• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III PENGAMATAN KASUS

B. Pengkajian Keperawatan

1. Keadaan Umum:

Pasien tampak lemah 2. Triase

Prioritas 1  Prioritas 2 Prioritas 3 Prioritas 4 Prioritas 5

Alasan (kondisi pada saat masuk):

Pasien merupakan rujukan dari sebuah rumah sakit daerah yang masuk dengan sesak napas, muntah dan edema pada kedua ektremitas bawah.

3. Penanganan yang telah dilakukan di pre-hospital:

 Tidak ada Neck collar Bidai Oksigen Infus RJP Lainnya:

4. Keluhan Utama:

Riwayat Keluhan Utama (Kaji Mekanisme Trauma Jika Pasien Trauma):

Pasien masuk dengan keluhan sesak sejak sebulan dan memberat sejak 3 hari yang lalu, nyeri dada saat inspirasi, muntah sudah 4x sejak pagi, nyeri tekan pada epigastric, edema pada ektremitas bawah

5. Riwayat Penyakit Terdahulu:

Pasien mengatakan menderita penyakit batu ginjal sejak 1 tahun yang lalu dan pasien telah menjalani operasi pemasangan URS 4 bulan kemudian dilakukan pelepasan URS.

6. Survey Primer

a. Airway dan Control Cervikal

 Paten Suara Napas:

Tidak paten Normal

Benda asing Stridor

Sputum Snoring

Fraktur servikal Ya

Tidak

Data lainnya: -

b. Breathing

Frekuensi : 28 x/menit Saturasi Oksigen: 88%

Napas spontan Apnea

 Ortopnea Sesak

Tanda Distress Pernapasan Retraksi dada/intercosta

 Penggunaan otot bantu napas Cuping hidung

Suara Tambahan Wheezing

 Ronchi Rales Lainnya :

Irama Pernapasan : Teratur

 Tidak teratur Dalam

Dangkal

Perkusi : Sonor Pekak

 Redup Lokasi

Cairan/darah Gurgling

Lidah jatuh Tidak ada suara napas Spasme  Lainnya: broncho-vesicular

Lainnya: …………

Pengembangan Dada:

 Simetris Tidak simetris

Krepitasi : Ya

 Tidak

Suara Napas : Vesikuler

Broncho-vesikular Bronchial

Jejas Ya

 Tidak Lokasi :..

Vokal Vremitus : Kiri dan kanan sama

Luka/Fraktur

Ya, sebutkan………

Tidak Data Lainnya:

c. Circulation

Tekanan Darah: 130/90 mmHg Suhu: : 360C

Nadi

Frekuensi : 104 x/menit Tidak Teraba

Kuat Lemah Teratur Tidak teratur

Kulit dan ekstremitas Hangat

 Dingin Sianosis

 Pucat

 CRT >3 detik Edema

Lainnya: ………

Mata cekung Ya

Tidak

Diaphoresis Ya

Tidak

Turgor kulit Elastis Menurun

Buruk

Bibir Lembab

Kering

Nyeri Dada Tidak

Ya, P : edema paru Q : tertusuk-tusuk R : seluruh lapang paru S : (nyeri 3 ringan) T : saat inpirasi Data Lainnya:

Perdarahan

Ya, Jumlah….cc Warna……..

Melalui…….

Tidak

d. Disability

Tingkat Kesadaran GCS Kualitatif : Compomentis Kuantitatif : M : 6

V :5 E :4

∑ = 15

Pupil :

Isokor Anisokor Midriasis

Kaku kuduk Ya

Tidak

Refleks cahaya

Positif Negative

Test Babinsky:

Fisiologis Patologis

Uji Kekuatan Otot:

3 3

3 3

Kesimpulan:

Saat tangan pasien angkat pasien mampu menahan tegak tapi tidak mampu melawan tekanan

Data Lainnya: -

e. Exposure (dikaji khusus pasien trauma), lakukan log roll:

Tidak ditemukan masalah Luka

Jejas Jelaskan: … Data Lainnya: -

f. Foley Chateter

Terpasang, Output: …cc/jam Warna:…

Lainnya:…

Tidak terpasang

g. Gastric Tube

Terpasang, Output: …cc/jam Warna:…

Lainnya:…

Tidak terpasang

Keterangan :

Nilai 5 : kekuatan penuh

Nilai 4 : kekuatan kurang dibandingkan sisi yang lain Nilai 3 : mampu menahan tegak tapi tidak mampu melawan tekanan

Nilai 2 : mampu menahan aya gravitasi tapi dengan sentuhan akan jatuh

Nilai 1 : tampak konraksi otot, ada sedikit gerakan

h. Heart Monitor

Terpasang, Gambaran:…

Lainnya: ……

Tidak terpasang

7. Survey Sekunder (dilakukan jika survey primer telah stabil):

Riwayat Kesehatan SAMPLE Symptomp:

Gagal ginjal kronis Alergi:

Pasien mengatakan tidak memiliki alergi Medikasi:

Pasien tidak mengonsumsi obat dirumah Past medical history:

Pasien mengatakan sudah menjalani operasi URS 1 tahun yang lalu

Last Oral Intake:

Keluarga mengatakan pasien terakhir makan bubur dan telur Events:

1 tahun yang lalu pasien pernah dirwat dengan batu ginjal kemudia dilakukan prosedur URS untuk mengeluarkan batu pada ginjal pasien sekitar 6 bulan setelah dikeluarkan keluarga pasien mengatakan sering mngalami edema ektemitas saat dirumah namun pasien menolak untuk di bawa ke rumah sakit, pasien juga tidak menjaga pola makan meskipun sudah mengetahui penyakitnya.

