Sumber: https://materibelajar.co.id/qada-dan-qadar/
KOMPETENSI INTI
KOMPETENSI INTI 1
KOMPETENSI INTI 2
KOMPETENSI INTI 3
KOMPETENSI INTI 4
(SIKAP
SPIRITUAL) (SIKAP SOSIAL) (PENGETAHUAN) (KETERAMPILAN) 13. Menghargai dan
menghayati ajaran agama yang dianutnya
14. Menunjukkan perilaku jujur, disiplin,
tanggung jawab, peduli
(toleransi, gotong royong), santun, dan percaya diri dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam
jangkauan pergaulan dan keberadaannya
15. Memahami pengetahuan (faktual,
konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata
16. Mencoba, mengolah dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai,
memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di
sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/ teorI.
KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI
DASAR
KOMPETENSI DASAR
KOMPETENSI DASAR
KOMPETENSI DASAR 1.6 Menghayati
adanya qadha dan qadar sebagai ketentuan Allah Swt.
2.6 Menunjukan perilaku tawakal sebagai
implementasi beriman kepada qadha dan qadar Allah Swt.
3.6 Menganalisis pengertian , dalil/
bukti, macam- macam, dan hikmah beriman kepada qadha dan qadar
4.6 Mengomunikasikan hasil analisis contoh dan ciri-ciri perilaku
beriman kepada qadha dan qadar
INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI
1.6.1. Menghayati dan meyakini adanya qadha dan qadar sebagai ketentua Allah Swt.
2.6.1. Menunjukkan perilaku tawakal sebagai implementasi beriman kepada qadha dan qadar Allah Swt.
3.6.1. Menjelaskan pengertian qadha dan qadar 3.6.2. Menunjukkan dalil tentang qadha dn qadar 3.6.3. Mengidentifikasi macam-macam takdir 3.6.4. Mengidentifikasi contoh-contoh takdir
3.6.5. Menganalisis perilaku beriman kepada qadha dan qadar
4.6.1. Mengomunikasikan contoh-contoh perilaku beriman kepada qadha dan qadar 4.6.2. Mengomunikasikan ciri-ciri perilaku beriman kepada qadha dan qadar
PETA KONSEP
PENGERTIAN QADHA DAN QADAR
CONTOH-CONTOH QADHA DAN QADAR
PERILAKU BERIMAN KEPADA QADHA DAN QADAR
MACAM-MACAM TAKDIR DALIL TENTANG QADHA DAN QADAR
Materi Aktivitas Ketampilan
Menggali pengertian qadha dan qadar
Meniskusikan dalil yang berkaitan dengan Rukun Iman
terutama iman kepada qadha dan qadar
Communication Collaborative
Creative Critical Thinking Berdiskusi untuk
memikirkan jika kita tidak percaya adanya takdir
Mencari contoh yang lain tentang takdir
Menganalisis perilaku beriman kepada qadha
dan qadar
a. Amati dan renungkan ayat berikut!
نَأ ِل بَق نِم ٍباَتِك يِف لِْإ مُكِسُف نَأ يِف لْ َو ِض رلأا يِف ٍةَبي ِصُم نِم َباَصَأ اَم ) ٌريِسَي ِهَّللا ىَلَع َكِلَذ َّنِإ اَهَأ َر بَن ٦٦
(
Artinya : Tiada suatu bencanapun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauhul Mahfuzh) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah. ( Qs.
Al-Hadid ayat 22)
b. Perhatikan gambar berikut!
Sumber: https://images.app.goo.gl/NtLo7n5NR53dwk5L8
Setelah kalian memperhatikan dan mengamati gambar di atas, ada beberapa pertanyaan yang perlu kalian renungkan sebagai berikut. Daftarlah sejumlah pertanyaan dengan menggunakan apa, mengapa, bagaimana, dimana, kapan.
NO KATA TANYA PERNYATAAN
1. Apa Apa hubungan ayat dengan gambar di atas?
2.
3.
A. PENGERTIAN KEPADA QADHA DAN QADAR
Secara bahasa pengertian qadha adalah ketetapan, ketentuan, keputusan, kehendak, hukum, pemberitahuan dan penciptaan. Secara istilah qadha adalah ketetapan, ketentuan dan keputusan Allah Swt. dari sejak zaman azali atas segala sesuatu yang berkaitan dengan iradah atau kehendak-Nya, baik itu kebaikan dan keburukan, hidup dan mati. Qadha sebagai rencana Allah Swt. sejak zama azali.
