Standar proses penelitian merupakan kriteria minimal tentang kegiatan penelitian yang terdiri atas perencanaan, pelaksanaan,
dan pelaporan. Kegiatan penelitian merupakan kegiatan yang memenuhi kaidah dan metode ilmiah secara sistematis sesuai dengan otonomi keilmuan dan budaya akademik serta harus mempertimbangkan standar mutu, keselamatan kerja, kesehatan, kenyamanan, serta keamanan peneliti, masyarakat, dan lingkungan. Kegiatan penelitian yang dilakukan oleh mahasiswa dalam rangka melaksanakan tugas akhir, skripsi, tesis, atau disertasi harus memenuhi capaian pembelajaran lulusan, dan ketentuan peraturan di perguruan tinggi.
Mutu luaran penelitian dipengaruhi oleh kualitas proses penelitian yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, dan pelaporan yang dilakukan secara sistematik dan terukur indikator keluarannya.
Standar proses penelitian sangat perlu dijamin pemenuhannya karena akan memberikan dampak kepada mutu luaran. Adapun standar proses penelitian ini digunakan sebagai :
a. Standar proses penelitian sebagai acuan kualitas proses penelitian yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan dan pelaporan
b. Sebagai dokumen jaminan perancangan penelitian yang bersesuaian dengan luaran penelitian yang diharapkan.
2. Pihak Yang Wajib Memenuhi Standar 1) Rektor, Dekan
2) Wakil Rektor, Dekan Bidang Akademik 3) Ketua LP3M
4) Wakil Dekan Bidang Akademik
5) Kelompok Dosen 6) Mahasiswa
3. Definisi Istilah
1) Standar proses penelitian merupakan kriteria minimal tentang tentang kegiatan penelitian yang terdiri atas perencanaan, pelaksanaan, dan pelaporan.
2) Kegiatan penelitian yang dimaksud merupakan kegiatan yang memenuhi kaidah dan metode ilmiah secara sistematis sesuai dengan otonomi keilmuan dan budaya akademik
3) Perencanaan penelitian adalah tahapan awal dari kegiatan penelitian untuk menyediakan peta jalan (road map), mengakses informasi penelitian, mengajukan proposal penelitian yang harus dilakukan oleh dosen Undana selain untuk merealisasikan visi, misi, tujuan, dan sasaran serta Pola Ilmiah Pokok Undana juga untuk memenuhi permintaan stakeholder.
4) Pelaksanaan penelitian adalah tahapan untuk merealisasikan perencanaan penelitian dalam upaya memenuhi tujuan yang telah ditetapkan dengan tetap memegang prinsip-prinsip dalam metode ilmiah, mempertimbangkan standar mutu, keselamatan kerja, kesehatan, kenyamanan, serta keamanan peneliti, masyarakat, dan lingkungan.
5) Pelaporan penelitian adalah tahapan kegiatan penulisan laporan penelitian sesuai dengan metode penulisan ilmiah yang diprasyaratkan oleh pemberi dana
4. Pernyataan Isi Standar
1) Dekan dan Kepala LP2M dengan kewenangannya masing- masing berkewajiban memastikan Undana memiliki kriteria minimal tentang kegiatan Penelitian yang terdiri atas perencanaan, pelaksanaan, dan pelaporan yang merupakan kegiatan yang memenuhi kaidah dan metode ilmiah secara sistematis sesuai dengan otonomi keilmuan dan budaya akademik.
2) Dekan dan Kepala LP2M dengan kewenangannya masing- masing berkewajiban memastikan setiap kegiatan penelitian harus mempertimbangkan standar mutu, keselamatan kerja, kesehatan, kenyamanan, serta keamanan peneliti, masyarakat, dan lingkungan secara konsisten.
