BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
4.1 Hasil Penelitian
4.1.3 Pengujian Hipotesis
88 Tabel 4.12 Uji Autokorelasi
Model R R Square
Adjusted R Square
Std. Error of the Estimate
Durbin- Watson
1 ,590a ,348 ,337 ,20611 2,102
a. Predictors: (Constant), Ukuran Perusahaan, Profitabilitas, CSR b. Dependent Variable: Nilai Perusahaan
Sumber: Hasil Pengolahan Data SPSS, 2019
Hasil pengujian menunjukan nilai Durbin Watson sebesar 2,102. Nilai tersebut berada dalam rentang 2 < d < 4 – dU ( 2 < 2,102 < 2,206) yang berarti tidak terdapat autokorelasi. Dengan demikian, model regresi telah memenuhi asumsi autokorelasi.
89 X = Corporate Social Responsibility (CSR)
Z₁ = Profitabilitas Z₂ = Ukuran Perusahaan
XZ₁ = Interaksi antara CSR dan Profitabilitas XZ₂ = Interaksi antara CSR dan Ukuran Perusahaan
ε = Error term, yaitu tingkat kesalahan penduga dalam penelitian Tabel 4.13 Analisis Regresi Moderasi
Model
Unstandardized Coefficients
Standardized Coefficients
B Std. Error Beta
1 (Constant) -5,610 2,226
CSR -2,139 6,558 -1,377
Profitabilitas ,313 ,065 ,707
Ukuran Perusahaan 4,211 1,503 ,367
M1_Profitabilitas ,361 ,181 ,522
M2_SIZE 1,850 4,484 1,713
a. Dependent Variable: Nilai Perusahaan
Sumber: Hasil Pengolahan Data SPSS, 2019
Berdasarkan nilai koefisien regresi pada tabel 4.13, dapat disusun persaman model regresi sebagai berikut :
Y = -5,610 – 2,139X + 0,313Z1+ 4,211Z2 + 0,361XZ1 + 1,850XZ2
Interpretasi persamaan model regresi di atas adalah sebagai berikut:
1. α = -5,610 artinya apabila tidak terdapat pengaruh dari CSR, profitabilitas, ukuran perusahaan, serta interaksi antara CSR dengan profitabilitas dan CSR dengan ukuran perusahaan, maka nilai perusahaan akan bernilai -5,610.
2. Koefisien regresi X sebesar -2,139 artinya pengungkapan CSR memiliki pengaruh negatif terhadap nilai perusahaan, dimana setiap peningkatan jumlah item pengungkapan CSR sebesar satu satuan sementara variabel lainnya bernilai 0, maka nilai perusahaan akan menurun sebesar 2,139 satuan.
90 3. Koefisien regresi Z1 sebesar 0,313 artinya profitabilitas memiliki pengaruh positif terhadap nilai perusahaan, dimana setiap peningkatan profitabilitas sebesar satu satuan sementara variabel lainnya bernilai 0, maka nilai perusahaan akan meningkat sebesar 0,313 satuan.
4. Koefisien regresi Z2 sebesar 4,211 artinya ukuran perusahaan memiliki pengaruh positif terhadap nilai perusahaan, dimana setiap peningkatan ukuran perusahaan sebesar satu satuan sementara variabel lainnya bernilai 0, maka nilai perusahaan akan meningkat sebesar 4,211 satuan.
5. Koefisien regresi XZ1 sebesar 0,361 artinya interaksi antara pengungkapan CSR dengan profitabilitas memiliki pengaruh positif terhadap nilai perusahaan, dimana setiap interaksi antara pengungkapan CSR dengan profitabilitas sebesar satu satuan sementara variabel lainnya bernilai 0, maka nilai perusahaan akan meningkat sebesar 0,361 satuan.
