2. Lokakarya
2.6. Prospek Pekerjaan
2.6.1. Prospek Pekerjaan Lulusan Sarjana Sosiologi
Sejalan dengan perkembangan ekonomi dan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang begitu pesat, maka pertumbuhan kesempatan kerja yang baru membutuhkan tenaga kerja yang memiliki keahlian tinggi. Permintaan pasar kerja yang semakin besar terhadap sumberdaya manusia yang berkualitas dan pada tingkat keahlian tinggi. Dalam kaitan ini, Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Brawijaya, dimaksudkan untuk menghasilkan ahli-ahli ilmu sosial, khususnya sosiologi yang peka dan tanggap terhadap perubahan dan perkembangan ekonomi, ilmu pengetahuan dan teknologi, sehingga mampu mengisi peluang kerja baru yang tersedia.
Ahli sosiologi ini diperlukan terutama untuk mengefisienkan dan mengefektifkan implementasi program-program pembangunan dan pemecahan- pemecahan praktis permasalahan dalam masyarakat dan mampu menjadi community leader yang baik.
Tabel 1.
Prospek Pekerjaan Lulusan Sarjana Sosiologi
No. Macam Kompetensi Kualifikasi Bidang
Kerja Instansi
1. Kompetensi utama:
1. Mengetahui dan memahami berbagai teori dan metode penelitian sosiologi 2. Mampu melakukan
analisis masalah sosial dan mampu
memberikan solusi aplikatif dalam perspektif sosologi
Bidang Kerja Utama:
a. Social analist b. Peneliti/ilmuwan c. Konsultan d. Perencana
pembangunan e. Tenaga pendidik
Instansi Pemerintah, seperti: Bappenas/
Bappeda, Depsos, Menko Kesra dan Taskin, MenNeg Pemberdayaan Perempuan, Depdiknas, Deptan dan Legislatif; serta Instansi Swasta (Corporate dan Sosial)
2. Kompetensi Pendukung:
1. Mampu melakukan rekayasa sosial 2. Mampu
mendokumentasikan dan mempublikasikan
Bidang Kerja Tambahan:
a. Jurnalis b. NGO
c. WIrausaha Mandiri d. Analisis Pasar
Instansi Swasta nasional maupun Transnasional atau kerja secara mandiri
hasil-hasil penelitian 3 Kompetensi Lainnya :
Memiliki kemampuan
bekerjasama dan
beradaptasi di dalam masyarakat
Hubungan Kemasyarakatan
Usaha Mandiri
2.6.2. Prospek Pekerjaan Lulusan Sarjana Ilmu Komunikasi
Sejalan dengan perkembangan ekonomi dan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, maka pertumbuhan kesempatan kerja baru membutuhkan tenaga kerja yang berkeahlian. Dalam kaitan ini Jurusan Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik dimaksudkan untuk menghasilkan ahli komunikasi yang peka dan tanggap terhadap perubahan dan perkembangan ekonomi global, ilmu pengetahuan dan teknologi, sehingga lulusan sarjana komunikasi mampu mengisi peluang kerja baru yang tersedia.
Ahli Komunikasi sangat diperlukan terutama dalam rangka untuk mengefisiensikan dan mengefektifkan penerapan program-program pembangunan dan pemecahan permasalahan-permasalahan praktis di dalam masyarakat. Berbagai ragam pekerjaan dan posisi jabatan yang dapat diisi oleh lulusan sarjana ilmu komunikasi disajikan pada Tabel 2 berikut.
Tabel 2.
Prospek Pekerjaan Lulusan Sarjana Ilmu Komunikasi
No. Macam
Kompetensi Kualifikasi Bidang Kerja Instansi 1 Kompetensi
Utama Komunikolog Semua instansi yang memiliki
kebutuhan ahli komunikasi/ terkait bidang komunikasi
2
Kompetensi Pendukung
1. Komunikasi Massa:
- Produser Acara - Programmer - Reporter - Jurnalis - Script Writer - Manager Media 2. Public Relation:
- Lobbying - Manajer Event - Manajer Kampanye - PRO
Pemerintah:
1. PTN 2. Dephubtel
3. Dep.Komunikasi dan Informasi 4. Depdiknas
5. Lembaga Penyiaran (TV, RRI) 6. Diperta
7. Deparlu 8. Lemlit
2 Kompetensi
Pendukung 3. Business Communication : - Marketing/AE
- Negotiator
- Perencana Periklanan 4. Konsultan Komunikasi 5. Analis Media
6. Event Organizer 7. Copy Writer.
8. Akademisi
(Peneliti/Pengajar)
Swasta :
1. Industri Media (Radio, TV, Media Cetak, dan Media Interaktif / Internet)
2. Biro Iklan 3. PR Konsultan
4. PTS / Akademi Komunikasi 5. Production House
2 Kompetensi
Pilihan 1. Fotografer.
2. Juru Kamera.
3. Anchor/Telangkai/Host 4. Trainner.
5. Kolumnis
6. Desainer Komunikasi Grafis 7. Grafika
8. Editor 9. Penyuluh 10. Juru Kampanye
Pemerintah dan Swasta:
1. Konsultan SDM 2. LSM
3. Perusahaan Entertainment 4. Perusahaan
5. Media Massa
2.6.3. Prospek Pekerjaan Lulusan Sarjana Psikologi
Seiring dengan perkembangan ekonomi dan kemajuan ilmu pengetahuan serta teknologi yang begitu pesat, maka pertumbuhan kesempatan kerja di era globalisasi saat ini membutuhkan tenaga kerja yang memiliki tingkat keahlian yang tinggi. Permintaan pasar kerja yang semakin besar terhadap sumberdaya manusia yang berkualitas dan berkompetensi dengan tingkat keahlian yang tinggi merupakan suatu tantangan bagi perguruan tinggi untuk dapat menghasilkan sarjana profesional serta memiliki potensi dan kompetensi berkeahlian tinggi, agar mampu mengisi peluang kerja yang tersedia, sehingga lulusan perguruan tinggi dapat terserap di pasaran kerja dan tidak menambah pengangguran. Dalam kaitan ini pembukaan Program Studi Psikologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik dimaksudkan untuk menghasilkan ahli-ahli psikologi yang peka dan tanggap terhadap perubahan dan perkembangan sumber daya manusia (SDM) dan sosial sehingga mampu mengisi peluang kerja baru yang tersedia di pasaran kerja terkait bidang psikologi.
Ahli psikologi diperlukan terutama dalam mengefisienkan dan mengefektifkan implementasi program-program pembangunan dan pemecahan- pemecahan praktis permasalahan psikologi di masyarakat secara luas.
Adapun mengenai berbagai pekerjaan dan jabatan yang dapat diisi oleh lulusan sarjana Psikologi tertera pada Tabel 3.
Tabel 3.
Prospek Pekerjaan Lulusan Sarjana Psikologi No. Macam
Kompetensi Kualifikasi
Bidang Kerja Instansi
1. Kompetensi
Utama Sebagai Ahli
psikologi a. Pemerintah (TNI, Polri, PEMDA), Rumah sakit (umum/jiwa).
b. Perusahaan (swasta) dan BUMN.
2. Kompetensi Pendukung
Sebagai : Trainer Pengajar Peneliti Konselor Konsultan
a. Lembaga penelitian dan pelatihan.
Lembaga pendidikan (PTN/PTS, sekolah), lembaga sosial dan lembaga terapi.
b. Lembaga Konsultan psikologi, LSM.
3. Kompetensi
Lainnya Politisi a. Pemerintah (Eksekutif dan legislatif).
b. Swasta (Partai politik)
2.6.4. Prospek Pekerjaan Lulusan Sarjana Hubungan Internasional
Proses pembelajaran bertujuan menghasilkan lulusan yang mampu memahami fenomena dan permasalahan global secara ilmiah maupun pragmatis sehingga mempunyai kecakapan dan kepekaan dalam bersikap dan membuat keputusan dalam kehidupan ilmiah, bermasyarakat, maupun menghadapi dunia kerja.