3) Dekan, Kepala LP2M dan Dekan dengan kewenangannya masing-masing berkewajiban memastikan setiap kegiatan penelitian yang dilakukan oleh mahasiswa dalam rangka melaksanakan tugas akhir, skripsi, tesis, atau disertasi harus memenuhi ketentuan capaian pembelajaran lulusan, dan ketentuan peraturan di Undana secara konsisten.
4) Dekan, Kepala LP2M dan Dekan dengan kewenangannya masing-masing berkewajiban memastikan setiap kegiatan Penelitian yang dilakukan oleh mahasiswa dinyatakan dalam besaran Satuan Kredit Semester sesuai level KKNI secara konsisten.
5) Dekan, Kepala LP2M dan Dekan dengan kewenangannya masing-masing berkewajiban memastikan setiap kegiatan Penelitian dosen dan mahasiswa melaksanakan penelitian sesuai dengan agenda penelitian dosen yang merujuk kepada peta jalan penelitian.
6) Dekan, Kepala LP2M dan Dekan dengan kewenangannya masing-masing berkewajiban memastikan setiap kegiatan penelitian dosen yang bidang keilmuannya sesuai dengan Prodi dalam pelaksanaannya melibatkan mahasiswa program studi untuk percepatan masa studi secara berkelanjutan.
5. Strategi Pelaksanaan Standar
1) Dekan menetapkan standar proses penelitian
2) Ketua LP2M melaksanakan sosialisasi standar proses penelitian
6. Indikator Ketercapaian Standar
1) Undana memiliki kriteria minimal tentang kegiatan Penelitian yang terdiri atas perencanaan, pelaksanaan, dan pelaporan
yang merupakan kegiatan yang memenuhi kaidah dan metode ilmiah secara sistematis sesuai dengan otonomi keilmuan dan budaya akademik.
2) Setiap kegiatan penelitian harus mempertimbangkan standar mutu, keselamatan kerja, kesehatan, kenyamanan, serta keamanan peneliti, masyarakat, dan lingkungan secara konsisten.
3) Setiap kegiatan Penelitian yang dilakukan oleh mahasiswa dalam rangka melaksanakan tugas akhir, skripsi, tesis, atau disertasi harus memenuhi ketentuan capaian pembelajaran lulusan, dan ketentuan peraturan di Undana secara konsisten.
4) Setiap kegiatan Penelitian yang dilakukan oleh mahasiswa dinyatakan dalam besaran Satuan Kredit Semester sesuai level KKNI secara konsisten.
5) Setiap kegiatan Penelitian dosen dan mahasiswa melaksanakan penelitian sesuai dengan agenda penelitian dosen yang merujuk kepada peta jalan penelitian.
6) Setiap kegiatan penelitian dosen yang bidang keilmuannya sesuai dengan Prodi dalam pelaksanaannya melibatkan mahasiswa program studi untuk percepatan masa studi secara berkelanjutan
7. Dokumen Standar Terkait
1) Rencana Induk Penelitian Undana
2) Rencana Induk Penelitian Program studi 3) SOP penelitian
8. Referensi
1) Undang-Undang RI No. 12 tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi.
2) Peraturan Menteri Riset, Teknologi, Dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Nomor 62 Tahun 2016 Tentang Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi
3) Peraturan Menteri Riset, Teknologi, Dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 2015 Tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi.
4) Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2020 Tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi.
5) Matriks Penilaian Laporan Evaluasi Diri Dan Laporan Kinerja Program Studi Sarjana, Magister, dan Doktor Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT) Jakarta, 2019.
