4. Fasilitas
2.1.3 Prestasi Akademik
2.1.3.1 Pengertian Prestasi Akademik
Prestasi akademik merupakan kalimat yang terdiri dari dua kata, yakni prestasi dan akademik dimana kata prestasi dan kata akademik mempunyai arti yang berbeda. Menurut (Umaya B I, 2017) berpendapat bahwa “Prestasi merupakan hasil yang dicapai, dilakukan dan dikerjakan oleh seseoranng”.
Prestasi setiap orang tidaklah selalu sama dari setiap bidang yang ada. Contohnya prestasi di bidang teknologi, seni, sastra, ilmu pengetahuan, olahraga, serta di bidang kepemimpinan. Sebaliknya, akademik adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan keilmuan
Menurut (Umaya B I, 2017) bahwa “Prestasi di bagi menjadi dua yakni prestasi dan akademik dan prestasi non akademik”. Prestasi akademik menurut Bloom (Arifin, 2008) yakni “Hasil dari perubahan perilaku yang meliputi tiga ranah yakni ranah kognitif, ranah afektif dan ranah psikomotor dimana merupakan kemampuan yang dituntut kepada anak didik untuk dikuasai”.
Definisi prestasi akademik menurut (Arifin, 2008) adalah “Bukti peningkatan atau pencapaian yang diperoleh seorang siswa sebagai pernyataan ada tidaknya kemajuan atau keberhasilan dalam program pendidikan”. Kemudian menurut (Arifin, 2008) prestasi akademik adalah “Hasil belajar terakhir yang dicapai oleh siswa dalam jangka waktu tertentu, yang mana di sekolah prestasi akademik siswa biasanya dinyatakan dalam bentuk angka atau simbol tertentu”.
Pengertian prestasi akademik dari penjelasan diatas dapat disimpulkan bahwa prestasi akademik merupakan usaha yang dilakukan peserta didik sehingga menghasil kecakapan yang diperoleh dari proses belajar dengan menguasai tiga ranah yakni ranah kognitif, ranah afektif dan ranah psikomotor.
2.1.3.2 Fungsi Penilaian Prestasi Akademik
Prestasi akademik merupakan tolak ukur untuk mengetahui kemampuan kognitif, afektif dan psikomotorik seorang peserta didik dalam pencapaian belajarnya, sehingga dibutuhkan penilaian dalam prestasi akademik. Menurut (Umaya B I, 2017) fungsi penilaian dalam bidang akademik memiliki beberapa bagian sebagai berikut:
a. Mengetahui taraf kesiapan siswa untuk menempuh tingkat pendidikan tertentu.
b. Memberikan bimbingan mengenai jenis pendidikan yang sesuai dengan siswa dapat memperoleh informasi. Potensi yang dimiliki oleh siswa dapat diketahui dengan cara melakukan penilaian.
c. Membandingkan prestasi yang dicapai oleh peserta didik apakah sudah sesuai dengan kapasitasnya serta mencari faktor-faktor yang menjadi penghalang dan dorong siswa tersebut dalam mencapai prestasi akademiknya sesuai kapasitasnya.
d. Untuk mengetahui kematangan siswa dalam penilaian prestasi akademiknya apabila prestasi akademiknya baik maka akan melanjutkan ke jenjang lebih tinggi dalam pendidikan seperti ke perguruan tinggi.
e. Mengadakan seleksi dimana hasil penilaian yang dilakukan dapat memberikan gambaran yang cukup jelas kepada calon siswa yang sesuai memenuhi syarat untuk jenis pendidikan tertentu.
Fungsi penilaian prestasi akademik yang teruarai diatas dapat disimpulkan bahwa fungsi penilaian prestasi akademik merupakan bagian dasar yang penting dalam mengetahui dan menyesuaikan mana siswa yang memiliki prestasi akademik dengan kurang dalam prestasi akademik.
2.1.3.3 Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Prestasi Akademik
Dalam pencapaian yang terbaik dalam belajar baik dari ranah kognitif, psikomotor dan afektif maka pastinya banyak yang mempengaruhi hal tersebut serta dampak yang dihasilkan hal tersebut, yang dampaknya tersebut baik positif ataupun negatif akan mempengaruhi prestasi akademik. Menurut Suryabrata, Psikologi Pendidikan (2010) “Dalam meraih prestasi akademik yang baik ada beberapa faktor yang harus diperhatikan karena didalam dunia pendidikan tidak sedikit peserta didik yang mengalami kegagalan”. Sedangkan menurut (Umaya B I, 2017) bahwa, secara garis besar faktor-faktor yang mempengaruhi belajar dan prestasinya dapat dibagi menjadi dua point yakni :
a. Faktor Internal
Faktor internal merupakan bagian dari dalam diri peserta didik yang mampu mempengaruhi prestasi akademik yang mana dibedakan menjadi dua bagian yaitu:
1. Faktor Fisiologis
Faktor fisioogis yang dimaksudkan yakni faktor yang berhubungan dengan kesehatan dan pancaindera yang meliputi: Kesehatan badan dan panca indera.