Tanda-Tanda Vital:

TD : 130/90 mmHg

Frekuensi Pernapasan : 28x/mnt Nadi: 104x/mnt

Suhu: 36O C

Saturasi:

- Saat masuk : 88%

- Setelah terpasang NRM 14 lpm : 91%

Pengkajian Nyeri (Selain Nyeri Dada):

Tidak ada Ya. Jelaskan:

P: Q: R: S: T:

Pengkajian Psikososial:

Tidak ada masalah Merasa bersalah

Cemas Merasa putus asa

Panik Perilaku agresif

Marah Menciderai diri

Sulit berkonsentrasi Menciderai orang lain Tegang Keinginan bunuh diri

Takut Lainnya:

Merasa Sedih

Pengkajian head to toe:

a. Kepala

Tampak keadaan rambut bersih, telinga bersih, hidung bersih, mulut tidak mengeluarkan bau, bibir kering, lidah kotor.

b. Leher dan Tenggorokan

Tampak tidak ditemukan adanya pembesaran tiroid pada leher pasien.

c. Dada

Tampak sesak dan nyeri dada saat inspirasi, terdapat otot bantu napas, terdengar suara napas tambahan (ronkhi), pernapasan ortopnea, irama pernapasan tidak teratur dengan suara napas broncho-vesikuler

d. Abdomen

Tampak nyeri tekan epigastic, tidak tampak pembesaran abdomen

e. Genital

Pasien mengatakan tidak memiliki gangguan seksualitas sebelum menderita CKD

f. Ekstremitas

Tampak kelemahan fisik, tampak edema kedua ekstremitas bawah, tidak tampak pengeroposan tulang, dan waktu pengisian kapiler >3 detik.

g. Kulit

Turgor kulit menurun, edema, tampak kulit bersisik atau uremia, tampak pucat dan akral dingin.

8. Pemeriksaan Penunjang

Tanggal pemeriksaan : 04-05-2023 a. Elektrokardiogram (EKG)

Sinus rytme b. Foto thoraks PA

Tanggal pemeriksaan : 04-05-2023

- Bronchovasculer kasar, cefalisasi vaskuler supraluler dan perselubungan perikuler Cor, sinus dan diafragma kiri normal.

- Kesan : edema paru c. CT-Scan : -

d. Laboratorium

Tanggal pemeriksaan : 04-05-2023

Tabel 3. 1. Hasil Pemeriksaan Laboratorium

Pemeriksaan Hasil Satuan Nilai rujukan Hematologi dewasa 5

diff

Hemoglobin Leukosit Eritrosit Trombosit Hematokrit MCV

MCH MCHC Diff : Limfosit Neutrophil Monosit Eosinophil Basophil Kimia klinik GDS

Ureum Creatinin

5.0 6.230 1.750.000

150.000 15.3 87.4 28.6 32.7 20.7 63.6 7.9 6.7 1.1 119 280 25.60

gr%

/mm3 /mm3 /mm3

% fl pg g/dl

%

%

%

%

% mg/dl mg/dl mg/dl

12.0-16 4000-103

4.55-66 1503 -4503

37.0-48.0 80-97 26.5-33.5 31.5-35.0

20-40 52-75 4.0-12 0.5-7.0

0 – 2

< 140 10.0-50

<1.3 e. USG Abdomen

- Hepar lien, GB dan pancreas: normal

- Ginjal kanan : ukuran Panjang 7,6 cm, echo parenkim meningkat, PCS tidak dilatasi tidak tampak batu

- Ginjal kiri : ukuran Panjang 7.3 cm, echo parenkim meningkat, PCS tidak dilatasi, tidak tampak batu

- VU: normal

- McBurney : normal f. Lainnya: -

9. Farmakoterapi (nama obat/dosis/waktu/jalur pemberian):

1) Furisemide 2 amp ekstra/ IV 2) Omeprazole 40 mg ektra/ IV 3) Ondancentron 2 ml estra/ IV

Terapi Lainnya (jika ada):

Oksigen NRM 14 lpm

Analisa Data

Tabel 3. 2. Analisa Data

No. Analisa Data Etiologi Masalah

1. DS :

• Pasien mengatakan susah berjalan karena bengkak pada kakinya

• Pasien mengatakan BAK keluar sedikit dan berwarna pekat

DO :

• Tampak kedua kaki edema grade II

• CRT >3 detik

• Turgor kulit menurun

• Kulit teraba dingin dan tampak pucat

• Creatinin 25,60 mg/dl

• Ureum 280 mg/dl

• Hb 5.0 mg/dl

• Jvp 5+3

Gangguan Mekanisme Regulasi

Hipervolemia (D.0022)

2. DS :

• Pasien mengeluh sesak disertai nyeri dada sejak 3 hari yang lalu

• Pengkajian nyeri P : edema paru Q : tertusuk-tusuk R : seluruh lapang paru S : (nyeri 3 ringan)

Hambatan upaya napas (Nyeri saat bernapas)

Pola nafas tidak efektif (D.0005)

T : saat inpirasi DO:

• Bunyi nafas tambahan ronkhi

• TTV :

TD : 130/90 mmhg Nadi : 104x/Menit

Frekuensi napas : 28x/Menit Suhu : 360 C

SPO2 : 88%

Dokumen terkait