• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

5.2 Saran

Adapun saran-saran yang penulis berikan terhadap hasil analisis penelitian adalah sebagai berikut :

1. Budaya organisasi PT. Kereta Api Indonesia (persero) Daerah Operasional II Bandung pada level values dalam penerapannya sudah cukup baik, dengan penerapan kedisiplinan yang tegas dan konsisten, memberikan kebebasan bagi karyawan untuk berinovasi, namun dalam sistem imbalan, nilai-nilai senioritas dalam menempuh jenjang karir harus diubah dengan kebijakan yang menjunjung tinggi profesionalisme.

Dengan mengukur kemampuan karyawan bukan hanya berdasarkan pengalaman atau lamanya kerja, tapi pertimbangkan juga kompetensi dan prestasi karyawan. karena akan berpotensi mengurangi motivasi karyawan dalam berprestasi.

89 2. Budaya organisasi PT. Kereta Api Indonesia (persero) Daerah Operasional II Bandung pada level artefacts sebagai manifestasi dari nilai-nilai perusahaan sudah cukup baik. Dengan merubah logo, slogan, dan seragam perusahaan telah menegaskan semangat perubahan menuju arah yang lebih baik kepada seluruh stakeholders.

namun, perusahaan harus lebih memperkaya ritual-ritual baik sifatnya formal maupun informal sebagai sarana dalam menanamkan dan memelihara nilai-nilai perusahaan.

sehingga karyawan senantiasa memegang teguh nilai-nilai perusahaan.

90 DAFTAR PUSTAKA

Ayatullah, Aswad, Ishak, dan Faiz. 2003. Komunikasi dan Organisasi. Yogyakarta : Unit Penerbit Fakultas Ekonomi, Universitas Muhammadiyah.

Gana, Frans. 2004. Kepemimpinan dan Struktur Organisasi sebagai Determinan Inovasi Organisasi. Usahawan No. 05, Th. XXXIII, Mei

Kasali, Rhenald. 2005. Change! manajemen perubahan dan harapan. Jakarta:Gramedia Pustaka Utama

Kotler, Philip. 2002. Manajemen Pemasaran di Indonesia : Analisis, Perencanaan, Implementasi dan Pengendalian. Salemba Empat. Jakarta.

Mangkunegara, Anwar Prabu. 2005 . Perilaku dan Budaya Organisasi .Bandung : PT. Refika Aditama

Miller, Katherine. 2003. Organizational Communication : Approaches and processes. (3rd ed). Belmont, California:Wadsworth/Thomson Learning.

Moeljono, Djokosantoso. 2005. Cultured! Budaya organisasi dalam tantangan. Jakarta : PT.

Elex Media Komputindo

Moeljono, Djokosantoso. 2006. Good Corporate Culture sebagai Good Corporate Governance. Jakarta : PT. Elex Media Komputindo

Muhammad, Arni. 2007. Komunikasi Organisasi. Jakarta: Bumi Aksara

Naina, Akhmadsyah dan M Alwi Dahlan. (2008). Manusia Komunikasi, Komunikasi Manusia : 75 tahun M. Alwi Dahlan. Jakarta:Kompas

91 Nazir, Moh. 2009. Metode Penelitian. Bogor : Ghalia Indonesia

Ndraha, Taliziduhu. 2003. Budaya Organisasi. Jakarta: PT Asdi Mahasatya

Pace, R Wayne dan Don F. Faules. 2001. Komunikasi Organisasi ( terjemahan ). Bandung : Rosdakarya.

Pace, R. Wayne dan Don F. Faules. 2006. Komunikasi Organisasi: Strategi Meningkatkan Kinerja Perusahaan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Poerwanto. 2008. Budaya Perusahaan. Yogyakarta : Pustaka Pelajar

Rakhmat, Jalaludin. 2001. Metode Penelitian Komunikasi. Bandung : PT. Remaja Rosdakarya.

Riani, A.L. 2011. Budaya Organisasi. Yogyakarta : Graha Ilmu

Robbins, Stephen P .2002. Perilaku Organisasi:Konsep Kontroversi, aplikasi, Ed Indonesia.

