0,50 Densan demikian semua indikator dari t'ust valid dan reliabel send model fit
Z. Rasa memlllkl (6rr) ntlat r-votue sebeser u,6g ydnl horrrtl b.rhwa tndtkator s€cara statistlkvalld untuk mengukur aommi?menS llriehsh.ltal lnldapat dlllhat
5. Mau memberikan umpan balik (cd, nitai t-vatue sebesar 16,16 yang berarti bahwa indikator secara statistik valid untuk mengukur commitment nasabah
6.5.3.2. Pengaruh Resource Content Terhadap Truit (keper@yaan) Nasabah Asuransi ln^,a di Iakarta
Tabel
6.26menunjukkan
bahwa resource contentberpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap
kepercayaan nasabah. Halini terlihat dari
koefisienjalur
yangbertanda positif
sebesar 0,018 dengannilai
t-varue sebesar 0,26 yangberarti nilai t'vdlze
lebih kecildari nilai t-torle
1,96. Hasilini menunjukkan
bahwahipotesis kedua pada penelitian ini yang menyatakan bahwa
resourcecolltert berpengaruh terhadap kepercayaan nasabah asuransi jiwa dl lakarta tidak terbukti.
Dapatdikatakan bahwa resource content berpengaruh terhadap kepercayaan
[trustJ,statistik tidak ditemukan cukup bukti angka tersebut kebermaknaannya. Kecilnya pengaruh dan ketidak sigdfikannya va able resolrce cortert terhadap rrust lkepercayaan), bisa disebabkan oleh kecilnya
sampelyang digunakan
atauketidak tepatan pemilihan sampel [Hatono,2012r57
danWijanto, 200Ai126).
Morgan (2000:487) menyatak-an bahwa resource .ontent
merupakansumberdaya perusahaan yang dapat digunakan untuk membangun
hubungandengan mitra. Sumberdaya dapat menjadi motivasi untuk membangun
danmempertahankan reiationsn,p. Kemampuan perusahaan untuk membangun
danmempertahankan reiafibnsrip
didasarkan padakepemilikan
sumberdayaunik yang bemilai,langka,
dansulit untukditiru.
Sumberdaya yangunik
seringtidak berwujud
danini
menSakibatkan pesaingsulit untuk menirunyd
Hal
ini berarti
bahwajika penilaian
nasabahterhadap
resource contentyang ditujukan pada mereka makin baik [tirygi], maka semakin tinggi
kepercayaan nasabahterhadap
penrsahaanasumnsi. Pemilikan
sumberdayayang penting
baginasabah akan menyebabkan nasabah percaya untuk tetap menjadi
nasabah perusahaanasuransi. Misalnya reputasi yang dimiliki suatu
perusahaan.Menurut Aaker ard Keller [Lacen 2003: 41) reputasi perusahaan lcompany reputation) adalah persepsi pelanggan mengenai kualitas yang dihubungkan d€ngan
namaperusahaan.lni berartireputasi
perusahaanmemberi
pengaruhpositifpada
respon pelangganterhadap produk
atau jasa. Reputasi biasanya ada dalam benak nasabah.Nasabah beranggapan
bahwa
perusahaan asuransiyang memiliki reputasi
adalahperusahaan yang memberikan pelayanan prima dan memiliki kinerja
keuanganu l*l
yang balk.
Hal.lnidapat menlmbulkan kep.rray.rn nrr$hoh.
