4.4. Kegiatan Dilapangan
4.4.2. Pengendalian Hama Pada Tanaman Kelapa Sawit .....5g
dengan 5 mangkok/ pkk.
Pemberianpupuk dilakukan
dengancara menabur
di piringan kelapa sawit.PT.
Perkebunan NusantaraII Kebun Krvala Sau'it memiliki syarat
syarattertentu sebelum melakukan pemupukan )'ang sesuai dengan norma
yang berlaku,yaitu dilakukan pemeriksaan arealyang
harusdilihat
adalah lebar piringanlebih dari
2m,gulmadipiringan kurang
dari20oh
dan daerah sekitar piringan tidakboleh
tergenang setelah pemeriksaanareal dilakukan dilakukan
pembuatan berita acarayang
menyangkutjumlah pupuk
dan tenagakerja
setelahitu
kegiatan dapatdilakukan
dengan langsungdihadiri
langsungoleh
asisten.mandor1 dan
mandor pemupukan.lr
Berikut
adalah beberapajenis ulat api yang
umumnya menyerang tanaman kelapa sawit dan dapat menyebabkan kerusakan yangnyata:
A.
Setora nitesLawa
berwarna hijau kekuningan dengan satujalur
berwama ungu lembayung sepanjang punggungnya dan menjelang dewasalarva
berwarnakuning
kemerahan.Larva
menyerang denganmengikis daging daun hingga lidi, akibatnya
pelepah menjadi kering.B.
Theosea asigaLan'a
berwatnahijau
kekuningan denganjalur
abu-abu keputihan melintang sepanjang punggungnyadan
melebarpada dua tempat. Larva
menyerang dengan memakan daging bawah sedangkan epidermis dan bagian atas ditinggalkan.2. Ulat Kantong
Jenis ulat menyerang adalah Mahasena corbetti, Metisa plana
dan Cremastopsl'cha pendula.Larva
imago dibungkus oleh potongan daun yang dipadudengan benang-benang yang dikeluarkan dari larva. Kantong
kepompong mengantungdi
bagian bawah daun. Kantong kepompong Mahasenalebih
besar dari padajenis lainnya dan
berbentuk sangat kasartakteratur. Lawa
menyerang daun sehingga menimbulkan bnyak lubang .Lan'a ulat ini
berada didalam kantong yang terbuatdari
bahan serat sampai stadia pupa, ulat ini
berwarna keputih- putihan
dengan garis coklat, hanya keluarkepala dan sedikit bagian badan kalau
sedang bergerak/berjalanatau
makan.Serangan ulat
ini
dapat membuat daun menjadi berlubang dan kemudian mati.59
Kerusakan
Hama ulat api dan ulat kantong disebut
juga
ulat pemakan daun kelapa sawit.Pada
saat stadium larva instar muda (di bawah instar II) larva ulat api
hanya memakan epidermis bawah anetk daun, sehingga kerusakan yangditimbulka,
adanyastrip-strip
transparanberwarna putih kekuningan. Dengan meningkatnya
umurlarva
(larva instarIII
ke atas), larvamulai
makan daritepi
daun sehingga anak-anak daunbergerigi tak
beraturan.Apabila
serangan serius maka anak-anak daun akan tinggal lidinya.Kerusakan
akibat oleh
seranganulat
ienis MahasenaCorberti mirip
denganulat api tetapi
pelepah-pelepahdaun yang
terserangakan menunjukan
adanyakantong-kantong ,vang ditemperi potongan-potongan daun yang kering
yang berganutnganyaitu
sebagai tanda banyaknl'a kantong-kanotng larva. Sedangkan ulatkantong lenismetisa pranad,anpteronta
pendurahany,amemakan epidermis
atasanak-anak daun' Gejala yang muncul adalah adanya lubang-lubang
transparan berwarnaputih
kekuningan sampai kecoklatan.Apabila
populasi larvatinggi
gejala yang dapatdilihat
adalah uiung-ujung pelepah menunjukkan gejala seperti terbakar.Kerugian
a
Akibat dari serangan yang serius oreh hama pemakan daun
dapat menyebabkan penurunan produksi.Hal ini
disebbakan karena meningkatnyajumlah
bungajantan
sebagaiakibat
tanaman mengalami "stress,, karena kehilangan daun.Luas permukaan satu pelepah daun kelapa sawit
sekitar
3-4m2.Kerusakan daun atau defoliasi yangditimbulkan
akan rnenganggu asimilasi dan sekaligus produksi. situasio
I
lii
lfj p
ti
ini
akan barupulih kembali
setelah2-3
tahundari tingkat
defoliasinya. Berdasrkan penjelasan tersebut maka oleh paraahli
hama telahdi
susun pada populasikritis
yang disaj ikan pedoman pemberantasan.o Tindakan
pengendalianTindakan pengendalian hama adalah
bukan untuk
membasmi hama, tetapiuntuk menurunkan populasi hama sampai pada tingkat yang tidak
merugikan.Tentang metode
pengendalian,jenis pestisida yang digunakan, jangka
waktupengendalian dan
lain
sebagainyadi
rekomendasikanoleh
departemen Research&
Development.
