• Tidak ada hasil yang ditemukan

Rencana Pengelolaan Tapak

Dalam dokumen KURANG DAFTAR ISI-GAMBAR-TABEL (Halaman 37-46)

BAB IV PENUTUP

3.2 Hasil Amatan

3.2.4 Masterplan

3.2.5.1 Rencana Pengelolaan Tapak

Pengelolaan tapak akan terdiri dari beberapa hal terkait yang pertama akan dilakukannya perhitugan dari penampungan curah hujan terhadapat kolam retensi yang berada pada bagian pusat dari bangunan pusat data.

Gambar 3.24

Isometri Kawasan Green Data Center Sumber: Penulis, 2023

Penulis mendapatkan nilai volume dari kolam retensi tersebut melalui aplikasi yang menunjang dalam pengerjaan 3D Modeling yaitu aplikasi SketchUP. Dengan total volume pada kolam retensi tersebut sebesar Luasan kolam retensi sebesar 232.691,2 M³. Pada kawasan tersebut air hujan akan dimanfaatkan menjadi media penyiraman vegetasi dikawasan tersebut.

Dari hasil luasan volume yang didapati akan dilanjutkan dengan pencarian total debit air yang akan dapat ditampung pada kolam retensi tersebut.

Gambar 3.25

Hasil Perhitungan Debit Air Hujan yang Tertampung Sumber: Penulis, 2023

FARIS PONTA TANDANU 4202028040

32 Pada kawasan tersebut juga akan menggunakan sistem Water Treatment, Pihak pengelola Data Center akan mengurus infrastruktur air bersih secara mandiri, dengan kerjasama pihak ketiga dalam pemeliharaan sistem pengolahan air. Pengolahan air memastikan kualitas air yang tinggi dan memiliki manfaat seperti pasokan air berkualitas, pengelolaan limbah industri, pendinginan, dan pemanasan. Ini membantu mengurangi penggunaan air tanah dan mendukung lingkungan yang lebih berkelanjutan.

Gambar 3.26 Proses Water Treatment

Sumber: Pinterest.com

Pada penerapan konsep jaringan utilitas akan diterapkan beberapa konsep, yang pertama menggunakan konsep SUDS (Sustainable Urban Drainage System) pada sistem jaringan drainase di kawasan Data Center akan menjadi alternatif berkelanjutan untuk menyalurkan air ke permukaan dengan meniru sistem drainase alami. Tujuan utamanya adalah mengurangi risiko banjir air permukaan, meningkatkan kualitas air melalui penyaringan alami dari elemen alam, dan mendukung nilai kenyamanan serta keanekaragaman hayati lingkungan air. Selain itu, penyediaan pond atau kolam retensi akan berperan sebagai konservasi air dan dapat dimanfaatkan sebagai sistem pendingin alami untuk Data Center.

FARIS PONTA TANDANU 4202028040

33

Gambar 3.27

Ilustrasi Sustainable Urban Drainage System Sumber: Pinterest.com

Sistem Infrastruktur Prasarana dan Sarana Pengolahan Limbah pada kawasan Data Center akan menggunakan IPAL Domestik untuk mengolah air limbah sesuai dengan standar baku mutu pemerintah. Penerapan construction wetland sebagai sistem penyaring alami dari IPAL Domestik dan limpahan air pada jaringan drainase menuju kolam retensi memungkinkan penggunaan kembali air tersebut. Selain itu, penataan lingkungan dan bangunan pada kawasan mengusung konsep Sustainable, dengan pengurangan penggunaan pendingin buatan dan pemanfaatan kondisi alam sebagai pendingin alami, untuk menekan emisi karbon yang dihasilkan dari industri Data Center.

Dengan demikian, kawasan ini menyatukan fungsionalitas Data Center dengan prinsip keberlanjutan dan ramah lingkungan.

