• Tidak ada hasil yang ditemukan

Perhitungan Peramalan Pengunjung Ciwangun Indah Camp dengan Metode Exponential Smoothing

Dalam dokumen BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN (Halaman 51-58)

Data 3 Data 3 bulan terakhir Pengunjung Aktual Ciwangun Indah Camp Pada Tahun 2016

2. Uji Kesalahan Peramalan dengan Metode Exponential Smoothing Tahun 2017

4.4. Pembahasan

4.4.2. Perhitungan Peramalan Pengunjung Ciwangun Indah Camp dengan Metode Exponential Smoothing

Berdasarkan uji kesalahan peramalan, metode peramalan terpilih untuk diterapkan pada Ciwangun Indah Camp adalah Metode Exponential Smoothing.

Perhitungan peramalan pengunjung Ciwangun Indah Camp dengan Metode tersebut dilakukan terhadap dua periode yakni tahun 2016 dan tahun 2017.

Melalui hasil peramalan pengunjung menggunakan metode Exponential Smoothing dapat kita ketahui jumlah pengunjung rata-rata dalam satu tahun, jumlah pengunjung tertinggi dan jumlah pengunjung terendah. Hasil peramalan pada tahun 2016 dan tahun 2017 diharapkan mampu menjadi gambaran bagi pihak destinasi wisata dalam memprediksi jumlah rata-rata pengunjung perbulan dalam satu tahun pada tahun berikutnya, serta menjadi dasar penyusunan rencana kerja destinasi wisata pada tahun

2018. Pihak Ciwangun Indah Camp dapat menjadikan hasil peramalan pengunjung periode 2016 dan 2017 sebagai bahan evaluasi untuk tahun 2018. Hasil perhitungan peramalan pengunjung Ciwangun Indah Camp dengan metode Exponential Smoothing diperoleh hasil peramalan untuk rata rata pengunjung perbulan pada tahun 2016 sebesar 2767 orang sedangkan pada tahun 2017 sebesar 2770 orang, dengan presentasi kenaikan pengunjung sebesar 0,1 %.

Melalui hasil peramalan tersebut dapat kita lihat bahwa jumlah rata-rata peramalan pengunjung perbulan dengan metode Exponential Smoothing dari tahun 2016 ke tahun 2017 mengalami kenaikan, kondisi tersebut dapat dijadikan sebagai bahan evaluasi bagi pihak Ciwangun Indah Camp agar pada tahun 2018 lebih memaksimalkan kawasan wisatanya seperti meningkatkan pelayanan, menambah wahana, melengkapi fasilitas, mengadakan program atau event-event tertentu baik tahunan maupun bulanan dan lainya, hal tersebut dilakukan sebagai upaya dalam mendukung peningkatan pengunjung yang lebih banyak.

Jumlah pengunjung tertinggi pada hasil peramalan dengan metode Exponential Smoothing pada tahun 2016 terdapat pada bulan februari sebesar 2955 orang, sedangkan pada tahun 2017 sebesar 3045 orang, dengan jumlah presentase kenaikan pengunjung sebesar 3%. Terlihat bahwa jumlah pengunjung tertinggi dari pada metode Exponential Smoothing baik pada tahun 2016 ataupun tahun 2017 kembali berada pada bulan yang sama yakni pada bulan Februari. Hasil peramalan jumlah pengunjung tertinggi pada tahun 2016 dan tahun 2017 diharapkan mampu menjadi gambaran bagi pihak destinasi wisata dalam memprediksi jumlah pengunjung tertinggi pada tahun 2018. Melalui hasil peramalan dengan metode tersebut selama dua tahun berturut-turut, pihak Ciwangun

Indah Camp dapat menyimpulkan bahwa apabila menggunakan metode Exponential Smoothing maka pada tahun 2018 setiap bulan Februari tingkat pengunjung akan selalu tinggi. Hal ini mengindikasikan bahwa setiap menjelang bulan Februari pada tahun 2018 pihak pengelola Ciwangun Indah Camp harus melakukan persiapan dan perencanaan yang sangat matang pada bulan tersebut, dikarenakan tingkat pengunjung yang sedang tinggi.