Kopprcayaan nasabahlnldapat
membuatperusahian
memenanSkankompetlxt(lnn ntemper;bu
..an danamasyJrakat. Jadi perusahaan asuransi hanjs mampu menctptakan pesona
yanS mendalamdi
benak nasabah.6.5,3.3,
PengaruhSocml ConteDrTerhadap fruJt (kepercayaan)
NasabahAsuransi ,iwa di lakarta,
_ . .-Tabel 6.26 menunjukkan bahwa socia/ dontent berpenSaruh positif
dansignifikan terhadap
kepercayaan nasabah. Halini terlihat da; k;efisien jatur yang
bertandalositif
sebesar 0,43 dengannilai
a-vatue sebesar4,90 y"ng t"ri.ti nti"i rl
volrrs lebih besar
dan
nrtalt-label
t,96. Dcngan demikran sociol conre"nrherpengaruhserara signifikan terhadap
kepercayaannasabah. asit ini memberikan iukingan atas hipores,s ketiSa pada penejirian ini yang menyarakan bahwa
socralconrint
ber?engaruh rerhadap kepercayaan nasabahAsuransi,iwr
di Jakarta,terbuki.
Sotiol content
adalah hubungan sosial yangterbentuk dari
adanyainteraksi antara penyedia irsa dengan petanggin (MoBan,
ZOOOAAg). Soiiot conwnt
drharapkan al(anmenimbulkan
kesesuaian diantarapihak-pihakyang rerlibat dalam
suatu hubungan. Penilaian kesesuaianini terletak piaa
kaia-t<ata da-ntindakan aari mitra atau calon mitra
pada saatinteraki. Aktivitas interaki dinilai berdasarkan
persepsi nasabahterhadap aktivitas komunikasi
yangdilakukan
secaraintents dari pihak asuransi untuk menginformasikan segalt aktivitas p"*""r.rn y",,g memberikan manfaat dan nilai kepada nasabah. Komuhikasi memainkan perai penting dalam memberikan pemahaman mengenai keinginan dan kapabilitas masing-hasing.mitra pertuk;ran sehingga hubungan dapai terjalin dengan baik Komunikasi adalah prasFrat dalam membangun
t<epercayaanantal mitra pertukaran. Dari hasil komunikasi nasabah akan ,".ih"ri d"n n endapatlan informasi tentang
manfaatdan
kegunaanproduk Berbagi informasi yang b;rnilai mempengaruhi kesuksesan pemasaran relasional dan lebih iauh
ko-munikasimemberikan informasi
kepadapihak-pihakyanS rerlibat dalam pertukaran ketika
mereka men8emhangkan suatu hubungen.Tplaah jugadilakukan ierhadap akrivitas kekeluargaan yang diwujudkan dengan aktivitas personalisasi a"ig"n
"r."
rnemberikan perhatian kepada nasabah secara personal. oleh kaiena itu, perusahaan perlu terus menerus meningkatkan kemampuan agen dalam b€rsosialisasi termasuk dalam kemampuan berkomunikasi ain t"gr"imana .ara memperlakukan nasabah.
KemampLtanini merupak?n kemamouan vans
harusdimiliki karyawan penyedir
jasa agar nasabahdan calon nasabai
memaha'mi aan mendapatkanirformasi
tentang manfaat dan penggunaanproduk
6.5.3.4.Pengaruh Emotional ConDnt Terhadap ?}urt (kepercalaan)
NasabahAsuransl ,lwa
dtJakarta.
-.
Tabel
6.26menuniukkan bahwa emotionol content berpengaruh positif
alansiSnifikan terhadap
kepercayaan nasabah. Hatjni tertihat dari ko;fisien jalur yang benanda posihf (ebesar 0,43
dengannrlai r-yolue
sehesar4,te yrng febif, d"sai dafl nilar r-torlp
1,96. Hasilinimembcnkan
dukungan aras hipe1s5i5k'sgrnr.1116,
penolitian lnl yarg nx,ny,rtill(ilrr l)rhw) enoliordl corlert berpcngaruh terhrdap kepercayaan nasahrh
Asur.rDsiJiwa di lakarta, terbukti. Artinya, jika emotional
con
lent
dinaikka n dalam kadar satuantertentu,
maka mengakibatkan meningkatnya kepercayaan nasabah pada perusahaan secarasigni6kan
Emotional content adalah hubungan yang terbentuk adanya
persepsipelanggan
(nasabah) denganproduk'produk
perusahaan [iohDsonet
a1.,2009:31)Emotionol content
dihatapkan akanmenimbulkan
kesesuaian diantarapihak-pihak yang terlibat dalam suatu hubungan. Penilaian
kesesuaianini terletak pada
kata_kata dan
tjndakan-tindakan darl nitra
atau €alonmitra
pada saatinteraki.
