atau mendampingi ibu ke Posyandu agar bayi atau balitanya mendapat pelayanan kesehatan anak.
Memberikan penjelasan kepada masyarakat khususnya ibu, d.
bayi dan balita tentang tujuan dan manfaat pentingnya rutin datang ke Posyandu untuk menjadikan tumbuh kembangnya optimal.
Jelaskan apa itu Posyandu dan manfaatnya bagi tumbuh e.
kembang anak. Jelaskan bahwa Posyandu itu gratis, bayi dan balita akan ditimbang berat badannya untuk mengetahui status tumbuh kembangnya melalui Kartu Menuju Sehat (KMS).
Menimbang secara rutin setiap bulan ke Posyandu dan f.
memberi pengetahuan ibu tentang status kesehatan anak karena anak sehat bertambah usia akan bertambah berat badannya.
Menyediakan PMT penyuluhan dan PMT pemulihan (jika g.
diperlukan).
Hal yang penting, bagi bayi akan mendapatkan imunisasi h.
dasar lengkap.
Menjawab rumor yang beredar di masyarakat.
i.
Pokok bahasan: Kunjungan rumah C.
Pengertian kunjungan rumah 1.
Kunjungan rumah adalah salah satu kegiatan kader Posyandu yang bertujuan untuk melakukan pendekatan kepada masyarakat tentang kegiatan di Posyandu dan manfaatnya.
Selain itu, kunjungan rumah juga dilakukan untuk menggerakkan mereka agar mau datang ke Posyandu.
Sasaran kunjungan rumah 2.
Menentukan sasaran yang perlu dikunjungi, kader bisa mempertimbangkan beberapa hal berikut ini:
Sasaran yang pernah datang ke Posyandu, tetapi kemudian a.
tidak datang lagi.
Sasaran yang tidak pernah datang ke Posyandu dan tidak b.
menggunakan sarana kesehatan lainnya (misalnya tidak menggunakan pelayanan Puskesmas atau ke dokter swasta).
Sasaran yang perlu dikunjungi adalah sebagai berikut.
Ibu yang anak balitanya selama dua bulan berturut-turut tidak a.
hadir lagi ke Posyandu.
Ibu yang anak balitanya belum mendapat kapsul vitamin A.
b.
Ibu yang anak balitanya pada bulan lalu dikirim ke Puskesmas c.
karena:
1) berat badannya di Bawah Garis Merah (BGM), 2) sakit, dan
3) balita kegemukan.
Ibu hamil yang selama dua bulan berturut-turut tidak d.
menghadiri kegiatan di Posyandu.
Ibu yang kehamilannya baru saja diketahui (hamil baru).
e.
Ibu yang mengalami kesulitan menyusui anaknya.
f.
Ibu hamil dan ibu menyusui yang belum mendapat kapsul g.
yodium.
Ibu/Bapak yang belum mau mengikuti KB.
h.
Langkah-langkah kunjungan rumah 3.
Ada empat langkah yang perlu dilakukan dalam kunjungan rumah, yang bisa disingkat dengan SAJI, yaitu:
128 Penggerakkan Masyarakat Penggerakkan Masyarakat 129
s salam
A Ajak bicara
j jelaskan dan bantu
i ingatkan
Bagaimana menerapkan SAJI dalam kunjungan rumah?
Berikut ini akan diuraikan contoh penerapan SAJI dalam kunjungan rumah dengan keadaan keluarga sebagai berikut.
“Hasil pencatatan Kartu Kesehatan Pak Hasan, diketahui bahwa istri Pak Hasan sedang hamil. Ini adalah kehamilan yang ketiga kalinya. Selain itu ada anggota keluarga yang menderita batuk berdahak selama tiga minggu atau lebih.
Ternyata adik laki-laki Pak Hasan itu menderita penyakit TB Paru. Sebagai tindak lanjut pertemuan, telah diputuskan untuk mengunjungi rumah keluarga Pak Hasan.”
Salam a.
1) Ucapkan salam kepada penghuni rumah keluarga Pak Hasan, seperti Assalammualaikum, Selamat pagi, atau menggunakan kebiasaan menyapa dalam bahasa setempat.
2) Sapa keluarga dengan baik, bicarakan hal-hal yang umum dulu misalnya tentang kemajuan-kemajuan yang dicapai penduduk setempat, kegiatan ke luarga tersebut sehari-hari, dan sebagainya.
3) Sampaikan maksud kedatangan Anda, yaitu untuk membicarakan masalah yang berkaitan dengan ibu hamil dan penyakit TB paru, dan kesediaan Anda untuk membantu.