Jakarta: Prenhallindo

Robbins, Stephen P. 2006. Perilaku Organisasi edisi 10. Jakarta : PT. Indeks Robbins, Stephen P. 2008. Perilaku Organisasi edisi 12. Jakarta : Salemba Empat

Schein, H, Edgar. 2001. Organizational Culture and Leadership. San Francisco: Oxford Jossey-Bass Publisher

Schein, Edgar H. 2004. Organizational Culture and Leadership, 3rd edition. John Wiley &

sons Inc.

Siagian, Prof. Dr. Sondang P. M.P.A, 2002, Sistem Informasi Manajemen, Edisi kedua, Bumi Aksara, Jakarta.

Sugiyono. 2007. Memahami Penelitian Kualitatif. Alfabeta : Bandung

92 Sutrisno Edy, (2010), Budaya Organisasi, Kencana Prenada Media Group: Jakarta.

Tika, Moh. Pabundu. 2006. Budaya Organisasi dan Peningkatan Kinerja Perusahaan.

Jakarta: Bumi Aksara.

Umar, Husein. 2002. Metode Riset Komunikasi Organisasi. Jakarta: PT.Gramedia Pustaka Utama

Wibowo. 2010. Budaya Organisasi. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada

Wirawan. 2007. Budaya dan Iklim Organisasi : Teori, Aplikasi, dan Penelitian. Jakarta : Salemba Empat

Sumber Lain:

http://id.wikipedia.org/wiki/Organisasi

http://tekno.kompas.com/read/2012/08/03/15451315/Sistem.Tiket.PT.KAI.Jadi.Finalis.Kompetisi .TI.Asia

www.kereta-api.co.id

93 Lampiran 1

Hasil Wawancara

Nama : Neneng Ratnadewi

Jabatan : Manajer Organization Development PT. Kereta Api Indonesia (persero) kantor pusat

1. Dari informasi yang saya dapat, bahwa PT. Kereta Api Indonesia saat ini mengubah budaya perusahaan, apa benar demikian? kapan tepatnya perubahan tersebut ? ya benar, kami saat ini sedang dalam masa transisi ya, dengan mengubah budaya perusahaan dari product oriented menjadi consumer oriented. Perubahan ini dicanangkan tepatnya pada perayaan ulang tahun perusahaan tanggal 28 September 2011.

2. Apa faktor yang mendasari perubahan budaya di PT kereta api indonesia ?

Karena saat ini persaingan dari moda transportasi lain yang sangat kompetitif ya, contohnya seperti industry penerbangan yang ongkosnya semakin murah. Oleh karena itu perusahaan merasa perlu untuk mengubah budaya perusahaan agar dapat beradaptasi dengan lingkungan yang terus berkembang. Sehingga perusahaan harus menyesuaikan dengan kebutuhan bisnis saat ini, jadi kita sering merubah/mengembangkan organisasi, dengan menambah, mengurangi maupun menggabungkan.

Salah satu kebijakan kita adalah dengan mengubah porsi angkutan kita. Dulu kita membagi porsi angkutan penumpang 60 % dan barang 40% . sedangkan sekarang, seiring dengan perubahan budaya yang terjadi, kami membagi porsi angkutan menjadi 40 % untuk angkutan penumpang dan 60% untuk angkutan barang. Sekarang kita menyediakan angkutan batu bara dan peti kemas di Sumatera. Kemudian kita juga membentuk direktorat komersial untuk mengembangkan sayap bisnis, seperti mengelola asset perusahaan. jadi keuntungan kita selain dari angkutan penumpang dan barang juga dari sewa asset tanah dan bangunan yang dimiliki oleh perusahaan.

94 3. Jadi perubahan tersebut karena faktor bisnis ? bukan sebagai usaha untuk

meningkatkan pelayanan ?

Oh tidak hanya bisnis, kita juga fokus di perbaikan pelayanan. Kita punya 5 nilai utama.