Baik dari segi sumber daya manusia seperti melakukan perekrutan untuk beberapa tenaga kerja lepas (freelance) untuk meningkatkan pelayanan guna menjaga kepuasan pengunjung. Meningkatkan persediaan fasilitas wisata yang dapat disewakan seperti peralatan hiking dan berkemah untuk menjaga kecukupan permintaan pengunjung. Karena disaat tingkat pengunjung meningkat menurut peneliti beberapa aktivitas seperti hiking dan berkemah merupakan aktivitas yang paling diminati pengunjung. Dari segi pemasaran pihak Ciwangun Indah Camp dapat memanfaatkan peningkatan pengunjung ini untuk melakukan berbagai promosi mengenai kawasan wisatanya seperti misalnya apabila akan terdapat pembukaan wahana baru hal ini tentu akan meningkatkan rasa penasaran pengunjung dan menarik minat mereka untuk berkunjung kembali selain itu saat ini media pemasaran word of mouth merupakan salah satu media pemasaran terbaik, beberapa harapan lain adalah pengunjung akan membagikan informasi melalui teknik pemasaran tersebut mengenai pembukaan wahana baru Ciwangun Indah Camp misalnya kepada teman, sodara dan kerabatnya ataupun orang lain. Dari segi operasional pihak pengelola Ciwangun Indah Camp dapat mengadakan program-program atau event-event tertentu seperti program tahunan misalnya mengadakan lomba foto unik dengan menambah fasilitas photoboth bagi pengunjung baik untuk umum maupun keluarga kemudian foto terunik akan mendapatkan hadiah.

Sedangkan jumlah pengunjung terendah pada hasil peramalan dengan metode Exponential Smoothing pada tahun 2016 terdapat pada bulan Juli sebesar 2323 orang, sedangkan pada tahun 2017 kembali pada bulan Juli sebesar 2578 orang, dengan jumlah presentase kenaikan pengunjung sebesar 11%. Melalui hasil peramalan dengan metode tersebut selama dua tahun berturut-turut, pihak Ciwangun Indah Camp dapat menyimpulkan bahwa pada tahun 2018 setiap bulan Juli merupakan bulan dimana tingkat terendah pengunjung dalam satu tahun. Hasil peramalan jumlah pengunjung terendah pada tahun 2016 dan tahun 2017 diharapkan mampu menjadi gambaran bagi pihak destinasi wisata dalam memprediksi jumlah pengunjung terendah pada tahun berikutnya, serta menjadi dasar penyusunan rencana bagi pihak destinasi wisata pada tahun 2018. Hal ini tentu dapat dijadikan bahan evaluasi bagi pihak Ciwangun Indah Camp pada tahun 2018 terutama dalam bidang keuangan. Pihak pengelola wisata harus mampu melakukan perencanaan yang baik dalam pengelolaan keuangan agar tidak terjadi pemborosan – pemborosan yang tidak diperlukan misalnya memangkas persediaan fasilitas yang disewakan untuk meminimalisir biaya perawatan peralatan karena apabila teralu lama disimpan tentu akan menimbulkan biaya perawatan yang cukup besar.

Dari aspek pemasaran tentu pihak pengelola dapat menggunakan hasil peramalan untuk melakukan peningkatan kegiatan promosi terutama pada bulan – bulan sebelum Juli karena melalui peramalan ini diketahui bahwa bulan Juli merupakan bulan yang memiiki jumlah pengunjung terendah. Misalnya dengan melibatkan media social yang saat ini sedang banyak digunakan oleh masyarakat seperti instagram dan twitter. Kegiatan promosi melalui instagram terutama dikarenakan Deskripsi wisatawan yang sering mengunjungi kawasan wisata ini adalah remaja instagram tentu akan menjadi media

promosi yang sangat tepat karena media sosial ini sangat disukai dan menjadi trend dikalangan remaja. Dari segi operasional pihak pengelola wisata dapat melakukan beberapa kerjasama dalam bentuk program maupun event sekaligus menjadikan program atau event tersebut sebagai peluang untuk menarik minat pengunjung datang ke Ciwangun Indah Camp. Misalnya bekerjasama dengan pihak – pihak yang mengadakan berbagai festival music yang biasanya akan sangat mengundang minat remaja untuk datang.

Pengukuran ketepatan peramalan dalam penelitian ini adalah menggunakan MAPE (Mean Average Percentage Error), pemilihan metode Exponential Smoothing sebagai metode yang tepat untuk diterapkan Ciwangun Indah Camp juga didukung oleh hasil uji kesalahan peramalan yang menunjukan bahwa metode tersebut memiliki nilai MAPE yang paling rendah sebesar 75% untuk periode 2 tahun. Sesuai penelitian terdahulu yang telah dilakukan oleh Novianus, Helmi dan Shantika mengenai Perbandingan Keefektifan Metode Moving Average Dan Exponential Smoothing Untuk Peramalan Jumlah Pengunjung Hotel Merpati (2015), metode peramalan Exponential Smoothing merupakan metode peramalan yang tepat untuk meramalkan jumlah pengunjung hotel Merpati, karena menghasilkan nilai MSE dan MAPE terkecil. Penelitian tersebut semakin menguatkan keputusan peneliti dalam memilih metode Exponential Smoothing sebagai metode peramalan yang tepat.