Gambar 3.28

Ilustrasi Jaringan Limbah Menggunakan IPAL Sumber: Pinterest.com

Pengaturan tempat sampah tersebar di seluruh kawasan akan diimplementasikan, dan dua lokasi bak sampah akan

FARIS PONTA TANDANU 4202028040

34 ditetapkan di zona pendukung sebagai tempat sementara untuk sampah, yang nantinya akan diangkut ke tempat pengelolaan sampah akhir atau landfill. Selain itu, akan ada peraturan pengambilan sampah di semua zona kawasan setiap dua hari sekali, dengan tujuan mencegah penumpukan sampah dan menjaga kebersihan kawasan, baik dari segi visual maupun dampak lingkungan yang disebabkan oleh sampah.

Gambar 3.29 Fire Hydrant dan Sprinkler

Sumber: Pinterest.com

Penataan titik-titik Fire Hydrant di seluruh kawasan dilakukan dengan meletakkan titik Fire Hydrant setiap jarak 35 meter, sesuai dengan ketentuan SNI No.03-1735-2000, dengan jangkauan proteksi 1000 m². Sistem Sprinkler dan APAR (Alat Pemadam Api Ringan) juga disediakan pada bangunan fasilitas umum dan bangunan data center sebagai upaya pertolongan pertama dan proteksi jika terjadi kebakaran di kawasan data center.

FARIS PONTA TANDANU 4202028040

35 Selain itu, dengan penataan kolam retensi sebagai upaya konservasi air pada kawasan, kolam tersebut juga dapat dimanfaatkan sebagai sumber pasokan air untuk sistem proteksi kebakaran. Langkah ini diambil untuk menekan penggunaan air tanah dan mengurangi dampak terhadap lingkungan.

Penataan penerangan jalur sirkulasi pada kawasan akan mengikuti spesifikasi lampu penerangan berdasarkan SKH-1.9.7 tentang Spesifikasi Khusus Interim Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya. Beberapa spesifikasi yang akan diterapkan melibatkan tinggi lampu 900 cm, interval penempatan lampu setiap 30 meter, penggunaan lampu Light-Emitting Diode (LED), dan waktu operasi PJU-TS selama 12 jam/hari dengan kontrol smart system (18.00-24.00=100% dan 24.00-06.00=50%).

Gambar 3.30

Rencana Penerangan Jalan Utama Tenaga Surya Sumber: Penulis, 2023

FARIS PONTA TANDANU 4202028040

36 Membangun infrastruktur prasarana utilitas jaringan listrik, air bersih, telekomunikasi, dan saluran drainase kawasan Data Center menggunakan sistem Underground atau Ducting memiliki beberapa keuntungan. Penerapan sistem Underground bertujuan agar tidak mengganggu visual pada kawasan, lebih aman dan tahan dari kerusakan, mengurangi risiko kecelakaan, lebih efisien, dan memudahkan perawatan.

Pemilihan U-Ditch dan Box Culvert dengan ukuran 100x100x120 sebagai pelindung jaringan utilitas di bawah tanah memiliki tujuan untuk melindungi serta memudahkan dalam melakukan pemeliharaan dan perbaikan secara rutin. Sistem ini memberikan keamanan dan ketahanan terhadap elemen lingkungan yang mungkin dapat merusak atau mengganggu operasional jaringan utilitas.

Gambar 3.31 U-Ditch Sumber: Pinterest.com

Untuk perawatan, pemeliharaan, dan operasional sistem prasarana utilitas dengan sistem underground, akan disediakan titik-titik penutup sistem utilitas underground yang tersebar di seluruh kawasan. Titik-titik penutup ini berfungsi sebagai akses untuk pemeliharaan dan perbaikan sistem utilitas pada kawasan data center, memastikan bahwa setiap bagian dapat diakses dengan mudah dan cepat saat diperlukan.

FARIS PONTA TANDANU 4202028040

37 3.2.5.2 Rencana Kualitas Udara dalam Ruangan

Penting untuk menjaga kualitas udara di dalam rumah, dan salah satu cara yang bisa digunakan adalah dengan menggunakan Energy Recovery Ventilator (ERV). ERV membantu menjaga kita dari polutan berbahaya seperti radon, zat kimia berbau (Volatile Organic Compounds/VOC), dan bau yang tidak sedap. Saat ini, keberlanjutan ERV di rumah dan kantor menjadi sangat penting.