Pertama integritas, dimana karyawan ditekankan untuk bertindak jujur, kalau dulu masih sering terjadi fiktif-fiktif/penggelapan, kalau sekarang mulai diberantas. Salah satu caranya adalah dengan memberikan uang representative/ tunjangan-tunjangan untuk mencegah terjadinya kecurangan-kecurangan tersebut.. kemudian professional, karyawan dituntut untuk bekerja secara professional. Contohnya pegawai saat ini dikenakan biaya kalau naik kereta dan memprioritaskan pelanggan dulu. Kemudian keselamatan ditingkatkan, dengan dibentuknya banyak polsus, kemudian perbaikan sarana dan prasarananya. Kemudian inovasi, dengan pengembangan-pengembangan di segala bidang. Contohnya di bidang SDM, dengan pengembangan teknologi sekarang menggunakan sistem komputerisasi SAP. Kemudian PELAYANAN PRIMA, pelayanan prima ini tidaka hanya berlaku untuk front officer, tetapi seluruh bidang harus melayani dengan baik. Istilahnya kita dapat makan dari pelanggan.

4. siapa yang mencetuskan perubahan budaya tersebut ? Apakah berdasarkan keputusan seluruh direksi perusahaan ?

Awalnya sih dari manajemen ya, khususnya bagian SDM yang menyatakan bahwa budaya kita harus berubah. Kemudian kami menggandeng pihak konsultan untuk mengelolanya. Kemudian dilempar kembali kepada seluruh pegawai untuk menentukan perubahan seperti apa yang diinginkan. Caranya dengan mengumpulkan seluruh pegawai untuk menentukan nilai-nilai utama perusahaan, jadi seperti proses polling. Seluruh karyawan ikut mengusulkan dan diputuskan berdasarkan prosentase yang terbanyak dan hasilnya adalah 5 nilai utama, yaitu : Integritas Professional, Keselamatan, Inovasi, dan Pelayanan Prima. Sedangkan untuk perubahan budaya yang sifatnya identitas seperti Logo, sloan dan lagu disayembarakan kepada masyarakat. Tujuannya agar terbuka dan lebih mendekatkan diri kepada masyarakat serta menjaring ide-ide yang lebihi kreatif.

5. sebagai perusahaan BUMN, Apakah ada peran pemerintah dalam perubahan budaya tersebut ?

Tidak ada sih, paling hanya bentuk dorongan-dorongan saja bahwa kita harus berubah menjadi perusahaan yang profitable. Meskipun BUMN kita juga harus untung. Ditambah lagi peran Dirut baru yaitu pa Jonan yang memberikan pengaruh yang signifikan dalam perubahan perusahaan kearah yang lebih baik.

95 6. Sejauh mana perubahan tersebut mempengaruhi nilai-nilai perusahaan ? dalam hal

apa saja ?

Sangat mempengaruhi ya, karena perubahan budaya berarti juga perubahan pada cara berpikir dan berperilaku, jadi perlu suatu set pedoman yang dijadikan pegangan bagi karyawan. nilai perusahaan saat ini dinyatakan dalam 5 nilai utama perusahaan, yaitu integritas, professional, inovasi, keselamatan, dan pelayanan prima. Dari kelima nilai tersebut, nilai integritas yang paling ditekankan kepada karyawan.

7. sebagai perusahaan yang berbasis teknologi, sejauh mana pihak perusahaan mendorong karyawannya untuk berinovasi ? dalam hal apa saja ? dan upaya seperti apa yang dilakukan oleh perusahaan untuk mendorong semangat inovasi ? tentu kita sangat mendorong karyawan untuk terus berinovasi dalam berbagai lini, karena itu menjadi salah satu nilai utama perusahaan dan menjadi bagian dari semangat perubahaan. Karena bagaimanapun kita harus terus melakukan terobosan-terobosan yang bermanfaat bagi kelansungan perusahaan dan tentunya konsumen kami. Upaya yang kami lakukan biasanya dengan memberikan reward bagi karyawan yang membuat terobosan- terobosan inovatif.