Berdasarkan wawancara yang telah dilakukan bersama Bapa Muji Tahid selaku Manajer Pemasaran menurut beliau metode peramalan ini akan mampu diterapkan di Ciwangun Indah Camp bahkan dapat menjadi sebuah keunggulan dalam menghadapi persaingan bisnis pariwisata, hal ini dikarenakan dalam dunia pariwisata kita tidak akan mampu memprediksi suatu peristiwa secara acak atau tanpa menggunakan dasar, oleh

karenanya menurut beliau metode peramalan ini akan sangat membantu pihak Ciwangun Indah Camp dalam pengelolaan pegunjung.

Berdasarkan wawancara dengan kedua informan lainnya yang merupakan pihak pengelola Ciwangun Indah Camp, dilihat dari aspek sumber daya manusia metode ini merupakan metode peramalan yang dapat diterapkan di Ciwangun Indah Camp karena menurut pengelola metode ini selain bagus sebagai penambah daya saing bagi Ciwangun Indah Camp namun juga terlampau sederhana dan akan mudah dipahami oleh karyawan mereka. Pengelolaan pengunjung dilakukan oleh bagian tertentu yang khusus hanya menangani pengunjung, sehingga mereka yakin dengan sumber daya yang mencukupi dan pembagian kerja yang jelas dimana setiap karyawan memiliki pekerjaanya masing-masing sehingga tidak ada satu karyawan yang melakukan beberapa pekerjaan misalnya merangkap dua pekerjaan sekaligus mereka yakin metode ini akan mudah diaplikasikan melalui pengarahan terhadap petugas ticketing sebagai pengelola pengunjung di Ciwangun Indah Camp .

Selama ini Ciwangun Indah Camp memang sudah sering memprediksikan tingkat pengunjung hanya saja masih berdasarkan pada pengalaman pada masa lalu sehingga dinilai kurang begitu akurat dan masih sering menimbulkan masalah ketika terjadi lonjakan pengunjung yang tidak terduga. Didukung oleh hal ini dimana karyawan sudah mengenal tekhnik memprediksi pengunjung, pihak pengelola yakin pemberian arahan oleh atasan dalam rangka pengenalan terhadap sebuah metode peramalan dengan rumus yang begitu sederhana akan membuat metode ini mudah dipahami oleh karyawana. Selain itu berdasarkan aspek keuangan peramalan ini sangat cocok diterapkan di Ciwangun Indah Camp karena tidak memerlukan banyak dana dalam perhitungan peramalan dengan

metode Exponential Smoothing ini. Karena peralatan yang dibutuhkan terlampau sangat sederhana hanya berupa data masa lalu dan kemampuan perhitungan secara manual oleh karyawan.

Metode peramalan Exponential Smoothing ini menjadi metode yang tepat untuk diterapkan di Ciwangun Indah Camp karena Deskripsi metode ini yang sangat cocok digunakan bagi data yang menunjukan kondisi fluktuatif yang tajam, dimana Deskripsi tersebut sangat sesuai dengan tingkat pengunjung di Ciwangun Indah Camp yang mengalami kenaikan maupun penurunan pengunjung secara tajam.

Ciwangun Indah Camp adalah destinasi wisata yang memiliki tempat yang sangat luas dan beberapa objek alam yang masih belum dapat dikelola dan sangat potensial serta menarik untuk dinikmati oleh pengunjung. Pengembangan setiap objek wisata baru memerlukan waktu yang cukup lama, oleh karena itu dibutuhkan perencanaan yang sangat matang dalam setiap tahap pengembangan. Hal ini sangat sesuai dengan metode peramalan yang dapat digunakan sebagai dasar penyusunan rencana yang bisa diterapkan oleh pihak Ciwangun Indah Camp. Metode peramalan Exponential Smoothing sebagai metode terpilih sangat cocok dengan kondisi ini, dimana pihak destinasi wisata membutuhkan perencanaan jangka panjang dengan dasar jumlah pengunjung. Hal ini sesuai dengan Deskripsi metode tersebut yang dikutip dalam buku Forecasting: Methods and Applications oleh Makridakis dkk (1983:79-115) bahwa Metode Exponential Smoothing merupakan metode peramalan yang cukup baik untuk peramalan jangka panjang dan jangka menengah, terutama pada tingkat operasional suatu perusahaan, dalam perkembangan dasar matematis dari metode Smoothing dapat dilihat bahwa konsep

Dalam dokumen BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN (Halaman 51-58)

Dokumen terkait