Hasil
pengendalianyang efektif
tergantungdari deteksi awal
dandiikuti
perlakuan lang tepat
sesegeramungkin. Teknik
pengendalian hama daun kelapa sawitmeliputi
beberapa metode :1.
Hand picking (pengutipan larva)2.
Penl emprotan insektisidaselektif
3.
Penvemprotan insektisida kontak4.
Injeksi batang5. lnfus
akar6. Kutip
kepompong7
.
Konsen asi dan eksploitasi musuh alamiUntuk
mendapatkanhasil
pengendalianyang baik perlu
diterapkan sistem pengendalian dengan mengombinasikan beberapa tehnik pengendalian yang saatini
lebih dikenal dengan sistem pengendalian hama terpadu (PHT).Insektisida
1'ang digunakanyang
digunakandi
lapangan padakegiatan ini yaitu
montav dengan bahanaktif bisultaf
(dimehipo) 400 g/1. Insektisidaini
bersifat61
sistemik. Aplikasi insektisida ini
menggunakan perbandinganI liter air : 2 liter
montav(1:2)
sehingga dalam30 cc
larutanterdiri dari
10cc air dan20cc
montav.Sebelum aplikasi terlebih dahulu diberi lubang
pad,abatang tanaman
dengan menggunakanbor dimana ukuran mata bornya yaitu 30 inci. Lalu
kemudian dimasukkan larutan tersebut kedalam lubang (wadah menggunakan botol aqua 600 ml---+ 1
botol:
20 lubang ) proses pemboran dilakukan dengan kemiringan 45o. Menurut nonna rotasinya 40 hari.Untuk
mengetahuitingkat
mortalitas,perlu
dilaliukannl,auji
mortalitas.Uji mortalitas
1 dilakukan setelah7
hari,uji
mortalitas2
setelahl0 hari,uji
mortalitas 3setelah
l3
hari. Padauji
mortalitas 3, g|-g7oh hama tidak mati.370 Ha terserang hama karna
di
afdeling 3 sebelum melakukan aplikasi,perlu adanya identifikasijenis
hama yang menyerang agar dapat diketahui bagaimana dan apajenis dari insektisida yang
sesuaiuntuk
digunakan. Beberapaindikator
yangdigunakan
diantaranyadari
pengamatandaun dan bentuk' ukuran kotoran
hama ditanah.4.4.3
Penyemprotanrnsektisida Menggunakan Mesin Door smer
Gulma merupakan salah satu kendala dalam budidal'a tanaman salah satunya
adalah di tanaman kelapa
sawit.Penyemprotandilakukan dengan
menggunakan herbisida merupakan salah satu solusi dalam mengendalikan gulma. Penyemprotan yang dilakukan pada saatini
yaitu penyemprotan anak kayuan dengan menggunakanracun
paraquatpada lahan kelapa sawit
dengandosis 0,5 ml/ha.
Pemeliharaangawangan dan pasar pikul berguna untuk mempermudah proses panen
dandengan
menggunakanmesin doorsmer yang
beranggotakantiga orang
dengan menggunakan drum sebagai penampungair,
satu drum dapat digunkanuntuk
luasan lahan 2,5 ha dan setiap harinya dapat menghabiskan 3-
4 drum sehingga pada setiap harinyatim
semprot dapat menyemprot lahan seluas 7,5-
1A ha/hari.
Dalam dokumen
Ariadi - Repository UMA
(Halaman 68-73)