8. artefak merupakan ekspresi dari nilai-nilai prusahaan yang dapat berfungsi sebagai identitas perusahaan sekaligus sebagai alat pemelihara nilai-nilai perusahaan. adakah perubahan ? dalam hal apa saja ?

ya, dengan perubahan budaya ini, kita juga merubah logo perusahaan, slogan, dan lagu/mars perusahaan serta yang terbaru kita juga mengubah seragam kita.

9. apa tujuan dari perubahan logo perusahaan ?

pada intinya kita ingin adanya suatu perubahan kearah yang lebih baik. Dan perubahan logo ini digunakan sebagai symbol dari perubahan tersebut.

10.Apa yang membedakan logo sebelumnya dengan logo sekarang ? baik dari segi visual maupun maknanya

Jauh berbeda yah, dari segi visual kita masih pake symbol garis hanya bentuknya saja yang berbeda. Nanti bisa dilihat. Untuk maknanya nilai-nilai integritas dan inovasi yang disimbolkan dengan gambar panah dan garis biru menjadi pembeda dari logo sebelumnya.

11.Apa tujuan dari perubahan Slogan perusahaan dan apa makna nya ?

Saat ini kan perusahaan kita berorientasi pada konsumen (consumer oriented), jadi slogan tersebut digunakan untuk menegaskan hal itu. Bahwa perusahaan memprioritaskan kepuasan konsumen dengan memberikan pelayanan yang prima.

96 12.Apa tujuan dari perubahan pakaian seragam perusahaan?

Sama halnya dengan perubahan pada logo dan slogan. Perubahan ini ditujukan untuk memberikan suasana baru dan sebagai bagian dari semangat perubahan.

13.Apa perubahan yang membedakan pakaian sebelumnya dengan yang sekarang?

Yang paling jelas terlihat sih dari segi penggunaan warna yah, dulu seragam kita dominasi warna biru, saat ini kita pake warna putih.

14.adakah ketentuan-ketentuan yang mengatur cara berpakaian bagi karyawan ? adakah perbedaan cara berpakaian diantara karyawan?

Untuk aturan berpakaian kita memakai seragam dari hari senin sampai kamis dan untuk hari jumat kita biasanya memakai batik. Untuk perbedaanya hanya pada atribut. Setiap tingkat jabatan memiliki perbedaaan warna garis pada pinggiran nama yang tertera di seragam sebagai symbol yang membedakan tingkatan jabatan. Kemudian emblem yang menunjukkan daerah kerja.

15.Untuk lagu perusahaan, dalam moment apa saja lagu tersebut dinyanyikan

Momen menyanyikan lagu biasanya pada saat acara pelantikan, upacara pembinaan, dan kegiatan seminar. Dulu sih biasanya lagu diputar ketika jam pulang kerja. Jadi begitu pintu dibuka, lagu diputar secara serentak. Tapi Sekarang itu jam kerja tidak terbatas, rata- rata kita bekerja diatas jam kerja. Jadi momen itu hilang.

16.adakah bentuk promosi atau sosialisasi dari perubahan identitas tersebut ?

tidak ada bentuk promosi yang khusus sih, paling sosialisasi aja kepada masyarakat untuk memberitahukan bahwa terjadi perubahan di tubuh perusahaan. logo dipasang di kereta api, stasiun, bahkan di marchendase seperti gelas, payung, tas, topi, asbak dan tempat- tempat strategis lainnya sebagai sarana untuk mensosialisasikan identitas baru perusahaan kepada masyarakat.

17.Pertanyaan terakhir, beberapa waktu yang lalu PT. Kereta Api Indonesia (persero) mendapat penghargaan sebagai BUMN terbaik, menurut Anda seberapa besar pengaruh Budaya Organisasi ?

