BAB V PEMBAHASAN
B. Saran-Saran
Setelah dilakukan penelitian maka perlu kiranya memberikan beberapa saran yang nantinya dapat dijadikan bahan pertimbangan:
1. Kepada Madrasah: hendaknya lebih memperhatikan kegiatan belajar mengajar yang berlangsung di sekolah dengan pengawasan dan kontrol, memberikan saran serta motivasi atau bimbingan secara maksimal kepada guru untuk meningkatkan keprofesionalannya dalam kegiatan belajar mengajar dengan melaksanakan supervisi akademik
2. Kepada Guru: dalam memperbaiki dan meningkatkan profesional untuk proses belajar mengajar hendaknya para guru yang di MTs Al Qodiri selalu mengikuti arahan Kepala Madrasah selaku supervisor dan mau mempelajari atau mengintrospeksi diri dalam kinerja dan kualitas mengajarnya, sehingga mengetahui letak kekurangan dan kelebihan dalam melaksanakan proses pembelajaran sehingga guru dapat berusaha
memperbaiki kekurangannya yang pada akhirnya dapat tercapai pendidikan yang berkualitas, efektif dan efisien.
Negeri Malang: Malang.
Amiruddin. 2006. Manajemen Pengawasan Pendidikan. Jakarta: Quantum Teaching.
Creswell, John W. 2013. Research Design Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif dan Mixed, Yogyakarta : Pustaka Pelajar.
Direktorat Tenaga Kependidikan Direktorat Jenderal PMPTK Kementrian Pendidikan Nasional, Buku Kerja Pengawas Sekolah. 2010. Jakarta:
Penerbit Dirjen PMPTK.
Direktorat Tenaga Kependidikan Direktorat Jenderal PMPTK Kementrian Pendidikan Nasional. 2010. Buku Kerja Pengawas Sekolah. Jakarta:
Penerbit Dirjen PMPTK.
Evans N. Dean and Rose L Neagley. 1980. Handbook for effective Supervison of Instruction. Englewood Cliffs. New Jersey: Prentice Hall.
Evans N. Dean and Ross L Neagley. 1993. Handbook Of Effective Supervision Of Instruction, 4th Edition. New Jersey: Prentice-Hall.
Guba, Lincoln. 1995. Naturalistic Inquiry. New Delhi:Sage Publication.
Gunawan, Ary H. 1996. Administrasi Sekolah (Administrasi Pendidikan Mikro), Jakarta: Rineka Cipta.
IAIN Jember. 2017. Pedoman Penulisan Karya Ilmiah. Jember: IAIN Jember Press.
J. Strratt Robert and Thomas. J Sergiovanni. 2002. Supervision A Redefinition.
New York: Mc Graw-Hill.
Jane, Franseth. 1961. Supervision as Leadership. Peterson NJ: Evanstone and Row.
John M. Enchols, Hassan Shadily, Kamus Inggris Indonesia; An English- Indonesian Dictionary, Jakarta: Gramedia, 1996), 596
Joice, EA, Bernadin, H. John dan Russel, 1993. Human Resourches Management (MC Graw Hill, Inc : New York.
Knezevich, Stephen J. 1984. Administration Of Public Education. New York:
Harpercollins Publishers.
Masaong, Abd. Kadim. 2012. Supervisi Pembelajaran dan Pengembangan Kapasitas Guru. Bandung: Penerbit Alfabeta
Michael Huberman dan Matthew B. Miles. 2007. Analisis Data Kualitatif . Jakarta: UI-Press.
Mulyasa. E. 2004. Manajemen Berbasis Sekolah. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Muslim, Sri Banun. 2013. Supervisi Pendidikan Meningkatkan Kualitas Profesionalisme Guru. Bandung: Alfabeta.
Nata, Abuddin. 2013. Kapita Selekta Pendidikan Islam: Isu-Isu Kontemporer tentang Pendidikan Islam. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
Nawawi, Hadari. 1996. Administrasi Pendiidkan. Jakarta: Gunung Agung.
Ouchi, William. 1987. Teori Z (Jakarta: Andamera Pustaka.
Pidarta, Made. 2009. Supervisi Pendidikan Kontekstual, Jakarta: PT Rineka Cipta, 2009), 3
Purwanto, Ngalim. 2002. Administrasi dan Supervisi. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Purwanto, Ngalim. 2005. Administrasi dan Supervisi Pendidikan, Edisi Revisi.
Bandung: Remaja Rosda Karya.
R.F. Neville dan R. J, Alfonso, Firth G.R. 1981. Instructional Supervision: A Behavioral System. Boston: Allyn and Bacon, Inc.
R.J. Starratt dan Thomas J. Sergiovanni. 1983. Supervision Human Perspectives.
McGraw Hill Book Company, New York.