Logika yang mendasari adalah
nasabahmempercayai
perusahaan asuransikarena menurut penilaiannya memiliki emoaiorol conlent yang tinggi
atauperusahaan mampu memberikan jaminan atas kualitas dan kenyamanan
sertamenperkecil ketidak nyamanan nasabah. Kemampuan perusahaan berinteraksi yang ditunjukkan dari aktivitas komunikasi yang dilakukan agen [karyawan)
dengan nasabah dan nasabah merasakan sudah benar denganpilihannya
dalamhal ini memiiih produk
asuransi sesuai denganyangdiharapkan.
Keyakinan ini dinilai berdasarkan persepsi nasabah terhadap kualitas produk yang diberikan serta harga yang lebih menguntungkan bagi
nasabahPerasaan ini yang memainkan peran penting dalam memberikan
pemahamanmengenai keinginan dan kapabiliras masing-masing mitra pertukaran
sehinggahubungan dapat terjalin dengan baik. Keyakinan adalah prasyarat
dalam membangun hubunganantara mitra pertukaran.
Keyakinanini
juga memperkuatanperasaan seseorang pada suatu kondisi tertentu sehingga merasa
nyamanKekawatiran
akanresiko-resiko akibat dari
hubungan yang dibangunmenjadi
kecil,karena perasaan percaya yang diberikrn semakin besar, Xeyakinan
ataukepercayaan yang semakjn besar akan mengurangi kekecewaan yang
dirasal..an oleh nasabah akibat pelayanan yangdiianiikan
kepada nasabah.6.5.3.5. Pengaruh tcoromic ContentTerhailap Sotit/dcti.4n [kepuasan)
NasabahAsumnsi liwa di Jakarta,
Tabel
6.26menunjuklGn bahwa
economicconten, berpengaruh positif
dantidak simifikan terhadap kepuasan (satisfaction) nasabah. Hal ini terlihat dari
koefisienjaluryang bertanda positifsebesar
0,094 dengannilai t_valle
sebesar 1,18 yanglebih
kecildari nilai
t-value 1,96. Hasilini membuktikan
atas hipotesis keenampada penelitian ini yang menyatakan bahwa economic confena
berpengaruhterhadap
kepuasan nasabahAsuransiliwa
dilakafta tidak terbukti.
Dapatdikatakan bzhwa
economic contentberpengaruh terhadap saliydction,
namun secarastatistik tidak ditemukan
cukupbukti
angkatersebut
kebermaknaannya. Kecilnyapengaruh
dan ketidak signifikannya variable economic content tethadap
sotisfaction (k€percayaan),bisa
disebabkanol€h kecilnya
sampel yangdigunakan
atauketidak
tepatanpemilihan
sampel (Hartono, 2012:67 danWijanto, 2008;126).
K€puasan
selalu terjadi ketika interaksi antara pelanggan dan
Perusahaanmemiliki konsekuensi ekonomi yang melebihi transfer produk. Hal ini
akanmengikat
pelanggan dengan perusahaan teruta ma melaluiinsentifkeuangan -
harga|
-,1 E
yanB I€brh renrlah
unruk
votumepembcltan yrnS
lebth bcsdrdlllr hrr*J
yang toblhrendah untuk
pelangSanyang telah lama menjatin hubungan,jcngan
petalngganDalam pemasaran relasional yang sukses, perusahaan
"'"*-"f 'V*g
."?pu
memberikan nildi ekonomiyang
tebrhbaik
kepada nasabahheranr daiar iemenutri
harapan.nasabahsehinggr
nasabah merasa puasdan
bersedrauntuk
membangufl,mengembangkan dan mempertahankan relation\hip. Manfaat ekonomi
y"angsuperior berarti nasabah menerima manfaat yang jauh lebih besar 'dari
pengorbanan yangdiberikannya.
