• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERHATIAN

Dalam dokumen Buku Psikologi Belajar Andi Thahir (Halaman 66-70)

B. Tingkat Tinggi/Sangat Cerdas/Genius

2.7. PERHATIAN

terbentuk pada saat kelahiran, sedangkan struktur otak lainnya terutama Hippocempus tempat kedudukan pemikiran rasional belum berkembang sepenuhnya.

d. Faktor Budaya, dalam hal ini, budaya merupakan tata nilai atau strukturstruktur teoritis yang berlaku dalam masyarakat, sehingga menentukan sikap dan prilaku seseorang karena harus berhadapan dengan anggota 32 masyarakat lainnya. Lebih jauh, pola pergaulan dalam masyarakat menentukan warna kepribadian seseorang, karena seseorang mengalami pertumbuhan dan perkembangan dalam masyarakat.

maksudnya hendaklah pengertian tersebut tidak di lepaskan dari konteks (kalimatnya).

Perhatian adalah: cara menggerakkan bentuk umum cara bergaulnya jiwa dengan bahan-bahan dalam medan tingkah laku.

2.7.2. Macam-macam Perhatian

Untuk memudahkan persoalan, maka dalam mengemukakan perhatian ini dapat di tempuh cara dengan menggolongkan perhatian tersebut menurut cara tertentu.

Adapun golongan-golongan atau macam-macamnya perhatian adalah sebagai berikut:

A. Atas dasar intensitasnya, yaitu banyak sedikitnya kesadaran yang menyertai sesuatu aktivitas atau pengalaman batin, maka dibedakan menjadi:

a. perhatian intensif ,yaitu perhatian yang banyak dikuatkan oleh banyaknya rangsang atau keadaan yang menyertai aktivitas atau pengalaman batin.

b. Perhatian tidak intensif,yaitu perhatian yang kurang di perkuatkan oleh rangsangan atau beberapa keadaan yang menyertai aktivitas atau pengalaman batin.

Makin banyak kesadaran yang menyertai sesuatu aktivitas atau pengalaman batin berarti makin intesitaslah perhatiannya. Dalam hubungan dengan hal ini telah banyak dilakukan penyelidikan oleh para ahli yang hasilnya memberi kesimpulan bahwa tidak mungkin melakukan dua aktivitas yang kedua-duannya yang di sertai oleh perhatian yang intensif. Kecuali temyata pula bahwa makin intensif perhatian yang menyertai sesuatu aktivitas akan makin sukseslah aktivitas itu.

B. Atas dasar cara timbulnya, perhatian di bedakan menjadi:

a. perhatian spontan (perhatian tak sekehendak,perhatian yang tidak di sengaja.) b. perhatian sekehendak (perhatian

disengaja,perhatian refleksi)

Perhatian jenis yang pertama timbul begitu saja

"seakan-akan" tanpa usaha, tanpa sengaja. Sedangkan perhatian jenis yang kedua timbul karena usaha dengan kehendak untuk menjelaskan hal tersebut dapatlah diberikan contoh berikut:

Pada suatu hari sabtujam 12.00 para mahasiswa sedang asyik mengikuti kuliah yang di berikan oleh dosen bam (dengan perhatian yang di sengaja) sekonyong-konyong terdengarlah nout-ribut di samping ruangan kuliahan,sehingga para mahasiswa menengok (dengan perhatian yang di sengaja)untuk mengetahui apakah kiranya yang teIjadi.

C. Atas dasar luasnya objek yang di kenai perhatian,perhatian di bedakan menjadi :

a. perhatian terpencar (distributive) b. perhatian terpusat (kosentratif)

Perhatian terpencar pada suatu saat dapat tertuju kepada bermacam-macam objek. contoh perhatian yang demikian itu misalnya kita dapati pada seorang supir yang sedang mengemudikan mobil yang pada suatu saat perhatiannya dapat tertuju kepada macam- macam objek, seperti misalnya keadaan lalu lintas, tanda-tanda yang di berikan oleh polisi lalu lintas yang dedang bertugas, alat yang ada dalam mobil yang sedang di kemudikannya dan sebagainya.

Perhatian yang terpusat pada suatu saat hanya dapat tertuju kepada objek yang sangat terbatas. Perhatian

yang demikian itu misalnya kita dapati pada seorang tukang jam yang sedang memperbaiki jam.

2.7.3. Hal-hal Yang Menarik Perhatian

Dipandang dari segi praktis adalah sangat penting mengetahui hal-hal apa yang menarik perhatian itu.

Didalam mempersoalkan hal ini kita dapat melihatnya dari dua segi subjek yang diperhatikan dan dalam segi objek yang di perhatikan,.

A. Dipandang dari segi objek, maka dapat dirumuskan bahwa "hal yang menarik perhatian adalah hal yang keluar dari konteksnya" atau kalau dikatakan secara sederhana "hal yang menarik perhatian adalah hal yang lain-lainnya. Kelainan atau perbedaan dari yang lain dan dapat bermacam-macam misalnya:

a. Dalam sebuah barisan salah seorang di antara yang berbaris itu memakai baju merah,sedang lain- Iainnya berbaju putih,maka si baju merah itu tentu menarik perhatian.

b. Dalam suatu pertemuan hampir semua tamu telah duduk,kecuali seseorang yang masih mondar- mandir itu menarik perhatian.

c. Lampu dalam etalase took yang sebentar menyala.sebentar padam menarik perhatian,karena lampu yang lain-lain menyala terus.

d. Iklan di surat kabar yang di pasang terbalik menarik perhatian karena berbeda dari yang lain.

e. Keadaan,sikap,sifat,cara berpakaian yang lain dari yang biasanya (misalnya orang yang biasanya peramahjadi pendiam,orang yang biasanya tertib jadi kurang tertib,orang yang sukanya penyabar jadi suka marah-marah, orang yang biasanya menganakan kemeja dan ce1ana lalu lenggunakan kain dan daster dan sebagainya )pastilah juga menarik perhatian.

f. Hal yang mendadak datang atau hal yang lenyap dengan tiba-tiba (misalnya suara latusan dalam suatu malam yang tenangjuga menarik perhatian.dan lain sebagainya.

B. Dipandang dari subjek yang memperhatikan maka dapat dirumuskan bahwa: Hal yang menarik perhatian adalah yang sangat bersangkut-paut dengan pribadi si subjek. Hal yang bersangkut paut dengan pribadi si subjek itu juga dapat bermacam-maca misalnya:

a. Hal-hal yang bersangkut-paut dengan kebutuhan itu menarik perhatian:iklan tentang obat-obatan menarik perhatian orang yang butuh membeli obat,iklan tentang rumah yang ingin di sewakan menarik perhatian oyrang yang butuh menyewa rumah, dll.

b. Hal yang bersangkut paut dengan kegemaran itu menarik perhatian; mislnya berita tentang pertandingan bulu tangkis bagi penggemar bulu tangkis. dll

c. Hal yang bersangkut paut dengan pekerjaaan atau keahlian menarik perhatian ceramah tentang cara merawat bayi bagi para bidan. Penemuan benda kuno bagi ahli sejarah, hasil penyelidikan psikolag bagi ahli psikolog, dll.

d. Hal yang bersangkut-paut dengan sejarah hidup sendiri itu menarik perhatian:misalnya pembicaraan mengenai Universitas Gadjah Mda bagi alumi Universitas tersebut, cerita tentang hutan-hutan Di Irianjaya bagi para pelaksana trikora, percakapan tentang keadaan kota surabaya bagi arek-arek surabaya, dll.

Dalam dokumen Buku Psikologi Belajar Andi Thahir (Halaman 66-70)