Raharja, S & Arikunto, S., Suyanto, S. 2006. Pengembangan Kapasitas Kepengawasan Pendidikan di Wilayah Kota Yogyakarta (Jurnal Penelitian Bappeda Kota Yogyakarta).
Rahmawati. 2010. Pengantar Statistik Pendidikan. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.
Russel, Joice, EA dan Bernadin, H. John. Human Resourches Management. MC Graw Hill, Inc : New York.
Sagala, Syaiful. 2010. Manajemen Strategik dalam Peningkatan Mutu Pendidikan, Bandung : Penerbit Alfabeta.
Sahertian, Piet A. 2010. Konsep Dasar dan Teknik Supervisi Pendidikan dalam Rangka Pengembangan Sumber Daya Manusia. Jakarta: Rineka Cipta.
Sahertian, Piet. 2000. Supervisi Pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta.
Sahertian. Piet A. 2000. Konsep Dasar & Teknik Supervisi Pendidikan; Dalam Rangka Pengembangan Sumber Daya Manusia, Jakarta: Rineka Cipta.
Sallis, Edward. 2012. Total Quality Management In Education (Jogjakarta:
IRCiSoD, 2012), 29.
Sergiovanni, Thomas. J. 1971. Emerging Patterns of Supervition: Human Perpectives. New York: Mc Grow –Hill Book Company.
Sudjana, Nana. 2011. Supervisi Pendidikan : Konsep dan Aplikasinya Bagi Pengawas Sekolah (Seri Kepengawasan), Bekasi : Penerbit Binamitra Publishing
Sugiyono. 2010. Memahami Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.
Suhertian, Piet. 2008. Konsep Dasar dan Teknik Supervisi Pendidikan dalam rangka Pengembangan Sumber Daya Manusia. Jakarta: Penerbit Rineka Cipta.
Ulfatin, Nurul. 2013. Metode Penelitian Kualitatif . Malang: Bayumedia Publishing.
Victoria, Bull. 2008. Oxford;Learner’s Pocket Dictionary (New York: Oxford University Press, 2008), 446
Wahyudi. 2012. Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Organisasi Pembelajar (Learning Organization). Bandung: Alfabeta.
Wiles, Kimbal. 1967. Supervision For BetterSchools. London: Prentice-Hall.
Y. Vonnas. Lincoh, Egong,Guba, 1990. Effective Evaluation . SN Fransisco:
Jossey Bass Publisher.
1. Kurikulum dan Pembelajaran
a. Tersedianya dokumen KTSP seluruh mata pelajaran b. Guru paham tentang KTSP
c. Guru mampu membuat silabus madrasah sesuai standar isi d. Guru paham dan mampu membuat PTK
e. Meningkatnya minat baca dan pengetahuan guru f. Meningkatnya minat baca siswa
g. Perpustakaan yang representatif h. Guru paham tentang kecakapan hidup 2. Administrasi dan Manajemen Madrasah
a. Peraturan madrasah tersedia dan terlaksana dengan baik b. Semua guru mengikuti sertifikasi
c. Semua guru lolos sertifikasi 3. Organisasi dan kelembagaan
a. Peraturan khusus madrasah tersedia dan terlaksana dengan baik b. Guru dan karyawan mampu membuat program kerja
4. Sarana dan Prasarana
a. Tersedianya ruang kelas baru (RKB)
b. Tersedianya fasilitas ruang yang baik dan lengkap c. Tersedianya ruang perpustakaan yang memadai
d. Sarana dan prasarana laboratorium IPA dan komputer yang lengkap e. Kebutuhan komputer dan printer terpenuhi
f. Penyediaan air bersih 5. Ketenagaan
a. Tersedianya program kehumasan
a. Peningkatan pembiayaan madrasah untuk meningkatkan kualitas pelayanan madrasah
b. Meningkatnya prestasi siswa dan madrasah c. Terjalinnya kerjasama dengan stakeholder d. Tersusunnya RKAM tepat waktu
e. Adanya peningkatan honorarium guru dan karyawan 7. Peserta Didik
a. Penerimaan Siswa Baru
b. Pelaksanaaan Kegiatan Eskstrakurikuler c. Pelaksanaan PKM dan OPPM
8. Peran serta Masyarakat
a. Keterlibatan komite madrasah kembali aktif sesuai dengan fungsinya b. Hubungan madrasah dengan komite madrasah lebih baik
c. Terjalinnya kerja sama dengan lembaga masyarakat \ 9. Lingkungan dan Budaya Madrasah
a. Pembuatan taman madrasah
b. Menanamkan kesadaran perlunya partisipasi masyarakat dan stekholder madrasah uintuik terciptanya lingkungan yang aman.
c. Optimalisasi program adiwiyata.1
1 Dokumen MTs Al QOdiri Jember