Qadar secara bahasa artinya kepastian, peraturan dan ukuran. Qadar secara istilah adalah aturan atau ukuran yang diciptakan oleh Allah Swt. sebagai perwujudan ketetapan (qadha) terhadap segala sesuatu yang berkaitan dengan makhluk-Nya yang telah ada sejak zaman Azali dan pastinya sesuai dengan iradah-Nya. Qadar sebagai pelaksanaan rencana (qadha) Allah Swt.
Perpaduan/ gabungan antara qadha dan qadar disebut takdir. Takdir berlaku kepada semua makhluk hidup baik yang telah, sedang, maupun yang akan terjadi.
Contoh: Allah Swt berencana menciptakan seorang hamba bernama Hasan (qadha Allah Swt.). Kemudian Allah Swt. memproses penciptaan Hasan ketika umur 4 bulan di perut
ibunya diberi kepastian kapan Hasan akan lahir, ditakar rezekinya / diukur rezekinya, diatur kapan matinya, dan lain sebagai yang berkenaan Hasan (qadar Allah Swt.)
Orang yang beriman kepada qadha dan qadar (takdir) adalah orang yang percaya dengan sepenuh hati bahwa ketentuan atau ketetapan Allah Swt. benar adanya, di mana telah dtentukan sejak zaman azali maupun sejak diciptakannya makhluk-Nya. Hal ini berlaku bagi semua makhluk-Nya. Qadha dan qadar Allah Swt. wajib dipercayai sebagai bukti keyakinan terhadap kebesaran dan kekuasaan Allah Swt.
B. DALIL TENTANG QADHA DAN QADAR Q.S. Ar-Ra’du ayat 11:
...
َف ا ٗء ٓوُس م ۡوَقِب ُهَّللٱ َداَرَأ ٓاَذِإ َو ۡۗۡمِهِسُفنَأِب اَم ْاوُرِ يَغُي ٰىَّتَح ٍم ۡوَقِب اَم ُرِ يَغُي َلَّ َهَّللٱ َّنِإ ۚۥُهَل َّد َرَم َلَ
ٍلا َو نِم ۦِهِنوُد نِ م مُهَل اَم َو ٤٤
Artinya:
Sesungguhnya Allah tidak merubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri. Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap sesuatu kaum, maka tak ada yang dapat menolaknya; dan sekali- kali tak ada pelindung bagi mereka selain Dia (QS. ar-Ra’du: 11).
Maksud ayat di atas adalah takdir manusia dapat diusahakan oleh manusia itu sendiri. Manusia yang usaha (ikhtiar)nya bagus biasanya takdirnya bagus. Berarti untuk menjadi bagus (berhasil hidup) perlu adanya usaha yang dilakukan.
Q.S. Al-Ahzab ayat 36:
ِه ِر ۡمَأ ۡنِم ُةَرَي ِخۡلٱ ُمُهَل َنوُكَي نَأ اًر ۡمَأ ٓۥُهُلوُسَر َو ُهَّللٱ ىَضَق اَذِإ ٍةَنِم ۡؤُم َلَّ َو نِم ۡؤُمِل َناَك اَم َو ِِ ۡعَي نَم َو ۡۗۡم
ا ٗنيِبُّم ٗلََٰلَض َّلَض ۡدَقَف ۥُهَلوُسَر َو َهَّللٱ ٣٣
Artinya:
Dan tidaklah patut bagi laki-laki yang mukmin dan tidak (pula) bagi perempuan yang mukmin, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan
Ayoo ... menggali pengertian qadha dan qadar...anak-anak....
Maksud ayat tersebut adalah jika Allah Swt. dan Rasul-Nya sudah menetapkan sesuatu keputusan maka tidak ada orang yang pantas protes agar keputusan itu dirubah.
Bagi yang berani protes sama saja ia durhaka dan tersesat. Berarti manusia harus menerima ketetapan. keputusan Allah Swt. dan Rasul-Nya.
Q.S. Al-Qamar ayat 49:
ٖرَدَقِب ُهََٰنۡقَلَخ ٍء ۡيَش َّلُك اَّنِإ ٤٣
Artinya:
Sesungguhnya Kami menciptakan segala sesuatu menurut ukuran (QS. Al-Qamar: 49).
Maksud ayat di atas adalah segala sesuatu yang diciptakan Allah Swt. sudah diukur/ ditakar ketetapannya. Walau demikian manusia tetap berusaha walaupun yang menetapkan Allah Swt.
Q.S. Al-Hadid ayat 22: