• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengertian Masyarakat

Dalam dokumen FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS ISLAM (Halaman 35-40)

BAB II KAJIAN TEORI

B. Masyarakat

1. Pengertian Masyarakat

sehingga status sosial ekonomi ini akan mempengaruhi pemahaman seseorang.

3) Lingkungan

Lingkungan merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi pemahaman seseorang. Lingkungan memberikan pengaruh pertama bagi seseorang, dimana seseorang dapat mempelajari hal-hal yang baik dan juga hal-hal yang buruk tergantung pada sifat kelompoknya. Dalam lingkungan seseorang akan memperoleh pengalaman yang akan berpengaruh pada cara berpikir seseorang.

4) Informasi

Meskipun seseorang memiliki pendidikan yang rendah tetapi jika ia mendapatkan informasi yang baik dari berbagai media misalnya TV, radio atau surat kabar maka hal itu akan dapat meningkatkan pemahaman seseorang. 28

common goals, and who tend to share common beliefs, attitude and modes of action”. Pada konsep ini, masyarakat lebih dicirikan oleh interaksi, kegiatan, tujuan, keyakinan dan tindakan sejumlah manusia yang sedikit banyak berkecenderungan sama. Dalam masyarakat tersebut terdapat ikatan-ikatan berupa tujuan, keyakinan, tindakan terungkap pada interaksi serta tindakan itu tertentu saja interaksi serta tindakan sosial.29

Masyarakat merupakan kelompok atau kolektivitas manusia yang melakukan antar hubungan, sedikit banyak bersifat kekal, berlandaskan perhatian dan tujuan bersama, serta telah melakukan jalinan secara berkesinambungan dalam waktu yang relative lama.

Bagaimanapun, kelompok yang melakukan jalinan social dalam waktu yang relative lama itu pasti menempati kawasan tertentu.30 Dengan demikian, karakteristik masyarakat itu terutama terletak pada kelompok manusia yang bebas dan bersifat kekal, menempati kawasan tertentu, memiliki kebudayaan serta terjalin dalam suatu hubungan di antara angota-anggotanya.

Masyarakat dalam istilah bahasa Inggris adalah society yang berasal dari kata Latin socius yang berarti (kawan). Istilah masyarakat berasal dari kata bahasa Arab syaraka yang berarti (ikut serta dan berpartisipasi). Masyarakat adalah sekumpulan manusia yang saling bergaul, dalam istilah ilmiah adalah saling berinteraksi. Suatu kesatuan

29 Elly M. Setiadi, Ilmu Sosial dan Budaya Dasar, (Jakarta: Kencana, 2007), h. 80 30 Elly M. Setiadi, Ilmu Sosial…, h. 81

manusia dapat mempunyai prasarana melalui warga-warganya dapat saling berinteraksi. Definisi lain, masyarakat adalah kesatuan hidup manusia yang berinteraksi menurut suatu sistem adat istiadat tertentu yang bersifat kontinyu, dan yang terikat oleh suatu rasa identitas bersama. Kontinuitas merupakan kesatuan masyarakat yang memiliki keempat ciri yaitu: 1) Interaksi antar warga-warganya. 2)Adat istiadat.

3) Kontinuitas waktu. 4) Rasa identitas kuat yang mengikat semua warga.31

Di dalam Islam diungkapkan, bahwa manusia diciptakan oleh Allah SWT dari seorang laki-laki dan perempuan, berkelompok agar diantara mereka saling mengenal dan menjalin hubungan dengan masyarakat, sebagaimana firman Allah SWT dalam surat Al Hujurat ayat 13 yang berbunyi :

      

      

        

Artinya: “Hai manusia, Sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa - bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal.

Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa

31 Koentjaraningrat, Pengantar Ilmu Antropologi, (Jakarta: Rineka Cipta, 2009), h. 115- 119

diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui lagi Maha Mengenal”. (Q.S.Al-hujuraat:

13)32

Ayat di atas memberikan penjelasan bagaimana manusia bergaul dengan sesamanya, hai semua manusia, kami menjadikan kamu bermacam-macam umat (berbangsa-bangsa) dan bernegeri-negeri bukan supaya kamu berperang-perangan malainkan supaya berkenal- kenalan dan berkasih-kasihan antara satu dengan yang lain. Satu bangsa tidak lebih dari bangsa lain, melainkan dengan ilmu pengetahuannya dan kecakapannya, sedang orang yang terlebih mulia disisi Allah ialah orang yang bertaqwa. Oleh sebab itu patutlah segala bangsa insaf, bahwa mereka dijadikan Allah bukanlah untuk berperang-perangan melainkan untuk berkenalan antara satu dengan yang lain.33

Ada beberapa definisi masyarakat yang dikemukakan oleh para ahli. Menurut Hartomo: 34

Masyarakat adalah setiap kelompok manusia, yang telah lama hidup dan bekerja sama, sehingga mereka itu dapat mengorganisasikan dirinya dan berpikir tentang dirinya sebagai satu kesatuan sosial dengan batas-batas tertentu.

Menurut Burhan, masyarakat adalah sekelompok orang yang menempati sebuah wilayah tertentu, yang hidup secara lama, saling

32 Departemen Agama RI, Al-Qur’an dan Terjemahnya…, h. 517

33 Mahmud Yunus, Tafsir Qur’an Karim Bahasa Indonesia, (Jakarta: PT Hidakarya Agung, 2004), h. 766

34 Hartomo dan Arnicun Aziz, Ilmu Sosial Dasar ,(Jakarta: Bumi Aksara, 2008), h. 88

berkomunikasi, memiliki simbol-simbol dan aturan tertentu yang secara sistem hukum yang mengontrol tindakan anggota masyarakat, memiliki sistem stratifikasi, sadar sebagai bagian dari anggota masyarakat tersebut secara relatif dapat menghidupi dirinya sendiri.35

Menurut Elly, masyarakat merupakan sekelompok manusia yang bertempat tinggal di daerah tertentu untuk waktu yang relatif lama, memiliki norma-norma yang mengatur kehidupannya menuju tujuan yang dicita-citakan bersama, dan di tempat tersebut anggota- anggotanya melakukan generasi (beranak binak). Manusia memerlukan hidup berkelompok sebagai reaksi terhadap keadaan lingkungan yang terdapat gejala tarik-menarik yang pokok persoalannya adalah sifat alam yang selalu berubah-ubah. Untuk itulah akhirnya manusia dengan menggunakan fikiran, perasaan, dan keinginannya untuk memberikan reaksi tarik-menarik dengan kekuatan alam tersebut.36

Masyarakat adalah pergaulan hidup manusia, sehimpunan orang yang hidup bersama dalam satu tempat dengan ikatan-ikatan antara aturan yang tertentu. Dalam arti luas yang dimkasud masyarakat ialalah keseluruhan hubungan-hubungan dalam hidup bersama dengan tidak dibatasi oleh lingkungan, bangsa dan lain-lain. Atau keseluruhan dari semua hubungan dalam hidup masyarakat dalam arti sempit masyarakat dimaksud sekelompok manusia yang dibatasi oleh aspek-

35 Burhan Bungin, Sosiologi Komunikasi, (Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2006), h. 165

36 Elly M dan Usman Kholip, Pengantar Sosiologi, (Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2011), h. 37

aspek tertentu umpamanya: territorial, bangsa, golongan dan sebagainya.37

Berdasarkan arti tersebut di atas, dapat ditarik satu definisi sebagai berikut: “masyarakat adalah kelompok masyarakat yang telah lama bertempat tinggal di suatu daerah yang tertentu dan mempunyai aturan (undang-undang) yang mengatur tata hidup mereka untuk menuju kepada tujuan yang sama”. Jadi yang menjadi unsur masyarakat ialah:

a. Harus ada kelompok (pengumpulan) manusia, dan harus banyak jumlahnya, dan bukan mengumpulkan binatang.

b. Telah berjalan dalam waktu yang lama dan bertempat tinggal dalam daerah yang tertentu.

c. Adanya aturan (undang-undang) yang mengatur mereka bersama, untuk maju kepada cita-cita yang sama.

Dalam dokumen FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS ISLAM (Halaman 35-40)

Dokumen terkait