• Tidak ada hasil yang ditemukan

Penelitian Terdahulu

Dalam dokumen Selamat Datang - Digital Library (Halaman 35-38)

II. TINJAUAN PUSTAKA

2.2. Penelitian Terdahulu

15

(6) Ego/Arrogance (Arogansi)

Arogansi menurut Bawekes et.al (2018) adalah sikap yang menganggap tidak berlakunya eksistensi pengawasan internal ataupun kearifan pada perusahaan serta memiliki keyakinan hal-hal yang demikian tidak terikat terhadapnya yang menjadikan tindakan kecurangan yang dilakukan tidak dipercayai telah dilakukan Sagala & Siagian (2021). Ego juga terbukti menjadi benang merah yang tercatat baru-baru ini dalam beberapa fraud paling mengerikan terkait sejarah kriminal kerah putih (G. L. Vousinas, 2019).

16

No. Judul Penelitian Tentang Penelitian Variabel Penelitian Hasil Penelitian

2.

Fraud Hexagon Theory dalam Mendeteksi Kecurangan Laporan

Keuangan pada Perbankan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun

2015-2019

Objek Penelitian:

Banks listed on the BEI 2015-2019

Peneliti:

Ima Mukaromah, Gideon Setyo Budiwitjaksono

(2021) Teknik Analisis:

Analisis Regresi Berganda Publikasi:

Jurnal Ilmiah Komputerisasi

Akuntansi

Variabel Dependen Y: Financial Statement Fraud Proksi F-Score

Variabel Independen X1: Stabilitas keuangan X2: Target keuangan X3: Tekanan eksternal X4: Kerja sama dengan proyek pemerintah

X5: Pergantian direksi X6: Ketidakefektifan pengawasan X7: Pergantian auditor X8: Rasio TATA X9: Auditor eksternal X10: Eksistensi perusahaan

Financial stability, financial targets, and

ineffectiveness of monitoring have an effect on fraudulent financial statements.

3.

Financial Statements Fraud dengan Pendekatan Vousinas

Fraud Hexagon Model: Tinjauan pada

Perusahaan Terbuka di Indonesia

Objek Penelitian:

Manufacturing companies that are

listed on the Indonesia Stock Exchange in 2016-

2018 Peneliti:

Shinta Permata Sari, Nanda Kurniawan

Nugroho (2020) Teknik Analisis:

Analisis Regresi Logistik Publikasi:

Islamic Economic, Finance and Banking

(ACI-IJIEFB)

Variabel Dependen Y: Financial Statement Fraud Proksi Beneish M-Score

Variabel Independen X1: Financial Stability (FSP) X2: Personal Financial Need (PFNP)

X3: External Pressure (EPP) X4: Financial Targets (FTP) X5: Capability (CAP) X6: Nature of Industry (NOI) X7: Effective Monitoring (EMO) X8: Rasionalization (RAZ) X9: Ego/Arrogance (ARRO) X10: Collusion (KOL)

Stimulus factor in terms of personal financial need, opportunity factor in terms of nature of the

industry, ego (arrogance) and collusion effect on financial statement

fraud.

4.

Determinan Fraudulent Financial

Statement melalui Perspektif Fraud Hexagon Theory pada

Perusahaan Pertambangan

Objek Penelitian:

Mining sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX)

2017-2019 Peneliti:

Lailatul Imtikhani, Sukirman (2021) Teknik Analisis:

Analisis Regresi Berganda Publikasi:

Jurnal Akuntansi Bisnis

Variabel Dependen Y: Fraudulent Financial Statements

Proksi Discretionary Accruals (DA) sebagai manajemen laba

Variabel Independen X1: Financial stability X2: External pressure X3: Effective monitoring X4: Auditor Change X5: Director Change X6: CEO Duality X7: Political connection

Financial stability dan external pressure berpengaruh positif dan

signifikan terhadap fraudulent financial

statement.

5.

Pengaruh Fraud Hexagon Model Terhadap Fraudulent

Laporan Keuangan pada Perusahaan Sub

Sektor Makanan dan Minuman yang Terdaftar di BEI Tahun 2016-2019

Objek Penelitian:

The food and beverage sub sector

manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) in

2016-2019 Peneliti:

Samuel Gevanry Sagala, Valentine Siagian (2021) Teknik Analisis:

Analisis Regresi Berganda Publikasi:

Jurnal Akuntansi

Variabel Dependen

Y: Fraudulent laporan keuangan Proksi F-Score

Variabel Independen X1: Financial Target (ROA) X2: Financial Stability (ACHANGE) X3: Pergantian Direksi (DCHANGE)

X4: Ineffective Monitoring (BDOUT)

X5: Change in Auditor (ΔCPA) X6: Frequent Number of CEO’s Picture (CEOPIC)

X7: Proyek Pemerintah (PROPEM)

X8: Koneksi Politik (POLCON)

Elemen tekanan yang diproksikan financial target dan financial stability berpengaruh

signifikan terhadap fraudulent laporan

keuangan.

17

No. Judul Penelitian Tentang Penelitian Variabel Penelitian Hasil Penelitian X9: State-owned Enterprises

(SOE)

6.

Fraudlent Financial Reporting: Menguji Potensi Kecurangan Pelaporan Keuangan dengan Menggunakan Teori Fraud Hexagon

Objek Penelitian:

State-Owned Enterprises (BUMN)

listed on the Indonesia Stok Exchange for the 2016-2019 period

Peneliti:

Kordianus Larum, Diana Zuhroh, dan Edi Subiyantoro

(2021) Teknik Analisis:

Analisis Regresi Berganda Publikasi:

AFRE Accounting and Financial

Review

VariabellDependen Y: Fraudlent Financial Reporting

Proksi Beneish M-Score

VariabellIndependen X1= Financial Stability X2= External Pressure X3= Ineffective Monitoring X4= Change In Auditor X5= Change In Director X6= Arogance

X7 = Collusion

Tekanan, Kemampuan dan Ego berpengaruh

terhadap potensi kecurangan pelaporan

keuangan.

7.

Analisis Kecurangan Laporan Keuangan

melalui Fraud Hexagon pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun

2014-2018

Objek Penelitian:

Perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI)

pada tahun 2014- 2018 Peneliti:

Larassanti Kusumosari (2020)

Teknik Analisis:

Analisis Regresi Data Panel Publikasi:

Skripsi

Variabel Dependen Y: Kecurangan laporan keuangan

Proksi Earnings Management

Variabel Independen X1: Target Keuangan (ROA) X2: Stabilitas Keuangan (ACHANGE)

X3: Tekanan Eksternal (LEV) X4: Pendidikan CEO (PENDCEO) X5: Koneksi Politik (POLCONN)

X6: State-owned Enterprises (SOE)

X7: Ineffective Monitoring (BDOUT)

X8: Kualitas Auditor Eksternal (KAP)

X9: Rasionalisasi (RAS) X10: CEO Duality (CEODUAL)

Target keuangan, stabilitas keuangan,

state-owned enterprises, ineffective

monitoring, koneksi politik, rasionalisasi dan CEO duality berpengaruh signifikan

terhadap kecurangan laporan keuangan.

8.

The Association Between Fraud Hexagon and Government’s Fraudulent Financial

Report

Objek Penelitian:

Government company from the consolidated audited

report of Ministry if SOE’s (State Owned Enterprises) along 5

years Peneliti:

Ryan Aviantara (2021) Teknik Analisis:

Analisis Regresi Logistik Publikasi:

Asia Pacific Fraud Journal

Variabel Dependen

Y: Fraudulent Financial Report Proksi F-Score

Variabel Independen X1: Stimulus-Financial Stability (AGROW)

X2: Capability-Director Change (BODC)

X3: Collusion-Audit Fee (AUDF)

X4: Collusion-E-Procurement (EPRO)

X5: Opportunity-Change in Audit Committee (CHGAC) X6: Opportunity-Whistleblowing System (WBS)

X7: Rationalization-Government Ownership

(GOVSHIP)

X8: Ego-CEO Education (CEOEDU)

X9: Ego-CEO Military (CEOMIL)

S.C.C.O.R.E model has ability to affect the

FFR.

18

No. Judul Penelitian Tentang Penelitian Variabel Penelitian Hasil Penelitian

9. Fraud Hexagon in Islamic Companies

Objek Penelitian:

Companies listed in the JII IDX index

2014-2018 Peneliti:

Dianing Ratna Wijayani, Dwi Ratmono (2020) Teknik Analisis:

Analisis Regresi Logistik Publikasi:

Turkish Journal of Physiotherapy and Rehabilitation

Variabel Dependen Y: Fraudulent financial reporting

Variabel Independen X1: Financial Target (ROA) X2: Financial Stability (ACHANGE) X3: Liquidity (CR)

X4: External Pressure (LEV) X5: Institutional Ownership (OSHIP)

X6: Ineffective Monitoring (BDOUT)

X7: Quality of External Auditor X8: Nature of Industry (RECEIVABLE) X9: Change in Auditor X10: Total Accrual Ratio (TATA)

X11: Auditor's Opinion X12: Change in Directors X13: The proportion of the independent commissioners X14: Frequent Number of CEO's Picture

X15: CEO duality X16: Collusion

ROA has a negative effect, while AO, DCHANGE, IND, and

CEOPIC have a positive effect on fraudulent financial

statements.

10.

Mendeteksi Potensi Kecurangan Laporan

Keuangan dengan Analisis Fraud

Hexagon

Objek Penelitian:

Perusahaan konstruksi bangunan

yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia

tahun 2017-2019 Peneliti:

Mia Lailatuddzikriyyah

(2021) Teknik Analisis:

Analisis Regresi Linier Berganda

Publikasi:

Skripsi

Variabel Dependen Y: Kecurangan Laporan Keuangan

Proksi Earnings Management

Variabel Independen X1: Rasio Leverage (LEV)- External Pressure

X2: Rasio Perubahan Total Asset (ACHANGE)-Financial Stability

X3: Pergantian Direksi (DCHANGE)-Capability X4: Ineffective Monitoring (BDOUT)-Opportunity X5: Kualitas Audit (BIG)- Opportunity

X6: Pergantian Auditor (CPA)- Rationalization

X7: Frequent Number of CEO’s Pictures (CEOPICT)-Ego X8: Koneksi Politik (POLITICAL)-Ego

X9: Kolusi (KOL)-Collusions

External pressure, financial stability, dan

kolusi berpengaruh positif dan signifikan

terhadap potensi kecurangan laporan

keuangan, variabel koneksi politik menunjukkan hasil berpengaruh negatif dan signifikan terhadap

kecurangan laporan keuangan.

Dalam dokumen Selamat Datang - Digital Library (Halaman 35-38)

Dokumen terkait