• Tidak ada hasil yang ditemukan

Penerapan Green Wall

IMPLEMETASI GREEN WALL PADA DESAIN FASAD BANGUNAN HOTEL STUDI KASUS: HOTEL NAVA ONE SEMARANG

4. Penerapan Green Wall

Gambar 3.2 Hotel Nava One Semarang.

Sumber: Google Maps. Diakses pada 12 Mei 2021

Gambar 4.2 Green Wall pada Fasad Depan Sumber: Analisa Pribadi, 2021

Gambar 4.3 Green Wall pada Area Masuk Bangunan Sumber: Analisa Pribadi, 2021

Gambar 4.4 Green Wall pada Lobby Utama Sumber: Analisa Pribadi, 2021

Gambar 4.5 Green Wall pada Lobby Lantai 2 dan 3 Sumber: Analisa Pribadi, 2021

Gambar 4.6 Green Wall pada Koridor Hotel Sumber: Analisa Pribadi, 2021 Gambar 3.1 Lokasi Hotel Nava One Semarang.

Sumber: Google Maps. Diakses pada 12 Mei 2021

586 | I M A J I V o l . 1 0 N o . 4 J U L I 2 0 2 1

Green wall yang terdapat di sepanjang koridor dan balkon hotel ini termasuk kategori green façade. Green wall pada koridor ini merupakan green façade dengan dua jenis yang berbeda.

Terdapat green façade yang ditanam di rooftop lalu menjuntai kebawah dan tanaman yang ditanam pada pot di tiap lantai koridor dan tumbuh merambat padda media rambatnya

4.1 Material Penyusun Green Wall

Gambar 4.8 Media Tanam Green Wall Sisi Kanan dan Kiri Bangunan

Sumber: Analisa Pribadi, 2021

Material penyusun green wall pada fasad bangunan Hotel Nava One beragam namun memiliki prinsip yang sama.

Tanaman pada fasad sisi kanan, kiri, depan, dan area lobby menggunakan tanaman lee kwan yew atau dalam bahasa indonesianya dikenal dengan istilah janda merana, ditanam pada media tanam beton cor memakai media tanah dan pupuk.

Terdapat pipa air buangan penyiraman dan alur drainase di bagian bawah yang difungsikan untuk jalur aliran air supaya tidak genangan. Tanaman berbentuk tirai dan hanya ditemukan di asia dan Australia ini memiliki perawatan yang cukup mudah dengan penyiraman manual sehari sekali.

Perbedaan tanaman dari kedua bagian tersebut yakni letak media tanamnya.

Tanaman pada sisi kanan dan kiri hanya ditanam di satu lantai bangunan yaitu pada lantai rooftopnya, sedangkan Green wall pada fasad depan sekaligus lobby ditanam pada setiap lantai dan menjuntai ke lantai bawahnya. Itulah mengapa tak heran jika tanaman pada sisi kanan dan kiri bangunan lebih lebat karena mempunyai peran untuk menyelubungi fasad bangunan di sisi kanan dan kiri dari lantai atas hingga lantai dasar.

Gambar 4.7 Green Wall pada Balkon Kamar

Sumber: Analisa Pribadi, 2021

Gambar 4.9 Tanaman Penyusun Green Wall Sisi Kanan dan Kiri Bangunan Sumber: Analisa Pribadi, 2021

Gambar 4.10 Media Tanam Green Wall Fasad Depan Sumber: Analisa Pribadi, 2021

Gambar 4.11 Media Tanam Green Wall Lantai 1 Dan 2

Sumber: Analisa Pribadi, 2021

Gambar 4.12 Skema Penyiraman Green Wall pada Balkon

Sumber: Analisa Pribadi, 2021

IMPLEMETASI GREEN WALL PADA DESAIN FASAD BANGUNAN HOTEL STUDI KASUS: HOTEL NAVA ONE SEMARANG

I M A J I V o l . 1 0 N o . 4 J U L I 2 0 2 1 | 587

Berbeda dengan sebelumnya,

tanaman yang digunakan pada greenwall sisi kanan dan kiri bangunan di lantai 1 dan 2 ini menggunakan tanaman rambat anggur. Tanaman ini ditanam pada media tanam beton cor berbentuk sumur dengan media tanah dan pupuk. Tanaman anggur dan media tanamnya ditempatkan di dua lokasi yakni di koridor hotel dan balkon kamar. Tanaman anggur yang memiliki batang kecil dan daun lebar ini memang

dirambatkan pada media jaring kawat atau jilumesh yang berukuran lebar 60cm dan panjang 120cm dan memakai sistem penyiraman manual. Namun lain dengan greenwall di balkon tiap kamar, tanaman ini mendapat penyiraman otomatis tidak berasal dari sumber air utama, namun berasal dari air buangan AC outdoor unit yang terdapat di balkon pula. Air dari AC outdoor unit ini disalurkan ke tanaman

melalui pipa saluran.

4.2 Dampak dan Manfaat Green Wall

Dampak Analisis

Mengurangi efek Urban Heat Island

Gambar 4.13 Green Wall Mengurangi efek Urban Heat Island Sumber: Analisa Pribadi, 2021

Green façade pada bangunan Hotel Nava One, terutama pada sisi kanan dan kiri nya dapat membantu mengurangi efek urban heat island di perkotaan. Hal tersebut karena tanaman yang turut berperan didalamnya. Seperti layaknya pelindung udara, dalam (Sukawi, 2008) disebutkan bahwa kehadiran tumbuhan dalam perkotaan memang sangat diperlukan karena dapat menurunkan suhu lingkungan sesuai fungsinya sebagai pengontrol iklim. Meskipun tanaman jenis pepohonan yang rimbun akan lebih efektif dalam menurunkan suhu udara, tetapi vegetasi jenis rambat yang diterapkan dalam green façade bangunan ini semestinya mampu menjadi bagiannya.