Lulusan Hubungan Internasional disiapkan untuk dapat menempati lapangan kerja tradisional Hubungan Internasional, yaitu ranah diplomatik, maupun lapangan kerja non-tradisional yang semakin beragam dan kondusif bagi Sarjana Hubungan internasional. Untuk itu mereka dibekali dengan 3 kompetensi sebagai analis, negosiator, dan agen transformasi.
Adapun mengenai berbagai pekerjaan dan jabatan yang dapat diisi oleh lulusan sarjana Hubungan Internasional dapat dilihat pada tabel 4.
Tabel 4.
Prospek Pekerjaan Lulusan Sarjana Hubungan Internasional No. Macam Kompetensi Kualifikasi
Bidang Kerja Instansi
1. Kompetensi Utama Pemahaman- keterampilan- kepekaan/sikap:
1. Keilmuan
2. Diplomasi-Negosiasi 3. Rekayasa-
Transformasi Sosial
Akademikus, Diplomat,
Global Officer, Peneliti, Ahli Strategi
Universitas, Kementerian Luar Negeri, Kedutaan Besar, Perwakilan Negara Asing, Atase, International Non-Governmental Organization (INGO), Lembaga Penelitian &
Think-Tank
2. Kompetensi Pendukung Politikus,
Birokrat, Public
Instansi Pemerintahan, Lembaga Donor, NGO, Lembaga Penelitian,
Pemahaman- keterampilan- kepekaan/sikap:
1. Sejarah&Area Studies 2. Komunikasi
3. Agenda Setting
Relations, Bankir, Pebisnis Transnasional, Konsultan Internasional, Development Workers
Bank, MNC, Konsultan Global
3. Kompetensi Lainnya Pemahaman- keterampilan- kepekaan/sikap:
1. Bahasa & Multikultur 2. Manajerial
3. Reporting
Interpreter, Jurnalis,
Presenter, Editor
Perhotelan, Pariwisata, MNC, Media Massa
2.6.5. Prospek Pekerjaan Lulusan Sarjana Ilmu Politik
Sebagai upaya untuk menghindari pertambahan angka pengangguran baru, pembukaan Program Studi Ilmu Politik bertujuan untuk menghasilkan sarjana Ilmu Politik yang peka terhadap dinamika politik dan kompleksitas perkembangan negara, kebijakan publik, perubahan sosial, ekonomi, dinamika politik dan pemerintahan, dan teknologi. Sehingga lulusan Program Studi Ilmu Politik diorientasikan mampu mengisi peluang kerja terkait, yang tersedia di pasaran kerja.
Prospek pekerjaan yang tersedia bagi lulusan sarjana Ilmu Politik untuk masa sekarang dan masa yang akan datang masih memiliki prospek yang bagus.
Ahli Illmu Politik dibutuhkan karena kemampuannya mendesain riset kebijakan yang tidak hanya berkaitan dengan persoalan politik saja. Selain itu, karena kemampuannya merancang program-program pembangunan politik dan sosial.
Adapun mengenai berbagai pekerjaan dan jabatan yang dapat diisi oleh lulusan sarjana Ilmu Politik tertera pada Tabel 5.
Tabel 5.