6. Koefisien regresi XZ2 sebesar 1,850 artinya interaksi antara pengungkapan CSR dengan ukuran perusahaan memiliki pengaruh positif terhadap nilai perusahaan, dimana setiap interaksi antara pengungkapan CSR dengan ukuran perusahaan sebesar satu satuan sementara variabel lainnya bernilai 0, maka nilai perusahaan akan meningkat sebesar 1,850 satuan.
4.1.3.2 Uji Koefisien Determinasi (R2)
Koefisien determinasi bertujuan untuk mengukur seberapa jauh kemampuan model dalam menerangkan variasi variabel dependen. Nilai koefisisen determinasi adalah antara nol dan satu. Nilai koefisien determinasi yang kecil berarti kemampuan variabel-variabel independen dalam menjelaskan variasi variabel dependen terbatas. Nilai yang mendekati satu berarti variabel-
91 variabel independen memberikan hampir semua informasi yang dibutuhkan untuk memprediksi variasi variabel dependen (Ghazali, 2016: 125). Dari pengolahan data yang telah dilakukan, maka hasil uji koefisien determinasi adalah sebagai berikut:
Tabel 4.14 Koefisien Determinasi Simultan Model Summaryb
Model R R Square Adjusted R
Square
Std. Error of the Estimate
1 ,603a ,363 ,346 ,20481
a. Predictors: (Constant), M1_SIZE, Profitabilitas, Ukuran Perusahaan, M1_Profitabilitas, CSR
Sumber: Hasil Pengolahan Data SPSS, 2019
Nilai Adjusted Rsquare sebesar 0,346 berada dalam kategori pengaruh yang lemah. Pengungkapan CSR, profitabilitas, ukuran perusahaan, serta interaksi antara pengungkapan CSR dengan profitabilitas dan ukuran perusahaan mampu menjelaskan sebesar 34,6% perubahan-perubahan pada nilai perusahaan, sedangkan 65,4% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti.
4.1.3.3 Uji t (Partial Individual Test)
Uji signifikansi (t-test) digunakan untuk analisis atau pengujian hipotesis bila peneliti bermaksud mengetahui pengaruh atau hubungan variabel independen dengan dependen, dimana salah satu variabel independennya dikendalikan (dibuat tetap) (Sugiyono, 2016:193). Pengujian dilakukan dengan menggunakan significance level 0,05 (α = 5%). Adapun perumusan hipotesis sebagai berikut:
H1 : Pengungkapan Corporate Social Responsibility (CSR) berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan.
H2 : Profitabilitas dapat memoderasi hubungan antara pengungkapan Corporate Social Responsibility (CSR) dan nilai perusahaan.
92 H3 : Ukuran perusahaan dapat memoderasi hubungan antara pengungkapan Corporate Social Responsibility (CSR) dan nilai perusahaan.
Nilai ttabel dengan probabilitas 5% (0,05) dan derajat kebebasan (df) sebesar 239 adalah 1,969. Nilai thitung dan signifikansi hasil uji regresi parsial dapat dilihat pada tabel 4.15 berikut ini:
Tabel 4.15 Hasil Uji Parsial Model
Unstandardized Coefficients
Standardized
Coefficients t Sig.
B Std. Error Beta
1 (Constant) -5,610 2,226 -2,520 ,013
CSR -2,139 6,558 -1,377 -,326 ,745
Profitabilitas ,313 ,065 ,707 4,785 ,000
Ukuran Perusahaan 4,211 1,503 ,367 2,802 ,006 M1_Profitabilitas ,361 ,181 ,522 1,997 ,047 M1_Ukuran Perusahaan 1,850 4,484 1,713 ,413 ,680 a. Dependent Variable: Nilai Perusahaan
Sumber: Hasil Pengolahan Data SPSS, 2019
Berdasarkan hasil pengujian yang ditampilkan pada tabel 4.15, berikut adalah interpretasi hasil uji parsial:
1. Hipotesis 1
Pengaruh Pengungkapan CSR terhadap Nilai Perusahaan memiliki thitung< ttabel
(-0,326 < 1,969) dengan signifikansi 0,745 > 0,05. Dengan demikian H1
ditolak, artinya terdapat pengaruh yang tidak signifikan dari pengungkapan CSR terhadap nilai perusahaan.