4) Tegaskan bahwa merupakan tugas Anda untuk membantu keluarga agar tetap sehat.
Ajak bicara b.
1) Ajak bicara anggota keluarga tentang masalah kehamilan dan penyakit TB paru, mungkin masih ada hal-hal yang meragukan atau belum jelas bagi mereka, bisa saja karena mereka merasa tidak bebas atau malu untuk mengungkapkan masalah yang sebenarnya dihadapi, maupun untuk bertanya lebih lanjut tentang cara mengatasi masalahnya.
2) Anda harus mendengarkan seluruh cerita anggota keluarga dengan baik sehingga dapat diketahui:
Seberapa jauh keluarga Pak Hasan mengenal a)
masalah yang berkaitan dengan ibu hamil dan penyakit TB Paru.
Apa hambatan keluarga untuk mengatasi masalah b)
tersebut, apakah karena:
Kurangnya pengetahuan untuk mengenal i.
masalah dan penyebab masalahnya.
Kurangnya pengetahuan tentang sarana ii.
pelayanan kesehatan yang tersedia.
Tidak adanya biaya untuk memperoleh iii.
pelayanan kesehatan.
Tidak adanya biaya untuk menyediakan sarana iv.
yang diperlukan untuk melaksana kan perilaku yang dianjurkan.
Adanya faktor lain yang menyangkut ke biasaan, v.
kepercayaan yang merugikan kesehatan.
130 Penggerakkan Masyarakat Penggerakkan Masyarakat 131 Jelaskan dan bantu
c.
1) Setelah mengetahui lebih jauh tentang keluarga Pak Hasan yang menyangkut pengetahuan, sikap dan perilaku yang berkaitan dengan masalah ibu hamil dan penyakit Penyakit TB Paru, Anda perlu memberikan penjelasan dan membantu keluarga Pak Hasan untuk mengatasi masalahnya tersebut.
2) Anda bisa bekerja sama dengan petugas kesehatan dalam menjelaskan permasalahan yang dihadapi oleh keluarga Pak Hasan terutama terkait dengan masalah kesehatan ibu hamil dan penyakit penyakit TB Paru.
3) Memberikan penjelasan jangan lupa meng gunakan media penyuluhan sebagai alat bantu untuk memperjelas pesan yang disampaikan.
Ingatkan d.
1) Di akhir kunjungan, ingatkan kembali pokok-pokok pesan yang telah disampaikan dan apa yang harus mereka lakukan untuk memecahkan masalah yang dihadapi, misalnya:
Jangan lupa memeriksakan kehamilan dan a)
merencanakan pertolongan persalinan pada tenaga kesehatan.
Penderita penyakit TB paru harus berobat dan b)
minum obat secara teratur.
2) Pada akhir percakapan dalam kunjungan yang Anda lakukan, jangan lupa tetap berusaha menarik perhatian mereka, agar kunjungan Anda berikutnya bisa diterima.
3) Dalam kesempatan ini, Anda bisa memberikan bahan/
media penyuluhan seperti leaflet untuk membantu
keluarga mengingat pesan-pesan yang telah disampaikan.
Tahap persiapan 4.
Memilih sasaran yang akan dikunjungi a.
Lihat penjelasan sebelumnya tentang pe nentuan sasaran.
Pembagian tugas kader b.
Apabila terdapat sejumlah keluarga/ibu yang harus dikunjungi, kader sebaiknya melakukan pembagian tugas.
Disarankan satu tim terdiri dari dua orang kader yang melakukan kenjungan bersama-sama.
Persiapan materi belajar c.
1) Kader Posyandu yang akan melakukan kun jungan harus menguasai topik yang ber sangkutan.
2) Bacalah dan pelajari bahan-bahan dan buku yang merupakan buku acuan kader.
Saran u
d. ntuk kader
1) Untuk mendapatkan informasi mengenai sa saran yang perlu dikunjungi, kader bisa me ngacu pada catatan-catatan kegiatan Posyandu.
2) Selain itu, sasaran bisa ditentukan berdasar kan hasil temuan kader atau informasi ibu-ibu lainnya di desa.
Tahap pelaksanaan kunjungan 5.
Kader mengucapkan salam dan beramah tamah terlebih a.
dahulu sebelum sampai pada pokok tujuan, untuk meminta kesediaan waktunya.
Kader menyampaikan tujuan kedatangannya.
b.
132 Penggerakkan Masyarakat Penggerakkan Masyarakat 133 Kader kemudian berbincang-bincang dengan keluarga/
c.
ibu tersebut tentang keadaan ibu hamil/ ibu menyusui/bayi/
balita.
Memberikan penjelasan tentang hal yang spe sifik mengenai