur, kendala, kebijakan dan pembiayaan murabahah pada iB Griya.

Hasil dari penelitian tersebut yaitu Prosedur yang harus dilakukan saat akan melakukan pembiayaan murabahah iB Griya di Bank Jateng Syariah adalah nasabah datang ke bank dan mengisi aplikasi permohonan pembiayaan. Kemudian aplikasi permohonan tersebut diproses oleh tim analis dan disampaikan kepada pemimpin Cabang. Setelah diproses di bank, akan ada wawancara terhadap pemohon dan pengumpulan data penunjang permohonan. Tim analis melaukan kunjungan ke lokasi yang ditunjuk pemohon dan akan diproses ke admin pembiayaan untuk pengecekan. Jika di setujui, akan ada penandatanganan akad pembiayaan, pengikatan jaminan dan pencairan pembiayaan.33

Persamaan peneliti terdahulu dengan peneliti yaitu sama-sama membahas tentang produk Griya iB Hasanah, selain itu juga membahas

33 Opal Sekar Randesta, “Analisis Pembiayaan Murabahah pada iB Griya Bank Jateng Syariah Kantor Cabang Semarang”. (Skripsi, FEBI UIN Walisongo, 2016), hlm. 76.

terkait kendala-kendala yang dihadapi dalam pembiayaan Griya iB Hasanah, persamaan juga terletak pada sumber data yang digunakan.

Perbedaan peneliti sebelumnya dengan peneliti yaitu terletak pada subjek penelitian, di mana peneliti sebelumnya membahas terkait “Analisis pembiayaan murabahah pada iB Griya” sedangkan peneliti membahas terkait “Analisis strategi pemasaran produk Griya iB Hasanah”. Selain itu terdapat perbedaan lainnya yaitu metode pengumpulan data yang digunakan, di mana peneliti sebelumnya menggunakan wawancara dan dokumentasi sedangkan peneliti menggunakan metode observasi selain yang disebutkan diatas.

4. Ummi Nurul Hidayah pada tugas akhirnya membahas tentang “Strategi Pemasaran Pembiayaan Pemilikan Rumah Griya Bank Mandiri KCP Ahmad Yani Semarang dalam Menarik Minat Nasabah Kota Semarang Untuk Memanfaatkannya”. Fokus penelitian ini yaitu untuk mengetahui strategi dan kendala pemasaran pembiayaan pemilikan rumah dalam menarik minat masyarakat menggunakan Griya.

Hasil penelitian tersebut dari variabel implementasi 4P yang digunakan Bank Syariah Mandiri KCP Ahmad Yani Semarang yaitu place (tempat), product (produk), price (harga), promotion (promosi). Pada variabel place (tempat) cukup baik, karena berada di jalan menuju pusat kota Semarang dan dekat dengan pusat perbelanjaan yakni tepat berada di belakang Matahari Mall. Pada variabel product (produk) sangat baik, karena selalu melakukan inovasi produk dan inovasi pelayanan menyesuaikan

dengan perkembangan jaman dan kondisi untuk menarik minat nasabah.

Pada variabel price (harga) sangat terjangkau, karena pada setiap angsurannya tidak terdapat kenaikan harga (tetap). Namun pada variabel promotion (promosi) masih terdapat sedikit kendala, karena hanya menggunakan cara penjualan pribadi serta mengikuti acara-acara yang diadakan oleh Real Estate (Organisasi Property Indonesia).34

Persamaan penelitian terdahulu dengan penelitian peneliti yaitu sama-sama membahas strategi pemasaran produk Griya, metode pengumpulan data yang digunakan juga sama yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi.

Perbedaan penelitian sebelumnya dengan peneliti yaitu terletak pada lokasi penelitian yang diambil, dimana penelitian sebelumnya melakukan penelitian di Bank Syariah Mandiri KCP Ahmad Yani Kota Semarang sedangkan peneliti melakukan penelitian di Bank BNI Syariah KC Mataram.

5. Hadi Yogo Parwanto, dkk. pada Jurnalnya membahas tentang “Analisis Sistem dan Prosedur Pembiayaan Griya iB Hasanah dengan Akad Murabahah dalam Mendukung Pengendalian Intern Studi Kasus PT. Bank BNI Syariah KC Malang”.35 Fokus pembahasan untuk mengetahui

34 Ummi Nurul Hidayah, “Strategi Pemasaran Pembiayaan Pemilikan Rumah Griya Bank Syariah Mandiri KCP Ahmad Yani Semarang dalam menarik minat nasabah Kota Semarang untuk memanfaatkannya”. (Skripsi, FEBI UIN Walisongo Semarang), hlm. 56.

35 Hadi Yogo Parwanto, dkk, “Administrasi Bisnis “Analisis Sistem dan Prosedur Pembiayaan Griya iB Hasanah dengan Akad Murabahah dalam Mendukung Pengendalian Intern Studi Kasus PT. Bank BNI Syariah KC Malang, Jurnal, Vol. 33, No. 2, April 2016, hlm. 25.

penerapan pengendalian intern dalam sistem dan prosedur pembiayaan Griya iB Hasanah.

Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa sistem dan prosedur pembiayaan Griya iB Hasanah dengan akad murabahah pada PT.

Bank BNI Syariah, Tbk Kantor Cabang Malang telah berjalan dengan baik dari tahap permohonan hingga pemantauan pembiayaan, namun dalam pelaksanaannya masih diperlukan adanya perbaikan. Dalam proses permohonan diperlukan adanya pengawasan oleh Sales Officer atau Consumer Sales Head ketika Sales Assistant melakukan input data ke EFO System untuk diteruskan kepada bagian Processing. Pada proses persetujuan juga diperlukan perbaikan yaitu ketika Financing Support Assistant selesai membuat akad, seharusnya draft akad pembiayaan di- review kembali oleh penyelianya yaitu General Affairs Head atau oleh Operational Manager agar akad yang akan ditandatangani terjamin kebenaran datanya.

Persamaan penelitian sebelumnya dengan peneliti yaitu sama-sama membahas tentang pembiayaan Griya iB Hasanah, jenis dan pendekatan penelitian yang digunakan juga sama yaitu penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif.

Perbedaan penelitian sebelumnya dengan peneliti yaitu terletak pada lokasi penelitian, perbedaan lain juga terdapat pada subjek penelitian dimana peneliti sebelumnya membahas tentang “Analisis sistem dan prosedur pembiayaan Griya iB Hasanah dengan akad murabahah dalam

mendukung pengendalian intern” sedangkan peneliti membahas tentang

“Analisis strategi pemasaran produk Griya iB Hasanah”.

Dokumen terkait