Sangat besar ya, selain itu peran pemimpin juga sangat penting. saat ini dibawah kepemimpinan pa Jonan perusahaan terus berkembang kearah yang lebih baik. Selain itu latar belakang pa Jonan yang bisa dikatakan sebagai ―orang luar‖ dari industry perkeretaapian menjadi nilai lebih. Karena pemimpin-pemimpin sebelumnya selalu dari kalangan perusahaan. Dengan latar belakang professional di perusahaan swasta

97 Lampiran 2

Hasil Wawancara

Nama : Bambang S. Prayitno

Jabatan : Manajer Humas PT. Kereta Api Indonesia Daop II Bandung

1. Apa faktor yang mendasari perubahan budaya di PT. Kereta Api Indonesia?

kita memenuhi tuntutan zaman dan tuntutan pasar, terlebih lagi perubahan-perubahan ini juga terkait dengan kebijakan direksi dalam hal ini direktur utama yang baru. Secara signifikan memberikan perubahan disini. Kurang lebih 4 tahun kita banyak melakukan perubahan-perubahan terkait dengan perkembangan kebutuhan pasar dan lainnya.

2. Jadi perubahan tersebut dikarenakan faktor bisnis ? bukan peningkatan pelayanan

?

Karena ini kan perusahaan jasa, bagaimanapun kita juga dituntut harus, walaupun BUMN tapi kita juga dipastikan harus untung. Terus kita sudah mandiri, harus dikelola dengan professional, akhirnya kita harus mengikuti selera pasar dan mengikuti permintaan. Itu kuncinya.

3. Menurut anda, seberapa penting perubahan ini bagi perusahaan ?

Perubahan sangat penting, karena kereta api itu merupakan angkutan yang multisegment, karena menjangkau segmentasi bawah, menengah, atas. Perusahaan saat ini tengah berada pada masa transformasi budaya, dan Alhamdulillah 4 tahun ini kita sudah keliatan perubahan yang signifikan. Kita lari kencang . kita lakukan perubahan ini bersama, artinya kita tidak bisa merubah ini sendiri, apabila karyawannya sendiri tidak mau merubah.

4. Dengan perubahan ini tentu akan mengubah nilai-nilai perusahaan, apa saja nilai- nilai perusahaan yang berlaku saat ini ?

Kita memiliki 5 nilai utama, yaitu integritas, professional, keselamatan, inovasi, dan pelayanan prima. Dari kelima nilai tersebut, integritas menjadi paling utama. Artinya kita memang dituntut untuk menjadi seorang karyawan yang baik. Selain itu perubahan

98 budaya juga telah mengubah visi dan misi perusahaan dan 4 pilar utama perusahaan yaitu keselamatan, tepat waktu, pelayanan, dan kenyamanan

5. Kedisiplinan merupakan kontrol terhadap karyawan agar selalu selaras dengan aturan-aturan dan nilai-nilai yang berlaku di perusahaan, sejauh mana perusahaan menerapkan kedisiplinan terhadap karyawan ? upaya-upaya apa yang dilakukan oleh perusahaan untuk meningkatkan kedisiplinan pegawai ?

Kitasudah punya aturan-aturan yang jelas mengatur bagaimana karyawan bertindak dan berperilaku dalam kaitannya dengan masalah disiplin pekerjaan maupun kode etik dalam berperilaku, ini kan tinggal masalah bagaimana penerapannya saja dimana kita harus tegas dan konsisten. Hal ini yang selalu ditingkatkan. Disamping kita juga menerapkan punishment bagi karyawan yang melanggar aturan-aturan yang berlaku. Mulai dari teguran verbal sampai pemberhentian karyawan. ini juga berlaku bagi karyawan yang melanggar nilai-nilai perusahaan.

Kedisiplinan juga kami terapkan kepada masyarakat, khususnya pengguna jasa kereta api dengan merubah perilaku masyarakat agar mau mengikuti aturan-aturan di pt.kereta api.

Sebagai perusahaan jasa, perusahaan juga harus menyesuaikan budaya mereka dengan pihak eksternal, yaitu konsumen yang beragam. Yang paling sulit kita melihat hal ini terkait dengan latar belakang budaya setiap daerah yang berbeda-beda. Tapi untuk kebaikan saya rasa semuanya bisa dilakukan.

6. Apa saja bentuk sanksi dan reward bagi karyawan ?

Reward biasanya berupa promosi kerja dan yang terkini, pegawai yang berprestasi bisa melakukan perjalanan studi banding ke luar negeri ( China). China dipilih karena saat ini kemajuan dinegara tersebut sangat pesat, khususnya dunia perkereta apiaanya. Untuk punishment mulai dari teguran verbal, tertulis sampai penurunan pangkat. Tergantung dari jenis pelanggaran.

7. Inovasi menjadi salah satu nilai utama perusahaan saat ini, nah Seberapa besar dorongan dari perusahaan kepada karyawan untuk terus berinovasi ? dalam hal apa saja fokus inovasi yang dilakukan perusahaan?

Yah, inovasi itu sangat penting ya, karena saat ini inovasi merupakan kunci daya saing.

Jadi kita tentu mendorong karyawan untuk terus berinovasi. Kita sering mengadakan semacam pelombaan inovasi di lingkup perusahaan dan memberikan penghargaan untuk inovasi terbaik. Itu salah satu bentuk dukungan terhadap pengembangan inovasi. Pada dasarnya kita itu perusahaan jasa, jadi inovasi-inovasi yang kita kembangkan berkaitan dengan bagaimana kita memberikan pelayanan yang baik kepada konsumen. contohnya

99 sistem pembelian tiket, kita punya rail card, online, itu kan bentuk inovasi yang memberikan kemudahan kepada konsumen.

8. Nilai-nilai apa saja yang ditanamkan perusahaan kepada karyawan dalam melayani konsumen ?

Pada intinya, output dari perubahan ini adalah pelayanan jasa. Dimana Semua karyawan dalam melayani konsumen harus berpegang pada prinsip nilai-nilai utama perusahaan yaitu integritas, professional, inovasi, keselamatan, dan pelayanan prima.

contohnya untuk petugas front liner kita punya prinsip 7S ya, senyum, sapa, salam, sopan, santun, semangat, setiap hari.

9. Apa yang menjadi filosofi perusahaan ?

Pada prinsipnya kita perusahaan angkutan. Perusahaan angkutan kan pada dasarnya adalah mengankut manusia dan barang dari suatu tempat ke tempat lain

10.Adakah Ritual –ritual yang dilakukan perusahaan ?

Salah satunya perayaan ulang tahun perusahaan, kegiatan tersbut dapat dikatakan sebagai kegiatan-kegiatan untuk memelihara nilai-nilai perjuangan didalam perusahaan itu sendiri. Kenapa kita melakukan itu, karena bagaimanapun kita tidak harus selalu melihat kedepan, kita juga bisa melihat kebelakang, ternyata kita sudah jauh berkembang kedepan, makanya kita merayakan ulang tahun, dan doa bersama. Kemudian kita juga sering melakukan kegiatan-kegiatan perayaan agama.

11.Adakah kegiatan-kegiatan perusahaan diluar jam kerja ?

Memang sementara ini tidak ada kegiatan seperti itu, tetapi kita sedang proses untuk menuju kesana, karena sebetulnya sangat perlu kegiatan bersama diluar jam kerjaseperti itu. Karena kebersamaan itu sangat penting. Tapi untuk kami divisi humas, kita terkadang mengadakan kegiatan bersama seperti makan siang bersama.

12.Baru-baru ini PT. Kereta Api Indonesia baru dapat penghargaan, menurut anda sejauh mana peran budaya perusahaan ?

Sebetulnya penghargaan tersebut bukan tujuan perusahaan, pada dasarnya itu merupakan hasil penilaian dari orang lain, konsumen khususnya bahwa memang ada perubahan- perubahan yang signifikan kearah yang lebih baik. Proses ini memang sangat sulit, sampai saat ini kita masih menuju kearah kesempurnaan. Menambah kapasitas tempat duduk, memberlakukan larangan merokok, sistem boarding merupakan salah satu proses yang cukup mendasar untuk melakukan perubahan.