STANDAR PENILAIAN PENELITIAN
1. Rasionalisasi
Untuk meningkatkan Kualitas Penelitian Perguruan Tinggi, Kementerian Pendidikan Nasional/Kementerian Ristekdikti telah melakukan berbagai upaya, diantaranya dengan melakukan pembenahan sistim pengelolaan penelitian di perguruan tinggi, yang dilakukan menurut kaidah dan metode ilmiah secara sistematis diantaranya dengan terbitnya Panduan Pelaksanaan Penelitian di Perguruan Tinggi Edisi XII. Demikian pula Universitas Nusa Cendana melalui Lembaga Penelitian yang mengacu pada RIP Undana telah melakukan sosialisasi, dalam bentuk berbagai pelatihan bagi peneliti pemula maupun peneliti senior pada bidangnya masing-masing, penulisan artikel ilmiah, demi tercapainya visi, misi dan tujuan Lembaga Penelitian Undana. Guna maksud tersebut maka LP2M dan Fakultas berupaya untuk:
1. Membentuk tim reviewer untuk berbagai disiplin ilmu 2. Menyiapkan Metode dan Instrumen penilaian penelitian 3. Melaksanakan pemantauan hasil review penilaian penelitian
sesuai dengan Instrumen dan panduan
Adapun standar penilaian penelitian ini mencakup :
1. Penilaian penelitian harus dipublikasi dan diumumkan secara terbuka dan jujur.
2. Penilaian proses dan hasil penelitian harus memperhatikan kesesuaian antara tujuan dan capaian kegiatan serta memenuhi prinsip dasar penelitian.
3. Penilaian proses dan hasil penelitian dilakukan oleh tim reviewer yang ditunjuk oleh universitas atau LP2M.
2. Pihak Yang Wajib Memenuhi Standar 1) Dekan
2) Wakil Dekan Bidang Akademik 3) Ketua LP3M
4) Wakil Dekan Bidang Akademik 5) Ketua Program Studi
6) Kelompok Dosen 7) Mahasiswa
3. Definisi Istilah
1) Standar penilaian penelitian merupakan kriteria minimal penilaian terhadap proses dan hasil penelitian.
2) Penilaian proses penelitian adalah evaluasi terhadap proses kemajuan penelitian berdasarkan perencanaan penelitian yang dilakukan oleh reviewer.
3) Penilaian hasil penelitian adalah evaluasi terhadap mutu luaran penelitian dan kontribusinya terhadap pengembangan iptek, peningkatan kesejahteraan masyarakat dan daya saing bangsa.
4) Penelitian adalah kegiatan yang dilakukan menurut metode ilmiah secara sistematis guna memperoleh informasi, data, dan keterangan yang berkaitan dengan pemahaman dan/atau pengujian suatu cabang ilmu pengetahuan dan teknologi.
5) Prinsip Penilaian Penelitian adalah kegiatan yang dilakukan secara terintegrasi mencakup prinsip edukatif, obyektif, akuntabel dan transparan serta mempertimbangkan kesesuaian antara standar proses, standar isi dan standar hasil penelitian serta RIP Undana.
6) Instrumen Penilaian Penelitian adalah kriteria yang dipakai reviewer untuk menilai proses dan hasil penelitian yang mengacu pada pedoman panduan pelaksanaan penelitian di Perguruan Tinggi edisi terbaru .
7) Mekanisme Penilaian Penelitian adalah kegiatan untuk menyusun dan menyepakati tahapan, tehnik, instrumen, kriteria, indikator dan bobot penilaian dengan menggunakan prinsip dan instrumen penilaian penelitian.
8) Penilaian Penelitian yang dilakukan untuk mahasiwa adalah kegiatan yang dilakukan oleh reviewer Prodi/Fakultas dengan memperhatikan kriterian penilaian: Isi, Metode, Pertanggung jawaban dan bahasa.
4. Pernyataan Isi Standar
1) Dekan dan Kepala LP2M dengan kewenangannya masing- masing berkewajiban memastikan Undana memiliki kriteria minimal tentang penilaian terhadap proses dan hasil penelitian.
2) Dekan dan Kepala LP2M dengan kewenangannya masing- masing berkewajiban memastikan penilaian terhadap proses dan hasil penelitian dilakukan secara terintegrasi paling sedikit memenuhi unsur: edukatif, akuntabel dan transparan.
