BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
A. Hasil Penelitian
2. Pengaruh Fluktuasi Harga Emas Terhadap Minat Nasabah
a. Gambaran Umum Responden
Penelitian ini melibatkan responden sebanyak 91 nasabah rahn PT. BPRS PNM Patuh Beramal. Metode pengembilan sampel dalam penelitian ini menggunakan random sampling, yaitu semua anggota memiliki peluang yang sama untuk dijadikan sampel atau pemilihan secara acak beberapa nasabah untuk diberikan angket.
Diperoleh gembaran umum mengenai identitas responden berdasarkan usia, profesi dan jenis kelamin:
1. Berdasarkan usia
53Sepia Selmiati, (Custemer Service PT. BPRS PNM Patuh Beramal), Wawancara , Mataram, 16 Oktober 2019
Tabel 4.2
Responden Berdasarkan Usia
No. Usia Jumlah persentase
1. 20-34 33 36,3%
2. 35-50 58 63,7%
Total 91 100%
Berdasarkan tabel di atas dapat diketahui bahwa dari jumlah responden sebanyak 91 nasabah, responden dengan usia 20-34 tahun berjumlah 33 nasabah (36,3%) dan responden dengan usia 35-50 tahun berjumlah 58 nasabah (63,7%). Jadi jumlah responden sebagian besar adalah nasabah kisaran usia 35-50 tahun.
2. Berdasarkan Penghasilan
Tabel 4.3
Responden Berdasarkan Penghasilan
No. Penghasilan Jumlah persentase
1. < Rp.1.000.000,- 54 59,3%
2. >Rp.1.000.000,- 37 41,7%
Total 91 100%
Berdasarkan tabel di atas, dapat diketahui bahwa dari jumlah responden sebanyak 91 nasabah, nasabah dengan penghasilan < Rp.1.000.000 berjumlah 54 nasabah (59,3%) dan nasabah dengan penghasilan >Rp.1.000.000 berjumlah 37 nasabah (41,7%). Jadi jumlah responden nasabah rahn BPRS PNM Patuh Beramal yang menjawab angket sebagian besar adalah nasabah berpenghasilan di bawah Rp1.000.000
3. Berdasarkan Jenis Kelamin
Tabel 4.4
Responden Berdasarkan Jenis Kelamin
No. Jenis kelamin Jumlah Persentase
1. Laki-laki 18 19,8,%
2. Perempuan 73 80,2%
Total 91 100%
Berdasarkan tabel di atas, dapat diketahui bahwa dari umlah responden sejumlah 91 nasabah, jenis kelamin laki-laki berjumlah 18 nasabah (19,8%) dan jenis kealamin perempuan berjumlah 73 (80,2%). Jadi jumlah jumlah responden nasabah rahn BPRS PNM Patuh Beramal yang menjawab anget adalah
sebagian besar perempuan.
b. Uji Validitas dan Reliabilitas Instrumen
Sebelum melakukan penelitian, peneliti terlebih dahulu melakukan pengujian butir-butir soal angket. Pengujian ini bertujuan untuk mengetahui valid dan reliabel masing-masing butir soal tersebutdan instrumen yang valid artinya instrumen tersebut dapat digunakan untuk mengukur apa yang seharusnya diukur dan adapun instrumen reliabel yaitu instrumen yang bila digunakan beberapa kali untuk mengukur objek yang sama, meskipun waktu dan tempatnya berbeda akan memperoleh hasil yang sama.54
Untuk melakukan uji validitas instrumen dan uji reliabilitas, data tersebut diproses menggunakan alat bantuan program SPSS 20.00. Adapun penjelasan uji validitas dan reliabilitas sebagai berikut:
1. Validitas
Suatu instrumen dikatakan memiliki validitas jika hasilnya sesuai dengan ketentuan harga r. Dimana jika r hitung > r tabel, maka instrumen dikatakan valid dan sebaliknya jika r hitung < r tabel, maka instrumen dikatakan tidak valid. Rumus yang digumakan untuk mengetahui valid atau tidaknya suatu instrumen yaitu dengan menggunakan rumus korelasi product moment dengan harga r tabel sebesar 0,206, yang dimana rumus untuk mengetahui r tabel + N-1, jika jumlah responden sebesar 91, maka r tabel = 91-1
54Gendro Wiyono, Meancang Penelitian Bisnis dengan Alat analisis SPSS 17.0 dan Smart PLS 2.0, (Yogyakarta: Unit Penerbit dan Percetakan STIM YKPN Yogyakarta, 2011), hlm.
111.
= 90 dan untuk nilai N dengan probabilitas 0,05 adalah sebesar 0,206.
Berdasarkan perhitungan validitas dari hasil uji coba angket yang terdiri dari fluktuasi harga emas dengan 6 butir soal, dan faktor lain dengan 6 butir soal dengan jumlah responden sebanyak 91 orang. Untuk hasil validitas analisis item instrumen fluktuasi harga emas maka diperoleh hasil 6 soal tersebut valid dan untuk hasil validitas analisis item instrumen faktor lain maka diperoleh 6 butir soal valid.
Tabel 4.5
Hasil Validitas Analisis Item Instrumen Fluktuasi Harga Emas Item
N=6
r hitung r tabel = 0,206 a = 0,05: dk-n-1
Keputusan
No.1 0,634 >0,206 Valid
No.2 0,609 >0,206 Valid
No.3 0,717 >0,206 Valid
No.4 0,628 >0,206 Valid
No.5 0,616 >0,206 Valid
No.6 0,571 >0,206 Valid
Tabel 4.6
Hasil Validitas Analisis Item Instrumen Faktor lain Item
N= 13
r hitung r tabel = 0,206 n=0,05: dk-n-1
Keputusan
No.1 0,652 >0,206 Valid
No.2 0,605 >0,206 Valid
No.3 0,586 >0,206 Valid
No.4 0,591 >0,206 Valid
No.5 0,681 >0,206 Valid
No.6 0,730 >0,206 Valid
2. Reabilitas
Suatu instrumen dapat dikatakan memilliki reabilitas apabila r hitung mendekati 1 atau 100% maka data tersebut dikatakan sangat kuat. Penguji dalam menguji reliabilitas dengan menggunakan rumus cronbach alpha.
Hasil perhitungan reliabilitas fluktuasi harga emas dengan menggunakan rumus Cronbach Alpha sebesar 0,687 (68%).
Sedangkan hasil reliabilitas faktor lain dengan mneggunakan rumus Cronbach Alpha sebesar 0,710 (71%). Korelasi berada pada
kategori kuat dan hampir mendekati 100% dengan demikian dapat disimpulkan bahwa anket tersebut reliabel.
c. Uji Persyaratan
Tujuan dari penelitian ini yaitu menganalisis hipotesa yang telah dirumuskan yakni “ada pengaruh fluktuasi harga emas (X) terhadap minat nasabah (Y)”. Hipotesis tersebut dilakukan untuk mengetahui secara jelas mengenai pengaruh fluktuasi harga emas.
Adapun uji persyaratan akan dilakukan uji asumsi klasik yaitu uji normalitas.
1. Uji Normalitas
Uji asumsi ini bertujuan untuk mengetahui apakah data yang diperoleh dari penelitian di lapangan mempunyai distribusi normal. Penelitian ini menggunakan SPSS untuk menguji distribusi dari data. Kriteria yang digunakan adalah apabila nilai signifikan pada uji Kolmogorov Smirnov > 0,05 maka data dapat dikatakan mempunyai distribusi normal.
Darihasil pengolahan data normalitas terhadapvariabel penelitian diperoleh hasil seperti berikut :
Tabel 4.7
Uji Normalitas dengan Kolmogorov-Smirnov Test
No. Variabel N Nilai
Sig
Keterangan
1 Fluktuasi Harga Emas 91 0,42 Distribusi normal
2 Faktor Lain 91 0,08 Distribusi
normal
Berdasarkan tabel tersebut, hasil uji normalitas kedua variabel: fluktuasi harga emas = 0,42 dan faktor lain = 0,08. Nilai tersebut lebih dari 0,05. Hal ini berarti data berasal dari populasi terdistribusi secara normal. Oleh karena itu penggunaan statistik parametris untuk pengujian hipotesis dapat dilanjutkan.
Pengujian Hipotesis
Tabel 4.8
Hasil Koefisien Determinasi (
Model R R Ssquare Adjusted R
square
Std Error of the Estimate
1 0,276 a 0,076 0,066 3,060
Predictots: (constant), fluktuasi harga emas
on
Residual 833,146 89 9,361
Total 901,956 90
Dari hasil analisis dengan SPSS diketahui r square bernilai 0,076, berarti 7,60% sebaran variabel faktor lain dapat dijelaskan oleh variabel harga emas. Sisanya 92,4% tidak dapat dijelaskan oleh variabel independen atau dapat dijelaskan oleh variabel diluar variabel independen (komponen error). Sehingga tidak aneh jika nilai r square kecil, artinya komponen error yang besar.
2. Uji Simultan
Tabel 4.9
Ringkasan Anava untuk Menguji Keberartian Regresi
Model Sum of Squares Df Mean Square F Sig.
Regressi
68,810 1 68,810 7,351 ,008b
a.Dependent Variable: minat nasabah b. Predictors: (Constant), Harga_emas
Dari tabel di atas diketahui bahwa nilai sig (0,008) < alpha (0,05), maka Ho ditolak. Dengan demikian ada pengaruh fluktuasi harga emas terhadap minat nasabah menggunakan produk rahn di PT.
BRPS PNM Patuh Beramal dengan persamaan regresi Ŷ = 18,346 + 0,234X1 signifikan.
Model Unstandardized Coefficients Standardized t Sig.
Coefficients B Std. Error Beta
(Constant) 18,346 1,962 9,352 ,000 Harga_ema
,234 ,086 ,276 2,711 ,008
Tabel 4.10
Ringkasan Analisis Regresi Sederhana
s
Dependent Variable: minat nasabah
Dari Tabel hasil analisis SPSS di atas diperoleh nilai konstanta a = 18,346 dan koefisien b = 0,234, sehingga persamaan regresinya adalah: Ŷ = 18,346 + 0,234X1. Hal ini menunjukkan pengaruh fluktuasi harga emas terhadap minat nasabah menggunakan produk rahn di PT. BRPS PNM Patuh Beramal ditunjukkan oleh persamaan regresi Ŷ = 18,346 + 0,234X1 . Nilai konstanta (a) sebesar 18,346, menunjukkan besarnya variabel rata-rata minat nasabah menggunakan produk rahn di PT. BRPS PNM Patuh Beramal yang tidak dipengaruhi oleh fluktuasi harga emas atau dapat diartikan pada saat fluktuasi harga emas sebesar 0, maka rata-rata minat nasabah menggunakan produk rahn di PT. BRPS PNM Patuh Beramal sebesar 18,346. Koefisien regresi sebesar 0,234, berarti fluktuasi harga emas mempunyai pengaruh terhadap minat nasabah menggunakan produk
rahn di PT. BRPS PNM Patuh Beramal, karena koefisien regresi bernilai positif.
3. Pengaruh Fluktuasi Harga Emas Terhadap Profitabilitas Produk