Henlrig-Thurau et al. (2002) dalam penelitiannya menemukan
bahwa economtcrontenl
ridak. berpenga ruh signrfikan terhdddp
kepuasan.Teori perilaku telah mehemukan bahwa uang dan ienis imbalan eksrrinsik Iainnyi ridak meningkatkan motivasi dar kepuasan pelanggan dan dapat menguran;i ikatan emosional
dengan perusahaan.Apabila
disesuaikanke dalim kontek
rc/"oaonshrp antara pelanggan dan perusahaan iasa, penemuanini
merupakanimbalan ekstrinsil yang menimbulkan pedlaku loyai
semenrara,tetapi
gagalmemberikan kontribusi bagi.pengemlangan relationship yang
sebenarnya.ladi loyalitas pelanggan
akanberakhir
ketika pesaing menawarkan imbalan yang lebihtinggi.
6.5.3,6. Pengaruh f,esource Content-ferhadep Satlilaction (kepuasar)
NasabahAsuransi
Jiwadi rakarta.
. . Tabel 6.26 menunjukkan bahwa
resourcecontent berpengaruh positif
dantidak signifikan
terhadap kepuasan nasabah. Hatini terlihat da;i k;lisie; ialuryang
bertanda
.positif sebesar 0,0019 dengan nitai t.vatue
sebesar0,000 y"ng U,ir.ti
lebih kecil dari nilai ,-rable
1,96. Hasilini membuktikan
atashipotesis ketu]uh
padapenelitian ini yang menyatal.,afl bahwa
resox]"c€coatent beipengaruh ierhadap kepuasan bagi
nasabahdsuransi iiwa dr Jakana tidak terbuki.
O-apararkauUl balwa resorrre corlert berpengaruh terhadap sdtisloction,
namun secarastatistik tidak dttemukan cukup buktian8ka tersebut kebermaknaannyr.
Kecilnya penSaruhdan ketidak signifikannya variable resource corrert terhadap sods/ocrio,
g:p^r::"I), ,!i:l disebabkan oteh kecitnya $mpel lang digunaLn @irtono,
2012167 dan
Wiianto, 200A;126l
.^^. ^ Hdsil inr relevan
dengan penehrianyang dilakukan oleh Maldlah Markering t2010), mcngenai ringl.it kepuasan
petanggan,dimana rcsource iontent diwakii oleh kemudahan
akseslor.pssibi/fyl, nileinya lebih rendah dibandingkan
dengannildi rata-rata induslry.
Sedangkanpeneltirn yang dilakukan oleh
Er"nst& yoing [2014 menemukan bahwa reputasi perusahaan (citra rtan prestasi) hanyi memberikan kontribusj terhadap
keperceyaan sebesar26%.
Rendahnya kepuasan nasabah yangdibentuk
oleh resourcecontett, menurut [Hart,2007)
karenan;sabah asuransi memiliki akspektasi yang tinggi terhadap mereh citra perusahaan
dankualitas
pelayanan.Resaurce
content adalah merupakan sumber daya unik yang diniliki
perusahaan asuransi )ang aKan mempengaruhr kepuasan
nasaba h. "[.]isalnya.
sumberdayd
unik
yangdimitito perus.rhJan
adalah repurasi perusahaanitu send;ri.
Apabila
perusahaanmemiliki reputasi yang baik dalam meLyani
nasabahdan ini
6.5.3.7, Pengaruh Social Content Terhadap .totfu/ortion [kepuasan)
NasabahAsuransi
Jiwadi lakarta.