2. Hipotesis 2
Pengaruh pengungkapan CSR terhadap nilai perusahaan yang dimoderasi oleh profitabilitas memiliki thitung> ttabel (1,997 > 1,969) dengan signifikansi 0,047 <
0,05. Dengan demikian H2 diterima artinya terdapat pengaruh yang signifikan
93 dari pengungkapan CSR terhadap nilai perusahaan yang dimoderasi oleh profitabilitas. Hasil tersebut menjelaskan bahwa profitabilitas terbukti dapat memoderasi pengaruh dari pengungkapan CSR terhadap nilai perusahaan.
3. Hipotesis 3
Pengaruh pengungkapan CSR terhadap nilai perusahaan yang dimoderasi oleh ukuran perusahaan memiliki thitung < ttabel (0,413 < 1,969) dengan signifikansi 0,680 > 0,05. Dengan demikian H3 ditolak, artinya terdapat pengaruh yang tidak signifikan dari pengungkapan CSR terhadap nilai perusahaan yang dimoderasi oleh ukuran perusahaan. Hasil tersebut menjelaskan bahwa ukuran perusahaan terbukti tidak dapat memoderasi pengaruh dari pengungkapan CSR terhadap nilai perusahaan.
4.1.3.4 Uji F (Overall Significance Test)
Uji siginifikansi terhadap pengungkapan Corporate Social Responsibility (CSR), profitabilitas dan ukuran perusahaan secara bersamaan (simultan) dilakukan dengan uji F. Uji statistik F pada dasarnya menunjukkan apakah semua variabel independen yang dimasukkan dalam model mempunya pengaruh secara bersama-sama atau secara simultan terhadap variabel dependen (Ghozali, 2016:99). Adapun perumusan hipotesis sebagai berikut:
1. H0 : β = 0
Pengungkapan CSR, profitabilitas dan ukuran perusahaan tidak berpengaruh signifikan secara simultan terhadap nilai perusahaan.
2. Ha : β ≠ 0
Pengungkapan CSR, profitabilitas dan ukuran perusahaan berpengaruh signifikan secara simultan terhadap nilai perusahaan.
94 Hipotesis di atas akan diuji berdasarkan daerah penerimaan dan penolakan dengan menggunakan significance level 0,05 (α = 5%).
Nilai Fhitung dan signifikansi hasil uji regresi simultan dapat dilihat pada tabel 4.16 berikut ini:
Tabel 4.16 Hasil Uji Regresi Simultan ANOVAa
Model Sum of
Squares Df Mean Square F Sig.
1 Regression 4,376 5 ,875 20,862 ,000b
Residual 7,676 183 ,042
Total 12,052 188
a. Dependent Variable: Nilai Perusahaan
b. Predictors: (Constant), M1_SIZE, Profitabilitas, Ukuran Perusahaan, M1_Profitabilitas, CSR
Sumber: Hasil Pengolahan Data SPSS, 2019
Berdasarkan tabel 4.16 di atas, diketahui bahwa nilai Fhitung yang diperoleh sebesar 20,862. Nilai Ftabel dengan probabilitas 5% (0,05) serta derajat bebas pembilang (df1) sebesar 2 dan derajat bebeas penyebut (df2) sebesar 240 adalah 3,033. Hasil pengujian diperoleh nilai Fhitung > Ftabel (20,862 > 3,033) dengan signifikansi 0,000 < 0,05. Maka dari itu, Ha diterima dimana hasil tersebut menunjukan secara simultan terdapat pengaruh yang signifikan dari pengungkapan CSR, profitabilitas, ukuran perusahaan serta interaksi antara pengungkapan CSR dengan profitabilitas dan ukuran perusahaan terhadap nilai perusahaan.
95