Gambar 3.32

Energy Recovery Ventilator Sumber: Pinterest.com

Singkatnya, ERV adalah sistem yang membantu mengganti udara di dalam rumah dengan udara segar sambil menjaga suhu yang nyaman. Ini terintegrasi dengan sistem pemanasan, ventilasi, dan pendingin udara (HVAC). Dengan menggunakan dua kipas, ERV mengalirkan udara segar ke dalam ruangan dan mengeluarkan udara kotor. ERV juga menangkap sebagian kelembaban di udara, yang membantu menjaga tingkat kelembaban yang nyaman, terutama di musim dingin ketika udara bisa menjadi terlalu kering.

Meskipun lebih mahal, sistem Energy Recovery Ventilator lebih mudah dikendalikan dibanding solusi ventilasi lainnya, dan dapat mengurangi kehilangan energi. Dengan menggunakan ERV, udara yang masuk ke dalam rumah dapat difilter.

FARIS PONTA TANDANU 4202028040

38 3.2.5.3 Rencana Energi

Rencana Energi Utama

Pada kawasan Data Center akan direncanakan menggunakan suplai energi listrik dari tiga jenis pembangkit listrik energi terbarukan, suplai energi tersebut bersumber dari PLTA, PLTBm, dan PLTS Terapung.

Gambar 3.33

Lokasi Pembangkit Listrik di Sekitaran Kawasan Perencanaan Sumber: Pinterest.com

Pembangkit listrik tenaga surya adalah pembangkit listrik yang mengubah energi surya menjadi energi listrik. Energi terbarukan pembangkit listrik tenaga surya termasuk yang paling banyak digunakan. Karena iklim di negara Indonesia adalah iklim tropis yang banyak mendapat sinar matahari, maka sangat cocok untuk menggunakan pembangkit listrik tenaga surya.

Pembangkit listrik tenaga air ialah merupakan pembangkit yang mengandalkan energi potensial dan kinetik dari air untuk menghasilkan energi listrik. Ongkos listrik tenaga air relatif rendah, menjadikannya sumber yang kompetitif untuk energi baru terbarukan.

FARIS PONTA TANDANU 4202028040

39 PLTBm (Pembangkit Listrik Tenaga Biomassa) adalah pembangkit listrik yang menggunakan bahan bakar yang dikonversikan dari bahan biologis dan organik sehingga merupakan salah satu sumber energi baru terbarukan.

Rencana Energi Alternatif

Menempatkan titik-titik lokasi panel surya pada kawasan Data Center, yang akan dimanfaatkan sebagai sumber energi alternatif yang dapat menjadi energi listrik cadangan. Penerapan panel surya ini berdasarkan dari data arah matahari dan suhu udara pada kawasan yang cukup terik, sehingga memungkinkan untuk menggunakan panel surya sebagai salah satu sumber energi alternatif pada kawasan.

Gambar 3.34

Ilustrasi Penerapan Panel Surya Sumber: Pinterest.com

Penggunaan turbin helix pada Data Center dijadikan sebagai salah satu opsi sumber energi alternatif yang juga dapat berperan sebagai cadangan pasokan listrik. Keputusan ini didasarkan pada kondisi kawasan yang memiliki rata-rata kecepatan angin tahunan sekitar 2,0 meter per detik, dengan puncak tertinggi mencapai 10 meter per detik. Turbin helix akan dipasang di area-area dengan elevasi tinggi karena kecepatan angin cenderung lebih kuat di wilayah tersebut.

FARIS PONTA TANDANU 4202028040

40

Gambar 3.35 Model Turbin Helix Sumber: Pinterest.com

Dalam dokumen KURANG DAFTAR ISI-GAMBAR-TABEL (Halaman 37-46)

Dokumen terkait