Bidang Pekerjaan Sarjana Ilmu Politik
NO. KUALIFIKASI INSTITUSI
A. KUALIFIKASI UTAMA
1. Institusi Politik & Pemerintahan a. Politisi
b. Birokrat / PNS c. Akademisi d. Peneliti e. Staff Ahli f. Diplomat
g. Juru Bicara (Spokeperson) h. Komisi Pemilihan Umum (KPU) i. Badan Pengawas Pemilu (BAWASLU)
Institusi Pendukung Kompetensi Utama antara lain:
1. Partai Politik
2. Kementerian - Kementerian 3. Pemerintah pusat dan daerah
(PEMDA)
4. Lembaga Kepresidenan 5. LIPI
6. Perguruan Tinggi 7. BUMN, BUMD 8. KPU dan BAWASLU 2. Non-Governmental
a. Aktivis sosial b. Pengamat Politik c. Konsultan politik
i. Konsultan Pemilu
ii. Konsultan Program Pembangunan
9. NGO
10. Lembaga Peneliti Independen 11. Lembaga Konsultan Asing,
Nasional, dan Daerah
B. KUALIFIKASI PENDUKUNG 1. Private Sector
a. Enterpreneur b. Analis pasar
c. Human resource development d. Analis dan pelaksana CSR
e. Penasehat Urusan Publik Perusahaan
Institusi yang mewadahi kompetensi pendukung adalah:
1. Korporasi Asing dan Nasional 2. BUMD dan BUMN
3. NGO
4. Lembaga Pelatihan 5. Lembaga Donor
2. Media a. Litbang b. Editor c. Wartawan d. Presenter e. Kolumnis
6. Media Massa (Cetak dan Elektronik)
7. Lembaga Penerbitan
C. KUALIFIKASI LAINNYA 1. Pegawai Bank 2. Pialang 3. Guru
4. Sales Manager
Institusi pendukung Kompetensi Lainnya adalah:
1. Bank, 2. Pasar Modal, 3. Lembaga Pendidikan 4. Perusahaan.
2.6.6. Prospek Pekerjaan Lulusan Sarjana Ilmu Pemerintahan
Sebagai upaya untuk menghindari pertambahan angka pengangguran baru, pembukaan Program Studi Ilmu Pemerintahan bertujuan untuk menghasilkan sarjana Ilmu Pemerintahan yang sensitif terhadap perubahan dan kompleksitas
perkembangan negara, kebijakan publik, perubahan sosial, ekonomi, dan dinamika politik dan pemerintahan, dan teknologi. Sehingga lulusan Program Studi Ilmu Pemerintahan diorientasikan mampu mengisi peluang kerja terkait, yang tersedia di pasaran kerja.
Adapun mengenai berbagai pekerjaan dan jabatan yang dapat diisi oleh lulusan sarjana Ilmu Pemerintahan tertera pada Tabel 6.
Tabel 6.
Bidang Pekerjaan Sarjana Ilmu Pemerintahan
NO. MACAM KOMPETENSI KUALIFIKASI BIDANG KERJA INSTANSI 1. Kompetensi Utama:
a. Memiliki keunggulan dalam menganalisis fenomena sosial, politik dan pemerintahan
b. Mampu merumuskan rekomendasi dan solusi dari masalah pemerintahan
Sebagai:
1. Birokrat 2. Politisi
3. Ketua lembaga pemerintahan 4. Konsultan 5. Staf ahli 6. Peneliti 7. Analis media
8. Analis pemerintahan 9. Pekerja sosial 10. Social enterpreneur
a. Pemerintah:
Kementerian Dalam Negeri, KemenPAN dan Reformasi Birokrasi, Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten/Kota , DPR/DPRD.
b. Non Pemerintah:
partai politik, tenaga ahli fraksi/komisi.
c. Lembaga
filantrofi: LSM, yayasan.
2. Kompetensi Pendukung:
a. Memiliki keunggulan dalam memahami masalah kelembagaan, inovasi pemerintahan dan pemerintahan daerah
b. Mampu memahami
kebutuhan pengelolaan pemerintahan kontemporer
Sebagai:
1. Penulis buku 2. Calon master 3. Dosen 4. Jurnalis
a. Lembaga Penelitian dan Pelatihan b. Media Massa
cetak dan elektronik c. Lembaga
Internasional
3. Kompetensi Lainnya:
a. Memiliki sikap moral santun, berintegritas dan
pemahaman etika
pemerintahan
Sebagai:
1. Public speaker 2. Event organization
a. Perusahaan daerah b. Perusahaan
nasional c. Perusahaan
asing
BAB III
MACAM PENERIMAAN MAHASISWA BARU DAN JURUSAN/PROGRAM STUDI