3) Dekan dan Kepala LP2M dengan kewenangannya masing- masing berkewajiban memastikan penilaian proses dan hasil penelitian harus memenuhi prinsip penilaian dan memperhatikan kesesuaian dengan standar hasil, standar isi, dan standar proses penelitian.
4) Dekan dan Kepala LP2M dengan kewenangannya masing- masing berkewajiban memastikan penilaian penelitian dapat dilakukan dengan menggunakan metode dan instrumen yang relevan, akuntabel, dan dapat mewakili ukuran ketercapaian kinerja proses serta pencapaian kinerja hasil penelitian.
5) Dekan dan Kepala LP2M dengan kewenangannya masing- masing berkewajiban memastikan penilaian penelitian yang dilaksanakan oleh mahasiswa dalam rangka penyusunan laporan tugas akhir, skripsi, tesis, atau disertasi diatur berdasarkan ketentuan peraturan di Undana secara konsisten.
6) Dekan, Kepala LP2M dan Dekan dengan kewenangannya masing-masing berkewajiban memastikan dilakukan evaluasi kesesuaian penelitian dosen dan mahasiswa dengan peta jalan penelitian Prodi, Fakultas dan Rencana Induk Pengembangan Penelitian LP2M Undana.
7) Dekan, Kepala LP2M dan Dekan dengan kewenangannya masing-masing berkewajiban memastikan setiap peneliti untuk menggunakan hasil evaluasi untuk perbaikan relevansi penelitian dan pengembangan keilmuan program studi.
8) Dekan dan Kepala LP2M dengan kewenangannya masing- masing berkewajiban memastikan penilaian terhadap penelitian dosen menggunakan panduan penilaian penelitian dan instrumen penilaian secara konsisten.
9) Dekan, Kepala LP2M dan Dekan dengan kewenangannya masing-masing berkewajiban memastikan penilaian terhadap penelitian yang dilaksanakan oleh mahasiswa dalam rangka penyusunan laporan tugas akhir, skripsi, tesis, atau disertasi sesuai dengan pedoman akademik Undana.
5. Strategi Pelaksanaan Standar
1) Dekan menetapkan standar penilaian penelitian
2) Ketua LP2M melaksanakan sosialisasi standar penilaian penelitian
6. Indikator Ketercapaian Standar
1) Undana memiliki kriteria minimal tentang penilaian terhadap proses dan hasil penelitian.
2) Penilaian terhadap proses dan hasil penelitian dilakukan secara terintegrasi paling sedikit memenuhi unsur: edukatif, akuntabel dan transparan.
3) Penilaian proses dan hasil penelitian harus memenuhi prinsip penilaian dan memperhatikan kesesuaian dengan standar hasil, standar isi, dan standar proses penelitian.
4) Penilaian penelitian dapat dilakukan dengan menggunakan metode dan instrumen yang relevan, akuntabel, dan dapat mewakili ukuran ketercapaian kinerja proses serta pencapaian kinerja hasil penelitian.
5) Penilaian penelitian yang dilaksanakan oleh mahasiswa dalam rangka penyusunan laporan tugas akhir, skripsi, tesis, atau disertasi diatur berdasarkan ketentuan peraturan di Undana secara konsisten.
6) Dilakukan evaluasi kesesuaian penelitian dosen dan mahasiswa dengan peta jalan penelitian Prodi, Fakultas dan Rencana Induk Pengembangan Penelitian LP2M Undana.
7) Setiap peneliti untuk menggunakan hasil evaluasi untuk perbaikan relevansi penelitian dan pengembangan keilmuan program studi.
8) Penilaian terhadap penelitian dosen menggunakan panduan penilaian penelitian dan instrumen penilaian secara konsisten.
9) Penilaian terhadap penelitian yang dilaksanakan oleh mahasiswa dalam rangka penyusunan laporan tugas akhir, skripsi, tesis, atau disertasi sesuai dengan pedoman akademik Undana.