Meningkatkan Kualitas Udara Luar Dan Udara Dalam

Gambar 4.14 Green Wall Meningkatkan Kualitas Udara Luar Dan

Udara Dalam Sumber: Analisa Pribadi, 2021

Segala jenis tanaman merupakan penghasil oksigen dan dapat memfilter udara.Tanaman menyerap karbon dioksida dan menggantinya dengan mengeluarkan oksigen yang dibutuhkan makhluk hidup lainnya. Pohon dan tumbuhan juga dapat mengatasi polusi udara yang tercemar melalui proses fotosintesis yang dilakukan oleh tanaman dengan cara menyerap polutan yang ada di udara dan menyaringnya di bagian stomata. Dengan begitu kualitas udara luar dan dalam dapat membaik berkat keberadaan tanaman ini.

588 | I M A J I V o l . 1 0 N o . 4 J U L I 2 0 2 1

Memberikan Estetika Tersendiri

Gambar 4.15 Green Wall Memberikan Estetika Tersendiri

Sumber: Analisa Pribadi, 2021

Berhubungan dengan tanaman yang terdapat pada green wall, Sukawi (2008) juga menyebutkan bahwa tumbuhan memang mempunyai nilai estetika tersendiri bagi masyarakat. Kualitas estetika dari tumbuhan pun memiliki beberapa faktor yang dapat mempengaruhinya seperti ukuran, warna, bentuk, dan tekstur yang dimiliki.

Lee kwan yew yang saat ini mulai marak di Indonesia nampaknya semakin digemari.Tak hanya di Indonesia, bangsa dan negara di seluruh dunia seperti mesir, persia, china, dan romawi sudah menggunakan tumbuhan untuk menambah keindahan, dari jenis tumbuhan merambat, semak, berkayu, hingga bunga. Keindahan karena adanya tumbuhan tersebut juga mampu menciptakan daya tarik tersendiri bagi orang yang memandangnya.

Mengurangi Penggunaan Energi & Meningkatkan

Efisiensi Energi

Gambar 4.16 Green Wall Green Wall Memberi Pembayangan.

Sumber: Analisa Pribadi, 2021

Dapat dilihat pengaruhnya langsung akibat tanaman yang terdapat pada greenwall. Seperti yang dijelaskan Alvianto, Hendra (2012) saat berada dibawah pohon, kita akan merasa lebih sejuk karena cahaya matahari terhalangi oleh tajuk, sehingga udara di bawah tajuk terasa lebih sejuk. Hal tersebut dapat menjadi analogi bagi penerapan tanaman pada green wall bangunan Nava One ini , dimana dapat memberikan pembayangan atau naungan terhadap koridor di siang hari sehingga dapat membantu menurunkan suhu. Desain koridor yang dibuat dengan bentuk sirkulasi outdoor menjadi lebih teduh di siang hari berkat adanya tanaman yang membayanginya. Hal tersebut mendukung konsep outdoor yang diterapkan serta kenyamanan yang tetap tercapai sehingga penggunaan energy untuk pendingin ruang koridor tidak lagi diperlukan.

Mengurangi Bising

Gambar 4.17 Green Wall Meredam Bising.

Sumber: Analisa Pribadi, 2021

Menurut Fitriyati (2005) kebisingan dapat diserap atau diredam oleh tanaman sehingga membuat lingkungan menjadi lebih nyaman. Pada gambar disamping terdapat ruang lobby yang berada dibalik green wall yang letaknya berada persis disamping jalan utama. Saat berada di lobby, kebisingan yang berasal dari padatnya lalu lintas jalanan menjadi berkurang akibat adanya tanaman yang meredam bising.

Meskipun jenis living wall lebih efektif dalam meredam bising, green façade pada pada bangunan Nava One mampu meredam bising karena jenis tumbuhan yang digunakan memiliki kerapatan daun yang cukup tinggi.

IMPLEMETASI GREEN WALL PADA DESAIN FASAD BANGUNAN HOTEL STUDI KASUS: HOTEL NAVA ONE SEMARANG

I M A J I V o l . 1 0 N o . 4 J U L I 2 0 2 1 | 589 4.3 Karakteristik Fasad yang Berkelanjutan

Karakteristik Analisis

Memungkinkan cahaya alami masuk ke dalam gedung.

Pada area belakang dari bangunan Nava One ini terdapat bukaan pada fasadnya untuk memasukkan cahaya alami kedalam bangunan. Pada gambar disamping ini merupakan area restoran yang terdapat pepohonan pula sebagai peneduh sekaligus penyuplai udara segar.

Mencegah panas matahari yang tidak diinginkan

memasuki gedung.

Adanya teknologi fasad green wall di setiap sisi bangunan Nava One ini dapat mencegah panas matahari yang masuk kedalam bangunan dan memberikan pembayangan terhadap bangunan. Pada gambar disamping terlihat kamar hotel dengan balkon yang tertutupi green wall. Green wall tersebut melindungi balkon dari panas matahari di siang hari sehingga membantu menurunkan suhu dalam kamar.

Mengizinkan ventilasi alami untuk mendinginkan interior

gedung.

B

ukaan yang terdapat dalam fasad mampu menjadi jalur sirkulasi bagi udara yang bermanfaat dalam mengatur suhu dan kelembapan ruang. Dapat dilihat pada gambar disamping terdapat bukaan pada fasad di kamar mandi.

Hal tersebut baik bagi sifat ruang kamar mandi karena bukaan tersebut menjadi ventilasi yang membolehkan terjadinya sirkulasi udara alami pada kamar mandi, sehingga kamar mandi menjadi sehat.

Dokumen terkait