2. Faktor Psikologis
Faktor ini memiliki peran penting dalam keberhasilan peserta didik dalam mencapai prestasi akademik. Ada beberapa faktor psikologis yang mempengaruhi prestasi akademik peserta didik yakni:
inteligensi, bakat, minat, motivasi, dan kemampuan kognitif.
b. Faktor Eksternal
Ada beberapa faktor eksternal sebagai berikut:
1. Faktor Lingkungan keluarga
Dalam faktor lingkungan keluarga memiliki dua fator yang mana sosial ekonomi keluarga yakni faktor ini memiliki pengaruh terhadap prestasi akademik apabila fasilitas belajar mendukung proses belajarnya dan pendidikan orang tua yakni memiliki pengaruh terhadap pendidikan anak-anaknya dikarenakan orang tua yang memiliki jenjang pendidikan tinggi pasti cenderung lebih perhatian dan memahami apa yang dibutuhkan anaknya dalam menempuh pendidikan.
2. Faktor Lingkungan Sekolah
Faktor lingkugan sekolah meliputi antara lain: Sarana dan prasarana, kompetensi guru serta kurikulum dan metode mengajar.
3. Faktor Lingkungan Masyarakat a. Sosial Budaya
Dalam hal ini sosial budaya mengenai tentang pandangan masyarakat mengenai pentingnya pendidikan akan mempengaruhi kesungguhan pendidik dan peserta didik.
b. Partisipasi Terhadap Pendidikan
Apabila semua pihak berpartisipasi serta mendukung kegiatan pendidikan mulai dari lapisan pemerintah sampai pada lapisan masyrakat pasti setiap orang akan lebih menghargai dan berusaha memajukan pendidikan dan ilmu pengetahuan.
Menurut Ahmadi dan Supriyono (2004) terdapat faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi akademik yakni :
A. Faktor Internal
Dalam faktor internal terdapat beberapa bagian sebagai berikut : 1. Faktor Jasmaniah (Fisiologi)
Dalam faktor ini yang termasuk faktor penglihatan, pendengaran dan struktur tubuh.
2. Faktor Psikologis
Dalam faktor ini yang termasuk bagian ini yakni:
a. Faktor intelektif yang meliputi yakni :
Faktor potensial : faktor ini berkaitan dengan kecerdasan dan bakat.
Faktor kecakapan nyata : faktor ini berkaitan dengan prestasi yang telah dimilik peserta didik.
b. Faktor Non-Intelektif
Faktor ini mengenai unsur-unsur kepribadian tertentu seperti halnya unsur sikap, kebiasaan, minat, kebutuhan, motivasi, emosi serta penyesuaian diri.
B. Faktor Eksternal
Dalam faktor ini merupakan faktor dari luar dalam mencapai prestasi akademik dimana terbagi atas 3 bagian yakni:
1. Faktor sosial
Faktor sosial berkaitan dengan interaksi dengan lingkungan sekitarnya seperti lingkungan keluarga, sekolah, masyarakat dan kelompok.
2. Faktor budaya
Faktor yang mengenai budaya yang dilakukan dan menjadi kebiasaan, seperti adat istiadat, ilmu pengetahuan, teknologi dan kesenian.
3. Faktor lingkungan fisik
Faktor lingkungan fisik disini dimaksudkan dengan fasilitas yang mendukung prestasi akademik siswa tersebut seperti halnya fasilitas rumah, faslitas belajar dan fasilitas iklim.
Faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi akademik yang telah terurai di atas maka dapat ditarik kesimpulan bahwa ada dua bagian faktor yang mempengaruhi prestasi akademik yaitu faktor internal dan faktor ekseternal.
Dimana faktor internal lebih cenderung ke diri sendiri seperti bagian fisiologis dan psikologis dari peserta didik tersebut, sedangkan faktor eksternal sendiri lebih cenderung ke lingkungan diri peserta didik seperti lingkungan keluarga, sekolah dan masyarakat.