100 Lampiran 3

Hasil Wawancara

Nama : Rusen Ahmad

Jabatan : Staf Humas PT. KAI Daop II Bandung

1. Bentuk sanksi seperti apa yang diberikan perusahaan kepada karyawan yang melanggar aturan ?

Sanksi verbal, tertulis, sampai dengan pemberhentian. Tergantung jenis pelanggarannya 2. apakah penerapan sanksi yang diberikan oleh perusahaan sudah cukup tegas dan

konsisten ?apa indikatornya ?

mulai tegas sih, artinya ada peningkatan dibanding sebelumnya. Ya sekarang udah ga ada kompromi lagi ya. Lupa absen saja, kita dianggap ga datang dan langsung dikasih teguran tertulis.

3. dengan perubahan budaya perusahaan yang terjadi, adakah perbedaan dalam penerapan kedisiplinan ?

Terasa, karena saat ini kita benar-benar menerapkan reward dan punishmen secara tegas dan konsisten, salah satunya saat ini kedatangan dan kepulangan karyawan sangat diawasi betul dengan absensi dan karyawan yang telat langsung diberi teguran tertulis.

4. Menurut Anda, secara umum apakah peraturan yang berlaku dalam perusahaan ini sudah terlaksana dengan baik ?

sudah

5. Sebagai salah satu nilai utama perusahaan, Apakah perusahaan terbuka terhadap ide-ide/gagasan baru yang disampaikan oleh karyawan ?

Sangat terbuka, biasanya kita ada semacam kontes ide untuk menjaring ide dari karyawan.

6. Adakah bentuk penghargaan terhadap karyawan yang memberikan ide/gagasan inovatif ?

Biasanya diberikan penghargaan khusus.

101 7. Menurut anda, apakah perusahaan selama ini sudah memperlakukan karyawan

sebagai asset penting perusahaan ? apa indikatornya ?

Sudah. Pemberian penghargaan.. itu kan salah satu bentuk apresiasi dari perusahaan kepada karyawan ya.

8. Bentuk penghargaan seperti apa yang diberikan oleh perusahaan kepada karyawan yang memiliki prestasi kerja ?

Yang terbaru sih diberikan kesempatan untuk studi banding ke cina atau diberikan biaya naik haji

9. Apa sih kriteria dari pemberian penghargaan bagi karyawan berprestasi itu?

Ya.. berprestasi dalam artian berdasarkan tugasnya, misalnya kondektur yang secara konsisten mampu menurunkan penumpang tidak bertiket, pedagang asongan, pasti diberikan penghargaan. Prosesi penyerahan penghargaan biasanya dilakukan pada saat upacara pembinaan tiap tanggal 17, atau pada saat upacara pelantikan

10.Adakah nilai-nilai senioritas di perusahaan ini ? contohnya ?

Masih. Yang paling terasa sih dalam hal kesempatan promosi jabatan masih berdasarkan lama bekerja bukan prestasi.

11.Nilai-nilai apa yang ditanamkan perusahaan kepada karyawan dalam melayani konsumen ?

5 nilai utama : integritas, professional, keselamatan, inovasi, pelayanan prima.

12.Berbicara mengenai logo perusahaan apa makna yang terkandung dalam logo perusahaan ?

Inovasi dan pelayanan

13.Apa fungsi logo menurut Anda ? sebagai identitas kami

14.Adakah ritual-ritual khusus di perusahaan ? bisa disebutkan contohnya ?

ada, briefing, rapat mingguan, upacara pembinaan karyawan setiap tanggal 17, upacara pelantikan jabatan, senam pagi setiap hari jumat, perayaan hari ulang tahun perusahaan, perayaan hari besar agama

15.Menurut anda apa makna dari kegiatan tersebut ? Kebersamaan, kedisiplinan, koordinasi

16.Adakah bentuk kegiatan bersama diluar jam kerja ?

Ada sih kadang-kadang kegiatan outbond, tapi itu masih berkaitan dengan program peningkatan disiplin dan tidak secara rutin diadakan. Sedangkan untuk kegiatan rutin sih paling kegiatan olahraga seperti futsal antar divisi. Tapi kadang-kadang ada juga sih kegiatan kaya makan bareng keluarga satu divisi humas gitu, tapi ga rutin, Cuma inisiatif aja. Dan itu biasanya datang dari inisiatif pa manajer.

Dokumen terkait