Tabe! 6.26 menunjukkan bahwa socioi conterl berpengaruh positif
dansignifikan terhadap kepuasan
nasabah.Hal ini terlihat dari koefisien ialur
yangbertanda positif
sebesar0,26
dengannilai l-value
sebesar 3,31. Dengandemikian
soc,oi conrenrberpengaruh
secarasignifikan terhadap
kepuasan nasabah, Karenanilai
t-valuelebih
besardari nilai t'rorle
1,96. Hasilini memberikan
dukungan atashipotesis k€delapan pada penelitian ini yang menyatakan bahwa social cantent
berpengaruhpositifterhadap
kepuasan nasabahAsuransiliwa
di Jakarta,terbukti.
Reiatronsiip dibentuk karena adanya interaksi sosial yang
berkembangantara pelanggan dengan pemberi jasa (agen/perusahaan asuransil.
Pada saatinteraksi, karyawan
asuransi melakukankomunikasi
dengan nasabah.l(omunilGsi
yangterjadi ini merupakan
bagianintegral dari tungsi
pemasaraninteraktif.
Apa yangdikatakan
karyawan, bagaimana mereka mengatakannya, bagaimanaperilaku
mereka,bagaima
atampilan oudet mesin dan
sumberdayafisil!
dan bagaimanakarrawan mengkomunikrsikan
sesuatu kepada nasabah.Duncan and Moriarti 0asfar,200:391 menemukan bahwa hasil komunikasi
adalahmeningkatnya
pelanggan yang bertahan dannilai
mereka meningkat. Socioldonle,tinidapat dihampkan memiliki
pengaruhpositifterhadap
kepuasan. Karenainteraki antara nasabah dan agen/perusahaan asuransi merupakan inti
bagipersepsi nasabah terhadap kualitas pada perusahaan, dan nasabah
jugamenginginkan
adanyahubungan sosial disamping madaat fungsional maka
ada pengaruh yangpositif antaru
social content den$an kepuasan nasabah.Dengan
memahamisetiap kontak
poirt yangterjadj,
perusahaanbemr-benar dapat memahami interaksi yang dilakukannya dengan
nasabahsehingga dapat meningkatkan pelayanan kepada
nasabahdan inj akan menimbulkan
kepuasan nasabah. Dalam upayauntuk meningkatkan kualitas
penyampaian pelayanan yangdiberikan,
la ngkahutamayang ditempuh
perusahaan asuransi adalahmengirimkan tenaga pemasarar untuk mengikuti pendidikan dan pelatihan
mengenaiperasuransian yang dilaksanakan secara
intemal
maupun eksternal.Gwinner
etal [1998:108) juga
menyatakanbahwa
fokus social,?rert
adalahpada relotionship itu sendiri daripada hasil dari transaksi. Konsep yang berhubungan dengan so.ial .on.er. secara signifikan bedubungan
dengan penyedia jasa. Hubunganpositif antara"commercioly',erdsntp"
merupakan elernenfiama
dari social content dan kepuasan,tIl
terbuktl kebenarannya ketlka le
m€nJadi nasabahdan reputasl
m€ngenalkualltas itu meleblhi
harapannya maka nasabah akan merasa puas. Sumber dayalain
yangdimiliki
perusahaan adala}, confdence benefrL Benefitini
merupakan rasa aman dannyaman yang diberikan penrsahaan kepada nasabah ketika menjalin
hubungan dengan perusahaan tersebut. Nasabah merasa amanterhadap
dana yangtersimpan,
keamanan mhasia nasabah,ketelitian
cuslomerserviae atau agen.n
6.5.3.8. Penteruh f,motlohttl ConEDt"lEritdrgt Soarrlo.aro, (kepuasan) Nrrebrh
Dalam dokumen
kinerja asuransi jiwa - zindonesia - Repository UKRIDA
(Halaman 77-80)